cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
JURNAL P4I Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd Phone: 085239967417 Email: ardhysmart7@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 27748014     EISSN : 27747034     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
VALIDITAS MEDIA DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BATIK JAMBI UNTUK PEMBELAJARAN IPAS PERUBAHAN WUJUD ZAT KELAS IV Rajagukguk, Rut Putri; Destrinelli, Destrinelli; Rosmalinda, Desy
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9525

Abstract

This research focuses on the development of a digital learning media that highlights the local wisdom of Jambi Batik as a learning context for the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students. The use of local cultural elements is expected to make the concept of science and natural sciences feel more concrete, meaningful, and close to the daily experiences of students, thereby helping them understand the material more easily. The method used is research and development (R&D) with the DDD-E model which includes the stages of Decide (determining needs and objectives), Design (media design), Develop (product creation and refinement), and Evaluate (assessment and improvement). Data were obtained through interviews, observations, and questionnaires. After the media was developed, a validation test was conducted to assess its feasibility and quality, involving three validators, namely media experts, material experts, and language experts. The validation results showed an average score of 95% from media experts with a feasible category, 97.5% from material experts with a very feasible category, and 98% from language experts with a feasible category. Based on these findings, the digital learning media based on the local wisdom of Jambi Batik on the material of changes in the state of matter for fourth grade elementary school students is declared to meet the eligibility criteria and can be used as an alternative media in classroom learning activities. ABSTRAKPenelitian ini difokuskan pada pengembangan sebuah media pembelajaran digital yang mengangkat kearifan lokal Batik Jambi sebagai konteks pembelajaran materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pemanfaatan unsur budaya lokal tersebut diharapkan dapat membuat konsep IPAS terasa lebih konkret, bermakna, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta didik, sehingga membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model DDD-E yang meliputi tahapan Decide (penentuan kebutuhan dan tujuan), Design (perancangan media), Develop (pembuatan dan penyempurnaan produk), serta Evaluate (penilaian dan perbaikan). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Setelah media selesai dikembangkan, dilakukan uji validasi untuk menilai kelayakan dan kualitasnya, melibatkan tiga validator, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata persentase 95% dari ahli media dengan kategori layak, 97,5% dari ahli materi dengan kategori sangat layak, serta 98% dari ahli bahasa dengan kategori layak. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal Batik Jambi pada materi perubahan wujud zat untuk siswa kelas IV SD dinyatakan memenuhi kriteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media dalam kegiatan pembelajaran di kelas.
UJI VALIDITAS BAHAN AJAR BERBASIS DEEP LEARNING BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK MATERI KERAGAMAN BUDAYA INDONESIA KELAS IV Khatimah, Husnul; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9526

