cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOLTO ULTRA SEKALI BILAS DI KOTA MATARAM Baiq Herdina Septika
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 3 No. 3 (2017): September 2017
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Green marketing adalah konsep strategi pemasaran produk oleh produsen bagi kebutuhan konsumen yang peduli lingkungan hidup. Molto ultra sekali bilas adalah produk pelembut dan pengharum pakaian dari PT Unilever Indonesia Tbk. Molto ultra sekali bilas diciptakan dengan tujuan untuk membantu dunia mengurangi penggunaan air. Tanpa harus membilas berkali-kali setelah memakai deterjen, hanya dengan menuangkan varian ini, para ibu hanya butuh membilas satu kali saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Green Marketing keputusan pembeliaan Molto Ultra Sekali Bilas Di Kota Mataram. Instrumen penelitian adalah kuisioner yang diukur dengan menggunakan skala likert. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang konsumen molto ultra sekali bilas di Wilayah Kota Mataram. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS Versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green marketing memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian molto ultra sekali bilas di Kota Mataram.
WANITA DAN KESUNYIAN DALAM PENCIPTAAN SENI LUKIS Laili Fitriani; Lalu Aswandi Mahroni G
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wanita dalam kehidupannya memiliki keunikan dalamberbagai apapun. khususnya masalah sikap, sehingga kesunyian menjadi pilihan yang tepat dalam penggambaran semua karakter penulis dalam menciptakan keseluruhan seni lukis. Kesunyian dimaknai sebagai upaya pembelajaran diri terhadap semua hal dalam wilayahminoritas penulis berkecimpung dengan mayoritas dunia manusia. Rasa yang kemudian penulis ejawantahkan dalam ekspresi goresan kuas di setiap bentuk renungan sebagai pribadi seorang wanita. Ekspresi yang muncul begitu saja diabadikan dalam karya seni lukisyang mencakup pemahaman sikap terhadap bentuk renungan seorang wanita. Penulis menyajikan karya lukis yang bertemakan Wanita dan Kesunyian dengan kecendrungan pendekatan teknik realis melalui bentuk dan figur seluruhnya adalah wanita.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGASEBAGAI MEDIA BUDIDAYA UNTUK MENINGKATKANPRODUKTIVITASCACING TANAHEisenia fetida Mashur
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah rumah tangga merupakan sampah terbesar dalam produksi sampah di Nusa Tenggara Barat. Untuk itu diperlukan upaya dan kesadaran pemanfaatan dan pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di setiap lingkungan masyarakat sehingga kualitas kesehatan dan lingkungan dapat ditingkatkan serta sampah dapat menjadi sumberdaya yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai media budidaya cacing tanah Eisenia foetida. Untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai media budidaya untuk meningkatkan produktivitas cacing tanahEisenia foetida telah dilakukan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dengan lima ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan sampah organik rumah tangga berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap produktivitas cacing tanahEisenia foetida. Campuran 50% (sampah organik rumah tangga+feses sapi) merupakan media terbaik untuk menghasilkan kokon terbanyak 318,3 butir/kotak sarang, sedangkan campuran 50% (sampah organik rumah tangga+feses kuda) merupakan media terbaik untuk menghasilkan biomassa terbanyak 958,3ekor dengan bobot 51,8 g/kotak sarang. Simpulannya sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan sebagai media untuk meningkatkan produktivitas cacing tanahEinesia foetidaapabila dicampur feses sapi dan feses kuda.
PEMBELAJARAN INOVATIF MAHARAH ISTIMA’ DI JURUSAN BAHASA ARAB (PBA) INSTITUT AGAMA ISLAM (IAI) QAMARUL HUDA BAGU NTB Muhamad Rozi Iskandar
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Inovatif adalah pembelajaran baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya baik berupa gagasan, metode, atau alat. Artinya pembelaaran inovatif itu adalah menghadirkan sesuatu yang baru yang berbeda dari apa yang ada sebelumnya baik berupa gagasan, metode atau alat. Dalam pembelajaran Maharah istima’, pembelajaran inovatif itu dapat dipahami sebagai upaya untuk menghadirkan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan, metode, media yang terbarukan di setiap pembelajaran. Di jurusan bahasa Arab matakuliah maharah istima’ di ajarakan pada mata kuliah Istima’ satu dan dua. Pembelajaran inovatif sangat diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang kodusif disetiap pertemuan. Artikel ini akan membahas tentang pembelaaran inovatif maharoh istima’ di Jurusan PBA IAI Qamarul Huda Bagu NTB.
