cover
Contact Name
Asnil
Contact Email
asnil81@gmail.com
Phone
+6281363280939
Journal Mail Official
msitedjournal@gmail.com
Editorial Address
Jalan. By Pass Km 7, Komplek Graha Sang Pakar, Blok F, No.9,Kota Padang, Sumatera Barat INDONESIA
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
MSI Transaction on Education
ISSN : 27164713     EISSN : 27214893     DOI : -
MSI Transaction on Education is a Quarterly peer-reviewed and refereed open access journal that publishes articles which contribute new results in all areas of Education. The journal is devoted to the publication of high quality papers on theoretical and practical aspects of Educational research. The goal of this journal is to bring together researchers and practitioners from academia and industry to focus on Educational advancements, and establishing new collaborations in these areas. Original research papers, state-of-the-art reviews are invited for publication in all areas of Education. Journal scope are: 1. Social science and Humanities: Social Science and Humanities, Sociology, Social Welfare, Anthropology, Religious Studies, Visual Arts, Political, Cultural Aspects of Development, Tourism Management, Public Administration, Psychology, Philosophy, Political Science, History, Education, Women Studies and so on. 2. Science and Engineering: All kind of Science and Engineering, Technology and Innovation, Environmental Studies, Climate Change, Agricultural, Rural Development, Urban Studies etc. 3. Business and Economics: Business and Marketing, Economics, Financial Development, Accounting, Banking, Management, Human Resources etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas Meri Azmi; Yance Sonatha; Ilfiza Mutia Rahmi
MSI Transaction on Education Vol 6 No 4 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i4.190

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di sekolah berperan penting dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Namun, sebagian siswa masih enggan berkonsultasi secara langsung kepada guru bimbingan dan konseling karena rasa malu atau kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Certainty Factor pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk membantu mengidentifikasi permasalahan siswa serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan tingkat kepastian. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL, dengan basis pengetahuan yang diperoleh dari guru bimbingan dan konseling sebagai pakar. Metode Certainty Factor digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap setiap diagnosis berdasarkan gejala yang dipilih siswa. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan diagnosis awal beserta nilai kepastian dan rekomendasi solusi secara cepat, objektif, dan mudah diakses. Sistem ini diharapkan dapat mendukung efektivitas layanan bimbingan dan konseling serta membantu guru BK dalam proses identifikasi dan penanganan permasalahan siswa. Guidance and counseling services in schools play an important role in helping students overcome personal, social, and academic problems. However, many students are still reluctant to consult directly with school counselors due to feelings of embarrassment or lack of self-confidence. This study aims to implement the Certainty Factor method in a web-based expert system for guidance and counseling to assist in identifying students' problems and providing recommendations based on the degree of certainty. The system was developed using the Laravel framework, PHP programming language, and MySQL database, with the knowledge base acquired from school counselors as domain experts. The Certainty Factor method was employed to calculate the confidence level of each diagnosis based on the symptoms selected by students. The implementation results indicate that the system can provide an initial diagnosis, certainty values, and solution recommendations quickly, objectively, and conveniently. The proposed system is expected to improve the effectiveness of guidance and counseling services and assist school counselors in identifying and addressing students' problems.
Penggunaan Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik: A Systematic Literature Review Muhammad Wira Buana; Wagino; Toto Sugiarto; Rifdarmon
MSI Transaction on Education Vol 6 No 3 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i3.191

