cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 478 Documents
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN POLA ASUPAN IBU MENYUSUI DENGAN KADAR ZINK DALAM AIR SUSU IBU silvie permata sari
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i1.1039

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) karena dianggap sebagai sumber nutrisi terbaik bagi bayi yang baru lahir sampai enam bulan pertama, karena kualitas dan kuantitas sangat tinggi (Chang et al., 2015). Status gizi ibu menyusui merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kuantitas dan kualitas kandungan ASI (Wardana et al., 2016). Berdasarkan hal tersebut maka ibu menyusui harus memperhatikan asupan nutrisi yang di konsumsinya, agar dapat menghasilkan ASI yang optimal guna memenuhi kebutuhan gizi bayi (Depkes, 2005). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan pola asupan ibu menyusui dengan kadar zink dalam ASI. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih secara Proportionate random sampling. Kemudian hasil pemeriksaan akan dilakukan analisis bivariat dengan uji Mann Whitney. Adapun hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan (p=0,00) status gizi ibu menyusui dengan  kadar zink pada ASI. Terdapat hubungan (p=0,00) pola asupan ibu menyusi dengan  kadar zink pada ASI
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI KELAS X SMA MURNI PADANG Hartati Deri Manila
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i1.1033

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari normal. Kadar Hb normal pada remaja putri adalah >12 g/dl. Anemia pada remaja dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja, pertumbuhan terhambat, tubuh mudah terinfeksi, mengakibatkan kebugaran tubuh berkurang, semangat belajar dan prestasi menurun.Tujuan PenelitianUntuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Murni Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 responden dengan pengambilan sampel Random sampling. alat Pengambilan data menggunakan kuesioner dan alat cek Hb digital dan analisis data dengan Chi Square. Didapatkan Hasil Nilai koefisien korelasi 0,125 dengan signifikansi 0,028 < 0,05 pada pola makan. Hal ini berarti mengidentifikasi Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri.Terdapat hubungan pola makan dengan kejadian anemia pada remaja putri dengan nilai signifikansi sebesar 0,028 (p<0,05). Diharapkan bagi remaja agar dapat mencegah terjadinya anemia dengan memperhatikan pola makan.
PENGARUH PEMBERIAN JUS SIRSAK TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA ARTHRITIS GOUT DI WILAYAH PUSKESMAS LOLO KABUPATEN KERINCI Harmawati .,; Dwi Christina Rahayuningrum
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i1.1067

Abstract

ABSTRAKNyeri Gout yang timbul pada umumnya muncul secara tiba-tiba. Salah satu tindakan untuk mengatasi Artritis Gout secara nonfarmakologi yaitu dengan jus sirsak. Sirsak mengandung asam malat dan antioksidan yang dapat menurukan kadar asam urat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus sirsak terhadap kadar asam urat pada penderita Artritis Gout di wilayah kerja Puskesmas Lolo Kabupaten Kerinci Tahun 2020. Jenis Penelitian adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan Two Grup Pretest dan Posttest Design. Dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Lolo pada bulan September-Novemebr tahun 2020. Populasi penderita Arthritis Gout berjumlah 160 orang. Pengambilan sampel: teknik Purposive Sampling berjumlah 16 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, data di olah secara komputerisasi. Analisis univariat menggunakan mean dan analisis bivariat menggunakan uji independent t-test. Hasil analisa univariat di dapatkan rata-rata kelompok Intervensi pretest 10,84 mg/dl dan posttest 6,41 mg/dl dan rata-rata kadar asam urat kelompok kontrol pretest 9,94 mg/dl dan posttest 6,89. mg/dl Sedangkan Hasil analisa bivariat kelompok intervensi di dapatkan nilai p-Value=0,002 ( < 0,05 Kesimpulan dari hasil penelitian adalah ada pengaruh pemberian jus sirsak terhadap perubahan kadar asam urat pada penderita Arthritis Gout. Di harapkan pihak puskesmas dapat memberikan informasi kesehatan tentang manfaat buah sirsak kepada masyarakat sebagai salah satu cara untuk menurunkan kadar asam urat pada pasien Arthritis Gout, dan pihak puskesmas juga dapat menerapkan secara langsung kepada masyarakat cara pembuatan jus sirsak.Kata Kunci : Sirsak, Kadar Asam Urat, Arthritis Gout ABSTRACTGout pain that appears generally appears suddenly. One of the non-pharmacological measures to treat Gouty Arthritis is soursop juice. Soursop contains malic acid and antioxidants which can reduce uric acid levels. The purpose of this study was to determine the effect of soursop juice on uric acid levels in Gouty Arthritis sufferers in the work area of Puskesmas Lolo, Kerinci Regency in 2020. This type of research is a Quasy Experiment with a Two Group Prestest Design and a Posttest Design. Held in the work area of Lolo Puskesmas in September-November 2020. The population of people with Gouty Arthritis is 160 people. Sampling: purposive sampling technique amounted to 16 people. Collecting data using observation sheets, the data is processed computerized. Univariate analysis used mean and bivariate analysis using independent t-test.The results of the univariate analysis showed that the pretest and posttest intervention group had an average of 6.41 mg/dl and the pretest and posttest uric acid levels of the control group were 9.94 mg/dl and 6.89 mg/dl. Meanwhile, the results of the bivariate analysis of the intervention group showed p-value = 0.002. ( < 0,05 ). The conclusion from the research results is that there is an effect of giving soursop juice on changes in uric acid levels in Gouty Arthritis sufferers. It is hoped that the health center can provide health information about the benefits of soursop fruit to the community as a way to reduce uric acid levels in Gout Arthritis patients, and the puskesmas can also apply directly to the community how to make soursop juice.Keyword : Soursop, Uric Acid Levels, Athritis Gout. 
HUBUNGAN KEAKTIFAN KELUARGA DALAM KEGIATAN POSYANDU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KELURAHAN KEBUN SIKOLOS Weni Lidya Hendayani; Rosa Fitri Amalia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 3, No 1 (2020): November 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v3i1.1180

