cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
Pola Asuh Orang Tua Dan Screen Time Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Prasekolah Astria, Niki; Rahmawati, Dwi; Firnanda, Ulfa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2825

Abstract

Gangguan perkembangan bahasa sangat umum terjadi di seluruh dunia. Di Indonesia, 13% hingga 18% anak terdiagnosis keterlambatan bahasa, sehingga menyulitkan mereka berinteraksi dengan teman sebaya dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan screen time terhadap perkembangan bahasa anak prasekolah di desa Simpang IV. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional non-eksperimental dengan desain penelitian cross-sectional. Metode pengambilan sampelnya adalah target sampling. Total sampel meliputi 87 anak usia 3 sampai 6 tahun. Alat penilaian setiap variabel menggunakan lembar checklist atau kuesioner.Uji chi-square digunakan untuk analisis data. Dari hasil uji statistik diperoleh p-value hubungan gaya pengasuhan orang tua dengan perkembangan bahasa anak sebesar 0,000 (p-value). Dari uji statistic didapatkan nilai p-value hubungan screen time terhadap perkembangan Bahasa sebesar 0.004 dan dapat disimpulkan adanya hubungan antara screen time terhadapat perkembangan anak . hasi uji statistic jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa didapatkan p-value 0.225, maka tidak ada hubungan jenis screen time terhadap perkembangan Bahasa anak.
IMPLEMENTASI SISTEM RUJUKAN PERSALINAN PESERTA JKN DI PUSKESMAS DARUSSALAM KOTA MEDAN Salwa, Fadillah; Fitria, Adinda Dwi; Dasopang, Lailatul Mahpuja; Gurning, Fitriani Pramita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2630

Abstract

Rujukan yang tepat menjadi bagian dalam faktor penentu dalam meminimalkan angka kematian dan kesakitan ibu. Puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) bertanggung jawab untuk mengidentifikasi risiko persalinan dan memproses rujukan ke rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah implementasi pada sistem rujukan persalinan peserta JKN di Puskesmas Darussalam Kota Medan. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif studi kasus dengan menggunakan teknik pengumpulan data seperti teknik wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Sistem rujukan persalinan peserta JKN di Puskesmas Darussalam sudah bisa dilakukan saat trimester 1 dan trimester 3 dengan indikasi medis berupa keluhan ataupun ditemukannya komplikasi atau kelainan. Tahapannya meliputi registrasi online, anamnesis, dan pemeriksaan pasien di poliklinik KIA. Jika terdapat indikasi medis yang tidak dapat ditangani oleh pihak Puskesmas, pasien akan segera diarahkan ke rumah sakit rujukan sesuai keinginan pasien dengan menggunakan sistem PCare BPJS Kesehatan untuk membuat diagnosa dan menyimpan data pasien. Implementasi sistem rujukan persalinan di Puskesmas Darussalam Kota Medan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Sumber daya manusia kurang memadai karena tidak adanya apoteker, namun terdapat tiga orang bidang dan satu orang dokter umum yang telah mengikuti pelatihan USG. Sarana dan prasarana sudah memadai. Namun, terdapat kendala yang dirasakan pasien yaitu proses rujukan yang lama. Maka dari itu, diharapkan bagi pemerintah untuk meningkatkan kemampuan sistem informasi kesehatan untuk memantau dan mengevaluasi proses rujukan. Kata kunci : JKN, Puskesmas, Rujukan Persalinan
UJI KESAMAAN BERKAS KOLIMATOR DENGAN VARIASI JARAK FFD (FOCUS FILM DISTANCE) PADA PESAWAT SINAR-X Artitin, Cicillia; Nisa, Chairun; Sari, Oktavia Puspita; Anjarwati, Neneng
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2849