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk mengkaji tren penelitian, karakteristik studi, pelaksanaan, serta hasil penggunaan Problem-Based Learning (PBL) ditinjau dari hasil belajar. Dengan menggunakan standar PRISMA 2020, pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus untuk publikasi yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025. Metode seleksi menghasilkan 19 publikasi yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara kualitatif, serta didukung oleh analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer. Temuan menunjukkan bahwa penelitian PBL terutama dilakukan di tingkat pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang ilmu kesehatan.. Implementasi PBL umumnya dilakukan melalui pembelajaran pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan studi kasus. Sebagian besar penelitian melaporkan peningkatan hasil belajar, khususnya aspek kognitif, serta kemampuan berpikir kritis. Analisis bibliometrik menunjukkan keterkaitan kuat antara kata kunci problem-based learning, learning outcomes, dan critical thinking. Menurut penelitian ini, PBL dapat membantu meningkatkan hasil pembelajaran di berbagai lingkungan pendidikan. Trough a Systematic Literature Review (SLR), this study sought to examine research trends, study features, the application of Problem Based Learning (PBL), and its effect on students’ learning outcomes. In accordance with PRISMA 2020 requirements, a literature search was carried out in the Scopus database for publications published between 2021 and 2025. 19 articles in all satisfied the inclusion criteria and underwent qualitative examination, bolstered by bibliometric analysis with VOSviewer. The result show that PBL research is mostly carried out in higher education, especially in the health sector. PBL is frequently applied through case-based learning, group discussions, and problem-solving exercises. The majority of research revealed gains in critical thinking abilities and cognitive learning outcomes. Strong correlations between problem-based learning, learning outcomes, and critical thinking were also show by bibliometric analysis. The result imply that PBL may help students learn in variety of educational settings.
Analisis Pengaruh Variasi Beban Penumpang Terhadap Kenaikan Temperatur Baterai LifePO4 72 V 100 Ah Pada Satu Rute Operasional Shuttle Bus Listrik UNP Muhammad Rif'at; Dwi Sudarno Putra; Wagino; Toto Sugiarto; M. Sadly Firmansyah; Dicky Rohid Fikra
MSI Transaction on Education Vol 6 No 4 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i4.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi beban penumpang terhadap kenaikan temperatur baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO₄) 72V 100Ah pada shuttle bus listrik Universitas Negeri Padang (UNP). Pengujian dilakukan menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pemantauan temperatur melalui Battery Management System (BMS) pada rute sejauh 3,19 km dengan temperatur lingkungan awal 32°C. Variasi beban terdiri atas 3, 6, dan 11 penumpang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan temperatur baterai bertambah seiring meningkatnya beban, yaitu sebesar 1°C, 2°C, dan 4°C, dengan temperatur maksimum mencapai 36°C. Temperatur tersebut masih berada dalam rentang operasi optimal baterai LiFePO₄ (20–45°C), sehingga baterai memiliki performa termal yang di rekomendasikan untuk mendukung operasional shuttle bus listrik di lingkungan kampus. This study aims to analyze the effect of varying passenger loads on the temperature increase of This study aims to analyze the effect of passenger load variation on the temperature increase of a 72V 100Ah Lithium Iron Phosphate (LiFePO₄) battery in the UNP electric shuttle bus. The testing was conducted using a field experiment method with temperature monitoring through the Battery Management System (BMS) on a 3.19 km route, starting with an ambient temperature of 32°C. The load variations included 3, 6, and 11 passengers. The results showed that the battery temperature increased as the load increased, by 1°C, 2°C, and 4°C, with a maximum temperature reaching 36°C. This temperature is still within the optimal operating range for LiFePO₄ batteries (20–45°C), so the battery has the recommended thermal performance to support the operation of the electric shuttle bus on campus.
Efektivitas Metode Least Squares dan Double Moving Average dalam Mendukung Pengambilan Keputusan Persediaan Yance Sonatha; Humaira; Teten Dwi Rahmi Kiflinda
MSI Transaction on Education Vol 6 No 3 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i3.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat akurasi metode Least Square (LS) dan Double Moving Average (DMA) dalam meramalkan permintaan persediaan pada Toko Online Telaten Karya, sebuah usaha ritel daring bahan bangunan yang selama ini mengambil keputusan persediaan berdasarkan intuisi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis analisis deret waktu terhadap data penjualan bulanan selama dua belas bulan, dengan tingkat akurasi dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil menunjukkan metode Least Square (LS) menghasilkan MAPE sebesar 15,00% (kategori akurasi baik), sedangkan metode Double Moving Average (DMA) menghasilkan MAPE sebesar 54,13% (kategori akurasi rendah), sekitar tiga setengah kali lebih tinggi. Kinerja Least Square (LS) yang lebih unggul sejalan dengan pola tren penjualan yang meningkat secara bertahap, sementara proses double smoothing pada DMA justru menimbulkan bias ke arah nilai yang lebih tinggi. Metode Least Square (LS) direkomendasikan sebagai dasar perencanaan persediaan pada UMKM tersebut. This study compares the forecasting accuracy of the Least Squares (LS) and Double Moving Average (DMA) methods for supporting inventory demand planning at Toko Online Telaten Karya, an online retailer of building materials that previously relied on intuition-based inventory decisions. A quantitative time-series approach was applied to twelve months of monthly sales data, with forecasting accuracy evaluated using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results show that the LS method achieved a MAPE of 15.00%, classified as good accuracy, while the DMA method produced a MAPE of 54.13%, classified as poor accuracy, roughly three and a half times higher. The superior performance of LS aligns with the gradually increasing sales trend in the data, whereas the double-smoothing process in DMA introduced an upward bias. The LS method is recommended as the basis for inventory planning in this small online retail business.
Analisis Daya Tahan Bushing Rumah Roller dengan Penambahan Jalur Pelumas dan O-Ring pada Sepeda Motor Matic M Farid; Toto Sugiarto; Ichsan Nasution; Iffarial Nanda
MSI Transaction on Education Vol 6 No 4 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i4.199

