cover
Contact Name
Denok Sunarsi
Contact Email
denoksunarsi@unpam.ac.id
Phone
+6287778307751
Journal Mail Official
padma_mnj@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417 - Telp: (021) 7412566
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 27770036     DOI : -
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat diterbitkan oleh Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang dan terbit setahun 4 kali yaitu Bulan Januari, April, Agustus, dan Desember. Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat merupakan blind and peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: sosial, kependidikan, teknologi, sains, hukum, bahasa, ekonomi dan kewirausahaan dari berbagai kalangan akademisi baik nasional maupun internasional. Penerbitan Perdana Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol.1, No.1, April 2021 dan diakui melalui SK Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) LIPI No. 0005.27770036/K.4/SK.ISSN/2021.05 (mulai edisi Volume 1 No. 1, April 2021).
Articles 253 Documents
Optimalisasi Asupan Gizi dan Pola Asuh Dalam Upaya Menurunkan Stunting pada Bayi dan Balita Desa Metenggeng Faisal Kamal; Adit Khaeruloh; Aiza Ainuriyah; Nur Widha Natasha; Supriyadi Supriyadi
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 4 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i4.24510

Abstract

Gizi merupakan salah satu penentu utama kualitas sumber daya manusia (SDM), apabila terjadi gangguan gizi pada awal kehidupan akan mempengaruhi kualitas kehidupan selanjutnya. Masalah kesehatan dan gizi yang dihadapi anak sekolah adalah stunting, underweight (anak kurus). ), anemia, defisiensi yodium, kecacingan, malaria di daerah endemis, diare, dan ISPA, masalah kesehatan dan gizi ini banyak terjadi di negara berkembang. Tujuan diadakannya KKN ini diharapkan dapat sedikit menambah pengetahuan masyarakat Desa Metenggeng Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga tentang pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan dengan mengadakan posko pemulihan gizi. Dengan adanya bidan desa, manfaat adanya posko gizi adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting. Untuk itu dianjurkan kepada masyarakat khususnya ibu untuk melakukan stunting sejak dini dengan memenuhi asupan gizi selama kehamilan, persalinan dan usia anak sebelum 2 tahun.Kata Kunci: Pendidikan, Stunting, Pengabdian Masyarakat Nutrition is one of the main determinants of the quality of human resources (HR), if there is a nutritional disorder at the beginning of life, it will affect the quality of subsequent life. Health and nutrition problems faced by school children are stunting, underweight (thin children). ), anemia, iodine deficiency, helminthiasis, malaria in endemic areas, diarrhea, and respiratory infections, these health and nutritional problems commonly occur in developing countries. The purpose of holding this community service lecture is expected to be able to slightly increase the knowledge of the people of Metenggeng Village, Bojongsari District, Purbalingga Regency about stunting prevention. The method used is socialization and counseling by holding a nutrition recovery post. With the presence of a village midwife, the benefit of having a nutritional recovery post is to increase public knowledge about stunting prevention. For this reason, it is recommended to the community, especially since the mother to perform early stunting by fulfilling nutritional intake during pregnancy, childbirth and the age of the child before 2 years.Keywords: Education, Stunting, Community Service
Penyuluhan Peran Generasi Millenial Dalam Pengelolaan Keuangan Untuk Menciptakan SDM Yang Berkualitas di Masa Pandemi Fathan Arif; Susilawati Susilawati; Ratna Dumilah; Abdul Azis; Yofi Yofi
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i3.23749

