Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN STRATEGI ETH (EVERYONE IS A TEACHER HERE) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENJELASKAN MAHASISWA PAI DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UM PONTIANAK PADA MATA KULIAH PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK (PPD) Wahdah Wahdah
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i1.2765

Abstract

Berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan pada mahasiswa PAI FAI UM Pontianak, Mahasiswa sudah mampu membuat pertanyaan sesuai ketentuan sebuah pertanyaan yang baik namun masih banyak mahasiswa yang belum mampu menjelaskan materi yang mereka dapatkan. Maka peneliti merasa perlu untuk melakukan penelitian lanjutan. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Waktu pelakasanaan penelitian mulai bulan Maret 2019 sampai bulan September 2019 berlokasi di Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak khususnya pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Perkembangan Peserta Didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, dan Dokumentasi dengan analisis data yang digunakan yaitu rumus persentase. Luaran penelitian terdiri dari tiga, yaitu laporan substansi dan laporan keuangan, manuskrip publikasi dalam jurnal PAI, dan makalah seminar hasil (oral).Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: 1). Hasil persentase kelengkapan pembuatan RPPH yang disusun oleh dosen dengan menggunakan strategi ETH mencapai 100%, jika diukur dengan tolak ukur persentase tergolong kategori sangat baik. Berkaitan dengan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran PPD dengan menggunakan strategi ETH, siklus 1, terdapat 2 item sudah terlaksana dengan baik namun masih perlu perbaikan dan 17 mencapai 89,47%. Selanjutnya pada siklus 2 seluruh item terlaksana semua atau jika dipersentasekan mencapai 100%. Jika diukur dengan persentase keberhasilan kinerja, dapat dikategorikan sangat tinggi/sangat baik. 2). Terdapat peningkatan keterampilan menjelaskan mahasiswa dengan menggunakan strategi ETH pada mata kuliah Perkembangan Peserta Didik di FAI UM Pontianak yaitu pada siklus 1 mencapai 73,68% atau pada kategori Tinggi/Baik dan pada siklus 2 mencapai 89,47% tergolong pada kategori Sangat Tinggi/Sangat Baik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN STRATEGI EVERY ONE IS A TEACHER HERE DENGAN MEDIA VIDEO PADA PEMBELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PONTIANAK. Wahdah Wahdah; Ahmad Mufahir
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i2.2770

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang 1) Pelaksanaan strategi Everyone is a Teacher Here pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. 2). Peningkatan hasil belajar hasil belajar siswa pada pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti pada siswa kelas XI MIPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak dengan menerapkan strategi Everyone is a Teacher Here. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas dengan seting 2 siklus, setiap siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Adapun lokasi penelitian adalah SMA Muhammadiyah 1 Pontianak di kelas XI MIPA 3.Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu 1). Pelaksanaan strategi Everyone is a Teacher Here  pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas XI MIPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak pada siklus I siklus I dapat dikategorikan “sangat baik”, karena mencapai 100%. Akan tetapi walaupun sudah pada kategori sangat baik, guru belum benar-benar menerapkan kegiatan pembelajaran dengan maksimal sehingga pembelajaran harus diperbaiki pada siklus selanjutnya. Pada siklus ke II guru sudah melaksanakan strategi  Everyone is a Teacher Here   dengan sangat baik sehingga dikategorikan “sangat baik” mencapai 100%. 2). Dengan menerapkan strategi Everyone is a Teacher Here  hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan budi pekerti di kelas XI MIPA 3 SMA Muhammadiyah 1 Pontianak dapat meningkat, yakni pada siklus I siswa yang dikategorikan tuntas mencapai 80 % dan pada siklus ke II sebesar 90 %, ini berarti terdapat peningkatan sebesar 10 %. Sehingga disarankan bahwa sebaiknya guru menggunakan strategi Everyone is a Teacher Here  karena terbukti strategi ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM PADA ANAK TUNAGRAHITA KELAS IV SDLB-C DHARMA ASIH PONTIANAK TAHUN 2017 M. Alias; Yeni Haryanti; Wahdah Wahdah
Tarbawi Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2019): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v5i1.2766

