cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 23 Documents clear
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS KOMPONEN BIOTIK DAN ABIOTIK MELALUI MODEL CTL BERBANTU CANVA Fauzan, Mochamad Fadhillah Yusup; Kamila, Shafa Tasya; Sanjaya, Siti Novelinda; Sudrajat, Dina Marlina; Santoso, Aam Amalia; Nugraha, Rana Gustian
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8922

Abstract

ABSTRACT This study was conducted to improve students’ learning outcomes on the topic of biotic and abiotic components in IPAS (Integrated Science and Social Studies) learning by integrating the Contextual Teaching and Learning (CTL) model with Canva media. The research employed Classroom Action Research (CAR), which was implemented in two learning cycles involving third-grade students at SDN Sindangpalay. Data collection techniques included learning outcome tests, observations of learning activities, and documentation. The implementation of the CTL model focused on integrating learning concepts with students’ real-life experiences through discussion, exploration, and problem-solving activities, strengthened by the use of Canva as a visual medium for presenting learning materials. The results showed that the application of the CTL model supported by Canva media significantly improved students’ learning outcomes and increased active student engagement during the learning process. Students demonstrated better conceptual understanding and higher levels of participation in learning activities presented in a contextual and visual manner. Canva media helped teachers deliver learning materials more clearly and attractively and played an important role in visualizing abstract concepts to make them easier to understand. Based on these findings, it can be concluded that the application of the CTL model assisted by Canva media is effective in improving the quality of meaningful IPAS learning and has a positive impact on enhancing elementary school students’ learning outcomes on the topic of biotic and abiotic components. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik pada materi komponen biotik dan abiotik dalam pembelajaran IPAS dengan mengintegrasikan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan media Canva dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran pada siswa kelas III SDN Sindangpalay. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Penerapan model CTL difokuskan pada pengintegrasian konsep pembelajaran dengan pengalaman kehidupan sehari-hari siswa melalui kegiatan diskusi, eksplorasi, dan pemecahan masalah yang diperkuat dengan penggunaan media Canva sebagai sarana visualisasi materi pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan model CTL yang didukung oleh media Canva terbukti mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan serta meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung. Siswa memperlihatkan pemahaman konsep yang lebih baik serta keterlibatan yang lebih tinggi dalam pembelajaran yang disajikan secara kontekstual dan visual. Media Canva membantu guru dalam menyajikan materi pembelajaran secara lebih jelas dan menarik dan berperan dalam memvisualisasikan konsep-konsep abstrak agar lebih mudah dipahami. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model CTL berbantu media Canva efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS yang bermakna dan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik sekolah dasar pada materi komponen biotik dan abiotik.
PENGEMBANGAN JIWA WIRAUSAHA ISLAM MELALUI PROGRAM MARKET DAY DI SEKOLAH DASAR Priyono, Achri; Muchtar, Asmaji; Makhshun, Toha
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8923

