Indonesian Journal of Natural Science Education
Indonesian Journal of Natural Science Education is a science and science education journal. The scope of articles published in the Indonesian Journal of Natural Science Education is a study in articles in the fields of Science Education, Biology Education, Physics Education, Chemistry Education, Science Learning Technology, Environmental Sciences, Biology, Physics, and Chemistry.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2018): November"
:
9 Documents
clear
PENERAPAN GENERATIVE LEARNING MODEL DISERTAI DICKEY DAN POLKEY DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Ivan Eldes Dafrita
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.284
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pembelajaran dengan Generative Learning Model (GLM) disertai Dichotomic Key (Dickey) dan Polyclave Key (Polkey) ditinjau dari kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar. Adapun yang menjadi sub tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang diberikan pembelajaran GLM disertai Dickey dengan mahasiswa yang diberikan pembelajaran GLM disertai Polkey; (2) Perbedaan prestasi belajar mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah; (3) Interaksi antara GLM disertai Dickey dan Polkey dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester III Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Pontianak. Sampel ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan GLM disertai Dickey dan kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan GLM disertai Polkey. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk data prestasi belajar dan kemampuan berpikir kritis. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava dua jalan sel tak sama dengan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran GLM disertai Dickey dan GLM disertai Polkey (2) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah. (3) terdapat interaksi antara GLM disertai Dickey dan Polkey dengan kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar.
PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI MAHASISWA PAPUA CALON GURU KIMIA MELALUI PENUGASAN VLOG (VIDEO LOG)
Alfi Syukrina Amir
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.292
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran peningkatan rasa percaya diri mahasiswa calon guru kimia yang berasal dari Papua pada mata kuliah simulasi pembelajaran kimia. Proses pembelajarannya mengimplementasikan model project based learning melalui pembuatan vlog (video log). Mahasiswa sebagai calon guru kimia dituntut untuk memiliki rasa percaya diri yang baik agar dapat menyampaikan pelajaran dengan baik dan efektif kepada siswa. Kegiatan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrument angket self assessment dan peer assessment. Simulasi pembelajaran dilakukan dua kali. Berdasarkan self assessment rata-rata rasa percaya diri mahasiswa pada simulasi I adalah 69.8% dan simulasi II 79.63%. berdasarkan peer assessment peningkatan rasa percaya diri mahasiswa pada simulasi I adalah 77.43% dan simulasi II 83.719%.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 1 NGAWEN
Ivan Setia Arianto;
Bambang Subali;
Suharto Linuwih
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.288
Model Project Based Learning memberikan ilmu dan pengalaman siswa untuk bekerja secara mandiri dalam mengkonstruksi pengetahuan mereka sendiri, dan mencapai puncaknya untuk menghasilkan produk/hasil karya sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model Project Based Learning pada sub pokok bahasan tekanan zat cair. Pengambilan sampel dengan teknik simple ramdom sampling. Data penelitian berupa hasil belajar siswa yang terdiri dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Aspek kognitif diperoleh hasil 82,03%. Aspek afektif diperoleh nilai rerata sebesar 81,12% dan aspek psikomotorik diperoleh nilai rerata sebesar 81,25% yang termasuk dalam kriteria sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada sub pokok bahasan tekanan zat cair.
LITERASI LINGKUNGAN DALAM KURIKULUM 2013 DAN PEMBELAJARAN IPA DI SD
Diana Kusumaningrum
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.255
ABSTRAKLiterasi lingkungan merupakan kemampuan individu dalam memahami dan menafsirkan kondisi lingkungan, dari hasil pemahaman dan penafsiran tersebut maka individu tersebut dapat memutuskan tindakan yang tepat dalam mempertahankan, memulihkan serta meningkatkan kondisi lingkungan. Tujuan dari penanaman literasi lingkungan sebagai karakter siswa adalah untuk mempersiapkan orang-orang yang sadar lingkungan sehingga masalah-masalah lingkungan dapat diatasi. Kemampuan literasi lingkungan ini sangat penting ditanamkan menjadi sebuah karakter sejak dini, karena pendidikan karakter pada anak-anak akan tertanam dalam jangka panjang. Penilaian kemampuan literasi lingkungan terdiri dari empat komponen yaitu pengetahuan tentang lingkungan, kemampuan kognitif, sikap dan perilaku seseorang terhadap lingkungan. Berbagai usaha dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki kemampuan literasi lingkungan, salah satunya melalui pembelajaran di sekolah namun literasi lingkungan belum terintegrasi dalam kurikulum di SD. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji dan memberi gambaran mengenai kesesuaian literasi lingkungan dalam kurikulum 2013 dan pembelajaran IPA di SD, sehingga memunculkan upaya untuk memasukkan muatan literasi lingkungan dalam kurikulum 2013 sehingga bisa terintegrasi dalam pembelajaran di SD. Dalam makalah ini akan dikaji beberapa hal, antara lain pengukuran kemampuan literasi lingkungan, muatan literasi lingkungan dalam kurikulum 2013, dan pembelajaran IPA di SD untuk mengembangkan kemampuan literasi lingkungan.Kata Kunci: kurikulum 2013, literasi lingkungan, pembelajaran IPA di SD
KUALITAS DAGING PADA AYAM BROILER YANG DIBERI TEPUNG DAUN JATI BELANDA (GUAZUMA ULMIFOLIA LAMK.) DALAM PAKAN. (THE QUALITY ON MEAT OF BROILER CHICKENS FEEDING WITH FLOUR OF “JATI BELANDA” LEAVES IN THE DIET)
hendra nosih andrianto;
Isroli Isroli;
Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.285
Daun jati belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) mempunyai kandungan senyawa tanin yang mampu menurunkan kadar lemak dalam darah. Penggunaan daun jati belanda dalam pakan broiler ditujukan untuk menurunkan kadar lemak daging ayam broiler. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (tanpa menggunakan tepung daun jati belanda dalam pakan), P1 (menggunakan tepung daun jati belanda sebesar 5 g/kg pakan), P2 (menggunakan tepung daun jati belanda sebesar 10 g/kg pakan), P3 (menggunakan tepung daun jati belanda sebesar 15 g/kg pakan), dan P4 (menggunakan tepung daun jati belanda sebesar 20 g/kg pakan). Parameter yang diukur meliputi kadar lemak, kolesterol dan protein daging. Data yang didapat dianalisa menggunakan ANOVA dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada penurunan kolesterol daging dan lemak daging broiler yang diberi perlakuan tepung daun jati belanda secara nyata. Kandungan protein juga tidak berbeda secara nyata. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung daun jati belanda pada konsentrasi 5 g/kg pakan; 10 g/kg pakan ; 15 g/kg pakan; dan 20 g/kg pakan belum mampu menurunkan secara nyata kolesterol daging dan lemak daging serta belum mampu menaikkan kandungan protein daging broiler.
