cover
Contact Name
Agus Saiful Abib
Contact Email
agussaifulabib@usm.ac.id
Phone
+6224-6702272
Journal Mail Official
kadarkumfhusm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 27229653     DOI : http://dx.doi.org/10.26623/kdrkm.v1i1
Core Subject : Social,
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal nasional yang menerbitkan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang hukum. okus dan ruang lingkup Kadarkum fokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Kadarkum bertujuan untuk menyebarluaskan gagasan dan hasil penelitian yang dilakukan perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Kadarkum berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal FH USM ataupun eksternal guna menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu hukum yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kadarkum sebagai wadah bagi peneliti maupun akademisi yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam bidang hukum yang fokus pada pengabdian kepada masyarakat. Kadarkum diharapkan menjadi jembatan komunikasi dan mendorong daya kritis antara para akademisi, pemerintah dan masyarakat guna menjadikan masyarakat sadar hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 101 Documents
Penyuluhan Hukum Hak Atas Tanah di Kawasan Pesisir Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Hasima, Rahman
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.8080

Abstract

The need for land is not only felt by people in urban areas, but also people living on small islands. People who live on small islands that are inhabited and have easy access from the local government center have a fairly high population growth rate which results in their need for land is also getting higher while the available land is very limited and has been used to build houses and other buildings, so they are trying to find solutions to meet their needs for land. One solution is to find land in peripheral areas such as coastal areas. The method used in legal counseling activities with lecture and question and answer methods to explore public knowledge of the material provided. The results of the activity showed that legal counseling can increase the knowledge and understanding of the people of Wawobungi Village related to the policy of granting land rights in coastal areas so that it has an impact on increasing understanding and awareness of community law in terms of regulation of land rights in coastal areas and participants are able to understand and know the policy of granting land rights in coastal areas which can be shown by the participation of participants in Participating in legal counseling activities from the beginning to the end of the activity aimed at the questions asked by participants in the question and answer session.
Legal Awareness Socialization in Using Internet in Paulan Village Karanganyar budiono, arief; Wardiono, kelik; Chandra, Rizky Aditya; Zuhdi, Syaifuddin; Yuspin, Wardah; Farid, Achmad Miftah
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.8198

Abstract

Indonesia is currently experiencing a very rapid technological advancement. Apart from conducting buying and selling transactions through the internet/digital media, people can also conduct businesses. Then, in this community service program, the authors discussed how to respond to this technological advancement. This is because, in this current millennial era, there is a risk for cyber-crimes and cyberbullying that is currently rampant in every existing social media to obtain money. The target of this socialization is the youth of the Paulan Village Karang Taruna (Youth Organization), Colomadu Regency, Karanganyar Regency, Central Java, Indonesia where almost all of them utilize the Internet in daily life. This community service utilized the descriptive method. The authors employed the legal counselling method as a method of analysis. This legal socialization activity was carried out through lectures, dialogs, discussions, as well as problem resolution related to legal awareness in utilizing the internet and social media with the theme “The Importance of Legal Awareness in Utilizing the Internet and Social Media”. Through this method, participants obtained materials on how to be wise in utilizing social media and the Internet. They are also trained to resolve cyber-crime-related legal issues. After participating in this event, it can be seen that the target of this socialization had a better understanding and knowledge on the Law on Electronic Information and Transaction. Apart from that, they also showed better attitudes in utilizing social media. Socialization should routinely be organized with different materials, while still discussing the importance of utilizing social media
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMK NEGERI 2 KOTA SEMARANG TERHADAP BAHAYA DAN DAMPAK PINJAMAN ONLINE ILEGAL Fathia, Rizky
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.7125