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah agar generasi millenial yang rata-rata masih berusia remaja memahami pentingnya peran generasi millenial dalam pengelolaan keuangan dalam menciptakan sumber daya yang berkualitas di masa pandemi.. Metode yang digunakan pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah tim pelaksana mengunjungi Yayasan Manarul Ichsan yang beralamat di jalan Raya Curug, RT.01/RW. 9, Curug, kec. bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat 16517 dan memberikan pelatihan mulai tanggal 24 – 27 Oktober 2021. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bertambahnya keilmuan dan keterampilan remaja Yayasan Manarul Ichsan, khususnya di bidang peningkatan kesehatan dan perencanaan keuangan yaitu pelatihan yang akan menjadi bekal mereka dalam mengelola kesehatan dan keuangan, baik di masa normal maupun di masa kesulitan ekonomi seperti sekarang. Ilmu yang didapatkan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan mampu memberikan semangat dalam menyampaikan pengetahuan dan memberikan motivasi serta berkontribusi bagi generasi muda, baik di lingkungan sekolah, kampus maupun masyarakat.Kata Kunci: Generasi Milenial, Pengelolaan Keuangan, SDM, MSDM The purpose of this Community Service activity is so that the millennial generation, who is generally still a teenager, understands the importance of the role of the millennial generation in financial management in creating quality resources during the pandemic. The method used in this Community Service is the implementation team visiting the Foundation. Manarul Ichsan, whose address is Jalan Raya Curug, RT.01/RW. 9, Curug, kec. bojongsari, Depok City, West Java 16517 and provide training starting from October 24 – 27, 2021. The result of this Community Service activity is the increase in knowledge and skills of the youth of the Manarul Ichsan Foundation, especially in the field of improving health and financial planning, namely training that will become their provision in managing health and finances, both in normal times and in times of economic difficulty like now. The knowledge gained in this Community Service activity is expected to be able to provide enthusiasm in conveying knowledge and provide motivation and contribute to the younger generation, both in schools, campuses and the community.Keywords: Millennial Generation, Financial Management, HR, HRM
Pemberian Sosialisasi Tentang Etika Pergaulan Remaja dan Menggali Potensi Yang Dimiliki Remaja pada Karang Taruna TKQ/TPQ Adz-Dzikri Vigohans Rejstar; Dimas Rizky Perdana Gunawan; Jon Gunawan; Nadya Clarrisha Sompotan; Safira Jinan Aqilah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i3.23714

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Mahasiswa ini adalah untuk memberikan sosialisasi tentang etika pergaulan dan menggali potensi yang dimiliki remaja,Etika pergaulan  merupakan kebutuhan penting bagi setiap manusia. Karena etika adalah suatu nilai yang mengatur dan memberikan pedoman atau patokan tertentu bagi setiap orang atau masyarakat untuk bersikap, bertindak, dan berperilaku sesuai dengan peraturan - peraturan yang telah di sepakati Bersama. Dan untuk masyarakat khususnya sebagai organisasi sosial kepemudaan karang taruna TKQ/TPQ Adz-dzikri ,Jl. Kebon Nanas IV RT.007 RW.02 Kec. Kebayoran Lama, Kel. Grogol Utara, Kota Jakarta Selatan merupakan wadah pembinaan dalam upaya meningkatkan etika pergaulan di masyarakat.Kata Kunci: Etika Pergaulan, Karang Taruna The purpose of this Student Community Service (PKM) is to provide socialization about social ethics and explore the potential of teenagers. Social ethics is an important need for every human being. Because ethics is a value that regulates and provides certain guidelines or standards for every person or community to behave, act, and behave in accordance with mutually agreed regulations. And for the community, especially as a youth social organization for TKQ/TPQ Adz youth youth -dzikri, Jl. Kebon Nanas IV RT. 007 RW. 02 Kec. Kebayoran Lama, Ex. North Grogol, South Jakarta City is a forum for coaching in an effort to improve social ethics in society.Keywords: Social Ethics, Youth Organization
Penyuluhan Kesehatan di Desa Pancurwening Tentang Kenali Stunting Sejak Dini Saifu Rohman; M. Syafaatul Rohman; Nur Amelia Febriyanti; Lulu Mas'udah; Siti Qoimah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 4 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i4.24524