MOTIVASI KERJA MEMBERIKAN PENGARUH KUAT TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT BIOMEDIKA MATARAM M Karjono
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja tenaga perawat sangat penting diperhatikan di Rumah Sakit Biomedika agar mereka dapat bekerja semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan rumah sakit. Motivasi dan pengalaman kerja perawat merupakan sebagian faktor yang dapat mempengaruhi kinerja dalam mengembangkan dan meningkatkan profesionalisme perawat dalam pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dan lama kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Biomedika Mataram. Penelitian ini adalah observasional analitik yang bersifat crossectional. Sampel penelitian berjumlah 46 orangdengan tekniksensus.Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Biomedika Mataram padabulanJuli 2014.Variabel independenmotivasi kerja dan lama kerjadan variabel dependenkinerja perawat. Instrumen pengumpulan menggunakan kuisioner dengan uji statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan motivasi kerja perawat sebagian besar dalam kategori tinggi sebanyak 39 orang (84,8%), lamakerja sebagian besar dalamkategori lama sebanyak 36 orang (78,3%), kinerja perawat sebagian besar dalam kategori baik sebanyak 39 orang (84,8%). Uji Spearman Rankdiperoleh nilai Spearman Rho= 0,663 (hubungan kuat) denganp =0,000 maka ada hubungan yang signifikan antara motivasikerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Biomedika Mataram.Diharapkan kepada Rumah Sakit Biomedikaagar hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam rangka menentukan kebijakan rumah sakit guna meningkatkan kinerja tenaga perawat.
KECEMASAN DAN DUKUNGAN KELUARGA BERHUBUNGAN DENGAN CARA PEMILIHANPERSALINAN DI RSAD WIRA BHAKTI MATARAM TAHUN 2018 Hermawati
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Giving birth in Army Hospital (RSAD) of Mataram in 2016 from 1206 number of deliveries, giving birth by Section Caesarea achieved 566 (46.93%). Some of giving birth by Section Caesarea is not a must medically. Result of study by Basalamah and Galuardi found most of mothers said that there is anxiety pain when delivered for first giving birth (primigravida) second or third and so forth. Mother who chose giving birth by Section Caesarea got support from her husband because he does pity to see his wife got pain when giving birth. Interview toward 6 husbands when he accompanied her wife control, all of them support their wives giving birth by Section. This study aimed to know the relationship between anxiety and family’s support toward choosing of giving birth method at RSAD Wirabhakti of Mataram in 2018. This study is observational analytic by cross sectional. Population of the study is all delivery mothers from January up to October 2018 in the amount of 999 respondents. There are 91 respondents taken as samples by accidental sampling technique. Statistic test by Chi Square test. Result of the study showed by Chi Square test got p value = 0.000 < α 0.05. It meant there was a significant relationship between anxiety and pain toward choosing of giving birth method at RSAD Wirabhakti of Mataram in 2018.Data analyzed by Chi Square test gotp value 0.000 < α 0.05. It meant that there was a significant relationship between family’s support and choosing of giving birth method at RSAD Wirabhakti of Mataram in 2018. Family’s support gave affect 30.15 bigger to choose giving birth method by Section Caesarea than normal delivery at RSAD Wirabhakti of Mataram in 2018. Based on the conclusion, it is suggested to the Head of RSAD Wirabhakti of Mataram to design intensive program to delivery mothers to intervention anxiety and family’s support in choosing normal giving birth method so that it can be a guideline for attendant at delivery room in giving motivation to delivery mothers and families in choosing normal giving birth method.
