cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN SELF CARE PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWAH LEBAR KOTA BENGKULU Listiana, Devi; Colin, Vellyza
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3318

Abstract

Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang berbahaya dan bisa membawa masalah serius bagi kesehatan self efficacy adalah keyakinan dalam diri sesorang terhadap kemampuan untuk melakukan perilaku untuk mendapatkan suatu tujuan tertentu sedangan self care adalah tindakan membantu mengendalikan gula darahnyang dapat menghasilkan kondisi kesehatan yang lebih baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dan self care Pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 juli – 22 agustus 2024.menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional , sampel penelitian ini adalah pasien Diabetes Melitus Yang Rawat Jalan Diwilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu sebanyak 45 responden hasil uji Chi-Square didapatkan nilai p= 0,006 karena nilai p<0,05 yang menunjukan maka ada hubungan yang signifikan antara Self-Efficacy Dengan Self Care Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu Tahun 2024.Kata kunci : Diabetes Mellitus, Self Efficacy,Self Care
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN PENERAPAN INTERVENSI COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY Meranti, Meranti; Avelina, Yuldensia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3043

Abstract

Halusinasi adalah persepsi yang salah atau palsu tetapi tidak ada rangsangan yang menimbulkannya (tidak ada objeknya)sekalipun tidak nyata. Cognitive Behavior Therapy adalah intervensi terapeutik yang bertujuan untuk mengurangi perilaku yang mengganggu dan maladaptif dengan mengembangkan proses kognitif. Tujuan studi kasus ini adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran dengan penerapan intervensi Cognitive Behavior Therapy di Wilayah Kerja Puskesmas Kopeta. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus adalah klien dengan masalah keperawatan halusinasi pendengaran di Wilayah kerja Puskesmas Kopeta sebanyak 2 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, dan studi kasus. Instrumen yang digunakan adalah format asuhan keperawatan jiwa dan pedoman Cognitive Behavior Therapy. Penerapan Cognitive Behavior Therapy  selama 6 hari, 1 kali sehari selama 30 menit. Analisa data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua klien mengikuti Cognitive Behavior Therapy  sampai selesai kegiatan. Klien Tn. G.D belum mampu melakukan cognitive behavior therapy sedangkan Tn. A.M mampu melakukan cognitive behavior therapy. Pemberian Cognitive Behavior Therapy  dapat membantu klien untuk mengontrol halusinasi. Cognitive Behavior Therapy  diharapkan dapat dilanjutkan oleh klien di rumah dan keluarga dapat terus memotivasi klien melakukan teknik  yang sudah diajarkan.Kata Kunci : Cognitive Behavior Therapy,  Halusinasi pendengaran
PENGARUH TERAPI GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA LANSIA Syafitri, Rika; Restipa, Ledia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3186

Abstract

Memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran fisik, lansia pada umumnya mengalami berbagai masalah kesehatan akibat terjadinya perubahan fisik, psikologis, psikososial dan spiritual. Lebih dari 90% kasus bunuh diri terkait dengan sakit mental seperti stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi guided imagery terhadap penurunan tingkat stres lansia. Jenis penelitian pra-eksperiment dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami stres berjumlah 247 orang dengan sampel 30 orang. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik paired T-test. Rata-rata tekanan darah sesudah diberikan teknik relaksasi otot progressive adalah sistolik mean 132,30 mmHg dan diastolik mean 86,67 mmHg. ada pengaruh teknik guided imagery terhadap stres pada lansia. Kesimpulan penelitian ini terapi guided imagery dapat menurunkan tingkat stres pada lansia. Diharapkan perawat di Puskesmas dapat memberikan edukasi mengenai pemberian terapi teknik guided imagery pada lansia yang mengalami gangguan stres.Kata kunci : Guided Imagery, stres, lansia
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI KEJADIAN BANJIR DI SUNGAI DELI LINGKUNGAN X KELURAHAN HAMDAN Susilawati, Susilawati; Zahira, Sayyidati Zahira; santoso, Fazila Septiani Santoso; Ramadhani, Putri Aulia Ramadhani; Barokah, Wuni Barokah; Amnamuchlisah, Dira Amnamuchlisah; Hasanah, Uswatul Hasanah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3004

Abstract

Pada penelitian ini memilih menggunakan pendekatan kualitatif agar permasalahan dapat diteliti secara lebih mendalam dan tidak dibatasi oleh pengukuran pengukuran seperti halnya pada penelitian kuantitatif. Keterlibatan peneliti secara aktif dalam penelitian dapat memudahkan partisipan dalam mengungkap permasalahan yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kejadian banjir di Sungai Deli, khususnya di Lingkungan X, Kelurahan Hamdan. Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah ini, dan seringkali menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode survei dan wawancara kepada 4 responden yang dipilih secara purposive, serta pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Lingkungan X masih tergolong rendah, dengan rendahnya pemahaman tentang langkahlangkah mitigasi dan keterbatasan sarana prasarana saluran pembuangan. Masyarakat lebih mengandalkan bantuan dari pemerintah dan relawan daripada kesiapan diri dalam menghadapi bencana. Selain itu, koordinasi antara pihak terkait seperti pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam penyusunan rencana darurat juga belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, simulasi bencana, serta penyediaan infrastruktur yang mendukung kesiapsiagaan bencana, agar masyarakat dapat lebih tanggap dan proaktif dalam menghadapi banjir di masa depan.Kata kunci: kesiapsiagaan, masyarakat, banjir, Sungai Deli, mitigasi bencana
EXPLORING THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITION AND AUTOIMMUNE DISEASE OUTCOMES: A SYSTEMATIC REVIEW OF CURRENT EVIDENCE Syafiyati, Wahyu
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3086

