cover
Contact Name
Puspita
Contact Email
redaksi@pustaka.my.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
redaksi@pustaka.my.id
Editorial Address
Griya Lumandi Permai, Palopo, Sulsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sinestesia
ISSN : -     EISSN : 27219283     DOI : -
Jurnal sinestesia publishes articles in the field of learning, education, literature, linguistics, and culture.
Articles 77 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2023)" : 77 Documents clear
Kesantunan Tuturan Ekspresif dalam Kolom Komentar di YouTube Presiden Joko Widodo Episode "Paket Obat untuk Isoman" Fuji Arianti; Fatmawati Fatmawati
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelankangi oleh semakin banyaknya dan bebasnya warganet dalam menyampaikan tuturan ekspresif di media sosial dan memberikan respon yang berbeda-beda ada yang setuju, mengkritik, mengeluh dan lain sebagainya. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kesantunan fungsi tuturan ekspresif dalam komentar YouTube Presiden Joko Widodo episode “Paket Obat untuk Isoman”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesantunan fungsi tuturan ekspresif dalam komentar YouTube Presiden Joko Widodo episode “Paket Obat untuk Isoman”. teori dalam penelitian ini menggunakan 2 teori, yaitu teori tuturan ekspresif dari J.R Searle dan teori prinsip kesantunan berbahasa Leech. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode analisis isi. Data yang digunakan dalam penelitian ini komentar netizen pada YuoTube Presiden Joko Widodo episode “Paket Obat untuk Isoman” yang memiliki tuturan ekspresif dan dianalisis prinsip kesantunannya. Sumber data penelitian ini aktivitas berbahasa yang terjadi dalam kolom komentar YouTube Presiden Joko Widodo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, teksik simak, dan teknik catat. Berdasarkan enam fungsi tuturan ekspresif, yakni ucapan selamat, terima kasih, mengkritik, menyalahkan, memuji, dan menyatakan belasungkawa. Fungsi tuturan ekspresif yang dominan adalah tuturan ekspresif memuji. Haltersebut dikarenakan warganet yang menyampaikan pujian kepada Allah dan kepada Bapak Jokowi. Fungsi tuturan ekspresig yang tidak adalah fungsi memafkan. Hal tersebut dikarenakan sumber data tidak memenuhi munculnya tuturan ekspresif memafkan. Berdasarkan prinsip kesantunan Sebagian besar tuturan ekspresif menyatakan secara santun.
Pandemic Vocabulary and Its Equivalents in Short Story “Cerita Saat Jeda”: Literature as Literacy Teaching Materials Ramis Rauf; Afriani Ulya; Sulmi Magfirah
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27219283.393

Abstract

A pandemic or global epidemic is a disease transmitted simultaneously throughout the world. In 2019, the world faced a global outbreak of Covid-19. As a result, all lifelines have been paralyzed, starting from access to education, the economy, and health. However, there is a common thread from the event. One of them is the contribution of some vocabulary or foreign language terms. This paper aims to present some pandemic vocabulary and its equivalents through the collection of short stories “Cerita Saat Jeda” by Kaizen Writing Alumni Dee Lestari. The problem in this paper is formulated in the form of a question, “What is the English pandemic vocabulary narrated in the collection of short stories “Cerita Saat Jeda"? To answer these problems, the article uses the literary criticism approach of M.H. Abrams "the mirror and the lamp." According to Abrams, literature has three functions, namely, as a mirror, as a lamp, and as a medium. The research results show that the Covid-19 pandemic positively impacts society by producing new vocabulary or terms through literary works. The pandemic has become the new Indonesian language vocabulary in the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Kreativitas Menjadi Pendapatan: Pemanfaatan TikTok Menjadi Media Penghasilan di Era 5.0 Mira Adita Widianti; Ahyuni Maulidia; Annisa Fee Amanda; Viera Latifah Azahra