KAJIANPENGARUH KUALITASSUNGAITERHADAPKONDISISOSIAL&EKONOMI MASYARAKATDIBANTARANSUNGAI JANGKOK Eliza Ruwaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi sosial dan ekonomi masyakat bantara nsungai diamati berdasarkan beberapa parameter yaitu tingkat pendapatan, tingkat pendidikan,ukurankeluarga, fasilitas pengelolaan sampah dan fasilitas sanitasi. Pengambilan parameter tersebut juga dikorelasikan dengan potensi pencemar terhadap parameter Total Coliform yang dihasilkan dari pemantauan kualitasair permukaan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram.Dari sisi pendapatan masyakarat bantaran sungai memiliki pendapatan kurangdari Rp. 500.000/bulan (44,7%) berada dibawah standar garis kemiskinan yang ditetapkan oleh Bank Dunia ($1,9/hari).Tingkat pendidikan masyakarak di bantaran Sungai Jangkok didominasi oleh pendidikan Dasar-Menengah (SD-SMP) sebesar 57,6% dari total responden sedangkan ukuran keluarga yang dimilik ioleh masyarakat bantaran sungai lebihdari 6 orang per rumah(67,3%).Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh masyakarat bantaran sungai cukup terbantu dengan keberadaan motor tosa yang merupakan program pemerintah namun demikian masih ada sebagian masyarakat yang membuang langsung sampahnya ke sungai (17%). Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan parameter Total Coliform di Sungai Jangkok adalah pembuangan limbah kegiatan MCK masyarakat bantaran sungai, dimana sekitar 21,7%masyarakat bantaran Sungai Jangkok masih melakukan pembuangan limbah kegiatan MCK langsung ke Sungai Jangkok. Dari hasil analisa statistik menggunakan SPSS terlihat bahwa variable hasil pemantauan E-Coli dipengaruhi secara signifikan oleh variable fasiltas MCK dengan nilai Pearson Correlation 0,245. Perlu kembali membangun kerjasama antar semua pemangku kepentingan dengan mengacu pada beberapa prinsip kerjasamaya itu pembagian peran, komitmen, regulasi, inovasi dan ekonomi kreatif. Implementasi terhadap prinsip tersebut akan menghasilkan kerjasama yang berkelanjutan menuju sungai sehat dan bersih (lestari). Keberlangsungan dari multistakeholder model serta efektifitasnya sangat bergantung pada beberapa hal yaitu antara lain 1) Berbagi peran (role sharing): setiap pemangku kepentingan harus diberikan perandan tanggung jawab sesuai dengan proporsi dan kesepakatan bersama, 2) Komitmen (commitment): setiap pemangku kepentingan harus memiliki komitmen yang tinggi untuk melaksanakan peran dantanggung jawab yang telah disepakati bersama, 3) Regulasi yang jelas (punishandreward):perlu disiapkanperaturanyang jelas untukmengatur peran berbagai pemangkukepentinganselainpenerapan sistempunishandreward, 4) Inovasi dan ekonomi kreatif (innovationand creative economic): inovasi program yangmengarah pada pengembangan ekonomi kreatif perlu dilakukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, 5) Wilayah Tematik (thematic area):wilayah sungai perlu di segmentasi untukmemberikanciri khas dari setiap area misalnya memberikan ciri khas untuk wilayah hulu, tengah dan hilirsehingga program inovasi juga mengarah ke wilayah tematik yang telah ditetapkan.
KAJIAN PENGEMBANGAN PERMUKIMAN BARU DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Teddy Hartawan
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumahan dan Permukiman merupakan salah satu kebutuhandasar manusia dalam rangka peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Permasalahan yang dihadapi sesungguhnya tidak terlepas dari aspek yang berkembang dalam dinamika kehidupan masyarakat maupun kebijakan pemerintah dalam mengelola persoalan yang ada. Dalam mengatasi permasalahan perumahan dan permukiman, setiap prosesnya dilaksanakan secara bertahap yakni melalui tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan,pemeliharaan, dan pengembangan. Adapun tujuanyang ingin dicapai melalui penelitian ini yaitu untuk melakukan proses penyusunan Kajian Kelayakan Pengembangan Permukiman Baru substansi serta penggunaannya termasuk identifikasi Kawasan yang memiliki potensi untukdikembangkan sebagai Kawasan permukiman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yang menjabaran kondisi fisik wilayah perencanaan, kebijakan pembangunan perumahan dan permukiman daerah Kabupaten Lombok Tengah berdasarkan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ada saat ini, serta analisis fisik dan analisis demografi di wilayah penelitian; Kebijakan pengembangan kawasan permukiman sesuai dengan arahan Peraturan Derah Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan untuk ketentuan umum peraturan zonasi untuk Kawasan Permukiman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 