Abstract

Data Depkes tercatat jumlah anak balita yang terkena gizi buruk melonjak dari 1,8 juta (2005) menjadi 2,3 juta anak (2006). Dalam kurun waktu itu, lebih dari lima juta balita terkena gizi kurang, bahkan (10%) berakhir dengan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keaktifan keluarga dalam kegiatan posyandu dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Kebun Sikolos tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.319 orang. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan sampel sebanyak 111 orang. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions)dengan analisa univariat dan bivariat, uji statistik yang dipakai adalah chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa lebih dari separuh keluarga aktif dalam kegiatan posyandu (53,2%), lebih dari separuh status gizi anak baik (66,7%). Pada analisa bivariat p = value  0,893 berarti tidak terdapat hubungan yang signitif antara keaktifan keluarga dengan status gizi balita. Maka dari itu hendaknya keluarga tetap menjaga gizi anaknya supaya anaknya tidak terkena gizi buruk yaitu dengan cara selalu aktif dalam kegiatan posyandu yang telah tersedia sehingga angka kematian gizi buruk bisa menurun.
KESIAPAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI DI KELURAHAN PURUS KOTA PADANG TAHUN 2019 Rikayoni Rikayoni; Sari Setiarini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i2.1197

Abstract

Bencana adalah setiap kejadian yang menimbulkan kerusakan, gangguan ekologis, hilangnya nyawa manusia, atau memburuknya derajat kesehatan atau pelayanan kesehatan pada skala tertentu yang memerlukan respon  dari luar masyaraka tatau wilayah yang terkena. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran kesiapanmasyarakat terhadap gempa dan tsunami di kelurahan Purus Padang Barat Kota Padang tahun 2019.Desain penelitian bersifat deskriptif, penelitan dilakukan di Kelurahan Purus Kota Padang. Populasi penelitian ini adalah Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang berada di Kelurahan Purus RW 01 dan RW 02Padang Barat sebanyak 231 kepala keluarga dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang responden. Tekhnik pengambilan sampel penelitian ini, Probability sampling dan metode pengambilan sampel secara cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan menggunakan kuesioner pada tanggal  9 Mei – 9 Juni tahun 2019, kemudian data di olah dengan SPSS 16.Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 70 responden, 39 Responden (55.7%) kesiapsiagaan masyarakat baik dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami, sedangkan 31 responden (44.3%) kesiapsiagaan masyarakat tidak baik dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami.Kata Kunci : Kesiapan Masyarakat, Bencana Gempa Dan Tsunami
PENGARUH KONSELING TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG MITIGASI BENCANA GEMPA DI SD NEGERI 50 KURANJI KOTA PADANG Dian Rahmi; Nurhamidah Rahman
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i2.1202

