cover
Contact Name
Edy Suryono
Contact Email
qwedys12@gmail.com
Phone
+6281567893460
Journal Mail Official
abdimasya59@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Solo Baki Km.2 Kwarasan, Solo Baru,Sukoharjo. Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Masya
ISSN : 27742881     EISSN : 27742849     DOI : 10.52561/abma
Abdi Masya merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat tingkat nasional yang memfokuskan pada aplikasi dan pengembangan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat luas yang dilakukan oleh para sivitas akademi internal dan eksternal STTW Surakarta. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, proses produksi, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, diseminasi teknologi (pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan). Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1" : 9 Documents clear
EDUKASI KESELAMATAN LALU LINTAS DI KALANGAN EMAK-EMAK RW 02 DESA SOGO KABUPATEN BLORA Magfirona, Alfia; Fitrianingrum, Wahyu Ria; Rahmawati, Febriria; Hidayati, Nurul; Sunarjono, Sri; Listyawan, Anto Budi; Handayani, Nur Khotimah
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.311

Abstract

The public's lack of awareness of traffic laws can be seen in behavior such as the increasing number of traffic violations. Apart from that, minimal knowledge of traffic rules and poor driving practices are also causes that exacerbate the high rate of traffic accidents. The rate of traffic accidents 2021 in Blora Regency throughout 2021 has increased compared to 2020. One effort to overcome this problem can be made by educating traffic ethics among the mothers of Sogo Village, Blora Regency. Service activities were carried out on Thursday, April 27 2023 at 15.00 – 17.00 WIB using the face-to-face method. The education carried out has been able to improve mothers' abilities to understand traffic and driving etiquette. Evaluation of service activities is carried out through pre-and post-tests. Based on the indicators per question item, the average pre-test results show a figure of 69.35%, while the post-test results have increased by 30.65%. Overall the results of the post-test percentage achieved per question item reached 100%. It can be concluded that the education carried out has succeeded in improving mothers' abilities to understand traffic and driving etiquette. In this way, these mothers are considered capable of sharing information and understanding related to traffic etiquette with their children and neighbors and can apply it in their behavior during traffic on the road as a follow-up to this activity.
PEMANFAATAN SERESAH DAUN KERING SEBAGAI PUPUK KOMPOS DENGAN TEKNOLOGI KOMPOSTER DI DESA PARASREJO, PASURUAN Hidayanto, Fajar; Arifin, A. Zainul; Purnamasari, Retno Tri; Zahwa, Renny Umatul; Jannah, Nikmatul; Putra, Dewa Putu Subrawaman; Firzatulloh, Muhammad
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.327

Abstract

Desa Parasrejo, Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu desa yang memiliki program bank sampah namun sudah tiga tahun terakhir kurang berjalan optimal sehingga masyarakat membakar sampahnya tanpa dipilah terlebih dahulu. Seresah daun kering menjadi sampah di lingkungan rumah yang jika dibiarkan akan mengganggu estetika rumah dan jika dibakar akan menghasilkan polusi lingkungan, sehingga tim pengabdian memperkenalkan teknologi komposter untuk mengolah sampah seresah daun kering menjadi pupuk kompos yang bernilai ekonomis dan mampu memperbaiki kesuburan tanah. Pelaksaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap antara lain; sosialisasi, praktek langsung dan monitoring. Hasil secara keseluruhan kegiatan ini adalah masyarakat Desa Parasrejo mampu membuat pupuk kompos yang berbahan dasar seresah daun kering, selanjutnya tim pengabdian dan mitra akan menindaklanjuti kegiatan dengan cara mendaftarkan produk pupuk kompos tersebut dan produk BUMDes serta UMKM lainnya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN PADA UMKM OMAH IWAK DI KABUPATEN KUDUS Mulyani, Sri; Budiman, Nita Andriyani; Supriyati, Endang; Listyorini, Tri
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.344

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM Omah Iwak yaitu terkendala dalam aspek pemasaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan UMKM Omah Iwak dalam memanfaatkan digital marketing melalui aplikasi Grab Food dan Go Food untuk membantu peningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian terdiri dari lima tahap yaitu analisis kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu UMKM Omah Iwak merasa terbantu dan memiliki aplikasi Grab Food dan Go Food yang dapat membantu peningkatan penjualan produk.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA UNTUK SEKOLAH DASAR SE-DABIN II KORWIL BIDIK KECAMATAN BLORA KABUPATEN BLORA Mariyani, Anna; Setiaji, Soma; Uktiat, Saskila Sabiatus; Yani
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.348