Abstract

ABSTRAK Rendahnya jumlah wirausahawan di Indonesia menunjukkan pentingnya penanaman jiwa kewirausahaan sejak usia dini sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, dan berkarakter. Pada jenjang sekolah dasar, pengembangan kewirausahaan belum terakomodasi dalam mata pelajaran khusus sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa. Salah satu bentuk implementasi yang relevan adalah kegiatan market day, khususnya pada sekolah berbasis Islam yang menekankan internalisasi nilai-nilai kewirausahaan Islami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program market day serta perannya dalam mengembangkan karakter kewirausahaan Islami siswa di SDIT Harapan Bunda 2 Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas V dan VI, guru kelas, penanggung jawab program, serta orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program market day berperan signifikan dalam mengembangkan karakter kewirausahaan Islami siswa, yang tercermin pada nilai kejujuran (shidiq), tanggung jawab (amanah), kerja keras (mujahadah), dan keadilan (‘adl) dengan tingkat ketercapaian berada pada kategori baik dan persentase di atas 80%. Temuan ini diperkuat melalui penyajian grafik ketercapaian nilai karakter, tabel persentase indikator, serta dokumentasi kegiatan sebagai bukti empiris. Dengan demikian, market day terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman dalam menanamkan karakter kewirausahaan Islami pada siswa sekolah dasar. ABSTRACT Indonesia’s abundant natural resources present significant potential for entrepreneurship development; however, the proportion of entrepreneurs remains relatively low, highlighting the importance of cultivating entrepreneurial character from an early age through education. This study focuses on analyzing the implementation of the market day program and its role in developing Islamic entrepreneurial character among elementary school students at SDIT Harapan Bunda 2 Purwokerto. The research employs a descriptive qualitative approach, with purposively selected subjects consisting of fifth- and sixth-grade students actively involved in market day activities, classroom teachers, program coordinators, and parents. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using interactive data analysis techniques involving data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source, method, and time triangulation. The findings indicate that the market day program is implemented in a structured manner through four main stages: planning, production, selling, and evaluation. These stages effectively facilitate the internalization of Islamic entrepreneurial values, including honesty (shidiq), responsibility (amanah), hard work (mujahadah), and justice (‘adl). The results also show that sixth-grade students demonstrate higher levels of Islamic entrepreneurial character achievement compared to fifth-grade students, reflecting character reinforcement through sustained participation and experience. Overall, the study concludes that market day functions not only as a contextual economic learning activity but also as an effective experiential learning strategy for strengthening Islamic entrepreneurial character holistically at the elementary school level, thereby contributing both theoretically and practically to the development of character-based Islamic entrepreneurship education.
DESKRIPSI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP PENGEMBANGAN LITERASI SAINS SISWA DI SDN WADAS IV KARAWANG Anindyta, Minerva; Subeki, Ahmad; A’liyah, Umi Habibahtul; Ambar, Kurniasari
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8974

Abstract

This research aims to describe, analyze the contribution, and identify the supporting and inhibiting factors in the implementation of the Project-Based Learning PjBL model in developing students' scientific literacy at SDN Wadas IV Karawang. This qualitative study, utilizing a case study method, involved one fifth-grade science teacher and ten students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that the teacher successfully implemented the PjBL steps systematically. Students actively participated in scientific activities (such as project design and presentation), resulting in products like scientific posters and alternative energy models, which made learning more meaningful. The application of PjBL proved effective in enhancing students' scientific literacy, particularly in the aspects of knowledge, skills (critical thinking and collaboration), and scientific attitude. Although constraints such as limited time and facilities were identified, teacher support and student enthusiasm served as the key success factors. It is concluded that the PjBL model is effective in developing the scientific literacy of elementary school students and is relevant for application within the Merdeka Curriculum, as it promotes active, collaborative, and contextual learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis kontribusi, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi model Project-Based Learning (PjBL) dalam pengembangan literasi sains siswa di SDN Wadas IV Karawang. Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus ini melibatkan satu guru IPA kelas V dan sepuluh siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil melaksanakan langkah-langkah PjBL secara sistematis. Siswa aktif berpartisipasi dalam kegiatan ilmiah (misalnya merancang proyek dan presentasi), menghasilkan produk seperti poster ilmiah dan model energi alternatif, yang membuat pembelajaran lebih bermakna. Penerapan PjBL terbukti efektif meningkatkan literasi sains siswa, terutama pada aspek pengetahuan, keterampilan (berpikir kritis dan bekerja sama), dan sikap ilmiah. Meskipun ditemukan kendala pada keterbatasan waktu dan fasilitas, dukungan guru dan antusiasme siswa menjadi faktor kunci keberhasilan. Disimpulkan bahwa model PjBL efektif dalam mengembangkan literasi sains siswa sekolah dasar dan relevan diterapkan dalam Kurikulum Merdeka karena mendorong pembelajaran aktif, kolaboratif, dan kontekstual.    
TEACHERS' EFFORTS TO INCREASE ENGLISH LEARNING MOTIVATION THROUGH INTERACTIVE LEARNING Arizky, Hafizatun Septi; Nabila, Aufa; Salsabilla, Adelia; Ilham, Muhammad Aripin; Hakim, Muhamad; Syahid, Abdul
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8975

