cover
Contact Name
Apriani Safitiri
Contact Email
jurnalpendidikan.pengajaran@gmail.com
Phone
+6282291579230
Journal Mail Official
cerdas.jpp@umkendari.ac.id
Editorial Address
https://lp3m-umkendari.ac.id/index.php/jpp/about/editorialTeam
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP)
ISSN : 27753972     EISSN : 27752313     DOI : 10.51454
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) merupakan jurnal publikasi berbasis online dan printed yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Kendari. Artikel yang diterima di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian dan review artikel maupun buku. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) dikhususkan untuk publikasi Skripsi mahasiswa, baik internal maupun eksternal FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari. Artikel yang diterima di Jurnal ini mencakup lingkup: Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Administrasi Pendidikan, Pendidikan Teknologi Informasi, dan Pendidikan Masyarakat atau PNF. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JPP) menerbitkan 3 edisi dalam satu tahun. Januari, Mei dan September
Articles 51 Documents
Students’ Perception of The Implementation of Blended Learning at Junior High School Dyah Djuwita; Rahmat Nasrullah; Faridawati Faridawati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.469

Abstract

This study aims to determine how students perceive the use of WhatsApp to support blended learning at SMPN 1 Motui. This study aims to determine how students perceive the use of WhatsApp to support blended learning at SMPN 1 Motui. The design in this research is descriptive qualitative using a questionnaire and interview instruments. In collecting data through questionnaires the researcher used a questionnaire sheet with two yes/no scales which were distributed to all students in one class and interviewed 6 students. The subjects in this study were 23 students of class IX. The results of the questionnaire showed that students gave a positive perception of the use of WhatsApp as a learning medium. They feel comfortable learning by using WhatsApp media in the learning process. The results of the interview revealed that teachers use WhatsApp to send learning materials in the form of document files, while students send assignments in the form of files, text and picture and students fill out the attendance list. However, there are also challenges in using WhatsApp including unstable network connections, limited internet quota and not having a mobile phone. This study also revealed that using WhatsApp can provide convenience for students including: 1) students can learn remotely anywhere and anytime, 2) can convey/receive information on learning materials, 3) easily send assignments, 4) can easily interact with teachers or classmates, 5) can increase positive attitudes and student learning outcomes in class.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Siswa Wisda Wisda; Wa Rosida; Rahmawati M
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.478

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan kecerdasa emosional siswa, dengan menggambarkan dan mengkaji keadaan sebenarnya dari objek penelitian. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Setiap tahap proses analisis data dilakukan dengan tahapan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa  peran guru dalam meningkatkan kecerdasa emosional siswa di SMP Negeri 50 Konawe Selatan, yakni: 1) menyiapkan media pembelajaran sesuai dengan bahan/materi yang akan diajarkan, 2) menawarkan waktu luang bagi siswa untuk bertanya atau mendiskusikan pelajaran yang dipelajari, 3) melakukan pembelajaran tambahan di luar jam belajar bagi setiap siswa yang masih belum memahami materi pelajaran yang diajarkan dan menjelaskan langkah-langkah yang mudah diingat untuk mengatasi suatu masalah dalam menyelesikan tugas, 4) menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan mengadopsi metode pembelajaran yang menarik dan media yang sesuai dengan topik materi, 5) memberikan inspirasi kepada siswa dengan memberikan pujian atas keberhasilan dalam belajarnya, dan memberi penghargaan atas prestasi yang dicapai, 6) memberikan contoh positif berupa kedisiplinan, kesopanan, dan keramahan kepada siswa dan memperlakukan semua siswa secara setara, bersikap adil dan tegas terhadap setiap siswa yang mengganggu proses pembelajaran.
Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Firman Firman; Halima Halima; Arfin Arfin
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komite sekolah dalam peningkatan mutu sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif model deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan informan komite sekolah dengan jumlah 9 orang, kepala sekolah dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara serta dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: peran komite sekolah dalam peningkatan mutu sekolah di SMP Negeri Satap 4 Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara yaitu: (1) berkoordinasi dan bekerjasama, (2) ikut terlibat dalam pembuatan program dan pelaksanaan program di sekolah, (3) berpartisipasi dan mengawasi dana keuangan sekolah, dan (4) membantu menampung.
Analysis of the Implementation of Project-Based Learning Method During the Pandemic Covid-19 Siska Siska; Tri Indah Rusli; Nur Rizky Alfiani Syuaib
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.480

