cover
Contact Name
Risfaisal
Contact Email
aksiologi@idpublishing.org
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
aksiologi@idpublishing.org
Editorial Address
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 27745686     EISSN : 27472752     DOI : https://doi.org/10.47134/aksiologi
Core Subject : Education, Social,
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Indonesian Journal Publisher, ISSN ONLINE 2747-2752 , Portal ISSN ISSN Print 2774-5686. Proses telaahnya Double Peer Review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan ilmu sosial, yang terbuka untuk para dosen, guru, dan masyarakat sesuai kebutuhan. Ruang lingkup dan fokus Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial adalah bidang pengembangan pendidikan, filsafat pendidikan, filsafat sosial, filsafat politik, sosiologi, budaya, isu-isu mutakhir sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, penelitian tindakan kelas, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan skripsi / tesis / disertasi / hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 2 (2026): april" : 19 Documents clear
Implementasi Model Ekonomi Berbasis Masyarakat dalam Pengelolaan Dana Desa sebagai Upaya Mewujudkan Visi Asta Cita Presiden di Desa Tertinggal Nursam Nursam; Mohammad Sawir; Mudatsir
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.444

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of implementing a community-based economic model in the management of Village Funds in Tende Village, Galang District, Tolitoli Regency. The urgency of this research lies in the underutilization of Village Funds, which remain predominantly allocated to physical infrastructure rather than community economic empowerment. The research employed a Participatory Action Research (PAR) approach, involving village officials, the Village Consultative Body (BPD), the Activity Implementation Team (TPK), and community members as active stakeholders. Data were collected through focus group discussions (FGDs), in-depth interviews, participatory observation, and document reviews. The findings indicate a significant increase in community participation in village deliberations, rising from 42% to 71% following the model’s implementation. The pilot project on agricultural product processing also generated a 17% increase in members’ household income. Supporting factors include strong commitment from village authorities, the availability of local natural resources, and regulatory support. Conversely, major constraints consist of limited human resource capacity, restricted market access, and low managerial literacy. In conclusion, the community-based economic model has proven effective in enhancing Village Fund management and household economic independence, and it has the potential to be replicated in other villages with similar socio-economic characteristics.
Analisis Kolaborasi Pemerintah dan UMKM dalam Mendorong Ekspor Kota Bandung di Tengah Tantangan Global Minhajuddin Minhajuddin; Nurul Aziz Pratiwi; Dhenahi Jerfiani Wendiyana
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.445

Abstract

During the period of January until December 2024, West Java was the province with the highest export value, reaching USD 37,872.3 million. Nevertheless, West Java still possesses a significant export potential that must be elaborated on by all stakeholders. This study aims to elaborate on the government’s strategies to increase the export volume of SMEs in Bandung City. The study employs a qualitative approach with a descriptive research design. The qualitative approach was chosen because this research seeks to gain an in-depth understanding of the government’s strategies in promoting the growth of SME exports in Bandung City amid global challenges. Data analysis techniques was conducted using Nvivo software. The results indicate that there are six critical aspects that the government must consider to enhance exports: training and regulations, institutional support and mentoring, technical and logistical facilities, promotional media, trade diplomacy, market access, as well as collaboration and networking.
Kesetaraan Gender dalam Dunia Kerja: Analisis Hak Reproduksi Pekerja Perempuan di Kota Makassar Andi Sadriani; Muhammad Syukur; Firdaus. W Suhaeb
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.448

