cover
Contact Name
Muhammad Yunus
Contact Email
comdev.idpub@gmail.com
Phone
+6281907755024
Journal Mail Official
info@idpublishing.org
Editorial Address
Indonesian Journal Publisher Yogyakarta 55253, Indonesia Telp. +62 821-4089-8548 Email : info@idpublishing.org Web: https://idpublishing.org
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Community Development
ISSN : -     EISSN : 27472760     DOI : https://doi.org/10.47134/comdev.v1i1
Journal of Community Development is officially registered in the Centre for Data and Scientific Documentation (PDDI), Indonesia Institute of Science with ISSN Number 2747-2760 (online). Journal of Community Development is published biannually (October and April) by Indonesian Journal Publisher. Journal of Community Development a scientific journal, double-blind peer-reviewed and open-access journal. Journal of Community Development (Comdev) is an academic journal organized and operated by Indonesian Journal Publishing which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025): Desember" : 69 Documents clear
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Kecamatan Tlogowungu dengan Diversifikasi Olahan Belimbing Wuluh “Kurma Analog” Ilhami, Susanti Dwi; Damayanti, Damayanti; Rumaji, Rumaji
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1745

Abstract

Wilayah Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati memiliki potensi pada sektor Perkebunan yang tinggi. Salah satu hasil kebun yang melimpah yakni Belimbing Wuluh. Saat ini masyarakat hanya memanfaatkan belimbing wuluh sebagai campuran bahan masakan. Hal ini menyebabkan banyaknya belimbing wuluh yang tidak termanfaatkan sehingga membusuk. Pelaksanaan program pemberdayaan Ibu Rumah Tangga dilakukan dengan menerapkan teknik Training of Trainer (TOT). pada pelaksanaan kegiatan diikuti oleh 10 orang Ibu Rumah Tangga yang terdiri dari 5 Desa dari Kecamatan Tlogowungu. Teknik pelaksanaan kegiatan pemberdayaan meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek oleh peserta, dan kegiatan pendampingan. Melalui kegiatan pemberdayaan ini Ibu Rumah Tangga mampu mempraktekkan cara membuat kurma analog belimbing wuluh. Selain itu, juga mampu membuat brand dan kemasan menarik serta promosi pada media sosial seperti Whatshapp, Instagram dan Tiktok. Kegiatan pemberdayaan ini dibutuhkan keberlanjutan program agar potensi kurma analog dapat lebih luas pada aspek produksi, keuangan, dan pemasaran.
Pelatihan Manajemen Inklusif dan Pengelolaan Merek bagi Anggota Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Wijanarko, Adrian; Antoro, Rian; Pratiwi, Permata; Azahra, Khaila; Putri, Delinta; Putra, Fauzan
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1766

Abstract

Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Bekasi memiliki sekitar 24 anggota aktif dengan latar belakang dan ragam disabilitas, menghadapi berbagai kendala dalam upaya pemberdayaan ekonomi anggotanya. Salah satu masalah utama adalah keterbatasan akses terhadap pelatihan kewirausahaan dan keterampilan yang inklusif, sehingga banyak anggota kesulitan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk berbisnis. Stigma dan diskriminasi sosial juga turut memperparah situasi, mengurangi kepercayaan diri dan peluang bisnis mereka. Di sisi lain, kurangnya pendampingan bisnis yang berkelanjutan menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan usaha, pemasaran, dan pengembangan jejaring. Masalah lain yang tak kalah penting adalah lemahnya branding produk, seperti ketiadaan logo yang konsisten, kemasan yang kurang menarik, dan strategi promosi yang tidak terencana, sehingga produk mereka sulit bersaing di pasar. Permasalahan tersebut mengarahkan tim pengabdian untuk memberikan solusi terpadu berupa pelatihan dan pendampingan manajemen inklusif dan pengelolaan merek selama 3 bulan. Tahapan awal yaitu dilakukan sosialisasi, kemudian pelatihan, penerapan teknologi, tahapan pendampingan sampai dengan evaluasi kegiatan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas 15 anggota HWDI yang bersedia berpartisipasi dalam dua bidang utama, yaitu manajemen usaha dan branding produk. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh indikator utama tercapai 100%, seperti peserta memiliki pembagian tugas yang jelas, mampu memcatat keuangan secara rutin, mampu membuat desain dan logo usaha secara mandiri, dan mampu menyampaikan pesain inklusi melalui desain. Program ini mendapat respon positif dari anggota HDWI dan mereka berharap ada pendampingan berkelanjutan.
Pelatihan Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Era Digital Melalui Penerapan Model Project Based Learning Bagi Guru SMA di Kabupaten Belitung Timur Saepudin, Epin; Purwanto, Yedi; Jatnika, Asep; Kusnadi, Ade
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1449

