cover
Contact Name
I Gde Dharma Atmaja
Contact Email
sangkareangmataram@gmail.com
Phone
+62818361014
Journal Mail Official
sangkareangmataram@gmail.com
Editorial Address
Jl Pemuda No. 59A, Dasan Agung Baru, Mataram
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram
Published by Sangkareang Mataram
ISSN : 23559292     EISSN : 27752127     DOI : -
Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram merupakan jurnal resmi yang memuat artikel ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan (bunga rampai) seperti Kesehatan, Kedokteran Hewan, Seni, Teknologi, Teknik, Ekonomi, Kehutanan, Kependidikan dan lain sebagainya
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 402 Documents
SOLUSI PERSAMAAN DIRAC DENGAN PSEUDOSPIN SIMETRI UNTUK POTENSIAL SCARF TRIGONOMETRIK PLUS COULOMB LIKE TENSOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE POLYNOMIAL ROMANOVSKI Alpiana Hidayatulloh
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan energi dari persamaan Dirac untuk potensial Scarf Hiperbolik plus potensial tensor tipe coulomb untuk kasus pseudo spin symetri dengan menggunakan metode Polynomial Romanovski . Penyelesaian persamaan Dirac dengan Polynomial Romanovski dilakukan dengan cara mereduksi persamaan differensial orde dua menjadi persamaan differensial tipe Hipergeometri melalui substitusi variabel dan fungsi gelombang yang sesuai. Dengan membandingkan persamaan differensial orde dua tipe Hipergeometri dengan persamaan differensial standar untuk Polynomial Romanovski diperoleh persamaan energi relativistik. Fungsi gelombang relativistik diperoleh dari fungsi bobot dan dinyatakan dalam bentuk polynomial romanovski. Karena hasil energinya tidak bisa diselesaikan secara analitik, maka energi relativistik diperoleh dengan metode numerik menggunakan Matlab 2011. Dan untuk kasus pseudospin symetri diperoleh energi yang selalu negatif.
THE EFFECT OF VIRGIN COCONUT OIL WASTE IN THE DIET OF BROILER CHICKEN ON THE MICROSTRUCTURAL OF MUSCLE AND DIGESTIVE ORGANS Dina Oktaviana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The experiment was conducted to examine the effect of Virgin Coconut Oil (VCO) microstructural of digestive organs of broiler. One hundred and twenty five of broiler were divided into 5 treatments such as R-O (basal diet), R-0.5 (0.5% VCO waste), R-1.0 (1.0% VCO waste), R-1.5 (1.5% VCO waste) and R-2.0 (2.0% VCO waste). Each treatments consisted of 5 replication with 5 head experiment the birds. The birds were raised for 5 weeks. The data was analyzed by using Completely Randomized Design (CRD) with one way analysis. The difference among treatments were tested using Duncan’s new Multiple Range Test (DMRT). The statistical analysis result showed that the addition of VCO waste at level of 2.0 % did not affect muscle tissue, but influenced the changes of tissues of liver, kidney and proventiculus.
ESTETIKA PADA RITUAL PEMERAS DALAM PEMENTASAN WAYANG SASAK Sunardy Kasim
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritual pemeras merupakan salah satu ritual yang ada dalam tahapan pementasan wayang sasak. Dalam pelaksanaannya ritual pemeras memerlukan bahan-bahan sesaji tertentu, dimana bahan-bahan tersebut mengandung makna filosofi didalamnya. Dalam mengkaji nilai estetika pada ritual pemeras, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Teori yang digunakan adalah teori estetika dengan melihat dari keindaha subyektif dan keindahan obyektif. Dari hasil kajian dapat dijelaskan bahwa didalam ritula pemeras pada pementasan wayang sasak memiliki nilai estetika yang meliputi keindahan seni, alam, moral, dan intelektual.