Abstract

Low motivation and passive participation of students in English learning are significant challenges in developing communicative competence at the elementary school level. This study aims to improve student learning motivation through the implementation of interactive learning strategies that include educational games, group discussions, and the use of visual worksheets. Conducted using the Classroom Action Research (CAR) method at Sahabat Alam School, Palangka Raya, this study involved 21 fifth and sixth grade students through two cycles consisting of planning, implementation, observation, and reflection. Data collection was conducted through classroom observations, interviews, and tests to measure changes in learning behavior. The results showed a significant increase in all motivation indicators between Cycle I and Cycle II: student participation increased by 28% (from 58% to 86%), active speaking increased by 29% (from 52% to 81%), group cooperation grew by 28% (from 60% to 88%), and enthusiasm increased by 27% (from 63% to 90%). Qualitatively, students showed increased confidence and courage to interact in English without fear of mistakes. It was concluded that the integration of interactive learning tools effectively changed the classroom dynamics to be more lively and meaningful, so teachers were recommended to maintain this strategy to maintain the consistency of student motivation in the long term. ABSTRAK Rendahnya motivasi dan partisipasi pasif siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris menjadi tantangan signifikan dalam pengembangan kompetensi komunikatif di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran interaktif yang meliputi permainan edukatif, diskusi kelompok, dan penggunaan lembar kerja visual. Dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di Sekolah Sahabat Alam Palangka Raya, studi ini melibatkan 21 siswa kelas lima dan enam melalui dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara, dan tes untuk mengukur perubahan perilaku belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator motivasi antara Siklus I dan Siklus II: partisipasi siswa meningkat sebesar 28% (dari 58% menjadi 86%), keaktifan berbicara naik 29% (dari 52% menjadi 81%), kerja sama kelompok bertumbuh 28% (dari 60% menjadi 88%), dan antusiasme meningkat 27% (dari 63% menjadi 90%). Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan keberanian untuk berinteraksi dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut salah. Disimpulkan bahwa integrasi alat pembelajaran interaktif efektif mengubah dinamika kelas menjadi lebih hidup dan bermakna, sehingga guru direkomendasikan untuk mempertahankan strategi ini guna menjaga konsistensi motivasi siswa dalam jangka panjang.  
ANALISIS PENERAPAN DEEP LEARNING PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS 5 SDK SANG TIMUR PASURUAN Alvinda, Missa Bella; Iswahyudi, Didik; Yulianti, Yulianti
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.8992

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Deep Learning approach within the Merdeka Curriculum in Grade 5 at SDK Sang Timur Pasuruan. This approach emphasizes meaningful, joyful, and mindful learning, and is oriented toward the development of eight graduate profile dimensions: faith and devotion, citizenship, critical thinking, creativity, collaboration, independence, health, and communication. This research employed a descriptive qualitative method, with participants including fifth-grade students, teachers, the principal, and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model (data reduction, data display, and conclusion drawing). The findings reveal two key results: the application of the three principles of Deep Learning and the achievement of the eight graduate profile dimensions in the learning process. Through project-based activities, group discussions, reflection, and real-life contextual tasks, students were actively engaged in learning. They did not merely memorize content but were encouraged to think critically, discuss, collaborate, and understand the meaning of learning in daily life. The study recommends continuous professional development for teachers in designing structured and differentiated deep learning experiences tailored to students' characteristics. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka di kelas 5 SDK Sang Timur Pasuruan. Pendekatan ini menekankan pada pembelajaran yang bermakna (meaningful), menyenangkan (joyful), dan penuh kesadaran (mindful), serta berorientasi pada pengembangan delapan dimensi profil lulusan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari siswa kelas 5, guru, kepala sekolah, dan wali murid. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Temuan penelitian menunjukkan hasil analisis tiga prinsip Deep Learning dan ketercapaian 8 dimensi profil lulusan pada pembelajaran di kelas 5 SDK Sang Timur Pasuruan. Melalui kegiatan proyek, diskusi kelompok, refleksi, dan tugas yang berkaitan dengan kehidupan nyata, siswa terlibat secara aktif dalam proses belajar. Siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga berpikir, berdiskusi, bekerja sama, dan memahami makna pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru dalam menyusun pembelajaran mendalam yang terstruktur dan diferensiatif sesuai karakteristik siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA DIGITAL INTERAKTIF BERBASIS CANVA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SD Musthofiah, Afifatul; Wardana, Muhammad Yusuf Setia; Sulianto, Joko
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9026