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberikan pelatihan model Project-Based Learning (PjBL) kepada guru-guru Pendidikan Kewarganegaraan tingkat SMA di Kabupaten Belitung Timur. Program dilaksanakan dengan metode partisipatif yang melibatkan 50 guru PKn Tingkat SMA melalui tiga tahap utama, yakni; perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perencanaan terdiri dari identifikasi peserta, koordinasi, pemilihan lokasi, dan penyusunan materi. Tahap pelaksanaan dimulai dengan diskusi mengenai masalah pembelajaran di sekolah, penyampaian materi mengenai penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, serta sesi diskusi dan tanya jawab seputar integrasi teknologi dalam pembelajaran hingga pengembangan proyek yang relevan dengan isu kewarganegaraan di era digital. Pada sesi ini, dilaksanakan pula pendampingan secara intensif untuk membantu guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek pembelajaran di kelas. Pada tahap evaluasi, peserta diminta memberikan umpan balik untuk menilai efektivitas pelatihan dan pemantauan penerapan PjBL di sekolah. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bagi guru SMA di Kabupaten Belitung Timur berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan model Project-Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di era digital. Peningkatan ini dicerminkan dari kemampuan guru dalam merancang proyek pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi, memfasilitasi diskusi dan kolaborasi siswa, serta mengembangkan instrumen penilaian yang sesuai dengan karakteristik PjBL. Pelatihan-pelatihan seperti ini sangat di perlukan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas guru, sehingga guru memiliki kemampuan dalam mengatasi berbagai kendala dalam pembelajaran dan senantiasa berinovasi untuk mendukung terciptanya suasana belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Inovasi Pengembangan Web Sekolah Dan Media Pembelajaran Interaktif Dalam Kurikulum Merdeka SD Muhammadiyah Kaliwates Jember Suharso, Wiwik; Setyowati, Trias; Arifianto, Deni; Wardhani, Wahju Dyah Laksmi
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1476

Abstract

Revolusi Industri 4.0 mempengaruhi kebijakan pembelajaran pada satuan pendidikan dasar. Pendidik merancang pembelajaran interaktif agar dapat menghasilkan peserta didik yang berprestasi. Pemerintah menerapkan Kurikulum Merdeka 2022 untuk menguatkan karakter dan kompetensi peserta didik. Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut pendidik memiliki kompetensi teknologi dan kurikulum. Kompetensi teknologi berfokus pada kemampuan TIK untuk menciptakan pembelajaran interaktif. Kompetensi kurikulum berfokus pada pengembangan capaian pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran dalam suatu mata pelajaran, dikenal sebagai Alur Tujuan Pembelajaran (ATP). Wawancara bersama mitra SD Muhammadiyah Kaliwates Jember menemukan permasalahan prioritas. Diantaranya adalah sebagian besar Guru kesulitan dalam menyusun dokumen ATP sesuai Kurikulum Merdeka, Tenaga Kependidikan (Tendik) tidak optimal memberikan dukungan teknologi, dan tidak tersedianya web sekolah sebagai media informasi dan promosi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan web sekolah dan dokumen ATP untuk mendukung pembelajaran interaktif dan operasional sekolah. Tim Pelaksana telah melaksanakan sosialisasi program, pengembangan web sekolah, penyusunan dokumen ATP terdiri dari IPAS (IPA dan IPS), Matematika dan Bahasa Inggris, pendampingan pengelolaan web sekolah dan implementasi dokumen ATP dalam pembelajaran, pemberian LCD Proyektor. Hasil kegiatan ini berupa web sekolah dan dokumen ATP yang mengintegrasikan profile sekolah, penerimaan peserta didik baru, ensiklopedia, dan pembelajaran berbasis dokumen ATP. Tim pelaksana sebagai pendamping, sedangkan Guru dan Tendik sebagai peserta. Metode pelatihan, pendampingan dan penugasan digunakan sebagai pendekatan yang efektif. Kegiatan ini berhasil memenuhi tujuan dan luaran yang diharapkan, dan peningkatan kualitas pembelajaran dan promosi sekolah
Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Untuk Diversifikasi Produk Olahan Jagung dalam Rangka Mendukung Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Bubulan Bojonegoro Puspita, Hery; Suyoso, Gandu; Rudianto; Sanata, Andi; Arianto, Pratama
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1493