Abstract

Permasalahan guru sekolah dasar pada daerah binaan II koordinator wilayah Kecamatan Blora Kabupaten Blora adalah minimnya bahan ajar yang dikembangkan oleh guru untuk siswa dalam membelajarkan matematika di kelas. Adanya program pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan guru tentang pengembangan bahan ajar matematika dan memberikan contoh tentang kreativitas guru tentang pengembangan bahan ajar matematika. Daerah binaan II ini membawahi 12 sekolah yaitu SD Islam Baitunnur, SDN 1 Kunden, SDN 2 Kunden, SDN 1 Jetis, SDN 2 Jetis, SDN Tambahrejo, SDN Kedungjenar, SDN 1 Beran, SDN 2 Beran, SDN 1 Kamolan, SDN 2 Kamolan, SDN 3 Kamolan. Dabin II ini terletak di Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Pada program ini terdapat 60 peserta yang terdiri dari 30 guru kelas rendah dan 30 guru kelas tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Kunden yang terletak di Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Metode pada program pengabdian ini adalah ceramah yang dilakukan secara luring dua arah. Hasil pada program pengabdian ini adalah pendampinngan pelatihan bahan ajar ini sangat efektif untuk memberikan pengetahuan guru di Daerah binaan II Korwil Bidik Kecamatan Blora tentang pengembangan bahan ajar matematika dan memberikan contoh dan pengetahuan tentang kreativitas guru di Daerah binaan II Korwil Bidik Kecamatan Blora tentang pengembangan bahan ajar matematika.
PENERAPAN PENGELASAN METODE SMAW MELALUI KEGIATAN KKNT PEMBUATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DI DESA MANANG Margono, Bambang; Sriyanto; Wibisono, Otniel; Putra, Edwin; Dwi, Fajar; Andre, Dendy; Adi, Arya; Rezki, Boriro; Zain, Ghiffary
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.349

Abstract

ABSTRAK KKNT atau Kuliah Kerja Nyata Tematik merupakan suatu kegiatan atau pendidikan yang diperoleh saat masa kuliah, pendidikan ini diberikan dengan cara memberi mahasiswa pengalaman belajar hidup dilingkungan masyarakat yang terletak diluar kampus. Teknologi merupakan sarana menyeluruh untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi pembangunan pedesaan melalui pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor yang didukung oleh penerapan dan pengembangan teknologi tepat guna. Pemilihan teknologi tepat guna yang dapat dikembangkan di Desa Manang adalah pengelasan metode SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Setelah dilakukanya observasi, permasalahan yang sering terjadi di desa Manang yakni masih kurangnya kesadaran mengenai kebersihan lingkungan di sekitar. Hal ini diperlihatkan dengan banyaknya sampah yang menumpuk pada aliran sungai serta dipinggir jalan sekitar. Kegiatan KKNT ini lebih mengedepankan pada pembuatan produk teknologi tepat guna yang bertujuan untuk menangani masalah sampah yang berada dialiran sungai kali tumpuk dan mengatisipasi keamanan kolam dari anak anak PAUD dan TK sehingga memudahkan kegiatan masyarakat. Kegiatan ini berupaya untuk memudahkan masyarakat dalam hal melestarikan lingkungan sekitar serta memberikan solusi dari permasalahan sampah agar terciptanya lingkungan bersih dan sehat di desa Manang. Kata Kunci : KKN Tematik , Sampah , Pengelasan , Las SMAW, Teknologi, Teknologi Tepat Guna
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN ALAT PARUT DAN PEMERAS REMPAH UMKM MINUMAN HERBAL Putri, Chauliah Fatma; Suroso , Hastawati Chrisna; Wardhani , Norita Prasetya; Margono, Margono
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.361

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan kepada mitra minuman herbal Tempo Doeloe di Ketintang, Kec. Wonokromo Surabaya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah tentang kesulitan meningkatkan produktivitasnya dalam pemenuhan permintaan produk minuman herbal. Penjualan minuman tradisional pada saat pandemi COVID-19 sempat mengalami kenaikan dikarenakan minuman tersebut berkhasiat dalam menjaga imunitas tubuh. Pelaku usaha gagal dalam mengambil kesempatan itu karena beberapa alasan di antaranya adalah kurangnya inovasi produk dalam upaya meningkatkan produktivitas usaha tersebut. Upaya peningkatan produktivitas dilakukan dengan penerapan teknologi minim kontak yaitu penggunaan alat bantu parut dan pemeras rempah guna meminimalisir kontak tangan pada bahan baku. Alat ini dapat mempercepat proses penghalusan bahan serta untuk menjaga higienitas produk dan mempercepat proses pengemasan. Penerapan alat tersebut hingga akhir pendampingan menghasilkan peningkatan produktivitas sebesar 400% dan penurunan harga pokok produksi, sehingga meningkatkan margin laba usaha produk minuman herbal sebesar 31,3%.
PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMATERAPI BERNILAI JUAL DALAM GERAKAN 3R Kumoro, Imanuel Dimas Cahyo; Trisnapradika, Gustina Alfa; Rahma, Khalida Nur; Kartikadarma, Etika
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.363