Abstract

ABSTRACT The limited use of visual media in mathematics instruction leads to low student understanding of plane geometry. This study aims to develop interactive digital learning media based on Canva that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness for fourth-grade elementary school students. The research employed a research and development approach using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data were collected through expert validation, teacher and student response questionnaires, and learning achievement tests. The results show that the developed media achieved very high levels of validity and practicality based on evaluations by experts and users. The implementation of the media also had a positive impact on student learning outcomes, as indicated by an increase in average scores from the pretest to the posttest. The media helped students understand the characteristics and properties of plane shapes through more engaging visual presentations and interactive features. In addition, the use of Canva made it easier for teachers to present instructional materials in a systematic and efficient manner. Therefore, Canva-based interactive digital media are appropriate to be used as a supporting tool for mathematics learning in elementary schools. ABSTRAK Keterbatasan penggunaan media visual dalam pembelajaran matematika menyebabkan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi bangun datar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media digital interaktif berbasis Canva yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui validasi ahli, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas dan kepraktisan yang sangat tinggi berdasarkan penilaian para ahli dan pengguna. Penerapan media juga berdampak positif terhadap hasil belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari pretest ke posttest. Media ini membantu siswa memahami karakteristik dan sifat bangun datar melalui penyajian visual dan interaksi yang lebih menarik. Selain itu, penggunaan Canva mempermudah guru dalam menyajikan materi secara sistematis dan efisien. Dengan demikian, media digital interaktif berbasis Canva layak digunakan sebagai sarana pendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar.
PERAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DI SEKOLAH DASAR Hidayah, Refiana; Sutopo, Anam; Anif, Sofyan
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9036

Abstract

Teachers’ pedagogical competence plays a central role in ensuring the quality of learning in elementary schools. One strategic effort to support the development of this competence is academic supervision conducted by school principals. This study aims to explore the role of principals’ academic supervision in enhancing teachers’ pedagogical competence at the elementary school level. A qualitative descriptive approach was employed in this research. The participants consisted of a school principal and elementary school teachers selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, classroom observations, and document analysis. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings indicate that academic supervision implemented in a planned and collaborative manner contributes to the improvement of teachers’ pedagogical competence, particularly in lesson planning, instructional implementation, and classroom management. In addition, the supervision process encourages teachers to engage in reflective practices and continuous professional improvement. However, the effectiveness of academic supervision has not been fully optimized due to time constraints and administrative workload, which limit the consistency of follow-up actions. Therefore, academic supervision needs to be designed based on teachers’ actual needs and supported by systematic and continuous follow-up to ensure sustainable improvement in pedagogical competence. ABSTRAKKompetensi pedagogik guru merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Upaya peningkatan kompetensi tersebut dapat dilakukan melalui supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah secara terencana dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan guru yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik yang dilaksanakan secara kolaboratif berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan pengelolaan kelas. Supervisi juga mendorong guru untuk lebih reflektif dan terbuka terhadap perbaikan praktik pembelajaran. Namun demikian, pelaksanaan tindak lanjut supervisi belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan waktu dan beban administrasi. Oleh karena itu, supervisi akademik perlu dirancang berbasis kebutuhan guru dan didukung dengan tindak lanjut yang sistematis agar peningkatan kompetensi pedagogik dapat berlangsung secara berkelanjutan.
KAJIAN BIBLIOMETRIK PLAYFUL LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR DI SEKOLAH DASAR: VISUALISASI DATA MENGGUNAKAN VOSVIEWER Isti, Lailia Arditya; Sutikno, Sutikno
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9065