Abstract

Desa Bubulan yang terletak di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa Bubulan adalah sebuah daerah yang dikenal sebagai daerah produsen tanaman pangan yang memiliki potensi tinggi. Terdapat dua panganan yang menjadi andalan didaerah ini yaitu padi dan jagung, desa Bubulan memiliki sumbangsi terbesar dalam penghasil jagung dengan presentasi 3,90%. Walaupun Desa Bubulan unggul dalam produksi jagung, masyarakatnya belum memanfaatkannya secara optimal. Sebagian besar masih terbatas pada penjualan biji jagung mentah, meskipun jagung memiliki potensi untuk diolah menjadi produk dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Tujuan utama program ini adalah mendukung peningkatan keterampilan kelompok PKK dalam mengolah biji jagung menjadi produk bernilai ekonomis dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Hal ini bertujuan untuk membentuk atau mengembangkan masyarakat yang mandiri guna mempercepat pencapaian SDGs di tingkat desa. Metode pengabdian ini diawali dengan survei mitra, penyuluhan potensi desa Bubulan dan pelatihan pembuatan produk jagung menggunakan teknologi tepat guna. Kegiatan ini di hadiri oleh 20 ibu-ibu PKK desa Bubulan.dengan adanya kegiatan pengabdian ini didapatkan beberapa hal yaitu: adanya peningkatanpengetahuan peserta tentang potensi desa dan manfaat dari pengolahan produk jagung sebesar 34,5%: produk yang dibuat dalam pengabdian ini adalah marning, tortila, dan stik jagung; Sebagai bagian dari pemasaran, peserta diajarkan cara membuat akun di marketplace online untuk memasarkan produk secara digital.
Pemberdayaan Masyarakat Pantai Puger-Jember dengan Pemberian Ketrampilan Pembuatan Kerupuk Ikan Laut Suci Wulandari; Alditya Putri Yulinarsari; Dadik Pantaya; Adib Norma Respati; Diyah Larasati, Nova Hidayati
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1716

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang aplikasi teknologi pengolahan hasil ikan laut menjadi produk ‘Kerupuk Ikan Laut’ dan memberikan pembekalan metode pengemasannya. Harapannya produk kerupuk ikan laut ini dapat meningkatkan nilai tambah dagangan ikan yang dijual ataupun memanfaatkan ikan yang tidak laku dijual segar, sehingga keluarga nelayan pantai Puger dapat mandiri secara ekonomi. Metode yang dilakukan adalah: 1)Persiapan; 2)Penyuluhan dan pelatihan; 3)Bantuan peralatan pendukung berupa satu paket peralatan produksi kerupuk aneka ikan laut yang masing-masing terdiri dari pisau, telenan, baskom, alat blender daging, dan gelas ukur plastic; dan 5)evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh UD Dua Berlian selaku mitra beserta ibu-ibu nelayan masyarakat sekitar yang berjumlah 20 orang. Penyuluhan dan pelatihan diawali dengan pengisian kuesioner oleh peserta (pre test) dan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan kerupuk ikan dan diakhiri dengan post test serta diskusi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan baik, dimana solusi yang ditawarkan dinilai mampu menyelesaikan permasalahan mitra jika dilihat dari sudut pandang mitra yang sangat aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Peseta juga langsung melakukan produksi kerupuk ikan laut secara mandiri setelah kegiatan pengabdian selesai. Kegiatan pendampingan akan tetap terus dilakukan selama mitra masih membutuhkan, walaupun kegiatan telah berakhir
Peningkatan Keterampilan UMKM Rahmad Handycraft melalui Implementasi Aplikasi Keuangan Berbasis Mobile dan Pengolahan Limbah Ardhiarisca, Oryza; Wijayanti, Rahma; Karimah, Cahyaning; Ansori, Adelia; Hanip, Muhammad; Mukti, David
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1717

Abstract

Pada kegiatan pengabdian ini memiliki mitra sasaran yakni Rahmad Handycraft yang berlokasi di Balung Kulon, Jember. Rahmad Handycraft bergerak dalam bidang produksi kerajinan kayu. Probelmatikan yang dihadapi oleh mitra adalaha terkait manajemen usaha dan pengolahan limbah. Mitra belum memiliki pencatatan keuangan sehinggga kesulitan dalam mengetahui posisi keuangan di UMKM Rahmad Handycraft. Di sisi lain, setiap kali produksi UMKM tersebut juga menghasilkan limbah yakni limbah kulit sapi. Limbah ini berpotensi menimbukan polusi lingkungan. Oleh karena itu, dari kegiatan pengabdian ini akan dilakukan beberapa tahapan untuk menyelesaikan permasalahan mitra yakni dimulai dengan survei, pembuatan aplikasi keuangan, pelatihan aplikasi keuangan dan pengolahan limbah, serta diskusi. Target dari kegiatan ini adalah mitra mampu mengoperasikan aplikasi keuangan berbasis android dalam mencatat keuangan dan mengolah limbah kulit menjadi kerupuk rambak. Hal ini dapat meningkatkan penerimaan dari UMKM Rahmad Handycraft.
Implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya pada Rezti’s Batik Guna Mendukung Green Industry Faizin, Nur; Zain, Alex; Hudori, Huda; Badruttamam, Firman; Ni'am, Muhammad; Ulumiddin, Mukhammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1718

