Journal of Industrial View
Journal of Industrial View (JIV),is a scientific periodical of the Faculty of Engineering, University of Merdeka Malang, which includes a variety of research in the field of industrial engineering, or the analysis of actual case studies. Journal of Industrial View (JIV) is formed since 2019 and many of manuscript published until recent days. A Scientific periodical is intended as a means of scientific communication and a means of fostering, developing and strengthening knowledge in the field of industrial engineering. Academics, practitioners may submit his papers to the editor with the guidelines in writing. Coverage includes, but is not limited to manufacturing systems, management system, operation research, quality engineering and human factors engineering. Researchers in all industrial engineering fields are encouraged to contribute articles based on recent research.
Articles
66 Documents
Penerapan Seven Tools dalam Pengendalian Kualitas Botol Plastik Kemasan 60 ml
Muchammad Rofieq;
Renny Septiari
Journal of Industrial View Vol 3, No 1 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1302.787 KB)
|
DOI: 10.26905/jiv.v3i1.5720
Dalam Statistical Process Control, seven tools atau piranti perbaikan kualitas sering digunakan untuk pengendalian proses statistik dan dapat membantu dalam menetapkan kemampuan proses dengan melakukan pengukuran terhadap variasi produk yang dihasilkan dan secara grafis memungkinkan menetapkan sebuah proses berada di dalam atau di luar batas kontrol. Kualitas botol kemasan plastik 60 ml yang baik sangat dibutuhkan, karena ini berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Seven Tools atau piranti perbaikan kualitas yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut adalah Check Sheet, Control Chart, Histogram, Fish Bone Diagram, Brainstorming, Pareto Diagram dan Scatter Diagram. Semua piranti ini digunakan untuk menentukan faktor yang paling dominan terhadap kualitas botol kemasan 60 ml. Berdasarkan hasil analisis yang digunakan dalam penelitian ini, terlihat ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas botol plastik kemasan 60 ml berikut : mesin, manusia, material, metode dan lingkungan.
PENJARINGAN KRITERIA DALAM DESAIN ULANG INSTRUMEN PENGUKURAN KEPUASAN PELAYANAN PERUSAHAAN DISTRIBUSI MINYAK MILIK NEGARA
Primahasmi Dalulia;
Erwin Pambudi
Journal of Industrial View Vol 1, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (253.344 KB)
|
DOI: 10.26905/3001
Bahan Bakar Minyak berperan bagi sektor industri maupun transportasi. Sebagai distributor BBM area Malang dan sekitarnya, Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Malang harus memiliki strategi dalam melakukan kegiatan pelayanannya terhadap pelanggan (SPBU). Adanya rasa puas dari pelanggan merupakan harapan dari setiap perusahaan guna meningkatkan loyalitas dari pelanggan dan memenuhi harapan yang diinginkan oleh pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang kuesioner kepuasan konsumen yang pernah dilakukan oleh TBBM Malang. Desain ulang kuesioner kepuasan konsumen dilakukan karena kuesioner terdahulu kurang relevan dengan harapan TBBM Malang. Perlunya kuesioner ini didesain ulang karena dalam kuesioner lama belum mengakomodasi perubahan sistem dan aspirasi konsumen. Kuesioner baru dibuat berdasar dari aspirasi dari konsumen mengenai faktor-faktor apa saja yang menjadi penilaian penting terkait dengan kualitas pelayanan pada TBBM Malang. Dari faktor – faktor tersebut dapat digunakan oleh TBBM Malang untuk melakukan evaluasi kepuasan pelanggan secara berkala. Perbaikan kuesioner ini bertujuan agar pertanyaan – pertanyaan dalam kuesioner lebih efektif untuk mengevaluasi kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan pada TBBM Malang dengan metode Delphi.. Hasil dari penelitian ini antara lain faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan adalah Mobil tangki, awak mobil tangki, pengiriman BBM dan Pelayanan pada TBBM Malang
ANALISIS TINGKAT KELELAHAN PADA PEMBATIK BATIK TULIS MENGGUNAKAN SOFI (SWEDISH OCCUPATIONAL FATIGUE INDEX)
Sony Haryanto;
Renny Septiari;
Mochammad Rofieq
Journal of Industrial View Vol 2, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (313.32 KB)
|
DOI: 10.26905/4879
Setiap kelelahan yang terjadi berpengaruh secara berbeda terhadap masing-masing orang sesuai dengan jenis pekerjaan yang dilakukan, baik berpengaruh secara mental maupun fisik. Kelelahan adalah suatu mekanisme perlindungan agar tubuh terhindar dari kerusakan yang lebih lanjut, sehingga dibutuhkan waktu untuk istirahat agar terjadi pemulihan pada kondisi tubuh yang lelah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik tingkat kelelahan, produktivitas, serta hubungan antara keduanya pada pembatik batik tulis. Penelitian ini dilakukan di UKM Batik Erna di Mojokerto. Objek dalam penelitian ini yaitu pembatik batik tulis yang bekerja lebih dari 5 tahun di UKM batik Erna. Uji statistik yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, dan uji Korelasi. Pengukuran tingkat kelelahan menggunakan kuesioner Swedish Occupational Fatigue Index (SOFI) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang berpengaruh signifikan antara tingkat kelelahan dengan produktivitas yang dialami oleh para pembatik batik tulis menurut uji korelasi yang dilakukan dengan hasil 0.993. Sehingga semakin tinggi tingkat kelelahan yang dialami maka semakin menurun produktivitas yang dihasilkan.
ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA INDUSTRI PERAK DI UMKM SILVER 999 MENGGUNAKAN METODE RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT)
Nanda Putra Pamungkas;
Ken Erliana
Journal of Industrial View Vol 3, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1295.009 KB)
|
DOI: 10.26905/jiv.v3i2.6680
Penelitian ini dilakukan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan pekerja untuk menghindari kemungkinan resiko Muskuloskeletal Disorders (MSDs) pada UMKM Silver 999. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map (NBM) pada Praktik Kerja Nyata yang telah dilakukan terdapat rasa sakit pada bagian tubuh sehingga perlu dianalisis lebih lanjut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan suatu usulan perbaikan untuk mengurangi keluhan yang dirasakan pekerja. Penelitian ini menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment), dan berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa stasiun kerja yang memiliki resiko tertinggi adalah stasiun kerja Burning, Shapping, dan Assembly (SK.1), dan stasiun kerja Blanding (SK. 3) dengan jumlah skor 4. Sedangkan penilaian postur kerja yang memiliki resiko terendah adalah stasiun kerja Forghing (SK.2) dan stasiun kerja Finishing (SK. 4) dengan jumlah skor 3. Level resiko masing – masing stasiun kerja dalam kategori resiko rendah yaitu skor akhir 3 – 4, jadi tidak dilakukan perubahan tidak ada masalah, namun jika bisa, perubahan perlu dilakukan untuk beberapa waktu kedepan.
PERBAIKAN PRODUKTIVITAS MELALUI GREEN PRODUCTIVITY
Ignatius Geral Violi Hutagalung
Journal of Industrial View Vol 2, No 1 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.421 KB)
|
DOI: 10.26905/4210
PT ABC Malang merupakan salah satu industri penyamakan kulit yang memiliki potensi pencemaran limbah , sehingga diperlukan penanganan dan pengolahan limbah secara efektif dan efisien. Permasalahan perusahaan adalah tingginya volume sludge yang dikirim ke PPLI, sehingga memberikan beban finansial bagi perusahaan. Kondisi ini berpengaruh terhadap tingkat produktivitas perusahaan yang belum memenuhi harapan manajemen. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan memberikan solusi bagi perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan dengan mengkompromikan dua kepentingan yaitu kepentingan bisnis dan kelestarian lingkungan melalui pedekatan Green Productivity (GP). Dari hasil pengolahan dan analisa data diketahui bahwa target dan tujuan perusahaan dalam menyelesaikan permasalahan adalah mereduksi jumlah sludge yang dikirim ke PPLI dengan mengurangi kadar air dalam sludge hingga mencapai 50% dry solid. Penerapan konsep green productivity (GP) dilakukan dengan menghitung nilai EPI (Environment Performance Indicator) sebagai tolak ukur kinerja lingkungan dan menyusun alternatif solusi permasalahan sesuai target dan tujuan perusahaan. Berdasarkan perhitungan Indeks EPI sebesar 0.959 menunjukkan performa lingkungan perusahaan dalam kondisi baik. Sedangkan dari 2 alternatif yang diusulkan, solusi terpilih untuk perbaikan produktivitas di PT ABC Malang adalah alternatif 1 dengan penghematan biaya tahunan Rp 365.173.120 serta nilai total produktivitas sebesar 129%.