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era sekarang, media sosial mampu menjadi salah satu platform yang menyediakan lahan pekerjaan. Contohnya media sosial TikTok yang sedang menjadi kegemaran di berbagai kalangan, terutama pada generasi muda. Penelitian menunjukan bahwa media sosial TikTok yang biasanya hanya sebagai media eksistensi diri, kini menjadi aplikasi yang digunakan sebagai media penghasil pendapatan. Hal tersebut telah dibuktikan oleh pemilik akun tiktok @ravie.pie yang memiliki sebanyak 2.7M (Juta) pengikut dan @awwkey4 memiliki sebanyak 281.3K (Ribu) pengikut. Dengan jumlah pengikut yang banyak dan unggahan konten pemasaran produk, kedua akun tersebut mendapatkan penghasilan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengambilan data wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini menunjukan beberapa poin penting, seperti membangun kreativitas pemasaran produk untuk menarik perhatian publik, pemilihan waktu yang efektif untuk mengunggah konten, dan  tantangan tersendiri bagi pemilik akun dalam mengembangkan kreativitas konten. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa media sosial  TikTok memberikan akses dalam menghasilkan pendapatan dengan cara yang mudah serta memacu kreativitas dalam berinovasi bagi pengguna dan juga mitra kerja untuk terus berkontribusi menggunakan aplikasi ini, yang nyata nya mampu memberikan lahan pekerjaan untuk berbagai kalangan dengan cara yang unik dan gaya baru dalam berpenghasilan di Indonesia.
Tindak Tutur Ilokusi Pada Acara Mata Najwa Yang Berjudul Susahnya Jadi Perempuan Part 2 Dina Mariana Br Tarigan; Santy Monika
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Tindak Tutur Ilokusi pada Acara Mata Najwa yang berjudul Susahnya Jadi Perempuan Part 2. Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi berjenis ekspresif, direktif, dan asertif. Untuk menganalisis data yang bersifat tuturan maka penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan menyimak kemudian mencatat sebelum diklasifikasikan. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisis data. Hasil penelitian ini ditemukan tiga jenis tindak tutur ilokusi yaitu tindak tutur ekspresif, direktif, dan asertif. Pada tindak tutur ekspresif ditemukan 5 tindak tutur berdasarkan tujuannya yaitu tindak tutur mengungkapkan rasa senang, berterima kasih, menyambut, memuji, dan menentang. Selanjutnya adalah tindak tutur direktif. Tindak tutur direktif berdasarkan tujuannya ditemukan 4 jenis tindak tutur yaitu tindak tutur menegur, menasihati, melarang, dan menyuruh. Selain itu, juga ditemukan tindak tutur asertif. Pada penelitian ini ditemukan 5 jenis tindak tutur asertif berdasarkan tujuannya yaitu tindak tutur menyatakan, menyarankan membual, mengeluh, dan mengklaim. Tindak tutur asertif yang bertujuan menyatakan yang paling banyak ditemukan oleh peneliti yaitu sebanyak 73 tuturan dari 136 tuturan.
Pola Bertutur Direktif Warganet di Media Sosial Tentang Penghentian TV Analog Rahmi Amelia Sholekha; Deasy Wahyu Hidayati
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemberitaan di berbagai media baik media sosial maupun media massa, berita terkait tentang penghentian Tv analog ke Tv digital sangat menggemparkan masyarakat. Hal ini mengakibatkan adanya komentar-komentar yang dihadirkan oleh masyarakat diberbagai media sosial dan melahirkan tutur bahasa yang tidak santun dalam berkomentar terkait dengan perpindahan Tv Analog ke Tv Digital. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola bertutur direktif warganet dalam media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo mengenai penghentian Tv analog penelitian ini. Metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Pendekatan pragmatik berarti mempelajari hubungan antara konteks luar bahasa dan maksud tuturan melalui penafsiran terhadap situasi penuturnya. Sumber data yang digunakan berupa tuturan direktif dalam komentar masyarakat di media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo dengan menggunakan teori tindak tutur direktif Searle. Hasil penelitian ditemukan ada empat jenis tindak tutur direktif pada komentar waarganet di media sosial Twitter @detikcom dan @kemkominfo mengenai penghentian Tv analog; Pertama, tuturan direktif perintah sebanyak (2 data); Kedua, tuturan direktif permintaan sebanyak (5 data); Ketiga, tuturan direktif kritikan sebanyak (14 data) hal ini menjadikan tuturan direktif kritikan menjadi tuturan yang paling mendominasi; Keempat, tuturan direktif nasihat sebanyak (9 data).