Abstract

Industri kerajinan batik telah lama ada di Kabupaten Jember. Salah satu batik ikon Jember adalah Batik Labako. Batik Labako merupakan batik yang memiliki corak daun tembakau. Salah satu UMKM yang memproduksi batik Labako yakni Rezti’s Batik. UMKM Rezti’s Batik beroperasi sejak akhir tahun 2012 dan sudah mendaftarkan merk ke Dirjen HKI pada tahun 2014. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum diterapkannya green industry dalam memproduksi produk, terutama jika dilakukan penambahan kapasitas produksi. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi, perancangan dan pembuatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), implementasi teknologi dan pelatihan, dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama delapan bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PLTS telah terpasang dan telah dapat digunakan. Selain itu, mitra juga telah dapat mengoperasikan PLTS untuk kegiatan produksinya sehingga telah tercapai penerapan energi hijau pada lokasi mitra. Teknologi dryer room dapat meningkatkan produktifitas kain batik karena proses pengeringan kain batik dapat dilakukan kapan saja tanpa terhambat oleh kondisi cuaca. Dengan adanya dryer room ini jumlah peningkatan proses pengeringan batik mencapai 8 lembar kain per hari. Selain itu, mitra dapat menghemat pengeluaran untuk biaya listrik sekitar Rp 80.000,- per bulan.  
Optimalisasi Pekarangan Sekolah dengan Budidaya Tanaman Hortikultura Berbasis Organik Sebagai Sarana Belajar dan Konservasi Erona S, Meisilva; Karjunita, Nike; Yanti, Nika; Zahra, Hikmatuz; Akhra, Razaqy; Dunas, Irsya
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat program kemitraan membantu nagari membangun ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran ekologis warga sekolah terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dan penerapan pertanian organik berkelanjutan. Program kemitraan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan siswa, ustad, ustadzah, dan orang tua dalam kegiatan sosialisasi, pelatihan pembuatan kompos, serta praktik penanaman sayuran  di lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pra dan pasca kegiatan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mengenai pembuatan dan pemanfaatan kompos organik meningkat dari 40% menjadi 85%, sedangkan pemahaman terhadap konsep pertanian organik meningkat dari 45% menjadi 82%. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku dalam memilah sampah organik dan non-organik, serta terciptanya sistem pengelolaan limbah sekolah yang berkelanjutan. Sekolah kini mampu memproduksi kompos secara mandiri dan menggunakannya sebagai pupuk organik untuk kegiatan tanam berikutnya. Program ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran lingkungan dan mendukung terciptanya sekolah hijau berkelanjutan.
Edugame Interaktif Pencegahan Merokok untuk Pelajar SMP 40 di Samarinda melalui Pendekatan Participatory Action Research (PAR) Rohmah, Nur; Nurachmawati, Annisa; Rahayu, Agustin Putri; Feriyanti, Alma; Fikri, Mohammad
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1743

Abstract

revalensi merokok remaja di Indonesia terus meningkat, termasuk di Kalimantan Timur yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Di SMP Negeri 40 Samarinda, fenomena merokok masih marak dipengaruhi oleh tekanan teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, dan pandangan permisif masyarakat terhadap rokok. Kondisi ini menuntut inovasi media edukasi yang sesuai dengan karakteristik remaja, sehingga pendekatan gamifikasi dipilih sebagai alternatif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan edugame papan “Lingkaran Prestasi” sebagai media interaktif pencegahan merokok sekaligus meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa terkait bahaya rokok serta memperkuat kemitraan akademisi dengan sekolah. Metode kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru dan siswa melalui lima tahapan: pengkajian kebutuhan, desain media, pelaksanaan edukasi, evaluasi, dan tindak lanjut program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan antusias selama permainan, pengetahuan mengenai bahaya rokok meningkat, serta keterampilan menolak ajakan merokok semakin terasah. Guru menilai media ini lebih efektif dibandingkan penyuluhan konvensional, mudah dipahami, dan mampu memicu diskusi kelompok. Evaluasi dengan FGD memperlihatkan respon positif baik dari siswa maupun guru, serta komitmen bersama untuk menjadikan sekolah sebagai kawasan bebas asap rokok. Program ini juga menghasilkan rencana tindak lanjut berupa integrasi ke dalam program UKS dan upaya replikasi ke sekolah lain melalui dukungan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. Dengan demikian, edugame “Lingkaran Prestasi” terbukti efektif sebagai media inovatif dalam pencegahan merokok pada remaja.