Abstract

Indonesia mempunyai masalah gizi yang cukup berat yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang. Malnutrisi merupakan suatu dampak keadaan status gizi. Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang muncul sebagai akibat dari keadaan kurang gizi yang berlangsung cukup lama. Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kejadian stunting secara langsung dipengaruhi oleh penyakit infeksi dan kurangnya asupan gizi secara kualitas maupun kuantitas. Adapun faktor secara tidak langsung yaitu dari faktor sosial ekonomi, pendidikan orang tua, pekerjaan orang tua, ASI eksklusif, status imunisasi, jangkauan fasilitas pelayanan kesehatan serta pola asuh yang kurang memadai. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita. Pencegahan stunting dapat dilakukan antara lain dengan cara: 1.Pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil. 2.ASI eksklusif sampai umur 6 bulan dan setelah umur 6 bulan diberi makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup jumlah dan kualitasnya. 3.Memantau pertumbuhan balita di posyandu. 4.Meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan. Tujuannya adalah untuk melihat hubungan sosial ekonomi dan riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting.Kata Kunci: Balita, Stunting, Ibu Hamil Indonesia has a fairly severe nutritional problem which is characterized by many cases of malnutrition. Malnutrition is an impact of the state of nutritional status. Stunting is a condition of malnutrition that is related to past nutritional deficiencies, so it is a chronic nutritional problem. Stunting is a chronic nutritional problem that arises as a result of long-standing malnutrition. Factors that can affect the incidence of stunting are directly influenced by infectious diseases and lack of nutritional intake in quality and quantity. The indirect factors are socio-economic factors, parental education, parental occupation, exclusive breastfeeding, immunization status, reach of health care facilities and inadequate parenting patterns. Stunting is caused by multi-dimensional factors and is not only caused by poor nutrition experienced by pregnant women and children under five. Prevention of stunting can be done, among others, by: 1. Fulfilling the nutritional needs of pregnant women. 2. Exclusive breastfeeding until the age of 6 months and after the age of 6 months are given complementary foods (MPASI) in sufficient quantity and quality. 3. Monitoring the growth of toddlers at the posyandu. 4.Improve access to clean water and sanitation facilities, as well as maintain a clean environment. The aim is to see the socio-economic relationship and history of exclusive breastfeeding with the incidence of stunting.Keywords: Toddlers, Stunting, Pregnant Women
Penerapan Ilmu Manajemen Dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Unggul Dalam Tata Kelola Administrasi dan Pengembangan Design Produk Barang Jadi pada Pengerajin Kayu Guna Tercapainya Kemandirian Ekonomi di Wilayah Kabupaten / Kota Cirebon Roy Wariko; Heri Suherlan; Larasati Larasati; Arsadi Arsadi; Endang Sugiarti; I Nyoman Marayasa; Surya Budiman
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 4 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i4.24515

Abstract

Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan dan pengetahuan secara praktis kepada para pelaku usaha Pengrajin Kayu tentang bagaimana peningkatan Sumber Daya Manusia dalam melakukan kegiatan usaha secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah metode penyampaian materi secara langsung oleh peneliti tentang produk-produk Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) dari hasil kayu yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi baik di pasar nasional maupun Internasional. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini bahwa dengan meningkatnya kemampuan SDM khususnya pengrajin kayu maka akan dapat mengembangkan peningkatan kualitas hasil produk untuk tercapainya kemandirian ekonomi di wilayah Cirebon.Kata Kunci: Peningkatan SDM, Pengembangan Produk, Kemandirian Ekonomi The general objective of this community service activity is to provide practical training and knowledge to woodworking business actors on how to improve human resources in conducting business activities effectively and efficiently. The method used is the method of delivering material directly by researchers about the products of Micro, Small and Medium Enterprises from wood products which have very high economic value in both national and international markets. The conclusion from this community service is that by increasing the ability of human resources, especially wood craftsmen, they will be able to develop an increase in product quality to achieve economic independence in the Cirebon area.Keywords: Human Resource Improvement, Product Development, Economics Of Independence
Menjaga Kebugaran Jasmani dan Mengenal Lingkungan Sehat Gilang Restu Aji; Rahmawati Rahmawati; Elsa Anjeli Safitri; Refni Rizki Andini; Prastyo Eko Priyohutomo
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i3.23754