Pengaruh Sikap Pengidolaan Artis Tiongkok Terhadap Motivasi Belajar Mandarin Kelly Rosalin; Fera Fera; Genoveva Livia
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada masa ini membuat berbagai jenis informasi menjadi mudah di akses oleh siapapun dan dimanapun. Informasi mengenai politik, ekonomi, hiburan lokal maupun asing dapat diterima oleh seseorang dalam waktu yang singkat. Hiburan asing yang sangat diminati juga membuat masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengenali selebriti asing dan mengidolakan aktor atau penyanyi aisng. Sikap pengidolaan banyak ditemukan saat ini karena perkembangan teknologi memudahkan seseorang mencari informasi idola. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap pengidolaan artis Tiongkok terhadap motivasi belajar Mandarin. Penelitian dilakukan secara kualitatif melalui wawancara 22 mahasiswa yang memiliki idola artis asal Tiongkok. Sikap pengidolaan setiap mahasiswa memiliki bentuk dan tingkatan yang berbeda sehingga pengaruh yang dihasilkan berbeda. Tingkatan pengidolaan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah Entertainment Social dan Intense Personal dan menunjukan bahwa sikap pengidolaan mendorong dan memotivasi mahasiswa untuk belajar Mandarin serta menjadikan belajar Mandarin lebih menyenangkan karena ada dorongan motivasi dari idola. Meskipun pengidolaan tidak berdampak negatif terhadap motivasi belajar, tetapi pengidolaan yang berlebihan tidak disarankan.  
Struktur Mitos dan Miteme dalam Kumpulan Dongeng Sulbar Mandar pada Laman sulbarkita.com: Kajian Strukturalisme Levi Strauss Rahmawati Rahmawati; Juanda Juanda; Suarni Syam Saguni
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kumpulan dongeng Sulbar Mandar menggambarkan tentang aspek nilai-nilai kehidupan yang baik untuk menjadi pedoman kehidupan melaui cerita asal-usul, legenda dan cerita yang ditujukan untuk kepentingan membentuk moral. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur mitos dan miteme yang terdapat dalam teks kumpulan dongeng Sulbar Mandar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan teks dalam kumpulan dongeng Sulbar Mandar. Sumber dapat dalam penelitian ini adalah teks kumpulan dongeng Sulbar di laman sulbarkita.com. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data dari teks tulisan kumpulan dongeng dengan kajian strukturalisme Levi-Strauss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat aspek mitos yang kemudian dibagi menjadi empat episode yang dinarasikan yakni: episode latar belakang tokoh, episode kehidupan tokoh, episode masalah dan penyelesaian masalah terakhir adalah episode akhir cerita. Berdasarkan hasil analisis, unsur cerita kumpulan dongeng tersebut lebih dominan menarasikan tentang nilai-nilai sosial dalam kehidupan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran terkhususnya bagi anak-anak agar mencintai dongeng-dongeng daerah. Bagi industri pariwisata dan budaya, kajian ini memberikan kontribusi, yaitu pembuatan film yang berkaitan dengan mitos dan budaya yang terkait. Pada sektor pendidikan, penelitian ini berkontribusi memberikan materi ajar jenjang Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi. Di samping itu, penelitian ke depan dapat dilaksanakan inventarisasi dongeng Mandar dalam rangka pelestarian budaya.