huruf g Peraturan Derah Nomor 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lombok Tengah. Sedangkan Keberlangsungan dari multistakeholder model serta efektifitasnya sangat bergantungpadabeberapa hal yaituantara lain: Berbagi peran (role sharing),Komitmen (commitment), Regulasi yang jelas (punishand reward), Inovasi dan ekonomi kreatif (innovation and creative economic),Wilayah Tematik(thematic area). Dari hasil analisis serta kajian terkait dengan kebijakan pengembangan kawasan perumahan dan permukiman di wilayah Kabupaten Lombok Tengah, maka pengembangan kawasan perumahan dan permukiman dimasa yang akan datang diarahkan sebagai berikut: a) Pengembangan dilakukan mengikuti arahan dari hasil analisis kemampuan lahan, b). Pengembangan dilakukan dengan memperhatikan distribusi penduduk di wilayah perencanaan, c) Pengembangan perumahan dan permukiman harus sejalan dengan kebijakan perencanaan terkait seperti Rencana Tata Ruang Wilayah dan dokumen teknis lainnya, d) Untuk kawasan yang saat ini telah dalam proses pembangunan terkait dengan kebijakan pemerintah Kabupaten, Provinsi, maupun Pusat, dapat diakomodir sepanjang memiliki dokumen teknis pembangunan yang sahih.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN FREKUENSI ANTENATAL CARE PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEDAU TAHUN 2017 Astin Huriani; Una Zaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The indicator used to monitor maternal and neonatal health programs is the percentage of pregnant women who perform at least four visits during pregnancy, Visits of Puskesmas Sedau in 2016 reached 1,201pregnant women or about 93.97% of the projected pregnant women in Sedau Community Health Center Amounting to 1,278 pregnant women. While the target K1 is 95%. So the achievement of K1 does not reach the specified target. For the achievement of K4 Sedau Puskesmas only reached 1266 pregnant women or about 88.11% of the target 90%. This means that K4 in the working area of Sedau Puskesmas still has not reached the target.This research is aimed to find out the correlation between maternal education level and husband support with ANC frequencyamongpostpartum mothers in Sedau Puskesmas working area in 2017.This research is an observational analytic research with cross sectional data retrieval time.The population in this study is the number of postpartum target recorded in the working area of Sedau Puskesmas 2016 that is as many as 1299 people and the number of samples as 94 people taken by Quota sampling.Statistical Test with Contingency Coefficient obtained p = 0,000 <α 0.05 (Significant), it means there is a relationship between the Education Level of respondents with the frequency of ANC in the work area Sedau Puskesmas 2017. Coefficient 0.658, means closeness of the relationship between the Education Level respondents with frequency ANC includes ENOUGH / MEDIUM with POSITIVE direction.Test Result Statistic with Contingency Coefficient obtained p value = 0,000 <α 0,05 (Significant), it means there is relation between Family Support of respondent with frequency of ANC in work area of Sedau Puskesmas 2017. Coefficient value 0,593, mean closeness relation between Family support of respondent with ANC frequencies include ENOUGH / MEDIUM with POSITIVE direction
PREVALENSI KOKSIDIOSIS PADA AYAM BROILER DI KECAMATAN NARMADA NUSA TENGGARA BARAT Alfiana Laili Dwi Agustin; Novarina Sulsia Ista’In Ningtyas
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 6 No. 2 (2020): Juni 2020
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koksidiosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Eimeria Sp dan memberikan dampak cukup besar pada perokonomian di sektor peternakan unggas. Prevalensi koksidiosis di Indonesia cukup beragam, Prevalensi yang cukup tinggi tersebut terjadi karena Indonesia memiliki iklim tropis dengan tingkat kelembapan yang culup tinggi sehingga mendukung perkembangan dari parasit, Masalah infeksi Eimeria ini juga dirasakan oleh peternak mandiri di daerah kecamatn Narmada, Nusa Tenggara Barat. sejumlah 8 sampel diambil dari ayam yang menunjukan gejala klinis terinfeksi koksidia, yakni diare berdarah.Sampel diambil secara aseptis, kemudian dibawa ke Laboratorium Equine Clinical Skills Centre Universitas Pendidikan Mandalika. Sampel yang sudah ada di laboratorium diperiksa menggunakan metode sedimen, natif dan apung. Hasil pemeriksaan terhadap 8 sampel ayam yang diperiksa ditemukan sejumlah 5 sampel positif terinfeksi Eimeria sp. Berdasarkan hasil perhitungan prevalensi diperoleh hasil sebesar 52,5%.