Abstract

Pandemi Covid-19 telah berlangsung satu tahun lebih, tidak hanya menyerang orang dewasa namun juga anak-anak. Oleh karena itu Protokol kesehatan perlu dikenalkan dan diterapkan kepada anak-anak, serta mengajarkan bagaimana pentingnya menjaga kebugaran jasmani dimasa Pandemi ini. Hal ini diperlukan untuk mencegah penularan berbagai jenis penyakit, termasuk Covid19, dan untuk memprediksi era New Normal. Anak-anak perlu dilatih untuk membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat serta kebiasaan seperti memakai masker dan rutin mencuci tangan dengan sabun sehingga terhindar dari penularan berbagai macam penyakit, terutama Covid-19. Mengingat akan pentingnya kebersihan dalam kehidupan dan juga sesuai dengan kaidah ajaran agama Islam serta situasi masa sekarang yang mana keadaan dunia sedang dilanda wabah bencana berupa virus Covid-19 maka kita selaku mahasiswa melihat akan pentingnya suatu sosialisasi atau penyampaian materi tentang kebersihan dan menjaga kebugaran jasmani, maka kami berkesimpulan untuk mengadakan pengabdian kepada masyarakat melalui penyuluhan terkait penerapan protokol kesehatan bagi anak-anak. Dalam pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak di TKQ/TPQ Adz-Dzikri guna dapat membiasakan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak akan lebih memahami bahaya virus Covid 19 dan menjadikan ini sebuah era New Normal dengan menerapkan protokol kesehatan.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Lingkungan Sehat The Covid-19 pandemic has lasted more than a year, not only affecting adults but also children. Therefore, health protocols need to be known and applied to children, and teach the importance of maintaining physical fitness during this pandemic. This is necessary to prevent the transmission of diseases, including Covid19, and to predict the New Normal era. Children need various things to get used to clean and healthy living behaviors and habits such as wearing masks and regularly washing hands with soap so as to avoid the transmission of various diseases, especially Covid-19. The importance of cleanliness in life and also in accordance with the rules of religious teachings and the current situation where the world is being hit by an epidemic in the form of the Covid-19 virus, so we as students see the importance of socialization or training about cleanliness and maintaining physical fitness, so we conclude that we are dedicated to serving the community. community through counseling related to the implementation of health protocols for children. In this service, it is carried out with the aim of providing children in TKQ/TPQ Adz-Dzikri in order to familiarize themselves with clean living behavior and education. Through this activity, it is hoped that children will better understand the dangers of the Covid 19 virus and make this a New Normal era by implementing health protocols.Keywords: Physical Fitness, Healthy Environment
Memanfaatkan Barang Bekas Untuk Membangun Kreativitas Dalam Masa Adaptasi Baru Selama Pandemi Covid-19 Annisatul Hilmiyah; Diana Fitri Fajar Ramadhan; Dita Dwi Sundari; Yulianti Darmawan
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i3.23719

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar cepat terbiasa dengan cara hidup yang baru dalam menjalankan aktivitas ditengah pandemi. Dengan semakin cepat orang-orang beradaptasi maka dengan cepat pula menyongsong aktivitas yang lebih produktif disituasi saat ini. Karena adaptasi kebiasaan baru diperlukan untuk tetap produktif saat berdampingan dengan COVID-19. Maka dari itu dilaksanakannya kegitaan PKM yaitu suatu bentuk pengabdian masyarakat untuk mengedukasi masyarakat terkait bagaimana memanfaatkan waktu luang di masa New Normal agar lebih produktif. Dalam pengabdian ini metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan edukasi dan praktek pembuatan prakarya dengan memanfaatkan barang bekas yang dapat dijumpai di rumah. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di TPA/TPQ Al-Falah, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.Kata Kunci: Memanfaatkan Barang Bekas, New Normal, Adaptasi Kebiasaan Baru, TPA/TPQ Al-Falah The adaptation of new habits is an important thing to do so that can quickly get used to the new way of life in carrying out activities amid a pandemic. The faster people adapt, the faster they support more productive activities in the current situation. Because the adaptation of new habits is needed to stay productive while side by side with COVID-19. Therefore, the implementation of PKM activities is a form of community service to educate the public regarding how to use free time during the New Normal to be more productive. In this service, the implementation method used is education and the practice of making crafts by utilizing used goods that can be found at home. This community service is carried out in TPA/TPQ Al-Falah, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.Keywords: Use secondhand goods, New Normal, New Habit Adaptation, TPA/TPQ Al-Falah
Penggunaan Microsoft Teams Sebagai Media Pembelajaran Jarak Jauh Pada SMK Pariwisata Puspa Wisata PGRI Serpong Dede Supiyan; Angga Suryadi; Rahmawati Rahmawati; Erdi Sutriyatna; Nasrul Hidayah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 4 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i4.24520