Abstract

Kesetaraan gender dalam dunia kerja masih menghadapi tantangan, khususnya dalam pemenuhan hak reproduksi pekerja perempuan. Meskipun hak seperti cuti haid, kehamilan, dan melahirkan telah diatur, implementasinya di lapangan sering kali tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pekerja perempuan dalam mengakses hak cuti reproduksi, memahami respons lingkungan kerja terhadap pengajuan hak tersebut, serta mengkaji implikasinya terhadap kesetaraan gender dalam karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 7 pekerja perempuan di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi hambatan administratif dan sosial dalam mengakses hak reproduksi, termasuk stigma dan relasi kuasa dengan atasan. Selain itu, praktik lingkungan kerja yang kurang sensitif gender turut mempengaruhi implementasi kebijakan. Pembatasan akses terhadap hak reproduksi berdampak pada perkembangan karier perempuan dan memperkuat ketimpangan gender. Sebaliknya, pemenuhan hak yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pekerja perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesetaraan gender dalam dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh kebijakan formal, tetapi juga oleh budaya kerja dan relasi sosial yang ada, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif untuk mendukung pemenuhan hak reproduksi pekerja perempuan.
Tubuh, Identitas, dan Tekanan Sosial: Konstruksi Citra Tubuh Remaja pada Media Sosial di Samarinda Hardiansyah M, Muhammad Arfan; Rahmawati , Ismi Arsilah; Afaf , Alifa Nabila; Nur Hidayah, Gusti Rimarsha
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.450

Abstract

Abstrak: Social media has become a primary space for adolescents in shaping identity and expressing themselves, particularly regarding body representation. In Samarinda City, this phenomenon presents unique complexities due to the intersection between strong local culture and the currents of digital globalization. This study aims to analyze adolescent body image construction practices on social media, identify the influence of global and local values on perceptions of the ideal body, and understand the digital social pressures experienced by adolescents. The research employs a qualitative approach using digital ethnography and in-depth interviews. Data were collected through observation of social media content (Instagram and TikTok) and in-depth interviews. Data analysis was conducted thematically using an interpretive approach. The findings reveal that: (1) adolescent body image on social media is constructive and strategic through a conscious curation process; (2) there is a negotiation between global values (beauty standards) and local values (religious norms, family, modesty) in shaping perceptions of the ideal body; (3) digital social pressure has varying impacts on individuals depending on factors such as self-confidence, social support, and value systems; (4) adolescents possess agency in managing their digital identity through protective strategies such as using private accounts and limiting audiences. This study contributes to the development of the anthropology of the body in digital spaces and serves as a foundation for developing school-based media literacy programs in developing regions. Keywords: Body Image; Identity; Social Media; Social Pressure; Anthropology of the Body.
Analisis Konseling Individu Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja di UPTD PPA Kota Makassar Fitri, Fitri; Bulan, Sri; Astiana, Sheren; Wulandari, Ratna
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.454

Abstract

Layanan Konseling Individual Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja Di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual Di UPTD PPA Kota Makassar, serta untuk mengetahui peran layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual di UPTD PPA Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menekankan pada makna, penalaran, definisi situasi tertentu lebih banyak meneliti ke hal-hal kehidupan sehari-hari, dalam teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik purposive sampling sehingga diperoleh hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individual di UPTD PPA Kota Makassar dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing konseli. Layanan individual mencakup menerima diri sendiri, menyesuaikan diri, memahami dan memecahkan masalahnya sendiri, serta mengambil keputusan. Peran layanan konseling individual terbukti signifikan dalam membantu konseli mengurangi rasa malu, meningkatkan rasa percaya diri, menerima diri sendiri, mengurangi pikiran negatif-negatif serta mampu kembali beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu layanan konseling individual menjadi salah satu intervensi penting dalam pemulihan psikologis remaja. Keywords: Konseling Individu, Pemulihan Psikologis Remaja
Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan Platform Digital Sebagai Media Layanan Bimbingan dan Konseling Alim, Nur; Alif Aditya, M.; Wulandari, Ratna
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penggunaan platform digital sebagai media layanan bimbingan dan konseling (BK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert. Responden dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform digital dalam layanan BK berada pada kategori cukup baik, dengan mayoritas respon siswa berada pada kategori netral hingga setuju. Persepsi siswa terhadap layanan BK digital juga cenderung positif, namun masih pada tingkat sedang. Faktor kemudahan penggunaan, kebermanfaatan, serta kepercayaan terhadap keamanan data menjadi aspek penting yang memengaruhi persepsi siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengembangan layanan BK digital yang lebih optimal, interaktif, serta menjamin keamanan dan kerahasiaan data siswa.
Pengaruh Pendidikan Orang Tua dan Jenis Kelamin Siswa terhadap Kemampuan Berpikir Kritis IPS Siswa Kelas VI SD Abri, Abriadi; Juhanis; Hasmawaty; Usman
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.425