Abstract

The collimator is a part of the x-ray device that has the function of regulating the size of the field. If this field is not aligned, the anatomy that should enter the irradiation field is not exposed to radiation. The large number of exposures performed can result in a mismatch between the area of the irradiation field and the X-ray beam produced. Distance variations are used to determine the suitability or value of the shift in the collimator field area tested. This study aims to determine the feasibility of a collimator on an X-ray plane by determining the similarity of the collimated beam with the X-ray beam.The type of research used is quantitative with experimental methods in the radiology installation of Andalas University Hospital Padang in August 2023 with variations of FFD 90 cm, 100 cm, 110 cm, and 120 cm. The measuring instrument used collimator test tool with collimation size 14x18 cm using small focal spot and large focal sp-axis (horizontal) and Y-axis (vertical) values by not exceeding 3% of FFD (ΔX + ΔY ≤ 3% of FFD).The test results of the collimator beam similarity test with FFD distance variations that comply with the tolerance limit ≤ 2% FFD are at FFD 100 cm, 110 cm, and 120 cm when using a small focal spot. While those that do not match or exceed the tolerance limit ≤ 2% FFD are FFD 90 cm small focal spot, FFD 90 cm, 100 cm, 110 cm, and 120 cm when using a large focal spot. Collimation that is feasible to use in the radiographic imaging process on a small focal spot with a distance (FFD) starting from 100 cm. The large focal spot is not feasible to use and needs to be improved.Keywords: Conformity test, Beam collimation, FFD distance variation
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG KOTA PADANG Yanti, Etri; Rahayuningrum, Dwi Christina; Eliza, Eliza; Dewi, Ratna Indah Sari; Indriyani, Yola
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2960

Abstract

ABSTRAKMasalah gizi pada anak balita merupakan isu global yang memiliki dampak sistemik signifikan, termasuk di Indonesia, di mana kekurangan gizi atau gizi buruk tidak hanya meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas, tetapi juga berdampak pada penurunan kecerdasan serta daya saing anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Begalung, Kota Padang Tahun 2024.Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik deskriptif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak balita sebanyak 565 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan menggunakan rumus slovin sehingga didapat sampel sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian didapatkan 44% dikategorikan dalam status gizi buruk,39% mengalami penyakit infeksi, 59% memiliki sikap negatif, pengetahuan ibu 54% kurang. Analisis bivariat menemukan ada hubungan antara penyakit infeksi dan status gizi balita (r = 0.579, p = 0.000), sikap ibu dan status gizi balita (r = 0.476, p = 0.000), serta pengetahuan ibu tentang gizi dan status gizi balita (r = 0.485, p = 0.000). Jadi, kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara penyakit infeksi, sikap, dan pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini kepada kader posyandu untuk memberikan penyuluhan kesehatan mengenai gizi pada balita guna memperbaiki pemahaman ibu mengenai pencegahan gizi buruk pada balita.Kata Kunci : Balita, Status Gizi, Penyakit Infeksi, Sikap Ibu, Pengetahuan IbuABSTRACTNutritional issues among toddlers are a global concern with significant systemic impacts, including in Indonesia, where malnutrition or poor nutrition not only increases the risk of morbidity and mortality but also affects children's cognitive development and future competitiveness. This study aims to analyze the factors associated with the nutritional status of toddlers in the working area of Lubuk Begalung Health Center, Padang City.This research employs a descriptive analytical method with a cross-sectional design. The study was conducted July 2024. The population consisted of 565 mothers with toddlers with a sample of 54 mothers selected using purposive sampling based on the Slovin formula. Data collection was carried out through questionnaires.Data analysis included analysis using the Chi-Square test.The analyze showed that (44%) were classified as malnourished, A total of (39%) had experienced infectious diseases,(59%) had negative attitudes.Maternal knowledge of nutrition was (54%) had insufficient knowledge. The bivariate analysis found relationship between infectious diseases and toddlers' nutritional status (r = 0.579, p = 0.000), maternal attitudes and toddlers' nutritional status (r = 0.476, p = 0.000), and maternal knowledge of nutrition and toddlers' nutritional status (r = 0.485, p = 0.000). In conclusion, there is a significant association between infectious diseases, maternal attitudes, and maternal knowledge with the nutritional status of toddlers.suggestion that can be given in this study to posyandu cadres to provide health education on nutrition in toddlers in order to improve maternal understanding of preventing malnutrition in toddlres. Keywords: Toddlers, Nutritional Status, Infectious Diseases, Mother's Attitude, Mother'Knowledge
Hubungan Umur Dan Paritas Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik 3 Bulan di PMB Zummatul   Bulu, Anggreni; Indriati, Ina; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2550