Abstract

Digital transformation in education demands flexible, interactive learning focused on developing 21st-century competencies. However, preliminary research conducted in fourth-grade students at SD 182/I Hutan Lindung (Protected Forest Elementary School) showed that the current teaching materials are still general, teacher-centered, and not tailored to the needs and characteristics of students. The materials have not optimally integrated deep learning, and the use of digital technology is still limited, resulting in one-way learning and minimal student participation. This results in the delivery of Indonesian Cultural Diversity material being textual, lacking contextual and visual elements. This results in low student enthusiasm, focus, and activeness in asking questions and discussing, and a lack of in-depth understanding of the material. These conditions cause the learning process to be one-way and not contextual and visual. As a result, students are less enthusiastic, active, and understand the subject matter. This study aims to test the validity of deep learning-based teaching materials assisted by flipbook heyzine on Indonesian Cultural Diversity material for fourth-grade elementary school students. This study uses a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validation process was carried out by material experts, linguists, and design experts using a validation sheet as a research instrument. The data obtained were analyzed using quantitative and qualitative analysis techniques. The results showed that the validation of material experts obtained an average value of 4.90, validation of linguists was 4.88, and validation of design experts was 4.89, all of which were in the very valid category. Thus, the deep learning-based teaching material assisted by heyzine flipbooks was declared very valid and suitable for use in learning the material of Indonesian Cultural Diversity in grade IV of elementary school and can be continued to the implementation stage to test its practicality and impact on learning outcomes. ABSTRAKTransformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut pembelajaran yang fleksibel, interaktif, dan berfokus pada pengembangan kompetensi abad ke-21. Namun, penelitian awal yang dilakukan di kelas IV SD 182/I Hutan Lindung, menunjukkan bahwa, bahan ajar yang digunakan saat ini masih bersifat umum, teacher-centered, dan belum disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik. Materi belum mengintegrasikan deep learning secara optimal dan pemanfaatan teknologi digital masih terbatas, sehingga pembelajaran cenderung satu arah dan minim partisipasi siswa. Hal ini menyebabkan penyampaian materi Keragaman Budaya Indonesia masih tekstual, kurang kontekstual dan visual, sehingga antusiasme, fokus, dan keaktifan siswa dalam bertanya maupun berdiskusi rendah, serta pemahaman terhadap materi belum berkembang secara mendalam. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran menjadi satu arah dan tidak kontekstual dan visual. Akibatnya, peserta didik kurang antusias, aktif, dan memahami materi pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas bahan ajar berbasis deep learning berbantuan heyzine flipbook pada materi Keragaman Budaya Indonesia untuk peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Proses validasi dilakukan oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain dengan menggunakan lembar validasi sebagai instrumen penelitian. Data yang didapat dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,90, validasi ahli bahasa sebesar 4,88, dan validasi ahli desain sebesar 4,89, yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid. Dengan demikian, bahan ajar berbasis deep learning berbantuan heyzine flipbook dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran materi Keragaman Budaya Indonesia di kelas IV sekolah dasar dan dapat dilanjutkan pada tahap implementasi untuk menguji kepraktisan serta dampaknya terhadap capaian belajar.
VALIDITAS MODUL DIGITAL INTERAKTIF BERBANTUAN HEYZINE FLIPBOOK BERPENDEKATAN DEEP LEARNING MATERI SIFAT CAHAYA KELAS V Manurung, Widia Lestari; Chan, Faizal; Khoirunnisa, Khoirunnisa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9527

Abstract

The development of an interactive digital module supported by Heyzine Flipbook and incorporating a deep learning approach aims to describe its validity level in IPAS instruction on the topic of light properties for fifth-grade elementary school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model; however, the process was limited to the development stage because the study focused solely on evaluating product feasibility through expert validation, without conducting small-group or large-group trials. The analysis stage was carried out to identify learning needs, student characteristics, and problems encountered in IPAS learning on the topic of light properties. The design stage included outlining the module structure, preparing deep learning-based material, and designing an interactive module display using Heyzine Flipbook. The development stage involved developing the module based on the design and validating it by language, content, and media experts using validation sheets. The results showed that the module was categorized as very valid, with validity percentages of 96% for language aspects, 98% for content aspects, and 90% for media aspects. Therefore, the Heyzine Flipbook-assisted interactive digital module is highly feasible for use in IPAS learning on the topic of light properties in grade V elementary school. ABSTRAKPengembangan modul digital interaktif berbantuan Heyzine Flipbook dengan pendekatan deep learning ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat validitasnya pada pembelajaran IPAS materi sifat cahaya bagi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, namun prosesnya dibatasi sampai tahap development karena fokus kajian hanya pada penilaian kelayakan produk melalui validasi ahli, tanpa uji coba kelompok kecil maupun kelompok besar. Tahap analysis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran, karakteristik siswa, serta permasalahan yang muncul dalam pembelajaran IPAS pada materi sifat cahaya. Tahap design meliputi perancangan struktur modul, penyusunan materi berbasis deep learning, dan desain tampilan interaktif menggunakan Heyzine Flipbook. Tahap development mencakup pengembangan modul sesuai rancangan dan validasi oleh ahli bahasa, ahli materi, serta ahli media menggunakan lembar validasi. Hasil validasi menunjukkan modul berada pada kategori sangat valid dengan persentase aspek bahasa 96%, aspek materi 98%, dan aspek media 90%. Dengan demikian, modul digital interaktif berbantuan Heyzine Flipbook dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi sifat cahaya di kelas V Sekolah Dasar.
VALIDASI BAHAN AJAR ENSIKLOPEDIA BERMUATAN KEARIFAN LOKAL PEMBELAJARAN IPAS MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI TUMBUHAN KELAS IV Butrabutar, Ririn; Chan, Faizal; Rosmalinda, Desy
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9528