Abstract

Autoimmune diseases are a group of immune disorders characterized by immune system activity that attacks the body's own cells and tissues. Nutritional factors have been linked to immune system regulation and may contribute to the progression and management of autoimmune diseases. However, further studies are needed on the relationship between diet, micronutrient status and clinical outcomes of autoimmune patients. This study aims to explore the relationship between nutrition and autoimmune disease outcomes by reviewing the latest available scientific evidence. This study is a systematic literature review that examines the results of recent research on the role of nutrition in autoimmune diseases. Articles were selected based on relevance to the topic, valid research methods, and relevance to nutritional strategies that can be applied in autoimmune disease management. Nutrients have been shown to have a significant impact on immune system regulation and autoimmune disease progression. Vitamin D, omega-3, and zinc have immunomodulatory roles that can suppress inflammation and improve immune balance. Plant-based diets and anti-inflammatory diets are associated with improved symptoms and reduced autoimmune disease activity. In contrast, diets high in saturated fat and sugar increase inflammation and worsen autoimmune conditions. Evidence-based dietary interventions can be an effective strategy in improving clinical outcomes of autoimmune patients. However, individual responses to specific diets vary, so a more personalized approach to nutrition needs to be developed. Collaboration between medical personnel, nutritionists, and researchers is needed to develop more specific nutritional guidelines in the management of autoimmune diseases
PENGARUH RENDAM KAKI AIR HANGAT SERAI DAN GARAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Wijayanti, Elviana; Waliyanti, Ema
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3062

Abstract

WHO memprediksi sekitar 1,5 milyar lansia di dunia menderita hipertensi pada tahun 2025. Sementara itu, di Indonesia peningkatan jumlah lansia hipertensi terus bertambah setiap tahunnya. Prevalensi lansia hipertensi mencapai 38,7%, pada tahun 2023 dari yang sebelumnya hanya 34,1%. Rendam kaki air hangat dengan campuran garam dan serai adalah salah satu terapi non farmakologi yang dapat diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam dan serai dalam menurunkan tekanan darah lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Responden yang digunakan adalah lansia yang mengalami hipertensi berjumlah 2 orang. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah pemberian terapi rendam kaki dengan sphygnomanometer digital. Terdapat penurunan rata-rata sistole dan diastole pada kedua responden setelah dilakukan rendam kaki air hangat selama 15 menit dalam waktu 2 minggu. Hal ini menunjukkan terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam dan serai efektif dalam menurunkan tekanan darah lansia dengan hipertensi.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HANDBODY LOTION DARI EKSTRAK ETANOL BUAH ROTAN (Calamus sp) Fendri, Sandra Tri Juli; Rahim, Farida; Puspita, Tania; Ferilda, Siska
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3199

Abstract

Buah Rotan (Calamus sp) merupakan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan pada kulit dan dimanfaatkan sebagai antioksidan. Metabolit sekunder yang dimiliki buah rotan tersebut seperti flavonoid, fenolik, dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) menjadi sediaan handbody lotion dengan 4 formula, yaitu F0 (0%), F1 (1%), F2 (2%), F3(3%) dengan Vitamin C sebagai kontrol positif. Evaluasi sediaan handbody lotion yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptis, homogenitas, pH, tipe krim, stabilitas,uji iritasi dan uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometer UV-VIS pada panjang gelombang 518 nm. Hasil pengujian nilai IC50 ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) sebesar 7,54 µg/mL dan IC50handbody lotion pada F0= 22.637,3 µg/mL, F1= 424,60 µg/mL, F2= 370,06 µg/mL dan F3= 252,73 µg/mL. Ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) dapat diformulasikaan dalam bentuk sediaan handbody lotion, dan tingkat aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah rotan (Calamus sp) tergolong sangat kuat, sedangkan pada sediaan handbody lotion F0 tergolong sangat lemah, serta F1, F2, F3 tergolong  lemah.Kata Kunci: Buah Rotan (Calamus sp), Handbody lotion, Antioksidan
PENGARUH PEMBERIAN SQUARE STEPPING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN RESIKO JATUH PADA LANSIA THE EFFECT OF GIVING SQUARE STEPPING EXERCISE ON REDUCING THE RISK OF FALLS IN THE ELDERLY Hidayati, Novia Tri; Waliyanti, Ema
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3070