Abstract

SMK Pariwisata Puspa Wisata PGRI sebagai salah satu lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja tingkat menengah berpotensi untuk mencetak SDM yang berkualitas dengan kompetensi yang handal serta professional dibidang masing – masing jurusan. pembelajaran yang dilakukan di SMK Pariwisata Puspa Wisata PGRI terbiasa tatap muka baik secara teori maupun praktek. Akan tetapi pada  masa pandemi COVID-19 ini, sekolah mengalami kendala dalam pembelajaran karena tidak bisa tatap muka seperti sedia kala. Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan. Walaupun lebih banyak menyerang ke lansia, virus ini sebenarnya bisa juga menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, hingga orang dewasaVirus ini menular sangat cepat dan telah menyebar hampir ke semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan saja. Sehingga WHO pada tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global. Akibat pandemik Covid-19 ini, beberapa negara menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona, tidak terkecuali di Indonesia. Microsoft Teams adalah hub digital yang menyatukan percakapan, konten, penugasan, dan aplikasi di satu tempat, memungkinkan guru menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Microsoft bertujuan untuk menawarkan pengalaman belajar jarak jauh sebagai pribadi, menarik dan terhubung secara sosial seperti belajar di kelas.Kata Kunci: Microsoft Teams, Covid-19, E-learning Puspa Wisata PGRI Tourism Vocational School as an educational institution that aims to prepare middle-level workers has the potential to produce quality human resources with reliable and professional competencies in their respective majors. The learning carried out at the Puspa Wisata PGRI Tourism Vocational School is accustomed to face-to-face both in theory and practice. However, during the COVID-19 pandemic, schools experienced problems in learning because they could not meet face-to-face as usual. Covid-19 is an infectious disease caused by a newly discovered type of coronavirus. Although it mostly attacks the elderly, this virus can actually attack anyone, from infants, children, to adults. This virus spreads very quickly and has spread to almost all countries, including Indonesia, in just a few months. So that on March 11, 2020 WHO declared this outbreak a global pandemic. As a result of the Covid-19 pandemic, several countries have set policies to impose lockdowns in order to prevent the spread of the corona virus, and Indonesia is no exception. Microsoft Teams is a digital hub that brings together conversations, content, assignments, and apps in one place, enabling teachers to create dynamic learning environments. Microsoft aims to offer a distance learning experience as personal, engaging and socially connected as learning in a classroom.Keywords: Microsoft Teams, Covid-19, E-learning
Signifikansi Kecerdasan Spiritual Pelajar Melalui Pendampingan Makesta IPNU-IPPNU MA Takhassus Al-Qur’an Robingun S. El Syam; M. Yusuf A. N; Ali Imron; Soffan Rizqi; Salis Irvan Fuadi
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 3 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i3.23708