Abstract

Adapun hasil penelitian dari  rencana pelaksanaan pembelajaran di SDLB Carma Asih Pontianak, tergolong kurang baik karena dalam persiapan pelaksanaan pembelajaran tidak mempersiapkan RPP. Sedangkan dalam pelaksanaan pembelajaran di SDLB-C Dharma Asih Pontianak hanya menggunakan satu metode yaitu metode ceramah. Dalam pelaksanaan evaluasi di SDLB-C Dharma Asih Pontianak pada dasarnya hamper sama dengan evaluasi di sekolah pada umumnya, namun di SDLB-C ini evaluasinya dibuat sesederhana mungkin.
Motivasi Belajar Mahasiswadi Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Pontianak Tahun Akademik 2013/2014 Wahdah Wahdah
Tarbawi Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2015): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v1i1.256

Abstract

ABSTRAKMotivasi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar seseorang. Karena dengan memiliki motivasi, seseorang akan memiliki dorongan untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Motivasi Belajar Mahasiswa FAI UMP di Semester Empat Tahun Akademik 2013/2014 sehingga dengan memperoleh informasi secara jelas tentang hal tersebut dapat menambah wawasan peneliti dan dosen lain tentang motivasi belajar mahasiswa dan menjadi bahan rujukan dalam rangka mencari solusi pemecahan masalah guna meningkatkan motivasi belajar mahasiswa yang selama ini semakin menurun.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa motivasi mahasiswa pada saat perkuliahan berdasarkan dari persentase sembilan aspek motivasi mahasiswa mencapai rata-rata 80. Ini menunjukkan bahwa motivasi belajar mereka dikategorikan tinggi. Faktor yang mempengaruhi munculnya motivasi belajar mahasiswa semester IV PAI FAI UM Pontianak yaitu: faktor internal yang meliputi: keingian untuk berhasil dan sukses, keinginan untuk belajar dan merasa butuh untuk belajar, dan karena cita-cita masa depan. Sedangkan faktor eksternal meliputi: dosen, sarana dan prasarana, orang tua dan teman.Kata kunci: Motivasi Belajar
AKTIVITAS BELAJAR MENTAL DAN EMOSIONAL MAHASISWA MELALUI STRATEGI QUIZ TEAM PADA MATA KULIAH PEMBUATAN BAHAN AJAR PAI DI FAKULTAS AGAMA ISLAM UM PONTIANAK Wahdah .
Tarbawi Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2016): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v2i2.240

Abstract

Artikel ilmiah ini seacara khusus bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang peningkatan aktivitas belajar mental dan emosional mahasiswa dengan menerapkan Strategi Quiz Team pada mata kuliah Pembuatan Bahan Ajar PAI di Fakultas Agama Islam UM Pontianak Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan classroom action research. Model PTK yang digunakan yaitu model penelitian tindakan Kurt Lewin yang terdiri dari: Perencanaan (planning), Tindakan (acting), Pengamatan (observing) dan Refleksi (reflecting) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian ini dilakukan di fakultas Agama Islam UM Pontianak. Waktu penelitian mulai bulan Pebruari  -  Mei 2016. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu Observasi dan Dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Terdapat Peningkatan Aktivitas Belajar Mental dan Emosional Mahasiswa melalui Penerapan Strategi Quiz Team pada Mata Kuliah Pembuatan Bahan Ajar PAI di Fakultas Agama Islam UMPontianak, yakni siklus 1 mencapai 77,78% atau pada kategori Tinggi/Baik dan pada siklus 2 mencapai 88,89% tergolong pada kategori Sangat Tinggi/Sangat Baik. Oleh karena itu disarankan keapda dosen menggunakan strategi dan metode yang bervariasi dalam menyampaikan materi perkuliahan salah satunya adalah strategi Quiz Team. Kata Kunci: Strategi Quiz Team dan Aktivitas Belajar Mental dan Emosional
EFEKTIVITAS PENERAPAN STRATEGI QUIZ TEAM DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA (MENDENGARKAN DAN MENULIS) PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DAN METODE PAI DI FAI UM PONTIANAK Wahdah .
Tarbawi Khatulistiwa Vol 2, No 1 (2016): Tarbawi Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/.v2i1.252