Abstract

This study was conducted to describe the teacher’s process of teaching English by implementing project-based learning method during the pandemic covid-19 by using Whatsapp. This study use qualitative design and the data collection techniques used observation sheet, and interview. The data analysis uses Miles Huberman and Saldana concept and the participant of this study only one teacher who teaches in the 7th grade at SMPS Kartika XX-6 Kendari. The results showed that based on the project-based learning steps in the 2013 curriculum, the teacher only applies 4 steps such as: 1) creating a set schedule means the teacher determines the time when student projects must be collected. 2) monitoring student projects because learning is done online, so teachers involve parents in monitoring students during the learning process and completing projects, 3) assessing student's outcomes, the teacher assigns a value to the student project according to the scoring rubric created, 4) evaluating students' experiences, the teacher provides feedback to students so they can correct the mistakes they made. The teacher gives a project in the form of a video regarding conversations about greetings, self-introductions and talking about daily activities with the aim that students get used to speaking in English. Project work is carried out individually by students due to the online learning process as a result of the covid-19 pandemic which was submitted by using WhatsApp.
Dampak Media Sosial Facebook Terhadap Keberhasilan Belajar Siswa Yeko Anggraeni; Kabiba Kabiba; Muhammad Alamsah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i2.492

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menganalisis akibat media sosial facebook tehadap keberhasilan belajar peserta didik Kelas XI SMA Negara 4 Raha Kab. Muna. Tipe riset ini merupakan deskriptif kualitatif yang menggambarkan serta mengkaji keadaan nyata objek riset bersumber pada informasi–informasi otentik yang dikumpulka. Ada pula subjek riset terdiri dari kepala sekolah, 5 orang guru serta 15 orang siswa. Metode pengumpulan informasi dengan memakai observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil riset ini menemukan bahwa akibat media sosial facebook tehadap keberhasilan belajar siswa kelas XI SMA Negeri 4 Raha Kab. Muna yakni siswa mengakses facebook pada jam pelajaran sekolah berlangsung, ini bisa mempengaruhi energi kosentrasi serta mengusik jam belajar siswa menurun, sehingga keberhasilan belajar siswa juga menurun dan membuat siswa kurang bersosialisasi terhadap area disekitar, menyebabkan pergaulan lebih leluasa, malas masuk kelas serta menggangu kesehatan mata, sebaliknya akibat positif yakni siswa dapat memperoleh sahabat banyak serta lebih gampang memperoleh data tertentu.
Examining Student’s Motivation in Using Google Classroom Out of Class Language Learning Activities Asmawati Asma; Nur Rizky Alfiani Syuaib; Syenja Aradhanawaty
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : LP3M UMKendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i3.476

Abstract

This study aims to determine the motivation of students to use google classroom in the process of learning English. This research was conducted at SMP Negeri 1 Sampara, Konawe Regency. To answer the research questions, questionnaires were administered to 27 research subjects and interviews were conducted with 6 students. This research design uses qualitative methods with data collection using questionnaires and interviews. The findings are categorized into 4 aspects: 1) desire and interest in learning; 2) encouragement in the learning process; 3) self-respect and respect during learning activities; 4) achievement in learning. The results show that the development of technology-based learning media such as the google classroom application has its own challenges for teachers, in managing applications, design and learning strategies. The use of google classroom as a learning medium has a positive effect on increasing student motivation. In this context, the teaching and learning process can generate desire, interest, motivation and teaching and learning, besides that Google Classroom can also help students to facilitate understanding of the subject matter.
The Teacher Belief in The Classroom Management During Pandemic Covid 19 at SMPN 2 Kulisusu Ratni Ratni; Tri Indah Rusli; Isna Humairah
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : LP3M UMKendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i3.481

