cover
Contact Name
Agus Saiful Abib
Contact Email
agussaifulabib@usm.ac.id
Phone
+6224-6702272
Journal Mail Official
kadarkumfhusm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 27229653     DOI : http://dx.doi.org/10.26623/kdrkm.v1i1
Core Subject : Social,
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal nasional yang menerbitkan artikel-artikel hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang hukum. okus dan ruang lingkup Kadarkum fokus pada semua isu-isu hukum dalam pengabdian dan penguatan kepada masyarakat. Kadarkum bertujuan untuk menyebarluaskan gagasan dan hasil penelitian yang dilakukan perguruan tinggi, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Kadarkum berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal FH USM ataupun eksternal guna menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu hukum yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kadarkum sebagai wadah bagi peneliti maupun akademisi yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam bidang hukum yang fokus pada pengabdian kepada masyarakat. Kadarkum diharapkan menjadi jembatan komunikasi dan mendorong daya kritis antara para akademisi, pemerintah dan masyarakat guna menjadikan masyarakat sadar hukum.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 128 Documents
Pengembangan Pekarangan Hijau sebagai Intervensi Sosial dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Mey Yulan Moko; Siti Rahmawaty Igirisa; Sulistia Harun
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/r27q5161

Abstract

The development of green home gardens is an important strategy for improving family welfare, particularly in Balayo Village, which has extensive yard potential that remains underutilized. The urgency of this community service program arises from the low level of public knowledge and skills in managing home gardens, as well as the need to strengthen household food security in accordance with Law No. 18 of 2012 on Food and the obligation to protect the environment as mandated by Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management. The program was implemented using the Participatory Assessment approach, which included problem identification, potential analysis, solution selection, community outreach, and technical assistance in preparing planting media, seedling cultivation, and garden management. The results indicate improved community knowledge, skills, and awareness regarding green home garden management; the formation of learning groups; and an increase in household green space, air quality, and food production. The program also strengthened social interaction and community participation in environmental conservation. Overall, the development of green home gardens proved to be an effective social intervention for enhancing food security, family welfare, and environmental quality at the household level. Keywords: green home garde; social intervention; family welfare; food security.
Penyuluhan Dan Konsultasi Hukum Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Di SMA Muhammadiyah Kota Kupang A. Resopijani; Simplexius Asa; Reny R Masu; Windasari N Sudiarta; Rizal S. Thene; Daud Yaferson Dollu; Kornelia Melasari; Petrus Merio Mamoh
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/d0z72427

Abstract

Kekerasan seksual merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak besar pada anak dan remaja. Sekolah sebagai ruang pendidikan justru sering menjadi lokasi terjadinya kekerasan dalam bentuk verbal, fisik, maupun digital, sehingga edukasi hukum menjadi sangat penting. Untuk itu, tim dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana melaksanakan penyuluhan hukum di SMA Muhammadiyah Kota Kupang guna meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Materi diberikan secara panel oleh narasumber dari bidang Hukum Acara melalui metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta studi kasus. Peserta juga diberi kesempatan berkonsultasi terkait persoalan yang pernah dialami, dengan pendekatan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian berbasis pemulihan korban. Kegiatan ini memperkuat pemahaman peserta mengenai UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Siswa dan guru menunjukkan antusiasme tinggi, terlihat dari interaksi aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka mengaku lebih memahami cara mengenali, mencegah, dan menindaklanjuti kekerasan seksual di sekolah. Kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat dan diharapkan dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain untuk memperluas edukasi dan perlindungan hukum bagi masyarakat.
Intervensi Preventif Kekerasan Seksual melalui Edukasi Berbasis Sekolah: Implementasi Edukasi Pencegahan di SMA 17 Agustus Surabaya Khofidhotur Rovida; M. Irfan Rahmatullah
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/nx1wxv18

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja terus menunjukkan tren peningkatan secara nasional, dengan Komnas Perempuan mencatat 2.595 laporan kekerasan seksual terhadap anak pada 2023, sementara Polda Jawa Timur melaporkan 241 kasus kekerasan seksual terhadap anak pada tahun yang sama. Kondisi ini menegaskan urgensi intervensi preventif berbasis pendidikan untuk meningkatkan literasi risiko dan ketahanan pelajar. Penelitian pengabdian ini bertujuan menganalisis implementasi edukasi pencegahan kekerasan seksual di SMA 17 Agustus Surabaya melalui pendekatan sosialisasi interaktif yang mengintegrasikan perspektif hukum dan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan masalah, observasi lapangan, penyampaian materi mengenai kerangka hukum perlindungan anak serta dampak medis-psikologis kekerasan seksual, dan evaluasi melalui kuesioner pre–post. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa terkait definisi kekerasan seksual, mekanisme pelaporan, serta konsekuensi hukum dan kesehatan, dengan peningkatan skor literasi sebesar 32% setelah intervensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berbasis sekolah efektif sebagai langkah preventif dalam meminimalkan risiko kekerasan seksual di lingkungan remaja. Intervensi ini direkomendasikan untuk direplikasi secara berkala guna memperkuat budaya sekolah yang aman dan responsif terhadap isu perlindungan anak. Kata Kunci: Kekerasan Seksual; Literasi Pelajar; Perlindungan Anak; Sosialisasi; Sekolah Aman; Pencegahan Kekerasan; Remaja.
Sinergitas Program Studi dan Fakultas dalam Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Baru: Studi pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Nurhotia Harahap; Nursaima Harahap
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rj8f4z62