Abstract

Indonesia is one of the largest waste-contributing countries in the world. This is no exception in Kelurahan Bandarharjo which has a large population so that household waste production is directly proportional to the population. The processing of household waste needs special attention, both from the household scale to the national scale. So far, household waste has only been collected at a TPS and ends up piled up in a TPA. This cannot continue because these piles of rubbish can become a source of pollution and disease for the community. Used cooking oil or jelantah is a type of waste that must be found in every household. So the service team carried out outreach activities and demonstrations on the processing used cooking oil waste or jelantah which was then processed into aromatherapy candles to turn waste into high-value selling products.. The method used in this service is in the form of socialization and demonstrations carried out in one day. As a result, the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) movement provides an increase in public knowledge in managing the cleanliness of the earth. The team hopes that this training can also be disseminated in the surrounding district.
MELATIH MURID PAUD MENCEGAH KARIES & MAKANAN KARIOGENIK DENGAN Si KAGI Fadjeri, Indrayati; Widiyastuti, Rini; Erwin, Erwin
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.367

Abstract

Murid PAUD merupakan kelompok yang paling rentan terhadap karies gigi. Faktor kebiasaan konsumsi makanan kariogenik dan pemeliharaan rongga mulut yang dilakukan anak-anak pada usia dini dapat memengaruhi kesehatan gigi mereka. PAUD Sanggar Fortune berada di wilayah puskesmas kecamatan pasaar minggu.. Lokasi PAUD berada ditengah kawasan padat perumahan penduduk di kelurahan Ragunan kecamatan Pasar Minggu dimana akses nakes ke sekolah hanya bisa dilakukan dengan melewati kendaraan roda dua atau berjalan kaki diantara rumah warga, kesulitan tersebut menjadi hambatan tenaga kesehatan dalam membawa logistik penyuluhan yang interaktif pada murid-murid sekolah tersebut. Oleh karena itu tim pengabmas bermaksud melakukan kegiatan Edukasi visual menghindari Si KAGI (Karies Gigi & Makanan Kariogenik) pada Murid PAUD Sanggar Fortune. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kemampuan anak PAUD Sanggar Fortune untuk mengenali tanda karies gigi dan makanan kariogenik. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan screening karies gigi, penyuluhan dengan media Si KAGI, pembagian peralatan menyikat gigi dan makanan non kariogenik serta pembimbingan sikat gigi bersama. Sasaran kegiatan berjumlah 38 anak. Hasil kegiatan menunjukkan 66% anak memiliki karies gigi, anak mampu mengenali tanda gigi yang mengalami karies, kemampuan mayoritas anak mengenali sikat gigi yang baik (meningkat dari 97% ke 100%,) dan kemampuan mayoritas anak memilih makanan sehat/non kariogenik (meningkat dari 66% ke 92%,). Kesimpulan kegiatan berhasil meningkatkan kemampuan anak untuk mengenali tanda karies gigi dan makanan kariogenik. Rencana tindak lanjut kedepannya adalah kegiatan bisa terlaksana secara rutin, berkelanjutan dan melibatkan sasaran dari lokasi lain sehingga kemanfaatan kegiatan akan lebih banyak dirasakan kelompok anak usia prasekolah dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut.
PELATIHAN KEGIATAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DI ERA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Nurlaily, Vivi Astuti; Nafisah, Durrotun; Dayu, Dian Permatasari Kusuma; Cindy, Agustin Hanivia
Abdi Masya Vol 5 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i1.373

Abstract

The Independent Curriculum is a new curriculum that requires the readiness of teachers and students to use technological information in implementing learning. Digital literacy can no longer be separated from learning in the current era. The aim of this community service is to prepare teachers to implement the Independent Curriculum, especially strengthening digital literacy. Before the training process, not all of the participants had digital literacy skills, so some teachers and students did not understand how to effectively use digital information media. Digital literacy training needs to be implemented because it is a practical solution for building digital literacy competencies for teachers in the independent learning curriculum. The results of the training showed that the teachers at SD Negeri Lakar Santri I Surabaya were very happy and satisfied taking part in the digital literacy training. Insight into the independent learning curriculum is increasing so teachers will continue to try to adapt to technology.

Page 1 of 1 | Total Record : 9