PENENTUAN KPI DAN BOBOT KPI DI CV. CALOSA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PERFORMANCE PRISM DAN ANALYTHIC HIERARCHY PROCESS
Samsudin Hariyanto;
Cristian Ade Saputra
Journal of Industrial View Vol 3, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1026.055 KB)
|
DOI: 10.26905/jiv.v3i2.6673
Penelitian ini bertujuan mendapatkan KPI melalui metode Performance prism dan mendapatkan bobot tiap – tiap KPI menggunakan metode Analythic Hierarchy Process (AHP). Selama ini pengukuran kinerja di perusahaan hanya diukur dari aspek finansial saja, maka dari itu perlu dilakukan pengukuran kinerja dengan metode yang tepat dan mempertimbangkan dari beberapa aspek yaitu menggunakan metode Performance prism dan dibobot menggunakan metode Analythic Hierarchy Process (AHP). Hasil pengukuran kinerja menunjukkan bahwa stakeholder pada perusahaan meliputi : Pemilik, pelanggan, karyawan, pemasok, masyarakat dan pemerintah. Adapun data dari wawancara kepada pihak manajemen perusahaan yaitu : Objective (tujuan perusahaan), Strategi, Proses, Kapabilitas, Stakeholder Satisfaction, Stakeholder Contribution perusahaan. Dari data hasil wawancara didapatkan 23 KPI yang dapat menjadi solusi untuk mencapai Objective (tujuan perusahaan). Dari KPI yang dihasilkan akan di validasi oleh pihak manajemen, kemudian dibobot menggunakan metode Analythic Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan software expert choice dan akan didapatkan bobot tertinggi dari setiap kriteria dan KPI. Dari hasil software expert choice didapatkan bahwa stakeholder yang memiliki bobot tertinggi yaitu pelanggan dengan bobot 0,600 dan karyawan dengan bobot 0,218. Dan dari hasil pengukuran kinerja ini menjadi landasan bagi pihak manajemen perusahaan untuk mengevaluasi dan menentukan rencana perbaikan kinerja sehingga dapat mencapai tujuan perusahaan dan terpenuhinya harapan dari stakeholder.
Produk Kayu Berkualitas?
Dicky Kinza Prisdianto;
Ignatius Geral Violi Hutagalung;
Samsudin Hariyanto;
Digitha Oktaviani Putri
Journal of Industrial View Vol 1, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/4039
Pengendalian kualitas produk kerajinan berbahan dasar kayu perlu dilakukan karena sebagian besar kegiatan produksi nya dilakukan oleh manusia. Dalam proses produksi meskipun dikerjakan melalui mesin namun peran operator tetap diperlukan untuk menjaga proses dilakukan dengan baik. Masih terdapat produk cacat dan waste yang terjadi menjadi indikator diperlukan perbaikan secara kualitas dan pendekatan value stream mapping untuk indentifikasi waste dan perbaikan. Dari hasil Acceptance Sampling dan Control Chart diketahui bahwa masih terdapat produk cacat dan dari hasil acceptance sampling diketahui bahwa beberapa proses produksi masih memiliki waste yang perlu diperbaiki. Usulan perbaikan yang dapat diberikan kepada produsen adalah perbaikan kualitas harus dilakukan dan menyesuaikan jumlah operator dengan mesin yang tersedia sehingga tidak terjadi kegiatan menunggu yang dapat mempengaruhi lama produksi.
Teaching Effectiveness for Engineering Fourth Year Undergraduate Learning During School Restrictions
Suriati Akmal;
Ruzy Haryati Hambali;
Masni Azian Akiah
Journal of Industrial View Vol 3, No 1 (2021): May 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1312.332 KB)
|
DOI: 10.26905/jiv.v3i1.5721
The school restrictions caused by pandemics have changed the teaching strategy. This study aims to examine the effectiveness of teaching strategies with the aids of a learning management system on student performance. A fourth-year course called Concurrent Engineering course of Faculty of Manufacturing Engineering at the Universiti Teknikal Malaysia Melaka was selected to demonstrate the merits of the strategies. The course was offered once per year which is only semester 2 every session. For this purpose, a set of the questionnaire was distributed to 33 students after the summative assessment. The teaching effectiveness was measured through course contents, knowledge, attitude, students’ satisfaction that adopted from existing literature. The results of the study were analyzed using descriptive analysis involving mean and standard deviation. Teachers’ attitude is the most influential factor for teaching effectiveness. The highest item in this factor is the teacher has created a teaching and learning environment that stimulates positive learning attitudes of students with a mean of 4.35 and standard deviation of 0.689. The impact of teaching effectiveness can be seen from the results of formative and summative assessments. The results show that the overall performance of students was good with 6.25% students attained grade A-. The performance is better in comparison to the previous session. And indicated that the new teaching strategy does not result in a decrease in student performance below what is normally achieved. The findings of this study show that technology is a must and must be parallel to teachers' attitude cannot be ignored to deliver effective teaching that can stimulate a positive learning environment.