PENGGUNAAN PROGRAM PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH PROFESSIONAL 8 PADA KERAJINAN KERAMIK UNTUK MENINGKATKAN DESAIN PRODUK Muhammad Sholahudin AL Ghofari
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to reveal differences of creativity level of products design of ceramic craft, between students who use the learning Macromedia Flash Professional 8 program and those who use the Microsoft Office Powerpoint program. This study was a quasi-experimental study. The dependent variable was the creativity of products design of ceramic craft of the sudents of craft. The independent variables were learning Macromedia Flash Professional 8 program and Microsoft Office Powerpoint program. The research design was quasi-experimental design. Research subjects were 22 students. The data collection instruments used were in the form of ceramic handicraft products assessment tests. The data were analyzed using analysis of independent Samples T-Test and Paired Samples T-Test, with at a significance level of 5% (α = 0.05). The results of this study indicate that, creativity of products design of ceramic craft who use the learning Macromedia Flash Professional 8 program is higher than that creativity of products design of ceramic craft who use the Microsoft Office Powerpoint program. Evidenced the are differences of creativity level of products design of ceramic craft of the Students of Craft who use the learning Macromedia Flash Professional 8 program, with the results of the analysis of Independent Samples T-Test and Paired Samples T-Test. The column Sig. shows the sig. (0.000) < α ( 0.05 ). Thus that, the use of learning Macromedia Flash Professional 8 can enhance the creativity of products design of ceramic craft of the students of craft.
TRADISI KAWIN CERAI PADA MASYARAKAT ADAT SUKU SASAK LOMBOK SERTA AKIBAT HUKUM YANG DITIMBULKANNYA Farida Ariany
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Kawin Cerai Pada Masyarakat Adat Suku Sasak Lombok merupakan adat suku sasak lombok serta akibat hukum yang ditimbulkannya, merupakana penelitian yuridis empiris. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Data primrr dikumpulkan melalui penelitian lapangan dengan menggunakan alat pengumpul data berupa wawancara, sedangkan data skunder pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dengan menggunakan alat pengumpul data berupa studi kasus. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tingkat Kawin Cerai Pada Masyarakat Adat Suku Sasak Lombok sangat tinggi, dari data yang masuk baik itu data perceraian yang di dapatkan penulis di Pengadilan Agama Kabupaten Lombok tengah hampir 75% merupakan kasus perceraian, dari berbabagai faktor penyebab kawin cerai antara lain : (a). Faktor kebudayaan, adanya tradisi merarik yaitu apabila seorang laki-laki ingin melakukan perkawinan maka perempuan yang mau diajak kawin harus dilarikan terlebih dahulu dan hal inimerupakan tindakan yang legal secara adat, dari data yang ada hampir 58% Perkawinan yang dilakukan di bawah tangan sehingga perkawinan mereka tidak di catatkan, adanya kawin musiman yaitu saat panen tiba banyak melakukan perkawinan tapi saat musim paceklik tiba banyak juga melakukan perceraian. (b). Tingkat tendidikan masyarakat yang sangat kurang, dari hasil penelitian masyarakat yang banyak melakukan perceraian adalah mereka-mereka yang pendidikannya rendah bahkan tidak pernah sekolah. (c). Tingkat kawin muda yang cukup tinggi jumlahnya, (d). Faktor agama yang mempermudah perceraian yaitu cukup dengan menyatakan keinginan bercerai oleh pihak si laki-laki kepada pihak si wanita maka jatuhlah talak mereka, (e). Faktor ekonomi masyarakat lombok banyak yang menjadi TKI keluar negeri sehingga isteri yang tak tahan menunggu kawin lagi dengan orang lain. Akibat perceraian akan sangat nyata terlihat baik itu terhadap anak yang ditinggalkan dari hasil perkawinan serta harta benda yang didapat selama perkawinan.