Bentuk dan Fungsi Deiksis Channel YouTube Najwa Shihab “Susahnya Jadi Perempuan” Tayangan November 2021 (Kajian Pragmatik) Sunarti Sunarti; Nensilianti Nensilianti; Juanda Juanda
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendekripsikan bentuk dan fungsi deiksis pada channel YouTube Najwa Shihab “Susahnya jadi perempuan” ditayangkan November 2021 dengan rincian: (1) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis persona; (2) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis tempat; dan (3) Mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis waktu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan yaitu bentuk deiksis persona yang dikategorikan dalam deiksis persona I, II dan II. Adapun deiksis tempat dengan ditunjukkan kata di rumah, di dapur, di klinik, di Korea, di Indonesia, disana, di satu ruangan, di sebuah pesta, dan kata sana. Kemudian dieksis waktu yang ditunjukkan dengan kata sekarang, detik ini, hari ini, kemarin, 5 tahun pertama, jam 2 pagi, 10 tahun yang lalu setahun terakhir, 5 tahun yang lalu, dulu, suatu hari, baru saja, tadi, pagi tiba, dan 24 jam. Mengenai fungsi deiksis dalam penelitian yaitu fungsi emotif, fungsi referensial, dan fungsi konatif. Dalam sebuah tuturan dipengaruhi oleh siapa, kapan, dimana pembicaraan tersebut terjadi. Penelitian ini berkontribusi dalam industri media yang meliputi pengembangan penggunaan wacana lisan dan tulisan yang mudah dipahami publik. Pada bidang akademik, penelitian ini berkontribusi sebagai model dalam pembelajaran keterampilan berbicara atau public speaking. Penelitian ke depan dapat diperluas pada penyiar-penyiar yang berada di media lain, baik di YouTube maupun di televisi.
Transformasi Pendidikan: Komunikasi Pembelajaran Digital Sekolah Dasar Anak Emas Denpasar Putri Ekaresty Haes; Widya Rahayu; A.A.Ngr. Eddy Supriyadinata Gorda; A.A. Istri A. Maheswari
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjabarkan tentang penggunaan media digital dalam komunikasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik pada Sekolah dasar (SD) Anak Emas Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan dua sumber data yaitu sumber data primer yang berasal dari hasil wawancara dan sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh dari dokumentasi yang merujuk pada buku dan jurnal-jurnal yang terkait. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan membagi informan pada dua kategori yaitu informan utama dan pendukung. Hasil yang diperoleh menyebutkan bahwa aplikasi Zoom Meeting, WAG, Google Meeting, dan Google Classroom dipergunakan dalam model pembelajaran daring. Meskipun dalam konsep teori uses and gratification aplikasi media tersebut sudah memenuhi syarat dalam kegunaan dan memberikan kepuasan kepada penggunanya (guru dan peserta didik) namun juga masih memberikan banyak hambatan dalam melaksanakan komunikasi pembelajaran yang efektif.  
The Meaning of Technology Company Slogans: A Semantic Study Isfahany Sarah Syahida; Hendar Hendar
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technology company advertisement is becoming more and more creative and competitive as it has created certain public images of the companies through the use of slogans, which also have an impact on how the businesses are run. The aims of this research are to classify the types of meaning in technology company slogans and to find the purposes of the slogans. The seven types of meaning by Leech (1990) serves as the primary theory in this research. The method of this qualitative research is descriptive method; meanwhile, the method used to get the data needed on the purposes of slogans used by technology companies is documentary method as they are collected from their official websites and news websites. The results of the research shows that dealing with the types of meaning, it is found that there are only four types of meaning used by technology companies; conceptual meaning (25%), connotative meaning (12.5%), affective meaning (37.5%), and reflected meaning (25%); whereas, the purposes of the slogans used consist of increasing brand awareness (12.5%), promoting excellence (37.5%), conveying positive outlook (25%), and building social engagement (25%).