Abstract

The purpose of the study was to determine the development of scientific publication results on the application of playful learning and elementary school learning motivation. The method used in the study is an approach based on bibliometric analysis assisted by VOSviewer visualization. Data retrieval was carried out on the Scopus and Google Scholar databases with a range of 2015 to 2025. The search keywords used in the Scopus database are "Playful learning and motivation learning elementary school" and in the Google Scholar database "Playful learning and motivation learning elementary school". Based on the search results, there were 496 files and in the Google Scholar database, 1476 files were found. The results of the study prove that in the period 2015 to 2018 there was an insignificant increase and decrease. While in the Scopus database there was a very significant decrease in data in 2023-2024. The Google Scholar database also experienced a very sharp decrease in data in 2024-2025. AI (Artificial Intelligence) is one of the causes of the decline in the number of publications related to learning approaches and learning motivation. The visualization results of VOSviewer also show that in the Scopus database there are 21 Clusters that have a direct relationship to the implementation of playful learning and learning motivation and 1 Cluster is stated to have an indirect relationship. In the Google Scholar database, all clusters have a direct relationship. ABSTRAK Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui perkembangan hasil publikasi ilmiah tentang penerapan playful learning dan motivasi belajar sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni dengan pendekatan berbasis analisis Bibliometrik dengan berbantuan visualisasi VOSviewer. Pengambilan data dilakukan pada database Scopus dan Google Scholar dengan rentang tahun 2015 hingga 2025. Kata kunci pencarian yang digunakan pada database Scopus yakni “Playful learning and motivation learning elementary school” dan pada database Google Scholar “Playful learning dan motivasi belajar sekolah dasar”. Berdasarkan hasil pencarian terdapat 496 berkas dan pada database Google Scholar ditemukan sebanyak 1476 berkas. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada rentang tahun 2015 hingga 2018 terjadi kenaikan dan penurunan yang tidak signifikan. Sedangkan pada database Scopus terjadi penurunan data yang sangat signifikan  pada tahun 2023-2024. Pada database Google Scholar juga mengalami penurunan data sangat tajam pada tahun 2024-2025. AI (Artificial Intelligence) menjadi salah satu penyebab menurunnya jumlah publikasi terkait pendekatan pembelajaran dan motivasi belajar. Hasil visualisasi VOSviewer juga menunjukkan bahwa pada database Scopus terdapat 21 Cluster yang memiliki hubungan langsung pada penerapan playful learning dan motivasi belajar dan 1 Cluster dinyatakan memiliki hubungan tidak langsung. Pada database Google Scholar, smua cluster memiliki hubungan secara langsung.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR CIRI-CIRI BANGUN DATAR MENGGUNAKAN WORDWALL DENGAN DISCOVERY LEARNING DI SEKOLAH DASAR Puno, Stenly M.; Abdullah, Gamar; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9096