Abstract

Maraknya pinjaman online yang tidak disertai dengan legalitas dari Instansi maupun otoritas yang berwenang tentunya akan menimbulkan keresahan dan masalah di tengah-tengah masyarakat.   Fenomena yang baru, namun sering sekali terjadi di dalam masyarakat. Maka dari itu perlu edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terutama tehadap para pelajar di Sekolah-Sekolah yang statusnya sudah memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) untuk menghindari terjerumusnya dari bahaya pinjaman online illegal. Tujuan studi ini guna menelaah bahaya dan dampak pinjaman online ilegal dan aspek aturan hukumnya.  Riset ini menggunakan metode penelitian normative menggunakan pendekatan peraturan tekait pinjaman online dan pendekatan kasus yang terjadi. Untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK Negeri 2 Kota Semarang, maka perlu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi terkait bahaya dan dampak pinjaman online ilegal. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan diskusi secara langsung offline maupun secara daring/online. Bentuk evaluasi kegiatan untuk mengetahui peningkatan pemahaman siswa, ada kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan.
Pelaksanaan Pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan (BPHTB) Terkait Hibah Wasiat Di Kabupaten Ponorogo Permatasari, Bela; Sukmadewi, Yudhitiya Dyah; Supriyadi, Supriyadi
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.9881

Abstract

Building Rights Acquisition Fee (BPHTB), is a tax imposed on the acquisition of land and building rights. The object of the BPHTB tax is the acquisition of rights to land and/or buildings and the Will Grant is the object of the Land and Building Rights Acquisition Fee (BPHTB) which takes effect after the grantor of the will dies. Fees for Acquisition of Land and Building Rights for Will Grants were chosen as the topic of discussion because the implementation of the collection of BPHTB for Will Grants in Ponorogo Regency, where many taxpayers still do not know what BPHTB is, how to calculate it and how it is implemented, is what taxpayers must go through in paying BPHTB. This type of research is sociological juridical, with analytical descriptive research specifications. The sampling method used in this research uses a purposive sampling method, with data collection methods through literature studies and field studies, which are then analyzed using qualitative analysis methods. The results of the research show that in the implementation of the collection of Land and Building Rights Acquisition Fees there are several obstacles, including minimum taxpayer knowledge regarding Land and Building Rights Acquisition Fees (BPHTB). Meanwhile, to resolve these obstacles, BPPKAD carries out outreach. Taxpayers' ignorance in calculating the Land and Building Rights Acquisition Fee (BPHTB) is a problem for this problem. BPPKAD has a solution in the form of assistance in the calculation process. There are several stages in the collection process, namely the first stage when the tax is payable, the second stage calculating the amount of Land and Building Rights Acquisition Fee that must be paid and the third stage payment.
Penggunaan Metode Ajar Demonstrasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Syaputri, Martika Dini
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.8082

Abstract

Kondisi lingkungan di Indonesia semakin buruk. Pihak strategis untuk dilibatkan dalam menjaga lingkungan adalah pihak sekolah, dimana mata pelajaran pendidikan lingkungan hidup sudah diberikan semenjak sekolah dasar. Namun karena penggunaan metode yang kurang tepat menjadikan tidak tercapainya capaian pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pengajaran pendidikan lingkungan hidup dengan menggunakan metode demonstrasi sehingga mampu meningkatkan kesadaran lingkungan bagi siswa. Metode pelaksanaan kegiatan ini melalui tahapan antara lain: penentuan mitra, perizinan, observasi, penyusunan program, pelaksanaan program dan pelaporan kegiatan. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan bahwa metode demonstrasi sangat efektif dilakukan, dimana siswa lebih antusias dan bersemangat. Bahasan yang diberikan mengenai pencemaran lingkungan dan pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa  berdasarkan hasil post test menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pokok bahasan serta siswa mampu membuang sampah berdasarkan kriteria sampah. Metode ajar demonstrasi dapat digunakan para pendidik untuk pendidikan lingkungan hidup agar lebih bervariasi dan tidak selalu menggunakan metode ceramah.
Penyuluhan Hukum Mengenai Hukum Perkawinan di Desa Waworaha Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Hasima, Rahman; Sirjon, Lade; Nazar, Muh.
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.8079