Abstract

Pemilihan alat kontrasepsi sangatlah penting, dan suntik salah satu pilihan yang digemari.Suntik merupakan resep yang sederhana, aman, murah, dan tidak mempengaruhi ASI. Keadaan yang mempenaruhi penggunaan alat kontrasepsi suntik antara lain pengetahuan, dukungan pasangan, pendidikan, profesi, perilaku dan paritas. Penelitian ini menggunakan analisis korelasi berupa cross sectional. Populasi dari penelitian yaitu peserta KB suntik di PMB ZummatulKecamatan Gunung Anyar Surabaya dengan populasi 51 orang. Teknik purposive sampling digunakan untuk menentukan sampel. Sampel dari penelitian ini sebanyak 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden berusia <30 tahun, dan sebagian kecil responden berusia >30 tahun,hampir separuh responden berstatus paritas primipara, dan hampir separuh responden berada pada kategori baik. Terdapat hubungan antara usia ibu dengan keputusan pemasangan suntik KB 3 bulan di PMB Zummatul Wilayah Gunung Anyar dengan konsekuensi P 0,011 < 0,05. Ada hubungan antara paritas dengan keputusan kontrasepsi suntik 3 bulan di PMB Zummatul Kecamatan Gunung Anyar dengan hasil P 0,000 < 0,05.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN K4 Saifudin, Sri Rahayu; Indriati, Ina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2559

Abstract

Pelayanan perawatan prenatal adalah bantuan medis yang diberikan kepada calon ibu oleh tenaga kesehatan yang terlatih sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Standar Pelayanan Kebidanan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kematian ibu terus meningkat. Setiap hari, banyak wanita meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan atau persalinan. Studi ini menyelidiki hubungan antara dukungan keluarga dan pengetahuan calon ibu tentang kehamilan mereka dan kunjungan ke fasilitas kesehatan selama trimester ketiga kehamilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional untuk melakukan analisis korelasional. Tiga puluh responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan diuji dengan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan nilai p = 0,013, ada hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pendidikan anak, lebih rendah dari 0,05. Selain itu, ada hubungan antara pengetahuan dan dukungan keluarga, dengan nilai p = 0,000, yang juga lebih rendah dari 0,05. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat keterkaitan antara dukungan keluarga, tingkat pengetahuan calon ibu, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk meningkatkan edukasi tentang tanda-tanda bahaya kehamilan, pentingnya pemeriksaan kehamilan, dan keterlibatan keluarga dalam mendukung calon ibu.Kata kunci: Antenatal Care, Kehamilan, Dukungan Keluarga
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEGELISAHAN MENJELANG PERSALINAN Worang, Meylan Sandra Grefie; Indriati, Ina; Andrio, Prawasti Rahayuningtyas
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2785

Abstract

Persalinan adalah metode yang melibatkan pembukaan dan pengecilan leher rahim sehingga embrio dapat turun ke jalan lahir. Pada tahun 2022, Asosiasi Kesejahteraan Dunia (WHO) menemukan bahwa sekitar 12.230.142 wanita hamil secara keseluruhan mengalami masalah selama trimester ketiga kehamilan, dengan 30% di antaranya mengalami masalah ketidaknyamanan selama melahirkan. Tujuan dari eksplorasi ini merupakan untuk mencari tahu hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat kegelisahan menjelang persalina. Pemeriksaan ini yaitu penelitian analitik dengan rencana cross-sectional. Populasinya adalah ibu-ibu yang merasa gugup di Pusat Kesejahteraan Kelompok Masyarakat Seretan yang mengikuti model penggabungan. Eksplorasi dipimpin pada bulan April 2024 di Pusat Kesejahteraan Kawasan Seretan. Lokal Lembean Timur. Minahasa, dengan contoh 25 orang memilih menggunakan strategi pemeriksaan purposive. Jajak pendapat adalah instrumen yang digunakan, dan penyelidikan informasi dilakukan dengan uji chi square.Dari uji Chi Square menunjukkan P 0,001, dan ini menunjukkan adanya keterhubungan yang kuat antara dukungan keluarga dan tingkat kegelisahan. Hal ini terlihat dari pilihan bernilai (p) = 0,000 < dari α=0,05 sehingga Ho tidak diterima atau ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kegelisahan ibu hamil.Kata Kunci : Persalinan, Kegelisahan,Dukungan Keluarga
GAMBARAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI DAN KETERATURAN ANTENATAL CARE DI WILAYA KERJA UPT PUSKESMAS WOLAANG Mengko, Meyti; Indriati, Ina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2776