Abstract

Pada desain standar, bushing rumah roller pada sistem CVT sepeda motor matic tidak dilengkapi jalur pelumas dan O-ring, sehingga pelumasan tidak merata dan komponen rentan terhadap kontaminasi kotoran. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya tahan bushing rumah roller pada sepeda motor matic dengan membandingkan desain standar dan desain modifikasi berupa penambahan satu jalur pelumas dan dua jalur O-ring. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif, dengan menguji satu unit bushing standar dan satu unit bushing modifikasi melalui uji jalan sejauh 4.000 km. Perubahan diameter dalam bushing diukur menggunakan jangka sorong berketelitian 0,02 mm pada jarak 0 km, 2.000 km, dan 4.000 km. Hasil pengujian menunjukkan bahwa diameter dalam bushing standar bertambah dari 24,06 mm menjadi 24,08 mm (selisih 0,02 mm) pada jarak 4.000 km, sedangkan bushing modifikasi tidak menunjukkan perubahan diameter. Rata-rata keausan bushing standar adalah 0,01 mm, sedangkan bushing modifikasi 0 mm. Hasil ini mengindikasikan bahwa penambahan jalur pelumas dan O-ring berpotensi menurunkan laju keausan bushing rumah roller, meskipun kesimpulan ini masih bersifat awal karena keterbatasan jumlah sampel dan jarak uji, sehingga memerlukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih banyak. In the standard design, the roller housing bushing in the CVT system of automatic motorcycles lacks a lubrication groove and O-ring, resulting in uneven lubrication and susceptibility to dirt contamination. This study aims to analyze the durability of the roller housing bushing on automatic scooter by comparing a standard design with a modified design incorporating one added lubrication groove and two O-ring grooves. A quantitative experimental method was used, testing one standard bushing and one modified bushing through a road test covering 4,000 km. The change in inner diameter was measured using a caliper with 0.02 mm precision at 0 km, 2,000 km, and 4,000 km. The results show that the standard bushing's inner diameter increased from 24.06 mm to 24.08 mm (a 0.02 mm change) at 4,000 km, while the modified bushing showed no change in diameter. The average wear was 0.01 mm for the standard bushing and 0 mm for the modified bushing. These results indicate that adding a lubrication groove and O-ring has the potential to reduce wear in the roller housing bushing, although the conclusion remains preliminary due to the limited sample size and test distance, warranting further research with a larger sample.
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning Pada Mapel Pemeliharaan Sasis dan Pemindahan Tenaga Kendaraan Ringan kelas XI TKR SMK Negeri 5 Padang Muhammad Rezki Eriyan; Wagino; Martias; Muslim
MSI Transaction on Education Vol 6 No 4 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i4.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pemeliharaan Sasis dan Pemindah Tenaga Kendaraan Ringan di SMK Negeri 5 Padang melalui penerapan model Discovery Learning dan Direct Instruction. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest-posttest control group. Sampel berjumlah 58 siswa yang dipilih secara purposive, terdiri atas 27 siswa pada kelas eksperimen dan 31 siswa pada kelas kontrol. Hasil belajar diukur menggunakan tes pilihan ganda, sedangkan keaktifan siswa dinilai melalui lembar observasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial, dengan uji Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal. Rata-rata keaktifan kelas eksperimen mencapai 78,33%, lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 64,17%. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen juga lebih tinggi, yaitu 85,6 dibandingkan 81,4. Meskipun kedua kelompok memperoleh N-Gain kategori sedang (0,459 dan 0,418), perbedaannya tidak signifikan (Asymp. Sig. = 0,154; p > 0,05). Namun, Discovery Learning menunjukkan kecenderungan meningkatkan keaktifan serta hasil belajar siswa. This study compared student engagement and learning achievement in the Light Vehicle Chassis Maintenance and Power Transmission course at SMK Negeri 5 Padang using Discovery Learning and Direct Instruction. A quantitative quasi-experimental pretest-posttest control-group design was employed. Fifty-eight students participated, including 27 in the experimental group and 31 in the control group. Learning achievement was measured using multiple-choice tests, while engagement was evaluated through classroom observation sheets. Descriptive and inferential statistics were applied. As the data violated the normality assumption, the Mann-Whitney U test was used for hypothesis testing. The experimental group achieved higher engagement (78.33%) than the control group (64.17%) and a higher mean posttest score (85.6 versus 81.4). Both groups demonstrated moderate learning gains, with N-Gain values of 0.459 and 0.418, respectively. However, the difference in achievement was not statistically significant (Asymp. Sig. = 0.154, p > 0.05). Nevertheless, Discovery Learning increased classroom engagement and showed a consistent tendency toward better academic performance overall.
Pemodelan CAD dan Dokumentasi Teknik Sasis Shuttle Bus Listrik Berbasis Reverse Engineering Balmero Fiskal; Dwi Sudarno Putra; M. Yasep Setiawan; Agus Baharudin; Dori Yuvenda
MSI Transaction on Education Vol 6 No 4 (2025): MSI Transaction on Education
Publisher : Minangkabau Scholar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/mted.v6i4.202