Abstract

Perkembangan spiritual seseorang berlangsung melalui interaksi internal dan lingkungan eksternal secara resiprokal. Perkembangan internal spiritual pelajar semasa SMA memasuki masa kritis, usia dimana sedang mencari kebebasan untuk mengetahui jati diri dengan menunjukkan eksistensinya. Maka dibutuhkan kegiatan yang dapat mengembangkan kecerdasan spiritual misalnya Makesta, yakni pengkaderan tahap awal menuju perekrutan dan pengenalan anggota organisasi IPNU-IPPNU. Penelitian bertujuan mengetahui bagaimana signifikansi kecerdasan spiritual pelajar melalui pendampingan Makesta IPNU-IPPNU MA Takhassus Al-Qur’an, merupakan penelitian lapangan dengan jenis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara kepada pemateri, panitia, dan peserta. Dengan memetakan kondisi kecerdasan spiritual peserta serta menggali faktor yang mengembangkannya, menghasilkan kesimpulan bahwa signifikansi kecerdasan spiritual pelajar melalui pendampingan Makesta IPNU-IPPNU MA Takhassus Al-Qur’an, dengan enam saluran: Pertama, Melalui pemberian tugas. Kedua, Melalui pengasuhan. Ketiga, Melalui pengetahuan. Keempat, Melalui perubahan pribadi (kreatifitas). Kelima, Melalui persaudaraan. Keenam, Melalui kepemimpinan pengabdian. Dengan penempaan tersebut, menmupuk karakteristik kecerdasan spiritual signifikan, dapat berperilaku seimbang antara relasai keagamaan dengan sesama manusia.Kata Kunci: Signifikansi, Kecerdasan Spiritual, Pelajar, Makesta A person's spiritual development takes place through reciprocal interactions of the internal and external environment. The internal spiritual development of students during high school enters a critical period, an age where they are looking for freedom to know their identity by showing their existence. So we need activities that can develop spiritual intelligence, for example Makesta, namely the initial stage of cadre towards the recruitment and introduction of members of the IPNU-IPPNU organization. The research aims to find out how significant the spiritual intelligence of students through the assistance of Makesta IPNU-IPPNU MA Takhassus Al-Qur'an is, is a qualitative type of field research. Data was collected through observation, documentation and interviews with presenters, committees, and participants. By mapping the condition of the participants' spiritual intelligence and exploring the factors that developed it, it resulted in the conclusion that the significance of students' spiritual intelligence was through the assistance of Makesta IPNU-IPPNU MA Takhassus Al-Qur'an, with six channels: First, through assignment. Second, through parenting. Third, through knowledge. Fourth, through personal change (creativity). Fifth, through brotherhood. Sixth, through devotional leadership. With this forging, cultivating the characteristics of significant spiritual intelligence, can behave in a balanced way between religious relations and fellow human beings.Keywords: Significance, Spiritual Intelligence, Student, Makesta
Upaya Penanganan dan Pencegahan Stunting Melalui Program Kuliah Pengabdian Masyarakat Tematik Berbasis Riset UNSIQ 2022 di Desa Damarkasiyan, Kertek, Wonosobo Nur Malikha Ulfah; M. Manarul Hidayat; Sulistya Ningrum; Mellyana Apriyani; Himatur Rofiah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 4 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i4.24511

Abstract

Desa Damarkasiyan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah merupakan wilayah dengan penduduk yang berjumlah kurang lebih 3.324 jiwa, sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian di bidang pertanian dan perkebunan. Desa tersebut menjadi salah satu desa yang mendapat perhatian khusus di bidang kesehatan yakni stunting. Berangkat dari permasalahan tersebut, pada KPM TBR UNSIQ 2022 ini kelompok kami mengangkat program unggulan dengan tujuan untuk mengupayakan penanganan dan pencegahan stunting melalui pemahaman dan langkah-langkah nyata di desa tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Damarkasiyan pada tanggal 17 Februari-29 Maret 2022 dengan metode (1) terlibat secara langsung dalam kegiatan posyandu (2) memberikan edukasi mengenai stunting melalui kelas ibu dan balita (3) melakukan sosialisasi tentang stunting di berbagai forum sosial yang sudah berjalan (4) pemberian makanan pendukung ASI dan (5) memasang poster infografis terkait stunting disetiap sudut desa. Secara umum, program edukasi stunting kurang diterima dengan baik oleh masyarakat dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting.Kata Kunci: Stunting, Desa Damarkasiyan, KPM TBR UNSIQ 2022 Damarkasiyan Village, Kertek District, Wonosobo Regency, Central Java is an area with a population of approximately 3,324 people, most of the people making a living in agriculture and plantations. The village became one of the villages that received special attention in the health sector, namely stunting. Departing from these problems, at KPM TBR UNSIQ 2022, our group raised a superior program with the aim of working on the handling and prevention of stunting through understanding and real steps in the village. This community service program was carried out in Damarkasiyan Village on 17 February-29 March 2022 with the methods (1) being directly involved in posyandu activities (2) providing education about stunting through mother and toddler classes (3) conducting socialization about stunting in social forums that already running (4) offering breastfeeding support foods and (5) putting up infographic posters related to stunting in every corner of the village. In general, stunting education programs are not well received by the public due to a lack of public understanding of the importance of stunting prevention.Keywords: Stunting, Damarkasiyan Village, KPM TBR UNSIQ 2022