Rancangan Usulan Identifikasi Kebutuhan Alat Pemadam Api Ringan di Program Studi Teknik Industri Universitas Merdeka Malang
Ika Anggraeni Khusnul Khotimah
Journal of Industrial View Vol 1, No 1 (2019): May 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.469 KB)
|
DOI: 10.26905/3000
Kebakaran merupakan kejadian yang dapat menimbulkan kerugian pada jiwa, peralatan produksi, proses produksi dan pencemaran lingkungan kerja. Gedung Program Studi Teknik Industri Universitas Merdeka Malang terdiri dari 2 lantai dan masuk dalam kategori gedung bertingkat serta memiliki risiko terjadinya kebakaran. Di gedung ini belum sama sekali dilengkapi dengan alat keselamatan kebakaran atau alat proteksi kebakaran. Oleh karena itu butuh adanya alat keselamatan kebakaran contoh alat pemadam api ringan (APAR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan jumlah dan jenis APAR yang dibutuhkan di gedung Program Studi Teknik Industri Universitas Merdeka Malang. Penentuan jumlah dan jenis APAR yang dibutuhkan berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi Nomor PER 04/MEN/1980. Dari hasil perhitungan didapatkan rancangan usulan identifikasi kebutuhan APAR sebanyak 9 APAR dengan berat 6 kg yang dibutuhkan pada Gedung Teknik Industri Universitas Merdeka Malang. Dengan Tipe APAR berbahan Dry Chemical Powder.
Analisis Resiko Kecelakaan Kerja menggunakan Metode HIRARC PT.SPI
Abdul Wahid;
Misbah Munir;
Achmad Rofiq Hidayatulloh
Journal of Industrial View Vol 2, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.853 KB)
|
DOI: 10.26905/4880
PT.SP Imerupakan sebuah perusahaan yang memproduksi material sandwich panel. Para kontraktor, dan para penggiat infrastruktur lainnya cukup menikmati penggunaannya pada saat ini, dikarenakan dapat menghasilkan banyak keuntungan. Namun, dalam proses produksi di PT.SPI, masih ada beberapa pekerjaan yang masih manual dalam proses pengerjaannya. Sehingga mungkin dapat menyebabkan terjadinya resiko kecelakaan kerja. Karena setiap pekerjaan mempunyai resiko terjadinya kecelakaan yang disebabkan karna kelalaian atau karena kurangnya penerapan dalam keselamatan dalam bekerja. Penggunaan manajemen K3 sangat berpengaruh terhadap penelitian ini. Manajemen K3 merupakan sebuah upaya untuk mencegah terjadinya resiko yang ada dalam aktivitas perusahaan yang dapat mengakibatkan cidera pada manusia, kerusakan atau gangguan terhadap perusahaan. Metode HIRARC merupakan manajemen resiko dan yang menentukan arah penerapan K3 dalam perusahaan. Hasil penelitian yang dilakukan menghasilkan bahwa metode HIRARC ini, dapat menganalisis resiko keselamatan kerja dalam mengetahui tingkat resiko keselamatan kerja di PT.SPI. Penelitian menunjukkan bahwa sikap pekerja sangat berpengaruh terhadap penerapan kesehatan dan keselamatan kerja pada saat terjadinya kecelakaan kerja. Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam bekerja digunakan untuk melindungi dan menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Kemudian faktor yang berpengaruh terhadap risiko keselamatan dan kesehatan kerja yaitu: faktor manusia, faktor standarisasi, faktor lingkungan kerja, faktor sarana prasarana yang meliputi alat pelindung diri, dan faktor cuaca. Saran dari penelitian ini adalah perusahaan segera mewujudkan Kebijakan atau Standart Operasional Prosedur (SOP), memperhatikan faktor penyebab kecelakaan kerja, dan menambahkan variabel produktivitas untuk penelitian selanjutnya.