Abstract

Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang terjadi secara mendadak/tidak terencana atau secara perlahan tetapi berlanjut yang mebimbulkan kerusakan sehingga diperlukan tindakan darurat untuk menyelamatkan korban baik manusia maupun lingkungannya. Indonesia sebagai salah satu Negara Asia-Pasifik menjadi Negara dengan resiko bencana terbesar kedua didunia.Gempa bumi Sumatra Barat tahun 2009 terjadi dengan kekuatan 7,6 skalarichter di lepas pantai Sumatra Barat pada pukul 17:16:10 WIB Tanggal 30 september 2009. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh promosi kesehatan memakai metode konseling terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana gempa di SD Negeri 50 Kuranji Kota Padang. Desain penelitian ini menggunakan metode quassieksperimental dengan desain one grup pretest-posttest, dilakukan pada bulan  juni 2020. Jumlah  sampel dalam penelitian ini sebanyak 10 responden dengan teknik pengambilan sampel Acidental Sampling. Tahap pengolahan data melalui editing, coding, processing, cleaning data.Hasil Penelitian menunjukan bahwa nilai pengetahuan Pre test responden adalah 5,20 dan nilai pengetahuanPost testresponden meningkat menjadi 8,30. Didapatkan dengan Uji Wilcoxon/Uji Non Parametrik. hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,015 (p<0,05), artinya terdapat perbedaan pengetahuan  tentang mitigasi bencana gempa sebelum dan sesudah dilakukan konseling di SD Negeri 50 Kuranji Tahun 2020. Diharapkan kepada siswa agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang mitigasi bencana gempa yang benar sehingga dapat meminimalisir dampak apabila terjadi gempa dilingkungan sekolah.Kata kunci  : Konseling, Pengetahuan, Siswa dan Mitigasi bencana
PENGETAHUAN DAN SIKAP NELAYAN TERHADAP PERTOLONGAN PERTAMA KEJADIAN TENGGELAM DI KELURAHAN PURUS KOTA PADANG Mariza Elsi; Dalina Gusti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i2.1209

Abstract

Tenggelam merupakan suatu proses yang dapat menyebabkan kegagalan nafas akibat tertutupnya sebagian atau semua area jalan nafas sehingga menghambat pertukaran oksigen didalam tubuh.  Badan Kesehatan Dunia (WHO, 2016) melaporkan kematian tenggelam termasuk 10 penyebab utama kematian pada anak-anak dan dewasa. Data menunjukan kejadian tenggelam setiap tahunnya merenggut 372.000 jiwa. Nelayan merupakan salah satu profesi bersiko terhadap kejadian tenggelam.  Salah satu cara untuk meminimalisir jumlah korban meninggal akibat tenggelam di perairan adalah dengan mendapatkan pertolongan pertama BHD (Bantuan Hidup Dasar). Bantuan Hidup Dasar merupakan pertolongan pertama yang diberikan oleh setiap masyarakat yang berada ditempat  kejadian, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan nelayan terhadap sikap Bantuan Hidup Dasar yang diberikan kepada korban tenggelam. Jenis penelitian berupa kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional, dilakukan pada  Januari 2020. Jumlah sampel 41 responden, teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian terdapat adanya  hubungan bermakna antara pengetahuan dan sikap nelayan terhadap pertolongan pertama BHD dengan nilai p value = 0,000 < 0,05. koefesien korelasi kedua variabl mnggunakan rumus kendall’tau-b diperoleh nilai 0,601 dan 0,510 dengan artian korelasi  tergolong cukup kuat dan dimaknai semakin baik pengetahuan dan sikap nelayan maka semakin baik pula penanganan pertolongan pertama pada nelayan yang mengalami tenggelam.Kata kunci : Bantuan hidup dasar; nelayan 
PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DIRUMAH SAKIT Rosa Fitri Amalia; Weni Lidya Handayani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i1.1178

