cover
Contact Name
Risfaisal
Contact Email
aksiologi@idpublishing.org
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
aksiologi@idpublishing.org
Editorial Address
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 27745686     EISSN : 27472752     DOI : https://doi.org/10.47134/aksiologi
Core Subject : Education, Social,
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Indonesian Journal Publisher, ISSN ONLINE 2747-2752 , Portal ISSN ISSN Print 2774-5686. Proses telaahnya Double Peer Review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan ilmu sosial, yang terbuka untuk para dosen, guru, dan masyarakat sesuai kebutuhan. Ruang lingkup dan fokus Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial adalah bidang pengembangan pendidikan, filsafat pendidikan, filsafat sosial, filsafat politik, sosiologi, budaya, isu-isu mutakhir sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, penelitian tindakan kelas, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan skripsi / tesis / disertasi / hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): April" : 20 Documents clear
Implementasi Pendidikan Karakter di SMA Negeri 14 Bone Wulandari, Ratna; Munandar, Aris
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.183

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek integral dalam pengembangan peserta didik yang mencakup nilai-nilai moral, etika, dan kepribadian. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggali implementasi pendidikan karakter di SMA Negeri 14 Watampone. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, serta analisis dokumen guna mendapatkan pemahaman mendalam tentang praktik pendidikan karakter di sekolah ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA Negeri 14 Bone telah berkomitmen untuk mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam lingkungan pembelajaran. Program ini melibatkan guru, siswa, orang tua, dan stakeholder sekolah lainnya. Dalam kurikulumnya, sekolah telah mengidentifikasi nilai-nilai karakter utama, seperti jujura, disiplin, tanggung jawab, kerjasama, yang diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran dan kehidupan sehari-hari di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman praktik pendidikan karakter di SMA Negeri 14 Bone dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat implementasi program tersebut. Implikasi penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan pendidikan dan pihak terkait untuk terus meningkatkan efektivitas pendidikan karakter di tingkat sekolah menengah atas.
Meretas Jalan Damai Pandangan Terhadap Penyelesaian Konflik Antar Agama: Konflik Agama, perdamaian, Pluralisme Lukman Ismail; Yulfa Lumbaa; Novia Damayanti; Fauziah Ainun Jariah; Dahniar Nur; Fahiratun Afiat Muizunzilah
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.187

Abstract

Dalam menghadapi tantangan konflik agama, dibutuhkan upaya bersama dari masyarakat, pemimpin agama, dan pemerintah. Melalui dialog terbuka, peningkatan pendidikan, dan nilai-nilai toleransi, fondasi untuk meredakan ketegangan dapat dibangun. Peran penting pemimpin agama dalam menyuarakan pesan perdamaian dan memfasilitasi kerjasama antaragama menjadi krusial. Penerapan hukum yang adil dan keamanan efektif menjaga ketertiban, sementara tanggung jawab media dalam membentuk opini publik memegang peranan signifikan. Dukungan internasional diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perdamaian. Kesadaran bahwa penanganan konflik agama membutuhkan waktu, kesabaran, dan komitmen bersama menjadi kunci untuk membangun masyarakat yang damai, inklusif, dan saling menghormati.
Hakikat Ilmu yang Bermanfaat: Tinjauan Filsafat dan Agama Aegustinawati; Sofyan Sauri
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.188

Abstract

Ilmu pengetahuan hadir di tengah kehidupan manusia dengan membawa banyak manfaat. Ilmu pengetahuan telah membawa manusia pada kemajuan di satu sisi, namun tak dapat dipungkiri berpotensi memberikan dampak buruk di sisi lain. Oleh karena itu, menjadi penting bagi manusia untuk mengetahui hakikat ilmu yang bermanfaat baik ditinjau dari segi agama maupun dari segi filsafat. Metode yang digunakan untuk menganalisis masalah ini adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka. Hakikat ilmu yang bermanfaat ditinjau dari prespektif filsafat dan agama adalah ilmu yang membawa kemajuan, keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan hidup bagi manusia baik di dunia maupun di akhirat kelak. Ilmu bermanfaat adalah ilmu yang dapat mengantarkan manusia mencapai tujuan dari penciptaannya. Ilmu semacam inilah yang harus terus dikembangkan oleh umat manusia. Dengan ilmu bermanfaat manusia akan dapat mempertahankan eksistensi peradabannya di dunia. Mewariskan kehidupan yang bermakna bagi generasi penerusnya.
Pertarungan Ideologi: Konflik Politik Dalam Dinamika Masyarakat Modern: Ideologi, Politik, Masyarakat Lukman Ismail; Egi Regita; Jusfira Yuniar; Devia Ananda Umar; Muh. Ali fikri Subair; Agung Indra Wijaya
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.194