Abstract

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) memiliki peran strategis dalam membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan dinamika hukum dan ekonomi syariah di era globalisasi. Dalam kondisi persaingan perguruan tinggi yang semakin kompetitif, sinergitas antara program studi dan fakultas menjadi strategi penting untuk meningkatkan daya tarik institusi serta jumlah mahasiswa baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sinergi kelembagaan antara Program Studi HES dan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam upaya peningkatan penerimaan mahasiswa baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, dan alumni; observasi terhadap kegiatan promosi dan pengenalan kampus; serta studi dokumentasi terhadap kebijakan akademik dan data penerimaan mahasiswa. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergitas yang efektif antara program studi dan fakultas, yang diwujudkan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif, strategi promosi terintegrasi, serta kolaborasi dengan pihak eksternal seperti praktisi hukum dan alumni, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan citra institusi dan jumlah mahasiswa baru. Selain itu, keterlibatan seluruh unsur akademik dalam kegiatan promosi dan pengenalan kampus mampu menciptakan lingkungan akademik yang inklusif dan meningkatkan minat calon mahasiswa terhadap Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.
Penyuluhan Hukum Alas Hak Tanah dalam Penguatan Keamanan Hukum dan Pembangunan Ekonomi Desa Limbang Jaya II Kabupaten Ogan Ilir Sarah; Syahriati Fakhriah; Syamsul; M Adi Saputra; Firdaus Akbar
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/wwtwd329

Abstract

Permasalahan kepemilikan tanah tanpa alas hak yang sah masih menjadi isu krusial di wilayah pedesaan, termasuk di Desa Limbang Jaya II Kabupaten Ogan Ilir. Rendahnya literasi hukum masyarakat mengenai sertifikat tanah berdampak pada tingginya potensi sengketa agraria, lemahnya kepastian hukum, serta terbatasnya pemanfaatan tanah sebagai aset ekonomi produktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum masyarakat desa mengenai pentingnya alas hak atas tanah dalam rangka mewujudkan keamanan hukum dan mendukung pembangunan ekonomi lokal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, diskusi interaktif, simulasi penyelesaian sengketa, serta pendampingan administratif terkait sertifikasi tanah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai jenisjenis hak atas tanah, prosedur sertifikasi, serta manfaat ekonomi tanah bersertifikat. Selain itu, kegiatan ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dan aparat desa dalam membangun tata kelola pertanahan yang tertib dan berkelanjutan. Dengan demikian, penyuluhan hukum alas hak tanah terbukti efektif sebagai strategi preventif konflik agraria dan pemberdayaan masyarakat desa berbasis kepastian hukum.
Sosialisasi Dan Penyuluhan Penyelenggaraan Asuransi Kesehatan di Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Zeehan Fuad Attamimi; Raden Rara Dian Widyaningtyas; Aditya Singgih Raharjo; Indriati Amarini; Astika Nurul Hidayah; Muhamad Sodikul Amin; Nikmah Aeni
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/zsjgax77

Abstract

Kesehatan merupakan hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi Negara Republik Indonesia dan diwujudkan melalui penyelenggaraan Sistem Jaminan Sosial Nasional, salah satunya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun demikian, rendahnya pemahaman masyarakat desa mengenai konsep, manfaat, serta dasar hukum asuransi kesehatan masih menjadi permasalahan yang memengaruhi optimalisasi pemanfaatan program tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan penyelenggaraan asuransi kesehatan di Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, serta menganalisis perannya dalam meningkatkan literasi masyarakat dari perspektif kesehatan, ekonomi, dan hukum. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan masyarakat, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asuransi kesehatan sebagai instrumen perlindungan sosial, pengelolaan risiko ekonomi keluarga, serta pemenuhan hak dan kewajiban hukum sebagai peserta JKN. Selain itu, pemerintah desa memiliki peran strategis dalam pendataan kepemilikan asuransi kesehatan, sosialisasi program JKN, serta fasilitasi pendaftaran dan pengusulan peserta PBI. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat sangat penting untuk mendukung pemerataan akses pelayanan kesehatan dan keberlanjutan program JKN di tingkat desa. Kata kunci: Kesehatan; Hak Asasi Manusia; Asuransi Kesehatan;
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tlogosari Kulon Mengenai Hukum Waris Di Indonesia Dian Septiandani; Agus Saiful Abib; Dhian Indah Astanti; Dewi Tuti Muryati; Raka Wahyu Ananda Ananda; Beatrich Advismadya Pamungkas
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ba4ter04

