cover
Contact Name
Arsy Nur Fadilah
Contact Email
arsy.nurfadilah@unwir.ac.id
Phone
+6282115808719
Journal Mail Official
agriwiralodrajurnal@gmail.com
Editorial Address
Department of Agibusiness, Faculty of Agriculture Universitas Wiralodra Jl. Ir. H Juanda KM. 03, Karanganyar, Indramayu, Karanganyar, Kec. Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat 45213
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Agri Wiralodra
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20854099     EISSN : 2776964X     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agriwiralodra adalah publikasi ilmiah pada semua aspek ekonomi pertanian dan komoditas agribisnis yang meliputi: pengembangan pertanian, pengelolaan pertanian, kebijakan pertanian, penyuluhan pertanian, pemasaran hasil pertanian, sistem agribisnis, perdagangan internasional, komunikasi agribisnis dan pemberdayaan sosial serta pembangunan pedesaan.Artikel yang dimuat dalam Jurnal Agriwiralodra berupa hasil penelitian dan belum pernah dipublikasikan di media lain
Articles 89 Documents
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Minyak Kelapa Pada UMKM Helco Melati Menggunakan Pendekatan SWOT Ismail, Retmi; Indrianti, Merita Ayu; Djaini, Aditya; Djibran, Moh Muchlis
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.124

Abstract

Minyak kelapa, sebagai produk agribisnis yang memiliki potensi ekonomi signifikan, memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, terutama di daerah Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha minyak kelapa pada UMKM Helco Melati di Desa Huidu, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, menggunakan pendekatan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari pihak internal UMKM dan faktor eksternal yang mempengaruhi perkembangan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan utama adalah efisiensi proses produksi (skor 0,73) dan reputasi yang baik di pasar (skor 0,45), sementara kelemahan adalah keterbatasan teknologi dan bahan baku. Peluang besar terletak pada tren pasar yang mengarah pada produk organik dan pemanfaatan platform digital untuk pemasaran (skor 0,67), serta efektivitas dukungan pemerintah terhadap UMKM (skor 0,67). Ancaman utama adalah fluktuasi harga bahan baku (skor 0,67) dan persaingan pasar yang semakin ketat (skor 0,89).
Pengaruh Pengaruh Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Petani Cabai Merah Keriting Di Desa Cimenteng Jaya Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak: Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan Nuryas, Auliana; Suherna, Suherna; Budiawati, Yeni
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.143

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa di Desa Cimenteng Jaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Pertanian merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, dengan cabai merah (Capsicum annuum) sebagai salah satu komoditas bernilai tinggi. Meskipun produksi cabai merah cukup signifikan, petani menghadapi tantangan akibat keterbatasan akses terhadap teknik pertanian modern dan informasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dampak media brosur terhadap pengetahuan petani cabai merah keriting mengenai manfaat penggunaan mulsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, menggunakan metode pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder, dengan petani dari kelompok Berkah Makmur dan Mulya Tani sebagai sampel. Penelitian ini akan dibatasi pada periode waktu tertentu. Pengumpulan data akan dilakukan melalui kuesioner, dan lokasi penelitian berada di Desa Cimenteng Jaya. Data akan dianalisis untuk menguji hipotesis pada kelompok yang menerima intervensi, serta membandingkan skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan konvensional, serta skor rata-rata sebelum dan setelah penyuluhan pertanian menggunakan brosur, dengan rentang skor 0-15. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0.001 < 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima, artinya terdapat pengaruh pengetahuan setelah penyuluhan diberikan.
Pengaruh Marketing Mix, Kualitas Pelayanan, dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Ayam Geprek (Suatu Kasus Pada Usaha Ayam Geprek di Rumah Chicken) Putri, Meliyana Ayu; Budiawati, Yeni; Gunawan, Gugun
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.145

Abstract

A significant decline in sales in culinary businesses is a challenge faced by business actors. One of the causes of this decline is the increasing number of competitors offering similar products. This study aims to determine consumer characteristics and see how the 4P marketing mix, service quality, and brand image influence the purchasing decision for geprek chicken at Rumah Chicken. Data collection techniques used observation, interviews, and questionnaires. The sample used in this study was 100 samples using the accidental sampling technique. The analysis used in this study was instrument testing, classical assumption testing, hypothesis testing, and multiple regression analysis. The results of this study indicate that the variables of product quality (X1) and promotion (X4) partially and simultaneously have a significant effect on the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. Meanwhile, the variables of price (X2), location (X3), service quality (X5), and brand image (X6) do not affect the purchasing decision (Y) for geprek chicken at Rumah Chicken. It is known that product quality, price, location, promotion, service quality, and brand image influence purchasing decisions by 71.6%, while the remaining 28.4% is explained by other variables not studied.
Analisis Kelayakan Usahatani Mentimun (Cucumis Sativus L.) studi kasus kelompok tani remaja mandiri di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi Mansur, Maulana
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi usahatani mentimun (Cucumis sativus L.) pada Kelompok Tani Remaja Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 30 responden petani sebagai sampel purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi per hektare sebesar Rp25.549.584 dengan pendapatan bersih Rp28.161.416. Nilai efisiensi (R/C Ratio) sebesar 1,8 menunjukkan bahwa setiap satu rupiah biaya menghasilkan Rp1,80 penerimaan. BEP produksi sebesar 1.692 kg dan BEP harga Rp1.902/kg, yang lebih rendah dari produksi dan harga aktual. Berdasarkan hasil tersebut, usahatani mentimun dinilai layak dan menguntungkan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Peran Strategis Kelompok Tani Dalam Memfasilitasi Dukungan Pemerintah dan Pemasaran Pertanian di Kelurahan Limusnunggal Kota Sukabumi Ariayudha, Sifran; Meilani, Ema Hilma; Tsani, Ashrul
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.154

