cover
Contact Name
Efi Syarifudin
Contact Email
tsarwah.jurnal@uinbanten.ac.id
Phone
+62895341616070
Journal Mail Official
tsarwah.jurnal@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman, No. 30 Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Tsarwah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : 25417150     EISSN : 27767019     DOI : http://dx.doi.org/10.32678/tsarwah
Core Subject : Economy,
Jurnal Tsarwah : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam diterbitkan oleh Program Ekonomsi Syariah Program Pascasarjana UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jurnal ini menerbitkan karya tulis ilmiah (Artikel) Mahasiswa, Dosen dan Peneliti lainnya dalam bidang Ekonomi Syariah dan Bisnis Islam.
Articles 64 Documents
Peran Literasi Keuangan Digital dan Efisiensi Penggunaan E-money dalam Membentuk Perilaku Konsumtif Mahasiswa Gen-Z di Perguruan Tinggi Surakarta Shelly Nur Oktavia; Novemy Triyandari Nugroho; Umi Hanifah
TSARWAH Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v11i1.13087

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong peningkatan penggunaan e-money di kalangan pelajar Generasi Z. Kemudahan dan efisiensi layanan pembayaran digital memberikan manfaat dalam aktivitas transaksi, tetapi juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif jika tidak diimbangi dengan literasi keuangan digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan digital dan efisiensi penggunaan e-money terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z pada perguruan tinggi di Surakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian terdiri atas 96 mahasiswa aktif Universitas Sebelas Maret dan Universitas Slamet Riyadi yang menggunakan e-money. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan digital berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Efisiensi penggunaan e-money juga berpengaruh positif terhadap perilaku konsumtif. Pengujian simultan menunjukkan bahwa literasi keuangan digital dan efisiensi penggunaan e-money secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Variabel penelitian mampu menjelaskan sebesar 40,5% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 59,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pemanfaatan layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan penguatan literasi keuangan agar penggunaan teknologi pembayaran digital berlangsung secara bijaksana dan tidak mendorong perilaku konsumtif yang berlebihan.
Tinjauan Ekonomi Islam terhadap Keberadaan Minimarket Modern: Studi Kasus Alfamart dan Indomaret di Kota Banda Aceh Fauza, Muflihatul; 'Azizah, Nur
TSARWAH Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v11i1.13107

Abstract

Seiring dengan kemajuan zaman, Alfamart dan Indomaret yang merupakan salah satu dari jenis ritel modern yang saat ini tumbuh sangat pesat hingga ke berbagai daerah, hal ini tentunya akan berdampak kepada ritel tradisional. Oleh karena itu, Aceh yang dikenal dengan nilai-nilai syariahnya, para pelaku usaha diharapkan dapat mempertahankan prinsip moral dan etika dalam menjalankan bisnis. Islam memiliki sistem ekonomi yang pada dasarnya berbeda dengan sistem ekonomi yang berkembang saat ini. Sistem tersebut berakar pada syariat Islam yang membentuk pandangan hidup, tujuan, serta strategi (maqasid syariah) yang tidak sama dengan sistem sekuler modern. Tujuan utama ekonomi Islam tidak semata-mata bersifat material, melainkan didasarkan pada konsep kesejahteraan dan kebahagiaan manusia, serta kehidupan yang baik (hayatan thayyibah). Oleh karena itu, ekonomi Islam menekankan nilai persaudaraan, keadilan social dan ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan spiritual manusia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minimarket memberikan dampak positif berupa efisiensi distribusi, kemudahan akses, dan penciptaan lapangan kerja. Namun, di sisi lain, keberadaan minimarket juga berdampak negatif terhadap pedagang kecil berupa penurunan pendapatan dan ketimpangan persaingan usaha. Dalam perspektif ekonomi Islam, keberadaan minimarket diperbolehkan selama tidak melanggar prinsip keadilan (al-‘adl), tidak mengarah pada praktik monopoli (ihtikar), serta tetap menjaga kemaslahatan (maslahah).
Peran Green Banking dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Cahyani, Yutisa; Santoso, Lukman
TSARWAH Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tsarwah.v11i1.13113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi perbankan Islam berbasis perbankan hijau dalam upaya menciptakan lingkungan yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan literatur dengan analisis kualitatif, di mana data diperoleh melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan yang berkaitan dengan praktik perbankan Islam dan konsep perbankan hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan Islam memiliki potensi untuk memberikan kontribusi signifikan dalam menciptakan lingkungan yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip-prinsip perbankan hijau, seperti pembiayaan yang ramah lingkungan, manajemen risiko yang memprioritaskan keberlanjutan, dan edukasi kepada nasabah tentang pentingnya melindungi lingkungan. Kontribusi penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan tentang bagaimana perbankan Islam dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan keberlanjutan lingkungan, serta sebagai referensi bagi lembaga perbankan dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi yang mendukung tujuan lingkungan yang berkelanjutan.
Perbedaan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Hasil Spin-Off Di Indonesia: Analisis Komparatif Berbasis Metode RGEC Helma Novita; Waluyo, Bambang
TSARWAH Vol. 11 No. 2 (2026): December
Publisher : PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM PROGRAM PASCASARJANA IAIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan kinerja keuangan di antara tiga bank umum syariah hasil spin-off di Indonesia—Bank Nano Syariah (BNS), Bank BJB Syariah (BJBS), dan BTPN Syariah (BTPNS)—yang beroperasi pada tahap kematangan kelembagaan yang berbeda. Ketiga bank tersebut terbentuk dari spin-off murni unit usaha syariah dan mulai beroperasi secara mandiri masing-masing pada tahun 2024, 2010, dan 2014. Dengan menggunakan desain deskriptif-komparatif kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan laporan keuangan triwulanan dari triwulan pertama tahun 2024 hingga triwulan keempat tahun 2025, yang mencakup 24 observasi bank-triwulan. Kinerja keuangan diukur melalui empat dimensi Risk-Based Bank Rating (RBBR): Profil Risiko (Non-Performing Financing dan Financing to Deposit Ratio), Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance), Rentabilitas (Return on Assets), dan Permodalan (Capital Adequacy Ratio). Karena uji Shapiro-Wilk menunjukkan distribusi tidak normal pada beberapa indikator, perbedaan antarbank diuji menggunakan uji Kruskal-Wallis, diikuti oleh perbandingan post-hoc Mann-Whitney dengan koreksi Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan di antara ketiga bank tersebut dalam hal Profil Risiko, Rentabilitas, dan Permodalan, dengan nilai p di bawah 0,05 untuk NPF, FDR, ROA, dan CAR. Tata Kelola Perusahaan yang Baik tidak dapat diuji secara statistik karena skor kompositnya tetap konstan di semua bank dan periode, yang menunjukkan tidak adanya perbedaan yang teramati. Uji post-hoc mengungkapkan bahwa FDR tidak berbeda secara signifikan antara BJBS dan BTPNS, sementara semua pasangan bank lainnya menunjukkan perbedaan signifikan pada NPF, ROA, dan CAR. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja keuangan bank syariah hasil *spin-off* tidak seragam dan tidak semata-mata ditentukan oleh lama waktu operasi. Pilihan model bisnis dan strategi manajemen risiko tampaknya lebih memengaruhi kinerja secara langsung dibandingkan usia kelembagaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang relevan bagi investor yang menilai bank hasil spin-off serta bagi regulator yang mengevaluasi hasil kebijakan spin-off di Indonesia.