Abstract

Hukum waris di Indonesia bersifat plural, artinya ada tiga sistem hukum yang berlaku tergantung pada agama dan adat yang dianut pewaris dan ahli waris: Hukum Waris Islam (Faraidh), Hukum Waris Adat (yang berbeda di tiap daerah), dan Hukum Waris Perdata (KUH Perdata). Umat Muslim berpedoman pada hukum Islam, sementara non-Muslim umumnya menggunakan KUH Perdata, dan masyarakat dengan latar belakang adat yang kuat bisa mengikuti hukum waris adat setempat. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Tlogosari Kulon mengenai hukum waris di Indonesia, maka perlu dilakukan penyuluhan hukum. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan ceramah dan tanya jawab secara langsung setelah selesai ceramah. Untuk mengetahui peningkatan pemahaman menggunakan  kuesioner pre-test dan post-test, kemudian hasilnya dihitung kenaikan persentasenya dan dianalisis. Kata kunci: Peningkatan Pemahaman; Masyarakat; Waris; Tlogosari Kulon, Penyuluhan Hukum.
Penguatan Pemahaman Warga Desa Manggarmas tentang Tanggung Jawab Hukum Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengurangan Sampah Dedy Suwandi; Endah Pujiastuti; Yudhitya Dyah Sukmadewi; Wafda Vivid Izziyana
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/52rrmt61

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah merupakan isu lingkungan yang masih menjadi tantangan serius di tingkat desa, termasuk di Desa Manggarmas, Kabupaten Grobogan. Rendahnya pemahaman hukum masyarakat mengenai tanggung jawab pengelolaan sampah, baik oleh masyarakat maupun pemerintah desa, berdampak pada perilaku membuang sampah sembarangan dan minimnya partisipasi warga dalam program pengurangan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman hukum warga Desa Manggarmas mengenai tanggung jawab hukum masyarakat dan pemerintah dalam pengurangan dan pengelolaan sampah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan hukum dan diskusi interaktif dengan sasaran utama anggota Karang Taruna sebagai representasi generasi muda desa. Materi disampaikan melalui ceramah yang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk mengaitkan norma hukum dengan kondisi empiris di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran hukum peserta mengenai kewajiban hukum dalam pengelolaan sampah serta pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah desa. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan sampah yang lebih tertib, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.   Kata kunci: Pengelolaan sampah, Kesadaran Hukum, Masyarakat Desa
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tlogosari Kulon  Mengenai Hukum Waris di Indonesia Septiandani, Dian; Abib, Agus Saiful; Astanti, Dhian Indah; Muryati, Dewi Tuti; Ananda, Raka Wahyu; Pamungkas, Beatrich Advismadya
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/6vk8fg24

Abstract

Hukum waris di Indonesia bersifat plural, artinya ada tiga sistem hukum yang berlaku tergantung pada agama dan adat yang dianut pewaris dan ahli waris: Hukum Waris Islam (Faraidh), Hukum Waris Adat (yang berbeda di tiap daerah), dan Hukum Waris Perdata (KUH Perdata). Umat Muslim berpedoman pada hukum Islam, sementara non-Muslim umumnya menggunakan KUH Perdata, dan masyarakat dengan latar belakang adat yang kuat bisa mengikuti hukum waris adat setempat. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Tlogosari Kulon mengenai hukum waris di Indonesia, maka perlu dilakukan penyuluhan hukum. Adapun cara yang dilakukan adalah dengan ceramah dan tanya jawab secara langsung setelah selesai ceramah. Untuk mengetahui peningkatan pemahaman menggunakan  kuesioner pre-test dan post-test, kemudian hasilnya dihitung kenaikan persentasenya dan dianalisis. Kata kunci: Peningkatan Pemahaman, Masyarakat, Waris, Tlogosari Kulon, Penyuluhan Hukum.
Penyuluhan Penegakan Hukum Oleh Bea Cukai Dalam Tindak Pidana Penyelundupan Rokok Ilegal Di Desa Buli Sarani Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur Muhammad Amin Hanafi; Puji Rahayu Subandi; Arief Budiono; Anteng Nirwanto; Nurul Hidayati; Arief Isdiman Saleh
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Juni
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/mvs49831

Abstract

Peredaran rokok ilegal masih menjadi permasalahan yang berdampak terhadap penerimaan negara, persaingan usaha, dan kesehatan masyarakat. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri rokok ilegal serta ketentuan hukum di bidang cukai mendorong perlunya kegiatan edukasi berbasis pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat mengenai bahaya rokok ilegal, tugas dan kewenangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta upaya pencegahan tindak pidana penyelundupan rokok ilegal di Desa Buli Sarani, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pemanfaatan media digital, pendampingan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengertian, karakteristik, dampak, dan konsekuensi hukum peredaran rokok ilegal. Masyarakat juga mampu membedakan rokok legal dan ilegal serta menunjukkan komitmen untuk mendukung pencegahan peredarannya melalui peningkatan kepatuhan hukum dan partisipasi aktif dalam pengawasan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, masyarakat, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya sadar hukum serta mendukung upaya pencegahan peredaran rokok ilegal secara berkelanjutan.  

Page 11 of 13 | Total Record : 128