Abstract

Kelompok tani memiliki peran strategis dalam memfasilitasi akses petani terhadap dukungan pemerintah dan pemasaran hasil pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kelompok tani di Kelurahan Limusnunggal, Kota Sukabumi pada dua aspek utama tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain survei terhadap 30 responden anggota kelompok tani. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani dalam memfasilitasi dukungan pemerintah tergolong sangat tinggi, terutama pada penyaluran subsidi, sarana prasarana, penyuluhan pertanian, dan penyampaian informasi bantuan. Akses permodalan berada pada kategori tinggi namun masih memerlukan pendampingan teknis. Pada aspek pemasaran, kerja sama dengan pedagang besar atau perusahaan pengolahan serta peningkatan harga jual berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan inisiatif kolektif mencari pembeli baru hanya berada pada kategori sedang. Kesimpulannya, kelompok tani telah berkontribusi signifikan dalam memperkuat posisi petani, namun diperlukan penguatan kapasitas manajerial, penyederhanaan prosedur permodalan, dan inovasi pemasaran berbasis teknologi untuk meningkatkan keberlanjutan usaha tani.
Dukungan Kebijakan Pemerintah Dalam Pengembangan Usaha Penangkaran Benih Kelapa Di Kabupaten Gorontalo Dien, Wawan Moh. R.; Indrianti, Merita Ayu; Djibran, Moh Muchlis; Suparwata, Dewa Oka
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.155

Abstract

Pengembangan usaha penangkaran benih kelapa di Kabupaten Gorontalo memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam penyediaan benih berkualitas untuk meningkatkan produktivitas kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dukungan kebijakan pemerintah terhadap pengembangan usaha penangkaran benih kelapa di daerah tersebut serta mengidentifikasi tantangan dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-eksplanatori, yang menggabungkan data deskriptif dan analisis hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengusaha penangkar benih kelapa dan pejabat pemerintah, serta studi dokumentasi terkait kebijakan dan regulasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Kabupaten Gorontalo telah memberikan dukungan signifikan melalui regulasi yang jelas dan program-program strategis. Namun, implementasi kebijakan ini terkendala oleh keterbatasan anggaran, rendahnya minat generasi muda dalam usaha penangkaran, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya benih unggul di kalangan petani. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan alokasi anggaran, perbaikan dalam sistem pelatihan, serta insentif yang lebih menarik untuk mendorong partisipasi petani muda dalam usaha penangkaran benih kelapa. Kata Kunci: Kebijakan Pemerintah, Penangkaran Benih Kelapa, Gorontalo, Tantangan, Kebijakan Pertanian, Benih Unggul
Analisis Dampak Diversifikasi Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani Azzahra, Diva; Budiawati, Yeni; Bukhari, Ahmad
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.174

Abstract

Kesejahteraan petani masih menjadi persoalan penting di Indonesia, terutama bagi petani kecil yang bergantung pada sistem monokultur. Ketergantungan ini meningkatkan kerentanan terhadap fluktuasi harga, perubahan iklim, dan kegagalan panen, yang berdampak pada ketidakstabilan pendapatan. Menanggapi hal tersebut, Kelompok Tani Jabon Adiasa Mandiri di Kota Serang, Provinsi Banten, menerapkan diversifikasi pertanian dengan menanam padi, jagung, dan semangka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk diversifikasi, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya, serta mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan petani. Pendekatan mixed-method digunakan dengan melibatkan 30 responden melalui survei, wawancara, dan observasi lapangan. Regresi logistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keberhasilan diversifikasi, sedangkan regresi linier sederhana digunakan untuk mengevaluasi dampaknya terhadap kesejahteraan yang diukur dengan Nilai Tukar Petani (NTP). Hasil menunjukkan bahwa diversifikasi memberikan keuntungan lebih besar dibandingkan monokultur. Tingkat pendidikan, jumlah komoditas, dan keuntungan produksi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan diversifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa diversifikasi pertanian merupakan strategi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan perlu didukung melalui pelatihan, fasilitas, dan akses pasar.
Elastisitas Transmisi Harga dan Efisiensi Pemasaran Ikan Nila di Kabupaten Indramayu Sari, Nur Alia; Santoso, Teguh Iman; Supriyadi, Supriyadi; Karto, Karto
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.181