Abstract

Prevalensi lansia di dunia sekitar 28 % hingga 35% orang dewasa di atas 65 tahun di dunia mengalami jatuh setiap tahun. Angka ini meningkat menjadi 32% hingga 42% pada kelompok usia di atas 70 tahun. Di indonesia prevalensi resiko jatuh di atas usia 55 tahun mencapai 49,4% dan di atas 65 tahun mencapai 67,1%. Square Stepping Exercise merupakan suatu latihan keseimbangan yang dapat dilakukan oleh lansia dengan berbagai macam arah untuk meningkatkan keseimbangan dan kekuatan otot pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian SSE terhadap penurunan resiko jatuh pada lansia. Desain penelitian ini adalah studi kasus. Sampel penelitian berjumlah 2 lansia dengan resiko jatuh dengan pemberian latihan square stepping 3 kali dalam seminggu yang dilakukan selama 4 minggu pengambilan data penelitian ini pada saat sebelum dan sesudah pemberian intervensi SSE. Alat ukur yang dipakai ialah  Berg Balance Scale (BBS). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh pemberian square stepping exercise terhadap penurunan resiko jatuh. Kata kunci: Square stepping; resiko jatuh; lansia
MAPPING OF TUBERCULOSIS DISEASE WITH GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM IN KAPANEWON BANGUNTAPAN, SEWON, AND KASIHAN AREAS Sari, Ana Dewi Lukita; Arifin, Zainal; Rahmatullah, Widia; Handayani, Reska
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3122

Abstract

Banguntapan, Kasihan and Sewon Sub-districts have experienced an increase or high cases of tuberculosis in the last 3 years because one of the factors is population density, because the 3 sub-districts are urban areas or directly border the city. The Health Office also has a program to reduce the transmission of tuberculosis in Bantul Regency, by providing assistance, socialization and tracking related to tuberculosis together with the local health center. The purpose of this study was to find out information about the process of collecting health data on tuberculosis cases, making graphs of tuberculosis cases based on gender and age, analyzing supporting factors for tuberculosis based on environmental factors (rainfall). This type of research is qualitative descriptive research with a case study research design. The subjects of this study were officers of the Prevention and Control of Infectious Diseases (P2PM) or those responsible for tuberculosis disease at the Bantul Regency Health Office and programmers holding tuberculosis disease reporting at the Banguntapan, Kasihan and Sewon Health Centers. The object of this study was data on the 3 largest tuberculosis cases in Bantul Regency. The data collection techniques used were interviews, observations and documentation studies. The process of collecting health data on tuberculosis cases at the Bantul District Health Office and Community Health Centers in each sub-district has been carried out computerized and online using the SITB application. The distribution of tuberculosis cases based on sub-district areas is high in the Banguntapan Sub-district area, there are 60 cases with the highest cases in Banguntapan Village as many as 20 cases (33.3%), in the Sewon Sub-district area there are 45 cases with the highest cases in Panggungharjo Village as many as 17 cases (37.7%), in the Kasihan Sub-district area there are 36 cases with the highest cases in Ngestiharjo Village as many as 12 cases (36.1%). Environmental factors that influence the spread of tuberculosis in Bantul Regency areas, especially in Banguntapan, Sewon, and Kasihan Sub-districts, are rainfall.
PENGARUH POSITIVE THINKING TERHADAP KUALITAS HIDUP FAMILY CAREGIVER YANG MERAWAT PASIEN SELAMA MENJALANI TERAPI KANKER Prasetya, Arief Widya; Werdani, Yesiana Dwi Wahyu
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3084

Abstract

Prognosis kanker yang buruk dapat menyebabkan family caregiver memiliki pikiran negatif yang menyebabkan situasi menjadi semakin terpuruk dan berdampak terhadap penurunan kualitas hidup. Namun demikian positive thinking juga berperan di tengah kondisi perawatan pasien yang tidak menentu.  Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh positive thinking terhadap kualitas hidup family caregiver yang merawat pasien selama menjalani terapi kanker. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan dengan pendekatan cross sectional dan interview tidak terstruktur. Populasi family caregiver yang merawat pasien kanker di Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur (YKI) berjumlah 40 orang. Sampel diambil secara purposive sampling dan didapatkan besar sampel 37 orang. Instrumen menggunakan positivity scale dan Caregiver Quality of Life of Cancer (CQoLC) yang telah valid dan reliabel. Pengisian kuesioner dilakukan dengan menerapkan prinsip etik penelitian. Hasil uji normalitas dengan Shapiro Wilk didapatkan data berdistribusi normal (p > 0.05). Uji regresi linear pada variabel positive thinking dan kualitas hidup didapatkan p = 0.000 dan R Square = 0.419, hal ini berarti positive thinking memberikan pengaruh yang bermakna sebesar 41.9% terhadap kualitas hidup. Positive thinking yang muncul pada family caregiver menjadi faktor penting dalam menumbuhkan kekuatan dan motivasi diri sebagai dasar untuk membentuk kualitas hidup yang baik dari semua dimensi.