KAJIAN RDTR KOTA MATARAM TERHADAP PERATURAN ZONASI DI KOTA MATARAM Eliza Ruwaidah
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan Peraturan Zonasi Kabupaten/Kota yang meliputi ketentuan kegiatan dan penggunaan lahan serta intensitas pemanfaatan ruang. Objek penelitian ini adalah RDTR yang telah disusun sebelumnya, antara lain RDTR AMC, Sayang-sayang dan RDTR Kota Mataram 20 (kelurahan). Penyusunan RDTRK dengan pendekatan induksi didasarkan pada kajian yang menyeluruh, rinci, dan sistematik terhadap karakteristik pemanfaatan ruang dan persoalan pengendalian pemanfaatan ruang yang dihadapi suatu daerah. Analisa kesesuaian fisik wilayah dalam pelaksanaan rencana detail disesuaikan dengan perubahan dan perkembangan di lapangan dan mengacu pada Rencana Tata Ruang Kota terdahulu, agar rencana tersebut bersifat dinamis terhadap perkembangan yang terjadi dan memiliki prinsip dasar, serta berfungsi sebagai penunjang dan pengendali program-program pembangunan secara keseluruhan agar lebih berhasil guna dan berdaya guna. Adapun metode yang digunakan dalam melakukan analisa kesesuaian fisik wilayah adalah Super Impose dan Studi Kelayakan Lahan Kota (SKLK). Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam RDTR Kota Mataram sudah ada text zonasi namun penjelasan ketentuan tidak rinci sesuai dengan Permen PU 2-/2011. Karena dengan adanya penjelasan ketentuan secara rinci, ini akan membedakan tabel ITBX Kota Mataram dengan kota lainnya. Belum adanya penjelasan tentang materi optional untuk zonasi khusus yang nantinya akan memberi solusi bagi pengembangan area ruang kota dengan kebutuhan khusus juga perlu dipertimbangkan
POTENSI STRUKTUR DAN KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI PADA OBYEK WISATA ALAM AIR TERJUN BENANG KELAMBU DAN BENANG STOKEL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG GUNUNG RINJANI DUSUN PEMOTOH DESA AIK BERIK SEPAGE KECAMATAN BATU KLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Raden Roro Narwastu Dwi Rita; Yulia Ratnaningsih
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Rinjani protected forest area in the hamlet village of Aik Berik Pemotoh Sepage, Batu Kliang North Central Lombok regency are potential natural attractions that water falls benang kelambu and benang Stokel. Of forest areas in the villages Aik Berik has springs that most flows to Central Lombok and West Lombok, two waterfalls has beauty and the beauty and rich flora and fauna. Both these waterfalls make the village Aik Berik as a natural tourist destinations, this waterfall as there are only two in the world, namely in yarn nets and in Japan. The purpose of this study was to determine the potential of the type - the type of vegetation (names of types of vegetation, Values Important Type and index of species diversity in the area of nature Waterfall benang kelambu and Waterfall benangStokel. Types of data collected are primary and secondary data, vegetation data collection used for the analysis of vegetation and species diversity index line method terraced and species diversity index Krebs (1985), for inventory of wildlife using line transect and observation areas along the waterfall. From the analysis conducted vegetation index highest important value for the rate is dadap tree (Erythrina variegate) 57.3%, Lembokek (Ficus septic) 24.78%, Sonokeling (Dalbergia latifolia) 19.31% and Goak (Ficus fistula) 19 07%. To level the pole highest importance value index is Terep (Arthocarpus elasticus) 98.37%, Kepundung (Baccavre racemosa) 59.26%, Brother Bong-bong Lempinyu 17.36% and 15.28%. To saplings highest importance value index is Banana (Musa parasidiaca) 61.22%, Rotan (Daemonorops sp) 31.73%, 17.54% and brother Bongbong Coffee (Caffea sp) 15.18%. And for seedling highest importance value index is Kepundung (Baccavre racemosa) 39.65%, Rotan (Daemonorops sp) 38.92%, 32.47 Lempinyu and Coffee (Caffea sp) 23.53%. Value, biodiversity at the level of the tree (H) 2.902 can be categorized as high, .sedangkan for poles H '2, saplings H' 1,783 and for seedling H '1,895 species diversity is moderate.
PHYLOGENETIC ANALYSIS OF AQUILARIA AND GYRINOPS MEMBER BASED ON TRNL-TRNF GENE SEQUENCE OF CHLOROPLAST I Gde Adi Suryawan Wangiyana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 2 No. 4 (2016): Desember 2016
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aquilaria and Gyrinops are main agarwood producers that only could be distinguished based on their flower structure. Molecular characteristic analysis is needed to support morphological character for breeding and conservation purpose. Several molecular analyses were conducted based on similarity characteristic of Aquilaria and Gyrinops. However phylogenetic analysis of these genera was so few to support the polyphasic classification. The purpose of this study is to do phylogenetic analysis based on trnL-trnF sequence. Thirteen sequences of Aquilaria and six sequences of Gyrinops were downloaded from NCBI. ClustalX 2.1 program were used for multiple alignment of sequences. Three phylogenetic trees were reconstructed with MEGA 5.1 by different method including: Neighbor Joining, Minimum and Maximum Liklihood. Phydit program were used to construct similarity matrix between sequences. Based on phylogenetic analysis, all Aquilaria members were clustered in the same clade. All sister taxa also composed with Aquilaria member except for A.hirta. On the other hand, G.salicifora, G.Podocarpa and G.Ladermanii are the only Gyrinops members that form same clade. Other Gyrniops members were spread to different clade. It could be concluded that trnL-trnF sequence is a useful phylogenetic marker for Aquilaria although have several limited for Gyrinops. Moreover, based on phylogenetic analysis and similarity analysis it could be suggested that Aquilaria and Gyrinops sould not be separated into different genera.