Abstract

This study examines the marketing efficiency of tilapia (Oreochromis niloticus) in Indramayu Regency by analyzing price transmission elasticity between producer and consumer levels. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and the Department of Fisheries and Marine Affairs of Indramayu for the period 2020–2024. A log-linear regression model was employed to estimate the elasticity coefficient as an indicator of market integration efficiency. The findings reveal an elasticity value of 0.752, indicating that a 1% increase in consumer prices leads to only a 0.752% increase in producer prices. This result suggests that price transmission remains imperfect and that the marketing system for tilapia in Indramayu is not yet efficient. The inefficiency is largely attributed to an extended distribution chain, the dominance of intermediaries, and limited price information access among fish farmers. Strengthening cooperative institutions and implementing digital market information systems are recommended to enhance marketing efficiency and improve farmers’ welfare. This study contributes to the literature on aquaculture marketing efficiency in Indonesia by emphasizing the significance of institutional structures and digitalization in promoting fair and transparent price transmission.
Paradoks Efisiensi Input: Dominansi Biaya Tenaga Kerja dan Profitabilitas Usahatani Jagung di Kabupaten Gorontalo Bakari, Dwinanda; Djibran, Moh Muchlis; Gobel, Yusriyah Atikah; Suparwata, Dewa Oka
Agri Wiralodra Vol. 18 No. 01 (2026): usaha agribisnis
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v18i01.183

Abstract

ABSTRACT Maize (Zea mays L.) is a globally strategic commodity and a critical source of income for millions of smallholder farmers in Indonesia, yet persistent income gaps reflect inefficiencies in production factor utilization. This study aims to: (1) analyze the factors partially and simultaneously affecting net corn farm income in Bukit Aren Village, Pulubala District, Gorontalo Regency; and (2) assess the income level and financial feasibility of corn farming in the study area. A quantitative approach with Ordinary Least Squares (OLS) multiple linear regression was applied to 42 respondents selected proportionally from 35 farmer groups using the Slovin formula (margin of error = 15%). Complete classical assumption tests normality (Kolmogorov-Smirnov), heteroscedasticity (Scatterplot), autocorrelation (Durbin-Watson), and multicollinearity (VIF) were conducted to validate the OLS estimators. Financial feasibility was assessed using the Revenue-to-Cost (R/C) ratio. Results show that simultaneously, production volume, labor costs, fertilizer costs, and pesticide costs significantly affect net income (F = 14.828; p = 0.000). Partially, only labor costs exhibit a significant positive effect (β = 0.472; p = 0.000), while production volume (p = 0.717), fertilizer costs (p = 0.339), and pesticide costs (p = 0.477) were not significant. The coefficient of determination (R² = 0.616) indicates that 61.6% of income variation is explained by the model. The R/C ratio of 6.7 confirms highly profitable farming, with average productivity of 9.57 tons/ha far exceeding the national average of 5.5–5.7 tons/ha. These findings underscore labor force optimization through mechanization and site-specific balanced fertilization as priority interventions for improving smallholder welfare in Pulubala District Keywords: Corn Farming Income; Financial Feasibility; Labor Costs; Multiple Linear Regression; Production Factors; R/C Ratio ABSTRAK Jagung (Zea mays L.) merupakan komoditas strategis di tingkat global dan nasional serta sumber pendapatan bagi jutaan petani skala kecil di Indonesia, namun kesenjangan pendapatan yang persisten mencerminkan inefisiensi dalam penggunaan faktor produksi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap pendapatan bersih usahatani jagung di Desa Bukit Aren, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo; dan (2) menilai tingkat pendapatan serta kelayakan finansial usahatani jagung di wilayah tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda Ordinary Least Squares (OLS) diterapkan pada 42 responden yang dipilih secara proporsional dari 35 kelompok tani menggunakan rumus Slovin (margin of error = 15%). Uji asumsi klasik lengkap normalitas (Kolmogorov-Smirnov), heteroskedastisitas (Scatterplot), autokorelasi (Durbin-Watson), dan multikolinearitas (VIF) dilakukan untuk memvalidasi estimator OLS. Kelayakan finansial dinilai menggunakan rasio Revenue-to-Cost (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, jumlah produksi, biaya tenaga kerja, biaya pupuk, dan biaya pestisida berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bersih (F = 14,828; p = 0,000). Secara parsial, hanya biaya tenaga kerja yang menunjukkan pengaruh signifikan positif (β = 0,472; p = 0,000), sedangkan jumlah produksi (p = 0,717), biaya pupuk (p = 0,339), dan biaya pestisida (p = 0,477) tidak signifikan. Koefisien determinasi (R² = 0,616) mengindikasikan bahwa 61,6% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh model. Nilai R/C ratio sebesar 6,7 mengonfirmasi usahatani yang sangat menguntungkan, dengan produktivitas rata-rata 9,57 ton/ha yang jauh melampaui rata-rata nasional 5,5–5,7 ton/ha. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi tenaga kerja melalui mekanisasi dan pemupukan berimbang berbasis lokasi spesifik merupakan intervensi prioritas untuk meningkatkan kesejahteraan petani skala kecil di Kecamatan Pulubala. Kata Kunci: Biaya Tenaga Kerja; Faktor Produksi; Kelayakan Finansial; Pendapatan Usahatani Jagung; R/C Ratio; Regresi Linear Berganda