Abstract

Understanding the factors that influence students' critical thinking skills will provide insight to teachers in designing inclusive strategies, methods and approaches in improving students' critical thinking skills. The purpose of this study is to determine the influence of parents' education and students' gender on the critical thinking ability of social studies students in grade VI. Quantitative research approach with factorial design 2x2 2-way analysis. The location of the research is at BTN IKIP State Elementary School, District. Rappocini, Makassar City The research instrument uses a test in the form of essay questions based on the indicator of critical thinking skills adopted from Facione. The collected data were analyzed by parametric statistics with a prerequisite test of normality test, homogeneity test, and hypothesis test with Two-Way ANOVA. The results of the study showed that the last level of parental education had a significant effect, gender had no effect, and there was no interaction between the last level of parental education and gender on the critical thinking ability of social studies students in grade VI of elementary schoolThe abstract should be clear, concise, and descriptive
The Hegemony of Knowledge and Islamic Identity Politics: A Critical Discourse Analysis of the Film “Mencari Hilal”: A Critical Discourse Analysis of the Film “Mencari Hilal” Meutia, Fadhillah Sri; Najamuddin, Najamuddin; Kasogi, Muh. Adnan
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.457

Abstract

Identity politics in Indonesia is growing stronger, with religion serving as a primary instrument in the negotiation of power and social legitimacy. This phenomenon is significantly represented in popular culture, one example being the film Mencari Hilal (2021). This study aims to analyze the construction of Islam-based identity politics discourse in the film through the lens of Jäger & Maier’s Critical Discourse Analysis (CDA). The method employed is qualitative with a descriptive-analytical approach, where data was collected through a documentary study of the film’s script, dialogue, and narrative visuals. The findings reveal that the film Mencari Hilal is not merely a religious narrative but a site of knowledge production that validates specific religious authority. The discourse on the determination of the crescent moon is used to construct a dichotomy of “traditional” versus “modern” identities that has real political implications in society. These findings reveal how religious knowledge is constructed to maintain the hegemony of certain groups. The conclusion of this study affirms that the film functions as a political text that reflects the dynamics of power and identity in contemporary Indonesian Islam. Keywords : Critical Discourse Analysis, Identity Politics, Islamic Politics, Mencari Hilal, Jäger & Maier
Eksistensi Tradisi Maccera’ Arelle pada Era Modern: Studi Kualitatif Tentang Dinamika Sosial Budaya di Desa Pallawa Kabupaten Bone Emalia, Putri; Maemunah; Nursida, Andi
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.465

Abstract

Modernisasi dan perubahan sosial di era globalisasi menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan tradisi lokal di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan tradisi Maccera’ Arelle tetap bertahan di Desa Pallawa, Kabupaten Bone, serta menganalisis implikasi sosialnya terhadap penguatan solidaritas masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi tradisi Maccera’ Arelle didorong oleh peran fungsionalnya dalam menjaga keseimbangan spiritual dan keamanan psikologis petani jagung, serta adanya adaptasi budaya melalui sinkretisme religius antara adat Bugis dan ajaran Islam. Secara sosial, tradisi ini berimplikasi pada reproduksi solidaritas mekanik yang kuat melalui praktik gotong royong dan penciptaan ruang perjumpaan kolektif yang meleburkan sekat status sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan ritual lokal seperti Maccera’ Arelle merupakan solusi efektif untuk mencegah disintegrasi sosial. Melalui transmisi nilai antar-generasi dalam ritual ini, masyarakat berhasil mempertahankan identitas kolektifnya dan membentengi diri dari dampak negatif individualisme modern. Keywords: Tradisi Maccera’ Arelle, Solidaritas Sosial, Modernisasi, Masyarakat Bugis, Desa Pallawa

Page 2 of 2 | Total Record : 19