Abstract

This study was conducted to design and produce an instructional material development product in the form of a locally based digital encyclopedia on the topic of plant structures and the functions of their parts for Grade IV elementary IPAS learning. The study was motivated by the suboptimal use of digital instructional materials at SD Negeri 165/I Sengkawang, even though technological facilities are available, causing learning to remain largely dependent on textbooks and less contextual. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE framework, implemented only up to the development stage, with a primary focus on expert validation. Data were collected qualitatively through direct interviews with teachers and students to identify learning needs, and quantitatively through validation sheets completed by a subject-matter expert, a language expert, and a media expert using a Likert scale. Quantitative data were analyzed by calculating the percentage of the obtained score relative to the maximum score and classifying it into validity categories. The validation results indicated that the instructional material achieved a very high feasibility level, with language expert feasibility at 94%, content expert feasibility at 94%, and media expert feasibility at 98%, and an average validity of 95% categorized as highly valid. These findings show that the developed digital encyclopedia meets feasibility criteria in terms of content accuracy, language quality, and media design, and has the potential to support a more engaging and well-targeted learning experience that aligns with the cultural environment of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk merancang dan menghasilkan sebuah produk pengembangan bahan ajar berupa ensiklopedia digital bermuatan kearifan lokal pada topik struktur serta fungsi bagian-bagian tumbuhan untuk pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. Latar belakang penelitian berangkat dari belum optimalnya pemanfaatan bahan ajar digital di SD Negeri 165/I Sengkawang meskipun sarana teknologi tersedia, sehingga pembelajaran masih cenderung bergantung pada buku teks dan kurang kontekstual. Penelitian ini menerapkan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan kerangka ADDIE pelaksanaannya hanya dilakukan hingga fase pengembangan (development), terutama pada proses validasi ahli. Pendataan dilakukan secara kualitatif dengan melakukan tanya jawab langsung bersama guru dan peserta didik untuk memetakan kebutuhan, serta secara kuantitatif melalui lembar validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media berbantuan skala Likert. Data kuantitatif dianalisis untuk menghitung persentase perbandingan skor perolehan terhadap skor maksimal dan mengklasifikasikannya ke kategori kevalidan. Temuan dari tahap validasi memperlihatkan bahwa bahan ajar tersebut memperoleh penilaian tingkat kelayakan yang sangat tinggi, dengan kelayakan ahli bahasa 94%, ahli materi 94%, dan ahli media 98%, serta rata-rata kevalidan 95% pada kategori sangat valid. Hal ini menunjukkan bahwa ensiklopedia digital yang dirancang sudah memenuhi kriteria kelayakan dari aspek ketepatan materi, kebahasaan, dan tampilan media, serta berpotensi mendukung suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus tepat sasaran dengan lingkungan budaya siswa sekolah dasar.
CHATGPT-SUPPORTED PROJECT-BASED LEARNING IN DEVELOPING MOTIVATION, CRITICAL THINKING, AND POETRY APPRECIATION SKILLS Budiman, Muhammad Arief; Abdullayevich, Rakhimov Kholmurot; Listyarini, Ikha; Nisa, Munifatul; Kholisatunnajah, Nabil; Aulia, Nafira Zahwa; Madiyani, Natasya Agustina
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9660