Abstract

This study was conducted to improve students’ learning outcomes on the topic of plane figure characteristics through the integration of Wordwall media and the Discovery Learning model in Grade IV of SDN 17 Limboto. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles. The participants consisted of 20 fourth-grade students. Data were collected through classroom observations, learning achievement tests, and documentation, and analyzed descriptively based on the improvement of learning mastery in each cycle. The findings revealed that, prior to the intervention, only a small proportion of students achieved the Minimum Learning Achievement Criteria (KKTP). After the implementation of the first cycle, learning mastery increased to 75%, but had not yet met the success indicator. Further refinement of the learning process in the second cycle resulted in a substantial improvement, with 95% of students achieving mastery learning. These results indicate that discovery-based learning supported by interactive Wordwall media enhances student engagement, facilitates conceptual understanding, and leads to improved learning outcomes. Therefore, the use of the Discovery Learning model assisted by Wordwall media is considered effective for improving elementary school students’ learning outcomes on plane figure characteristics. ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ciri-ciri bangun datar melalui penerapan media Wordwall yang dipadukan dengan model Discovery Learning di kelas IV SDN 17 Limboto. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal hanya sebagian kecil siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah penerapan tindakan pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 75%, namun belum memenuhi indikator keberhasilan. Perbaikan pembelajaran pada siklus II menunjukkan peningkatan yang lebih optimal, dengan ketuntasan belajar mencapai 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis penemuan yang didukung oleh media Wordwall mampu meningkatkan keaktifan siswa, membantu pemahaman konsep, serta berdampak positif terhadap hasil belajar. Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning berbantuan media Wordwall efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ciri-ciri bangun datar di sekolah dasar.
ENHANCING ELEMENTARY EFL LEARNERS’ UNDERSTANDING OF TIME EXPRESSIONS THROUGH INTERACTIVE WORKSHEETS Fitriani, Novelia; Margono, Angelia; Faradilla, Masda Egy; Hamidah, Siti; Syahid, Abdul; Suriandari, Heny
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i1.9221

Abstract

ABSTRACT Understanding time concepts and their linguistic expressions remains a significant challenge for elementary EFL learners due to the lack of engaging and contextual learning materials. This Classroom Action Research aimed to enhance Grade III students’ mastery of "Telling Time" by implementing interactive, picture-based worksheets that connect abstract concepts with daily routines. The study followed the Kemmis and McTaggart model across two cycles, involving 29 participants at an elementary school in Central Kalimantan. Data collection methods included pre-tests, post-tests, classroom observations, and semi-structured interviews. The quantitative findings revealed a substantial improvement in academic performance, where the average score increased from 67 in the pre-test to 88 in the post-test, with 100% of students successfully achieving the Minimum Completion Criteria (KKM). Qualitatively, the intervention transformed the classroom dynamic from teacher-centered to student-centered, resulting in heightened motivation, reduced anxiety, and increased confidence in using English time expressions. The study concludes that utilizing visually stimulating and contextualized worksheets is highly effective in bridging the gap between abstract mathematical concepts and language application, thereby significantly boosting both cognitive comprehension and affective engagement in young learners.   ABSTRAK Memahami konsep waktu dan ekspresi linguistiknya masih menjadi tantangan signifikan bagi pembelajar EFL tingkat dasar karena kurangnya materi pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan siswa kelas III dalam "Menyebutkan Waktu" dengan menerapkan lembar kerja interaktif berbasis gambar yang menghubungkan konsep abstrak dengan rutinitas sehari-hari. Studi ini mengikuti model Kemmis dan McTaggart selama dua siklus, melibatkan 29 partisipan di sebuah sekolah dasar di Kalimantan Tengah. Metode pengumpulan data meliputi pre-test, post-test, observasi kelas, dan wawancara semi-terstruktur. Temuan kuantitatif menunjukkan peningkatan substansial dalam prestasi akademik, di mana nilai rata-rata meningkat dari 67 pada pre-test menjadi 88 pada post-test, dengan 100% siswa berhasil mencapai Kriteria Penyelesaian Minimum (KKM). Secara kualitatif, intervensi tersebut mengubah dinamika kelas dari berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa, menghasilkan peningkatan motivasi, pengurangan kecemasan, dan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan ekspresi waktu dalam bahasa Inggris. Studi ini menyimpulkan bahwa penggunaan lembar kerja yang merangsang secara visual dan kontekstual sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan antara konsep matematika abstrak dan penerapan bahasa, sehingga secara signifikan meningkatkan pemahaman kognitif dan keterlibatan afektif pada pembelajar muda.

Page 2 of 3 | Total Record : 23