EVALUASI KUALITAS TANAH PADA LAHAN BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA F.C. DI KECAMATAN KOPANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sad Kurniati Wanitaningsih; Wahyu Yuniati Nizar
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 1 No. 3 (2015): Desember 2015
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Tembakau merupakan salah satu komoditas andalan di Pulau Lombok, untuk itu diperlukan upaya untuk mempertahankan produktifitasnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengetahui kualitas tanah yang digunakan sebagai lahan budidaya Tembakau. Penelitian dilakukan dengan cara mengambil contoh tanah pada lahan budidaya Tembakau, lahan pertanaman tanaman tahunan dan lahan pekarangan yang kemudian dianalisis sifat kimia (pH, Corganik, Ntotal, Ptotal dan Ktotal), sifat fisika (porositas, berat volume dan kemantapan agregat), serta sifat biologi (respirasi mikrobia). Dari sifat-sifat tersebut dihitung indeks kualitas tanah pada masing-masing penggunaan lahan. Untuk mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan lahan terhadap sifat-sifat tanah dan indeks kualitas tanah dilakukan analisis ragam dengan taraf kepercayaan 5% dan bila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perbedaan penggunaan lahan berpengaruh nyata terhadap Corganik, N total, porositas, berat volume, kemantapan agregat dan respirasi mikroorganisma tanah. Perbedaan penggunaan lahan juga berpengaruh nyata terhadap kualitas tanah. Lahan yang digunakan untuk budidaya Tembakau memiliki kualitas tanah yang termasuk kategori rendah, sedangkan lahan yang digunakan untuk tanaman tahunan dan pekarangan memiliki kualitas tanah yang termasuk dalam kategori sedang. Sifat tanah yang mempunyai korelasi positif dengan kualitas tanah berturut turut adalah Corganik, respirasi mikroorganisma tanah, kandungan N total tanah, kemantapan agregat dan porositas tanah. Sedangkan berat volume berkorelasi negatif dengan kualitas tanah.
PEMANFAATAN MEDIUM ALTERNATIF UNTUK PERTUMBUHAN ISOLAT FUSARIUM SP. PENGINDUKSI PEMBENTUKAN GAHARU PADA GYRINOPS VERSTEEGII (GILG) DOMKE I Gde Adi Suryawan Wangiyana
JURNAL SANGKAREANG MATARAM Vol. 1 No. 3 (2015): Desember 2015
Publisher : SANGKAREANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaharu terbentuk di dalam batang Gyrinops versteegii melalui bio-induksi oleh kapang Fusarium sp. Keberhasilan Fusarium menginduksi pelepasan resin sebagai bahan dasar gaharu sangat tergantung pada berbagai faktor. Medium pertumbuhan jamur menentukan kualitas gaharu yang diinduksi pada G. versteegii. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan seleksi isolat Fusarium yang mampu menginduksi pembentukan gaharu berdasarkan kemampuan tumbuh dan produksi konidia pada berbagai medium alternatif. Medium alternatif yang digunakan diantaranya: medium serbuk kayu, medium sebuk kayu G. versteegii, medium tauge serta medium kentang (PDA) yang digunakan sebagai kontrol. Sementara itu, isolat Fusarium yang digunakan diantaranya: LU, ALS, LT, LB dan BIMA. Berdasarkan data pertambahan diameter koloni, pertumbuhan tiap isolat pada medium tauge lebih baik dibandingkan PDA. Produksi konidia tiap isolat pada medium tauge juga lebih tinggi dibandingkan medium kontrol PDA. Rerata diameter koloni dan produksi spora tiap isolat pada medium kayu pre-treatment akuades paling mendekati PDA (kontrol). Isolat BIMA merupakan isolat yang memiliki pertumbuhan terbaik dan produksi konidia terbesar dibandingkan isolat lainnya. Data diameter koloni dan produksi konidia tiap medium berbeda secara signifikan berdasarkan ANOVA dan uji lanjut BNJ. oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media tauge dan kayu pre-treatment akuades merupakan medium alternatif terbaik dan sangat potensial digunakan sebagai media inokulan Fusarium penginduksi gaharu. Sementara itu, isolat BIMA merupakan isolat dengan pertumbuhan terbaik yang potensial untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai agensia bio-induksi gaharu.