Abstract

The rapid development of generative artificial intelligence offers new opportunities for enhancing project-based learning in teacher education. This study aims to examine the impact of ChatGPT-assisted Project-Based Learning (PBL) on learning motivation, writing anxiety, critical thinking skills, and poetry appreciation among pre-service elementary teachers. A quasi-experimental pretest–posttest control group design was employed involving 171 undergraduate students enrolled in a Children’s Literature Appreciation course. The experimental group participated in ChatGPT-assisted PBL, while the control group engaged in conventional PBL. Data were collected using the L2 Motivational Self System (L2MSS) questionnaire, the Second Language Writing Anxiety Inventory (SLWAI), and analytic rubrics for critical thinking and poetry appreciation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The results indicate that students in the ChatGPT-assisted PBL group demonstrated higher learning motivation and critical thinking skills, as well as lower levels of writing anxiety compared to those in the control group. The integration of ChatGPT provided scaffolding support in idea generation, diction selection, and reflective revision, which enhanced students’ confidence and engagement in poetry learning. These findings suggest that AI-assisted PBL can serve as an effective pedagogical strategy to improve both cognitive and affective learning outcomes in teacher education. ABSTRAK Perkembangan kecerdasan buatan generatif membuka peluang baru dalam inovasi pembelajaran berbasis proyek di pendidikan guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Project-Based Learning (PBL) berbantuan ChatGPT terhadap motivasi belajar, kecemasan menulis, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan apresiasi puisi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan model pretest–posttest control group yang melibatkan 171 mahasiswa pada mata kuliah Apresiasi Sastra Anak. Kelompok eksperimen mengikuti PBL yang terintegrasi dengan ChatGPT, sedangkan kelompok kontrol menggunakan PBL konvensional. Data dikumpulkan melalui kuesioner L2 Motivational Self System (L2MSS), Second Language Writing Anxiety Inventory (SLWAI), serta rubrik penilaian berpikir kritis dan apresiasi puisi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa pada kelompok PBL berbantuan ChatGPT memiliki motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis yang lebih tinggi serta tingkat kecemasan menulis yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol. Integrasi ChatGPT memberikan dukungan scaffolding dalam pengembangan ide, pemilihan diksi, dan proses refleksi, sehingga meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam pembelajaran puisi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi AI dalam PBL dapat menjadi strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan afektif dalam pendidikan guru.
PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SETINGKAT MADRASAH IBTIDAIYAH Darmawan, Didit; Toyyibah, Niswatun
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9801

Abstract

ABSTRACT Parental involvement and attention are important factors that support children's academic development, particularly in fostering learning interest among elementary school students. Family support, which includes assisting children during study time, providing motivation, maintaining positive communication, and supervising learning activities, can increase students’ engagement in the learning process. This study aims to examine in depth the role of parental attention in the formation and enhancement of students’ learning interest at the Madrasah Ibtidaiyah or elementary school level. The research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various scientific publications relevant to the topics of parental attention and students’ learning interest. The analysis was conducted through processes of identification, classification, and interpretation of previous research findings to identify patterns in the relationship between parental attention and students’ learning interest. Students’ interest and motivation to learn can be strengthened through parental involvement, such as accompanying learning activities, providing emotional support, establishing good communication, and creating a supportive learning environment. However, students’ level of learning interest is also influenced by various other factors, including intrinsic motivation, the school learning environment, and the family’s socio-economic background. These findings indicate that parental attention is one of the external factors that plays an important role in supporting the development of students’ learning attitudes at the basic education level. This study contributes to strengthening the understanding of the importance of the family’s role as the initial educational environment in fostering students’ learning interest. ABSTRAK Keterlibatan dan perhatian yang diberikan oleh orang tua menjadi salah satu faktor yang berperan penting dalam mendukung perkembangan akademik anak, khususnya dalam menumbuhkan minat belajar pada siswa di tingkat sekolah dasar. Dukungan keluarga yang meliputi pendampingan belajar, pemberian motivasi, komunikasi yang positif, serta pengawasan terhadap kegiatan belajar dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara mendalam peran perhatian orang tua dalam proses pembentukan serta peningkatan minat belajar siswa pada tingkat Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang menganalisis berbagai publikasi ilmiah yang relevan dengan topik perhatian orang tua dan minat belajar siswa. Analisis dilakukan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi terhadap temuan penelitian sebelumnya untuk menemukan pola hubungan antara perhatian orang tua dan minat belajar siswa. Minat dan motivasi belajar siswa dapat diperkuat melalui keterlibatan orang tua, misalnya dengan mendampingi kegiatan belajar, memberikan dukungan emosional, menjalin komunikasi yang baik, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Namun demikian, tingkat minat belajar siswa juga dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, termasuk motivasi intrinsik, lingkungan pendidikan di sekolah, serta latar belakang sosial ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa perhatian orang tua merupakan salah satu faktor eksternal yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sikap belajar siswa pada jenjang pendidikan dasar. Kajian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan awal dalam menumbuhkan minat belajar siswa.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM PENGGUNAAN KATA PENGHUBUNG PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV Ria, Ersa Jusi; Khoiri, Ahmad
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9805