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang: 1) Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan strategi Quiz Team dalam meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar dan Metode PAI di Fakultas Agama Isalam UM Pontianak; 2) Peningkatan aktivitas belajar mahasiswa dengan menggunakan strategi Quiz Team dalam pada mata kuliah Strategi Belajar Mengajar dan Metode PAI di Fakultas Agama Isalam UM  Pontianak. Sehingga Setelah memperoleh informasi yang jelas tentang hal tersebut di atas diharapkan nanti dapat menambah wawasan peneliti dan dosen lain tentang strategi pembelajaran dan menjadi bahan rujukan dalam rangka mencari solusi pemecahan masalah guna meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa dalam perkuliahan yang selama ini semakin menurun. Selain itu juga melalui penelitian ini diharapkan dosen dapat memilih strategi yang dapat melatih mahasiswa sebagai calon pendidik agar memiliki memiliki keterampilan dasar mengajar.Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara umum dapat disimpulkan bahwa Terdapat Peningkatan Aktivitas Belajar Mahasiswa dengan Menggunakan Strategi Quiz Team pada Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar dan Metode PAI di Fakultas Agama Islam UM Pontianak khususnya pada Aktivitas Mendengarkan dan Aktivitas Menulis jadi strategi ini dianggap efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar mahasiswa. Kata Kunci: Strategi Quiz Team dan Aktivitas Belajar Mahasiswa
ANALISIS KEPUASAN ANGGOTA TERHADAP JASA PINJAMAN SIMAPAN PADA CREDIT UNION KHATULISTIWA BAKTI PONTIANAK KANTOR PELAYANAN SIMPANG TIGA Wahdah Wahdah; Edy Suryadi; Dedi Hariyanto
Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Produktivitas: Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.863 KB) | DOI: 10.29406/jpr.v4i2.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepuasan Anggota Terhadap Jasa Pinjaman Simapan pada Credit Union Khatulistiwa Bakti Pontianak Kantor Pelayanan Simpang Tiga.   Bentuk penelitian ini adalah deskriptif dan metode yang digunakan adalah survey, yaitu data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner.   Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa layanan yang menggunakan jasa pinjaman simapan CUKB KP Simpang Tiga tahun 2015, yaitu sebanyak 152 anggota, sedangkan sampel sebanyak 115 responden dengan cara Purposive Sampling, dengan mempertimbangkan anggota yang meminjam di CUKB Kantor Pelayanan  Simpang  Tiga  yang  menggunakan  jasa  pinjaman simapan minimal dua (2) kali. Variabel yang digunakan dalam  penelitian  ini  menggunakan 5 (lima) dimensi kualitas jasa,  yaitu Reliabilitas, Daya  Tanggap, Jaminan, Empati dan Bukti Fisik. Variabel ini diukur menggunakan Metode Tingkat Kesesuaian dan Metode Diagram Kartesius.Hasil penelitian berdasarkan metode tingkat kesesuaian diketahui nilai rata- rata kepuasan sebesar 4,18 dan nilai rata-rata kepentingan sebesar 4,44.   Jadi, anggota masih merasa belum puas pada jasa pinjaman simapan yang diberikan. Sedangkan berdasarkan diagram kartesius diketahui kedudukan 23 (dua puluh tiga) atribut yang mempengaruhi kepuasan anggota CUKB KP Simpang Tiga, dimana Kuadran A tidak ada atribut; Kuadran B sebanyak 11 (sebelas) atribut sehingga CUKB KP Simpang Tiga cukup  penyempurnaan  kinerja  variabel tersebut; Kuadran C sebanyak 12 (dua belas) atribut sehingga CUKB KP Simpang Tiga perlu melakukan perbaikan; dan Kuadran D tidak ada atribut. Kata Kunci: Kepuasan, Jasa Pinjaman, Credit Union.
MOTIVASI JEMAAH DALAM MENGIKUTI PENGAJIAN KEISLAMAN DI MASJID AZZAKIYYAH KOTA PONTIANAK Nilwani, Wahdah, Waldiansyah
Tarbawi Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2023): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v9i1.5308

Abstract

AbstrakAktivitas pengajian di masjid juga memiliki kesamaan dengan aktivitas pembelajaran di mana para jemaah pengajian juga membutuhkan motivasi untuk mengikuti dan menyelesaikan proses pembelajaran. Dalam kasus pengajian di Masjid Azzakiyyah Pontianak, mayoritas jemaah pengajiannya tergolong berusia dewasa akhir hingga lansia (40-60 tahun ke atas). Secara teori, di usia tersebut mereka akan mengalami kesulitan untuk mengikuti proses pembelajaran karena kekuatan fisik dan daya ingat mulai menurun. Namun, para jemaah tampak masih antusias mengikuti pengajian di Masjid Azzakiyyah. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor intrinsik dan ekstrinsik yang memotivasi para jemaah mengikuti pengajian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor intrinsik yang motivasi para jemaah dalam mengikuti pengajian ialah adanya hal-hal positif yang mereka peroleh untuk diri mereka pribadi, seperti bertambahnya pengetahuan keislaman, mendapatkan ketenangan, dan memperoleh pahala dari Allah Swt. Sementara itu, ada juga faktor-faktor ekstrinsik yang turut memotivasi jemaah untuk mengikuti pengajian di Masjid Azzakiyyah seperti motivasi dari keluarga dan jemaah pengajian yang lain, lokasi pengajian yang berada tidak jauh dari rumah sehingga memudahkan para jemaah mengikuti pengajian di masjid tersebut, dan faktor pengajar atau ustaz yang mengisi pengajian. Kata Kunci: Motivasi, Pengajian, Masjid Azzakiyyah
PEMBINAAN AKHLAK ANAK DALAM MENGIKUTI SHOLAT BERJAMAAH DI MUSHOLLA IKHWANUL FIRDAUS GG. ARKARIN RW 007 KELURAHAN PAAL LIMA KECAMATAN PONTIANAK BARAT TAHUN 2022 Wahdah, Wahab
Tarbawi Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2022): Tarbawi Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/tbw.v8i2.5322