Abstract

Partai politik berfungsi sebagai perantara yang menghubungkan ideologi dan kekuatan sosial dengan lembaga pemerintahan yang resmi serta mengaitkannya dengan tindakan politik yang lebih luas di dalam masyarakat dengan tujuan memperoleh kekuasaan politik secara konstitusional pada masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang perbedaan ideologi yang menyebabkan konflik politik di masyarakat modern. Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan atau library research dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Berbagai ideologi bersaing dan saling bertentangan di masyarakat modern, yang menghasilkan konflik politik yang kompleks. Pertarungan ideologi dan konflik politik dalam masyarakat modern menciptakan dinamika kompleks yang mencerminkan perubahan dan tantangan dalam kehidupan sosial Penting untuk memahami bahwa pertarungan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam proses transformasi masyarakat jika dielola dengan bijaksana dan berlandaskan dialog terbuka serta toleransi. Dengan demikian, kajian ini merinci elemen-elemen kritis yang terlibat dalam dinamika pertarungan ideologi yang memicu konflik politik dalam masyarakat modern.
Tinjauan Sosiologis Pemilih Pemula Terhadap Tantangan Transformasi Pemilu 2024: Pemilu, Pemilih, Transformasi Lukman Ismail; Juleha; Nur Fitriani Rezki. HS; Fasikul Ikhsan; Wahyuddin; Dicky Wahyudi
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.195

Abstract

Pemilihan umum adalah pesta demokrasi untuk memilih calon pemimpin yang tepat untuk memimpin.Oleh karena itu, masyarakat harus sadar politik dan berpartisipasi dalam proses politik. Pemilihan 2024 akan datang dengan semua masalah dan perubahannya. Pemilihan 2024 mengalami banyak kontroversi, yang membuat pemilih pemula kesulitan menghadapinya. Oleh karena itu, peneliti tertarik mengkaji tinjauan sosiologis pemilih pemula untuk menghadapi transformasi pemilu 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kualitatif dengan Hasil penelitian ini menemukan bahwa Kajian tinjauan sosiologis tentang pem- ilih pemula dalam konteks tantangan transformasi Pemilu 2024 dapat mem- bantu kita memahami lebih baik bagaimana pemilih pemula berpikir, bersikap, dan bertindak secara politik. Ini mencakup banyak hal, termasuk kesadaran politik dan pendidikan, efek lingkungan sosial, interaksi di media sosial dan online, partisipasi politik aktif, tantangan dengan media dan informasi, dan ketidaksetaraan dalam akses dan partisipasi. Hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan metode pendidikan pemilih, meningkatkan demokrasi, dan meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam proses pemilihan umum. pendekatan studi kepustakaan atau library research dan kualitatif deskriptif.
Peran Sekolah Penggerak dalam Mengoptimalkan Implementasi Kurikulum Merdeka Rama Putri, Mentari; Arismunandar
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.196

Abstract

Penelitian ini membahas peran sentral Sekolah Penggerak dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Kurikulum Merdeka merupakan upaya untuk menciptakan sistem guruan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Sekolah Penggerak diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam menerapkan kurikulum ini, melibatkan kepemimpinan, pengelolaan sumber daya, dan pembentukan lingkungan pembelajaran yang stimulatif. Program Sekolah Penggerak menjadi inisiatif menarik untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas kurikulum di seluruh sekolah di Indonesia. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka dan peran sekolah sebagai penggerak masih menjadi subjek diskusi menarik. Penelitian ini bertujuan mendalamkan pemahaman tentang peran sekolah sebagai penggerak dalam implementasi Kurikulum Merdeka di berbagai sekolah. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini dilakukan di UPTD SMP 3 Kabupaten Mamuju Tengah, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Penggerak bukan hanya lembaga guruan biasa, melainkan motor penggerak yang memimpin perubahan guruan. Dengan dukungan anggaran khusus, pendampingan, dan pengimbasan ke sekolah-sekolah terdekat, Sekolah Penggerak menjadi pusat implementasi dan tolok ukur keberhasilan Kurikulum Merdeka. Peran kepala sekolah dalam membimbing perubahan menjadi kunci sukses, dengan fokus utama pada belajar mandiri, pemanfaatan teknologi, kreativitas, inovasi, dan penguatan karakter siswa.
Kemerdekaan Pendididikan Anak Pedalaman (Analisis Semiotika Tentang Pendidikan Yang Membebaskan Dalam Film Sokola Rimba (2013) Nissa, Intan Adillia; Masrukin; Arizal Mutahir
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.200