Abstract

The pandemic is changing all the ways of teaching where face-to-face meetings are turning online. All of these changes also affect the way teachers manage their classrooms. This study aims to determine teachers' beliefs in classroom management. This research is a qualitative research. The subject of this research is an English teacher at SMPN 2 Kulisusu. Research data collection uses 2 ways, namely observation and interviews. Data analysis in this study is based on the theory of Miles, Huberman & Saldana which applies 3 stages in analyzing data, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on data from observations and interviews, this study found that teacher belief in classroom management was obtained from teaching experience, experience participating in training outside of school, and student activities in class. Of all the factors that most dominantly influence teachers' beliefs is experience in teaching.
Analisis Respon terhadap Penggunaan Google Form sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran Nuku Arjiman; Hendra Nelva Saputra; Asrul Asrul
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : LP3M UMKendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i3.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon positif guru terhadap penggunaan google form sebagai alat evaluasi pembelajaran pada kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kendari, Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hadirnya aplikasi google form sebagai alat evaluasi pembelajaran terkhusunya pada masa pandemi covid-19 yang sedang terjadi saat ini memiliki respon positif dari 14 guru mata pelajaran yang di buktikan dengan nilai persentase respon guru sebesar 84,86%. Hadirnya google form sebagai salah satu alat evaluasi pembelajaran dapat dikatakan banyak membantu tenaga pengajar dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran terutama dalam masa pendemi covid-19 sekarang ini, dikarenakan aplikasi google form merupakan aplikasi yang mudah digunakan serta memiliki tampilan yang interaktif yang mempermudah tenaga pengajar dalam hal ini guru mata pelajaran dalam mengoprasikannya dengan mudah mulai dari tahap perancangan soal sampai dengan tahap pelaksanaan/implementasi.
EFL Student's Perception On Whatsapp Use For Learning English At Junior High School Leli Endistira; Citra Prasiska Puspita Tohamba; Faridawati Faridawati
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : LP3M UMKendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i3.513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa dalam menggunakan WhatsApp sebagai media pembelajaran bahasa Inggris pada siswa kelas VII-2 di SMPN 1 Wundulako Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara.  Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Wundulako pada bulan Oktober 2021. Untuk menjawab pertanyaan penelitian digunakan desain penelitian kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII-2.  Data diperoleh dengan melakukan wawancara yang di dasarkan oleh 5 aspek yang di adaptasi oleh teori Rubin & Chisnell (2008), yaitu learnability, efficiency, memorability, error dan satisfaction. Hasil penelitian menunjukkan kecenderungan ke persepsi positif di aspek learnability, efficiency, memorability dan satisfaction. Sebagian besar siswa EFL merasa senang karena belajar bahasa Inggris melalui WhatsApp mudah karena dapat belajar dimana saja dan kapan saja. Melalui fitur-fiturnya, WhatsApp memudahkan komunikasi dan meningkatkan interaksi dengan guru atau teman sekelas, meningkatkan sikap positif siswa, meningkatkan hasil belajar siswa di kelas, siswa menjadi lebih aktif, lebih fasih berbahasa Inggris dan dapat mengetahui kosakata bahasa Inggris baru.
Manajemen Sekolah dan Kontribusinya dalam Mempertahankan Akreditasi A Novia Puspita Ranti; Apriani Safitri; Nurzaima Nurzaima
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 3 No 3 (2022): September 2022
Publisher : LP3M UMKendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jpp.v3i3.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi manajemen sekolah dalam mempertahankan akreditasi A. Jenis penelitian yang digunakan adalah destkriptif-kualitatif. Dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, komite sekolah, 7 orang guru dan tenaga kependidikan. Tehnik pengumpulan data menggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen sekolah sangat berkontribusi pada upaya mempertahankan akreditasi A di SMA Negeri 03 Bombana, hal ini dapat dideskripsikan melalui: 1) manajemen tenaga pendidik dan kependidikan dengan peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui penguatan MGMP, PPG, lokakarya, seminar, peningkatan kualifikasi pendidikan dan sebagainya; 2) manajemen kurikulum dilakukan melalui pengembangan kurikulum secara integral dalam konteks manajemen berbasis sekolah; 3) manajemen kesiswaan melalui pengembangan kompetensi siswa dalam proses pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler; 4) manajemen keuangan dengan pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien serta akuntabel dalam pengelolaan dana pendidikan; 5) manajemen sarana dan prasarana melalui inventarisasi sarana dan prasarana yang layak dan tidak layak pakai untuk diperbaiki sehingga dapat menunjang kualitas penyelenggaraan pendidikan; 6) manajemen hubungan masyarakat dijalankan dengan sangat baik sehingga mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan SMA Negeri 03 Bombana.