Abstract

Abstrak Hampir semua warga di RW 007 Kelurahan Pal Lima beragama Islam, akan tetapi masih banyak anak dan remaja putra putri yang memiliki akhlak yang belum sesuai dengan tuntunan syari’at Islam terutama pada saat melaksanakan sholat berjamaah di musholla. Hal ini yang membuat penulis tertarik untuk mengetahui lebih dalam khususnya tentang akhlakul karimah anak pada saat pelaksanaan sholat berjamaah di lingkuangan RW 07 kelurahan Paal Lima. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) yang diawali dengan kegiatan ceramah, diskusi dan tanya jawab, pembimbingan dan pelaporan. Hasil yang diperoleh yaitu 1) Kepuasan peserta memperoleh hasil 96, 67 % menjawab sangat setuju/sangat puas, dan 3,33 menjawab setuju/puas terkait pelaksanaan kegiatan PkM. 2) Setelah dilakukan ceramah, akhlak anak dalam sholat berjamaah diperoleh nilai terdapat 73,33% dari anak yang menerapkan akhlak sesuai ketentuan sholat berjamaah, 17,41% Sesuai tapi belum sempurna dengan ketentuan sholat berjamaah dan 9,26% anak masih tidak/belum sesuai ketentuan sholat berjamaah. 3) Setelah dilakukan pendampingan/pembimbingan diperoleh hasil 89,63% dari anak yang menerapkan akhlak sesuai ketentuan sholat berjamaah, 7,41% Sesuai tapi belum sempurna dengan ketentuan sholat berjamaah dan 2,96% anak masih tidak/belum sesuai ketentuan sholat berjamaah. 4) Besaran peningkatan, dari sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan ceramah, diperoleh peningkatan sebesar 11,48%. Besaran peningkatan dari setelah ceramah ke setelah pembimbingan diperoleh peningkatan sebesar 16,30%. Dapat disimpulkan bahwa metode yang tepat dalam rangka membuat anak melaksanakan sholat berjamaah secara tertib adalah dengan menggunakan metode tutor sebaya yaitu dengan melibatkan teman-temannya untuk mengawasi, menghimbau, membimbing dan mengingatkan agar temannya yang lain tertib dalam melakukan sholat berjamaah. Kata Kunci: Pembinaan Akhlak
Evaluating pedagogical competence of pre-service teachers in Islamic education: Insights from School Field Practice program Wahdah, Wahdah; Elfri, Rini
Journal of Educational Management and Instruction (JEMIN) Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jemin.v4i2.9691

Abstract

Teacher competence is a key determinant of educational quality, particularly in the field of Islamic education where both pedagogical skills and religious teachings must be integrated. This study aims to evaluate the pedagogical competence of pre-service teachers from the Islamic Education Program at Universitas Muhammadiyah Pontianak during their School Field Practice (PLP). Using a mixed-methods approach, the research assesses pre-service teachers' abilities in designing, implementing, and evaluating lesson plans. Quantitative data were collected through questionnaires, while qualitative data were derived from lesson plans and reflective documentation. The findings reveal that pre-service teachers demonstrated strong competence in lesson planning and implementation, with average scores placing them in the "Good" to "Very Good" categories. However, their ability to evaluate their teaching performance showed room for improvement, suggesting the need for more structured training in reflective practice. The study concludes that while the PLP program effectively prepares pre-service teachers in lesson planning and delivery, further emphasis on self-assessment and evaluation is essential for continuous professional development. These findings provide valuable insights for improving teacher training programs in Islamic education and highlight the importance of integrating reflective practices into the curriculum.