Abstract

The birth of Law Number 1 of 1974 concerning Marriage as a legal basis in the implementation of marriage but there are still many problems that occur such as lack of public understanding of the age limit for marriage and marriage registration, economic problems causing child marriage and do not have costs for the administration of marriage registration, and most people think that marriage under religious law alone is sufficient in legalizing the relationship between the two The couple does not need to be recorded in the marriage book. The method of implementing community service activities is in the form of legal counseling on marriage law in Waworaha Village, Soropia District, Konawe Regency. Legal counseling is carried out by conveying directly to the public regarding the norms in the Marriage Law, especially related to the age limit for marriage and marriage registration. The methods used during the process of community service activities include lecture and question and answer methods to explore public knowledge of the material provided. The results of the activity showed that legal counseling can increase the understanding and knowledge of the people of Waworaha Village related to the regulations in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, especially the provisions for the age limit for marriage and marriage registration aimed at increasing public understanding and knowledge related to the provisions of the age limit for marriage before legal counseling activities are carried out by 50% and after counseling activities are carried out An increase to 90% and an increase in public understanding regarding marriage registration before legal counseling activities were carried out by 50% and after legal counseling activities were carried out also increased by 85% which can be shown by participants' participation in participating in legal counseling activities from the beginning to the end of the activity with questions asked by participants in the question and answer session.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PETUGAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN KOTA SEMARANG MENGENAI PENYELENGGARAAN PERLINDUNGAN ANAK surayda, helen intania
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.7897

Abstract

Hukum tidak lagi dilihat sebagi refleksi kekuasaan semata tetapi juga memancarkan perlindungan terhadap warga negara. Produk peraturan inilah yang akan menjamin perlindungan warga negara. Kedudukan anak sebagai generasi muda yang akan meneruskan cita-cita luhur bangsa, calon-calon pemimpin bangsa di masa mendatang dan sebagai sumber harapan bagi generasi terdahulu, perlu mendapat perlindungan agar memperoleh kesempatan selulas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara wajar, baik secara rohani, jasmani maupun sosial. Pada hakikatnya anak tidak dapat melindungi diri sendiri dari berbagai macam tindakan yang menimbulkan kerugian fisik, mental dan social dan dalam berbagai bidang kehidupan. Menurut data SIMPONI-PPA pada bulan Juli 2023 terjadi 14.989 dengan kasus anak sebesar 57,4 % dan didominasi oleh anak usia 13-17 tahun. Menurut data DP3AKB Provinsi Jawa Tengah pada bulan Agustus tahun 2023 terjadi 1.145 kasus kekerasan tertinggi di Kota Semarang dan dengan korban diusia anak 13-17 tahun sebanyak 375 kasus. Data DP3A Kota Semarang hingga Agustus 2023 ada 134 kasus kekerasan tertinggi di Kecamatan Semarang Timur dengan usia anak 6-12 tahun mencapai 30 kasus dan usia 13-18 tahun mencapai 27 kasus. Bertolak dari pemikiran dan data di atas maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memingkatkan pemahaman petugas PKH Kota Semarang tentang “Penyelenggaraan Perlindungan Anak” dengan metode pre test, ceramah, diskusi, tanya jawab dan post test. Dalam kegiatan ini, petugas PKH Kota Semarang memperoleh informasi dan pemahaman mengenai penyelenggaraan perlindungan anak. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa bertambahnya wawasan penyelenggaraan perlindungan anak, hal ini  ditunjukkan dengan terjadi peningkatan rata-rata pemahaman secara umum dari 18 peserta sebesar 41,79 %.
Penguatan Pemahaman Masyarakat Kelurahan Penggaron Lor Kecamatan Genuk Kota Semarang Mengenai Pembagian Waris Islam Abib, Agus Saiful; Triwati, Ani; Sihotang, Amri Panahatan
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.10297