Abstract

This research is based on the fact that education in Indonesia is not distributed evenly, especially in areas that fall into the 3 category (Outermost, Remote and Disadvantaged). The community does not yet have adequate access and facilities to carry out teaching and learning activities. The aim of this research is to understand and explain the semiotic analysis of liberating education in the film Sokola Rimba (2013). The author uses qualitative research methods and semiotic analysis according to the Charles Sanders Pierce model. This semiotic model focuses on icons, indices and symbols that appear in the film Sokola Rimba. The findings from this research are that the interpretation of dialogue text, images and videos from the film is able to depict a social reality. This social reality is a picture of educational inequality and the struggle of the figures to gain educational independence. It is hoped that this article can help the government to be more responsive in solving problems surrounding educational independence in rural communities.
Edukasi Berdimensi Ketuhanan dan Kemanusiaan Pada Anak Usia Dini di Kampung Sumanna Abdul Rahman
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.205

Abstract

Doktrin Islam menyatakan bahwa setiap umat manusia harus menjaga hubungan kepada Allah dan hubungan kepada sesama manusia. Doktrin tersebut harus ditanamkan kepada setiap Muslim, mulai dari sejak dini. Artikel ini hendak mengungkap tentang upaya masyarakat di Kampung Sumanna dalam melakukan proses edukasi terhadap anak usia duni yang memiliki dimensi ketuhanan dan kemanusiaan. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui kegiatan pengamatan dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya memberikan pendidikan yang berdimensi ketuhanan dan kemanusiaan di Kampung Sumanna, selain dilakukan oleh orangtua, juga dilakukan oleh penyelenggara Taman Pendidikan al-Quran (TPA). Peranan TPA sangat penting dalam proses edukasi anak usia dini karena dilingkungan ini anak-anak diberi pembelajaran yang berkaitan dengan ibadah ritual maupun tata cara melakukan interaksi sosial. Pembelajaran yang berkaitan dengan dimensi Ketuhanan antara lain belajar mengaji, menghafal surah-surah pendek, belajar berdoa, mengenalkan hadis nabi, dan praktek shalat. Adapun yang berdimensi kemanusiaan antara lain menghormati orang lain, menolong sesama, dan mencintai kebersihan
Tradisi Puasa Weton Pada Masyarakat Suku Jawa di Desa Bakaran Batu, Kec. Lubuk Pakam Deli Serdang Oktasari, Sisca; Naldo, Jufri; Ali, M. Nasihudin
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Sejarah tradisi puasa Weton pada masyarakat Suku Jawa di Desa Bakaran Batu Kec. Lubuk Pakam Deli Serdang, serta bagaimana makna tradisi puasa Weton bagi yang melaksanakannya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan antropologi budaya yang merupakan pandangan hidup dari sekelompok orang dalam bentuk perilaku, keyakinan, nilai dan simbol yang mereka terima dan mereka wariskan melalui proses komunikasi dari satu generasi ke generasi. Metode pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan sejarah, teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan 3 tahap yaitu: Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Puasa Weton sudah ada sejak lama di wilayah Jawa dan setelah masyarakat Jawa bertansmigrasi ke Sumatera Timur sehingga tradisi tersebut berkembang dan bertahan secara turun temurun hingga terus dilaksanakan sampai sekarang. Tradisi Puasa Weton memiliki makna dan niat yang baik, yaitu sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas lahirnya kedunia dan salah satu bentuk pengakraban diri kepada Saudara Papat Limo Pancer.
Strategi Pendidikan Agama Islam dalam Menghadapi Tantangan Pluralisme Agama di Masyarakat Multikultural Yasin, Agus; Rahmadian, Muhammad Iksan
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i1.208

Abstract

Indikasi masalah dalam penelitian ini adalah tantangan signifikan yang dihadapi pendidikan agama Islam di masyarakat multikultural, terutama dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan kehidupan berdampingan secara damai di antara pemeluk agama yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah mengeksplorasi strategi pendidikan agama Islam yang efektif dalam menghadapi tantangan pluralisme agama dan mempromosikan kerukunan dalam masyarakat multikultural. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan penelitian, dan sumber terpercaya lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini mengungkapkan pentingnya pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang inklusif, penguatan literasi digital, penanaman nilai-nilai moderat, kerjasama dengan lembaga pendidikan lain, integrasi nilai-nilai universal seperti kemanusiaan dan keadilan, serta peningkatan kompetensi multikultural guru. Sensitivitas terhadap isu-isu gender dan kesetaraan juga menjadi bagian penting dalam pendidikan agama Islam. Pendekatan ini dapat membantu membentuk pemahaman yang inklusif dan toleran di tengah masyarakat multikultural. Saran yang diberikan adalah dukungan pemerintah dan lembaga pendidikan sangat dibutuhkan untuk mengimplementasikan strategi-strategi tersebut. Pelatihan dan pengembangan kompetensi multikultural bagi guru-guru pendidikan agama Islam menjadi prioritas. Selain itu, kerjasama antarlembaga pendidikan dan pemanfaatan teknologi informasi perlu dioptimalkan, sambil tetap melakukan evaluasi dan penyesuaian kurikulum secara berkala.

Page 1 of 2 | Total Record : 20