Abstract

Kehamilan risiko tinggi merupakan masa  kehamilan yang dapat berdampak pada calon ibu dan anak menjadi lemah bahkan menimbulkan kematian sebelum dilahirkan. Poin utama dari pemeriksaan ini adalah untuk menentukan gambaran kehamilan berisiko tinggi dan konsistensi pertimbangan antenatal di wilayah kerja UPT Puskesmas Wolaang. Metode ini menggunakan total sampling. Populasi yang digunakan yaitu semua ibu hamil dengan kehamilan resiko tinggi di daerah kerja UPT Puskesmas Wolaang. Sample yang diteliti yaitu 56 ibu hamil. Hasil dari penelitian ini adalah Gambaran kehamilan risiko tinggi di wilayah kerja UPT Puskesmas Wolaang terdapat banyak calon ibu yang terancam (resti) karena terlalu tua > 35 tahun, memiliki jumlah anak sebanyak 4/lebih, memiliki latar belakang operasi caesar/SC, hamil lagi terlalu dini < 2 tahun dan masa lalu yang penuh dengan penyakit . Kunjungan ANC yang sangat standar.Kata Kunci : Kehamilan, Bayi, Ibu 
The Influence of Health Education on Knowledge of Hypertension in Hypertension Patients at Belimbing Health Center in Padang City Eliza, Eliza; Herlina, Andika; Yanti, Etri; Lesmana, Sonya
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3131

Abstract

ABSTRACT Hypertension may be a degenerative infection that's the third cause of passing around the world, and the repeat rate is expanding each year.One of the components causing tall blood pressure could be a need of information.One way to extend information around hypertension is through wellbeing instruction.The point of this ponder was to degree the effectiveness of hypertension wellbeing instruction for hypertensive patients at the Belimbing Community Wellbeing Center, Padang City.This sort of investigate may be a single gather pretest and posttest some time recently the test.The ponder populace included all 126 individuals enduring from tall blood pressure at the Belimbing Community Wellbeing Center.The examining strategy was a focused on test with a test measure of 30 individuals.Information will be collected employing a survey.univariate and bivariate.The normal level of information approximately hypertension some time recently being given wellbeing instruction was 4.73, and the normal level of information approximately hypertension after being given wellbeing instruction was 8.00.There's an impact of wellbeing instruction on information of hypertension in hypertensive patients at the Belimbing Community Wellbeing Center, Padang City in 2024 (p-value = 0.000).The conclusion of this investigate is that wellbeing instruction impacts information around hypertension in hypertensive patients.Puskesmas supervisors are empowered to get ready wellbeing instruction programs almost hypertension for hypertensive patients twice a month at Berimbing Puskesmas.   Keywords: Health Education, , Hypertension, Knowledge
THE ACHIEVEMENT OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING FACTORS IN THE WORKING ARCA OF BETUNG PUBLIC HEALTH CENTER, OI REGENCY Wandira, Ayu; Aquari, Bina; Rahmadhani, Sendy Pratiwi; Minata, Fika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.2991

Abstract

Achieving exclusive breastfeeding is one of the efforts to improve the fulfillment of nutritional needs so that it can improve the nutritional status of infants and children. The purpose of this study was to detemine the relationship between Perception of Inadequate Breastfeeding (PIB), the role of health workers, and type of childbirth with the achievement of Exclusive Breastfeeding in the working arca of the Betung Public Health Center, OI Regency in 2024. The study used an analytical survey method and a crosssectional approach. The population in this study were 285 mothers in the working area of the Betung Public Health Center who had babies aged more than 6-12 month & sample was 74 respondents taken using a purposive sampling technique. The primary data collected using a questionnaire and analized using the Chi Square test. The results of the study obtained that 46 (62.2%) respondents provided Exclusive Breastfeeding, PIB was insufficient 24 (32.4%), the role of officers had no influential 16 (21.6%), and 15 (20.3%) respondents childbirth by caesarean section. Based on the results of statistical tests, it is known that there was a relationship between PIB (p value 0.006), the role of health workers (p value 0.002) and the type of childbirth (p value 0.004) with the achievement of exclusive breastfeeding.Keywords: Exclusive Breastfeeding, Perception of Inadequate Breastfeeding (P1B), role of health worker