Abstract

This study aims to describe the difficulties experienced by students in using conjunctions and to analyze the factors that cause these difficulties in Indonesian language learning at the elementary school level. This research used a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of this study were 19 fourth-grade students of SDN 05 Beloyang. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The validity of the data was tested using source triangulation and technique triangulation. The results showed that some students were familiar with several conjunctions such as and, but, and because, but they were not yet able to use them appropriately according to their functions and sentence contexts. The difficulties experienced by students included understanding the functions of conjunctions, choosing the appropriate type of conjunction, and placing conjunctions correctly in sentences. In addition, students had difficulty distinguishing between coordinating and subordinating conjunctions. These difficulties were influenced by several factors, including limited reading and writing skills, lack of practice in constructing sentences, limited learning media or teaching materials, and a less supportive learning environment. Therefore, teachers need to implement varied teaching methods, provide regular writing exercises, and utilize engaging learning media to improve students’ understanding of conjunction usage. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dialami siswa dalam penggunaan kata penghubung serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV A SDN 05 Beloyang yang berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa telah mengenal beberapa kata penghubung seperti dan, tetapi, dan karena, namun belum mampu menggunakan kata penghubung secara tepat sesuai fungsi dan konteks kalimat. Kesulitan yang dialami siswa meliputi pemahaman fungsi kata penghubung, ketepatan dalam memilih jenis konjungsi, serta penempatan kata penghubung dalam kalimat. Selain itu, siswa juga mengalami kesulitan dalam membedakan konjungsi koordinatif dan subordinatif. Faktor penyebab kesulitan tersebut antara lain kemampuan membaca dan menulis siswa yang masih perlu ditingkatkan, kurangnya latihan dalam menyusun kalimat, keterbatasan media atau bahan ajar, serta lingkungan belajar yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan upaya guru melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemberian latihan menulis secara rutin, serta pemanfaatan media pembelajaran yang menarik agar pemahaman siswa terhadap penggunaan kata penghubung dapat meningkat.
EFEKTIVITAS KIT EKSPERIMEN BERBASIS STEAM TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PENYARINGAN AIR DI MADRASAH IBTIDAIYAH Karimah, Jihan; Adila, Yusi Nisa; Proyogo, Muhammad Suwignyo
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9870

Abstract

ABSTRACT Student participation in experimental activities during science learning in elementary schools is still relatively limited because the instructional process is often dominated by conventional teaching methods. As a result, students’ conceptual understanding particularly on the topic of water filtration, which requires observation and hands-on practice has not developed optimally. This issue can be addressed by implementing an experimental kit integrated with the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach within the learning process. The objective of this study is to analyze the effect of using a STEAM-based experimental kit on fifth-grade students’ understanding of the water filtration concept at MI Al-Hidayah Jember. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The study involved two groups of participants: an experimental group that used the STEAM-based experimental kit and a control group that received conventional instruction. The results of the conceptual understanding tests administered during the pretest and posttest phases were analyzed using a t-test. The findings indicate that the experimental group achieved an average posttest score of 81.09, while the control group obtained an average score of 75.27. Statistical testing at a significance level of 0.05 shows that the implementation of the STEAM-based experimental kit has a significant effect on improving students’ conceptual understanding. Therefore, the use of a STEAM-based experimental kit can serve as an effective instructional alternative for enhancing science concept comprehension on the topic of water filtration in Madrasah Ibtidaiyah. ABSTRAK Keterlibatan siswa dalam eksperimen pada pembelajaran IPA di sekolah dasar masih terbatas karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional. Kondisi ini menyebabkan pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi penyaringan air yang membutuhkan aktivitas pengamatan dan praktik nyata, belum berkembang secara optimal. Permasalahan tersebut dapat diatasi melalui penerapan kit eksperimen yang dikombinasikan dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan kit eksperimen berbasis STEAM terhadap pemahaman konsep penyaringan air siswa kelas V MI Al-Hidayah Jember. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan metode eksperimen semu menggunakan desain pretest–posttest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok subjek, yakni kelompok eksperimen yang menerapkan kit eksperimen berbasis STEAM serta kelompok kontrol yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil tes pemahaman konsep yang diperoleh pada tahap pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji t. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen mencapai 81,09, sementara pada kelompok kontrol sebesar 75,27. Hasil pengujian statistik dengan taraf signifikansi 0,05 mengindikasikan bahwa penerapan kit eksperimen berbasis STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, kit eksperimen berbasis STEAM dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada materi penyaringan air di Madrasah Ibtidaiyah.