Abstract

The distribution of Islamic inheritance is currently regulated by Article 171-191 of Presidential Instruction Number 1 of 1991 concerning the Compilation of Islamic Law with the consideration that it is in order to resolve problems that exist in society regarding marriage, inheritance and waqf. These disputes and quarrels often result in the breaking of ties of friendship between them, sometimes even resulting in physical attacks or even murder due to disputes over inheritance. Based on data, inheritance disputes rank second in religious courts after divorce cases. So far, many people do not know about the distribution of Islamic inheritance, therefore it is necessary to provide community service in the form of strengthening the understanding of the Penggaron Lor Genuk Semarang community regarding the distribution of Islamic inheritance. This service is carried out by means of lectures and direct question and answer and evaluation by distributing questionnaires before and after the activity is carried out. This service is carried out by an implementing team consisting of 1 (one) chairman and 2 (two) members. The implementing team is lecturers from the Faculty of Law, University of Semarang who are competent in mastering material regarding the distribution of Islamic inheritance. The results of the service which took the theme of the rights of people with disabilities have increased by an average of 67.3%.
PENGUATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TRIMULYO GENUK SEMARANG MENGENAI BANTUAN HUKUM SECARA CUMA-CUMA Abib, Agus Saiful; Heryanti, B. Rini; Nuswanto, A. Heru
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v4i2.8184

Abstract

Pemberian bantuan hukum secara cuma-cuma saat ini telah diatur pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum dengan pertimbangan bahwa negara menjamin hak konstitusional setiap orang untuk mendapatkan pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum sebagai sarana perlindungan hak asasi manusia. Bantuan hukum secara cuma-cuma sebagai wujud nyata kehadiran negara sebagai bentuk pertanggung jawaban terhadap pemberian bantuan hukum bagi orang miskin sebagai perwujudan akses terhadap keadilan. Dalam hal pemberian bantuan hukum secara cuma-cuma diselenggarakan dalam rangka mewujudkan keadilan sekaligus berorientasikan kepada terwujudnya keadilan sosial yang berkeadilan. Selama ini banyak siswa yang belum mengetahui bantuan hukum secara cuma-cuma, oleh karena itu perlu dilakukan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk peningkatan pemahaman Masyarakat Trimulyo Genuk Semarang mengenai bantuan hukum secara cuma-cuma. Pengabdian ini dilakukan dengan cara ceramah dan tanya jawab secara langsung dan evaluasi dengan penyebaran quesioner sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim pelaksana yang terdiri dari 1 (satu) orang ketua, dan 2 (dua) orang anggota. Tim pelaksana ini adalah para dosen Fakultas Hukum Universitas Semarang yang berkompeten dalam penguasaan materi mengenai bantuan hukum secara cuma-cuma. Adapun hasil pengabdian yang mengambil tema hak-hak penyandang disabilitas ini berdasarkan rata-rata mengalami kenaikan sebesar 67,3%.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Kalurahan Sidoarum, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman Mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) Lazuardi, Maulana; Mahendra, Haryo; Hidayat, Beni; Wijayanti, Septi Mur
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/kdrkm.v5i1.9422

Abstract

Hukum hadir menjadi sebuah alat perlindungan masyarakat dari segala bentuk tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan perempuan dan Anak menjelaskan bahwa Pada tahun 2023 jumlah kasus kekerasan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 1.149 kasus diantaranya 751 kejadian kekerasan yang berada di rumah tangga berdasarkan tempat kejadian. Kabupaten Sleman menjadi kabupaten paling tinggi dengan diperoleh sebanyak 352 kasus kekerasan dengan jumlah sebaran kasus kekerasan. Atas dasar keresahan tersebut maka Tim Penyuluhan Pusat Konsultasi Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melakukan kegiatan penyuluhan hukum sebagai solusi dari masalah KDRT yang sering terjadi di lingkup rumah tangga agar masyarakat tersadar untuk tidak menganggap hal yang biasa dan mengetahui langkah-langkah untuk mengambil tindakan secara hukum sehingga masyarakat merasakan perlindungan hukum untuk permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah partisipatif dengan diharapkan mitra dapat beperan aktif dalam kegiatan penyuluhan dalam bentuk ceramah, sosialisasi, diskusi dan tanya jawab. Dalam hal ini masyarakat bertambah wawasannya ditunjukkan dengan terjadinya perubahan perilaku atas peningkatan peranan PKK dalam Peningkatan kesadaran hukum terhadap kekerasan dalam rumah tangga di kelurahan sidoarum.

Page 7 of 11 | Total Record : 101