Abstract

Universitas Negeri Padang (UNP) telah mengoperasikan prototipe mobil listrik shuttle bus untuk mendukung program green campus, namun belum memiliki dokumentasi desain sasis dalam format digital yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dokumentasi Computer-Aided Design (CAD) sasis melalui pendekatan reverse engineering. Penelitian menggunakan metode reverse engineering dengan pengukuran langsung terhadap dimensi sasis, meliputi panjang dan lebar total, lebar batang rangka bagian depan dan tengah-belakang, serta dimensi profil rangka utama dan dudukan lantai, yang dimodelkan menggunakan SolidWorks. Hasil penelitian menunjukkan model CAD memiliki deviasi dimensi maksimal 0% terhadap hasil pengukuran fisik yang menjadi acuan input pemodelan, jauh di bawah ambang batas toleransi ±2%, yang mengindikasikan ketelitian proses transkripsi dimensi ke dalam model CAD. Penelitian ini juga menghasilkan engineering drawing sesuai standar ISO 128 dan ISO 129, serta Bill of Materials (BOM) yang mengidentifikasi 3 jenis profil baja penyusun sasis: besi hollow 4x4, hollow 2x2, dan UNP 8x4. Dokumentasi ini menjadi aset teknis penting bagi pengembangan, perbaikan, dan replikasi sasis kendaraan listrik kampus ke depan. Universitas Negeri Padang (UNP) has operated an electric shuttle bus prototype supporting its green campus program, but lacks comprehensive digital chassis design documentation. This study aims to produce Computer-Aided Design (CAD) chassis documentation through a reverse engineering approach. The research applies a reverse engineering approach with direct measurement of chassis dimensions: overall length and width, frame member width at front and middle-rear sections, and profile dimensions of the main frame and floor-mounting frame, then modeled in SolidWorks. Results show the CAD model has a maximum deviation of 0% from the physical measurements used as modeling input, well below the ±2% tolerance threshold, indicating the accuracy of the dimensional transcription process into the CAD model. The study also produced ISO 128/129-compliant engineering drawings and a Bill of Materials (BOM) identifying three steel profile types: 4x4 hollow, 2x2 hollow, and UNP 8x4 channel steel. This documentation is an important technical asset for future development, repair, and replication of campus electric vehicle chassis.

Page 11 of 11 | Total Record : 107