ANALISIS GAYA BELAJAR SISWA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN
Tety Nur Cholifah
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.273
Artikel ini mengkaji tentang gaya belajar siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dari beberapa hasil penelitian yang dikaji menyatakan bahwa gaya belajar kurang berpengaruh dalam pencapian hasil belajar siswa di sekolah tetapi dari penelitian juga dijelaskan bahwa gaya belajar sangat perlu dikaji secara mendalam oleh guru karena dapat dijadikan acuan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Tujuannya gaya belajar perlu dikaji secara mendalam yaitu agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah, serta dapat digunakan dalam pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Guru sangat berperan penting dalam proses pembelajaran disekolah, jadi sangat diperlukannya guru yang berkualitas untuk memperbaiki kualitas pembelajaran sekarang ini. Peran menjadi seorang guru harus dikembangkan agar dapat menjadi guru yang professional atau berkualitas.
PENGEMBANGAN PHYSICS WORLD ADVENTURE BERBASIS GAME EDUKASI
Handi Darmawan;
Nawawi Nawawi;
Guido Famula
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.287
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui hasil penilaian ahli terhadap Physics World Adventure berbasis game edukasi berdasarkan ahli materi dan media. (2) mengetahui respon siswa terhadap Physics World Adventure berbasis game edukasi. (3) mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan Physics World Adventure berbasis game edukasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall yang digunakan telah dimodifikasi untuk disesuaikan dengan pengembangan yang akan dilakukan. Berdasarkan hasil uji coba produk game edukasi Physics World Adventure terhadap siswa, secara garis besar siswa memberikan tanggapan yang baik setelah memainkan game edukasi Physics World Adventure dengan memperoleh skor rata-rata 81,40% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan berdasarkan hasil belajar siswa setelah menggunakan game edukasi Physics World Adventure pada uji coba produk, diketahui bahwa presentase siswa yang tuntas sebesar 57,15 % dan siswa yang belum tuntas sebesar 42,85 %. Berdasarkan penilain ahli media memperoleh skor sebesar 2,92 yang masuk dalam kategori layak dan penilaian ahli materi memperoleh skor rata-rata sebesar 1,89 dengan kriteria cukup layak.
PENGEMBANGAN LEMBARAN KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM SOLVING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK SMA
Gita Noveri Eza;
Zulyusri Zulyusri;
Ernie Novriyanti
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.283
Tujuan penelitian adalah menghasilkan LKS berbasis problem solving pada materi sistem ekskresi manusia, mengetahui validitas, praktikalitas, serta mengetahui respon guru/siswa terhadap LKS yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model 4–D yang telah dimodifikasi, yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Subjek uji coba LKS adalah 3 orang guru dan 20 orang siswa SMAN 1 Solok kelas XI IA 1. Data penelitian adalah data primer yang terdiri dari validitas, praktikalitas, dan respon guru/siswa. Data dianalisis dengan analisis deskriptif berupa persentase.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GUIDED INQUIRY MODEL MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAP DITINJAU DARI KEMAMPUAN MOTIVASI BELAJAR
Eka Trisianawati
Indonesian Journal of Natural Science Education Vol 1, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/nse.v1i2.286
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model Guided Inquiry (GI) menggunakan Mind Map (MM) perbedaan prestasi belajar antara motivasi tinggi dan rendah, dan interaksinya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling karena hanya terdiri dari satu kelas yaitu kelas A Pagi yang terdiri dari 30 mahasiswa. Teknik tes digunakan untuk mengumpulkan data prestasi belajar aspek kognitif. Teknik non tes, berupa angket untuk data motivasi dan aspek afektif dan lembar observasi untuk aspek afektif dan aspek psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan bantuan software SPSS 18. Hasil penelitian didapatkan bahwa;(1) ada perbedaan prestasi belajar antara pembelajaran model GI menggunakan MM pada aspek kognitif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotor dan afektif; (2) ada perbedaan prestasi belajar antara mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi dan rendah pada aspek kognitif dan afektif dan tidak ada perbedaan pada aspek psikomotorik; (3) ada interaksi antara pembelajaran model GI menggunakan MM dengan motivasi terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi pada prestasi belajar afektif dan psikomotor.