Abstract

WHO (World Health Organization ) melaporkan, bayi dengan berat lahir rendah berkontribusi sebanyak 60 hingga (80%) dari seluruh kematian neonatus dan memiliki resiko kematian 20 kali lebih besar dari bayi dengan berat normal. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di ruangan Perinatologi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi pada bulan Februari 2017. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53 orang. Teknik pengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi menggunakan program SPSS dengan analisa univariat dan bivariat, uji statistik yang dipakai adalah chi-square. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa (56.6%) memiliki paritas dengan multipara, (54.7%) memiliki jarak kehamilan tidak beresiko, (75.1%) yang memiliki bayi BBLR. Pada analisa bivariat p value = 0,009 berarti terdapat hubungan paritas dengan kejadian berat badan lahir rendah dan p value = 0,007 berarti terdapat hubungan jarak kehamilan dengan kejadian berat badan lahir rendah. Peneliti  menyarankan ibu hamil hendaknya menjaga gizi selama hamil dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara agar resiko terjadinya BBLR dapat dihindari. Diharapkan kepada petugas rumah sakit agar dapat meningkatkan program penyuluhan dan pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil. 
PENINGKATAN KADAR AMINOTRANSFERASE SERUM PEROKOK AKTIF AKIBAT AKTIVITAS MEROKOK (Suatu Studi Kepustakaan) Diah - Lestari; Tri - Prasetyorini; Ghefira - Widayanti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i2.1199

Abstract

Merokok menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh salah satunya menyebabkan kerusakan pada struktur sel hati, ditandai dengan keluarnya enzim yang paling baik dalam menilai fungsi hati yaitu kelompok aminotransferase serum yang meliputi AST dan ALT, dan kadarnya meningkat pada peredaran darah. Aktivitas merokok dapat dilihat dari usia perokok, jenis rokok, jumlah rokok dalam sehari, lama merokok, dan derajat merokok. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara aktivitas merokok dengan kadar aminotransferase serum pada perokok aktif. Metode penelitian  menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Data yang digunakan adalah data skunder berasal dari penelitian yang telah dipublikasi pada jurnal ilmiah. Hasil penelitian diperoleh  usia perokok termuda pada usia 21 tahun, jenis rokok terbanyak rokok filter dan kretek, jumlah rokok dikonsumsi sebanyak 1-10 batang/hari, lama merokok terbanyak  lebih dari 5 tahun, dan derajat merokok terbanyak dalam kelompok ringan-sedang. Kadar aminotransferase serum sebagian besar mengalami peningkatan, baik kadar AST maupun ALT. Kesimpulan ada hubungan aktivitas merokok dengan kadar aminotransferase serum, dan tidak ada hubungan usia perokok dengan kadar aminotransferase serum. Peningkatan kadar aminotransferase serum pada perokok terjadi < 2x nilai normal, peningkatan yang terjadi hanya dalam batas 2-70 % dari normal.Kata kunci : Aktivitas merokok; aminotransferase serum; AST dan ALT
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN TINDAKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI JORONG TANAH BIRIANG KECAMATAN CINGKARIANG KABUPATEN AGAM Weni Lidya Hendayani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 4, No 1 (2021): Mei 2021
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v4i1.1267

Abstract

Dari 33 provinsi di Indonesia, Sumatra Barat berada pada urutan tiga paling rendah yang memilikiPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu hanya 21,0 %. Berdasarkan hasil data tahun 2017 diPuskesmas Padang Luar yang tidak menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana JorongTanah Biriang 22,5% dengan 70 KK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganpengetahuan ibu rumah tangga tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan tindakan perilaku hidupbersih dan sehat di Jorong Tanah Biriang Kenagarian Cingkariang Kabupaten Agam Tahun2018.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan crosssectional study. Penelitian dilakukan di Jorong Tanah Biriang Kenagarian Cingkariang Kabupaten Agampada tanggal 07-09 Februari 2018. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 62 orang responden. Teknikpengambilan sampel secara total sampling. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasimenggunakan program SPSS dengan analisa univariat dan bivariat, uji statistic yang dipakai adalah chi-squere. Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa 58,1% responden memiliki pengetahuan yang rendahtentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 51,6% responden tindakan perilaku hidup bersih dansehat (PHBS) dilakukan. Pada analisa bivariat p value = 0,000 berarti terdapat hubungan antarapengetahuan dengan tindakan perilaku hidup bersih dan sehat. Maka dari itu Ibu rumah tangga hendaknyameningkatkan pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat, sehingga mampu berbagipengetahuan dengan anggota keluarga lainnya agar mampu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS) dan berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat.Kata Kunci: Pengetahuan, Tindakan, PHBS

Page 9 of 48 | Total Record : 478