cover
Contact Name
Ervi Herawati
Contact Email
erviherawati@uniga.ac.id
Phone
+6289662488101
Journal Mail Official
janhusscience@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No 52 A Tarogong Kaler Kabupaten Garut.
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science
Published by Universitas Garut
Janhus : Jurnal Ilmu peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan hasil dari penelitian ataupun laporan kasus dalam bidang peternakan. Jurnal ini berisi tentang ilmu-ilmu dalam semua bidang peternakan yang mencakup genetika dan pemuliaan ternak, nutrisi ternak, reproduksi ternak, produksi ternak, teknologi hasil ternak, sampai kepada sosial ekonomi dunia peternakan serta pemasaran produk peternakan. Fokus dan ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam jurnal JANHUS meliputi : Nutrisi dan Makanan Ternak Teknologi Pakan Fisiologi Ternak Hijauan makanan ternak Produksi Ternak Reprodksi Ternak Genetika dan Pemuliaan Ternak Teknologi Hasil Ternak Sosial ekonomi peternakan Pemasaran Produk Peternakan
Articles 129 Documents
PENGARUH PAKAN SUPLEMEN TERHADAP KONSUMSI, KECERNAAN DAN EFISIENSI PRODUKSI SUSU SAPI PERAH LAKTASI DI KELOMPOK TERNAK BOJONG KAWUNG PASIR JAMBU Salsabila, Aleefa Devi; Tanuwiria, Ujang Hidayat; Tasripin, Didin Supriat
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.2970

Abstract

Rendahnya produktivitas sapi perah laktasi yang disebabkan oleh rendahnya kualitas pakan yang dikonsumsi perlu ditangani dengan adanya perbaikan kualitas pakan. Perbaikan kualitas pakan tersebut dilakukan dengan penambahan pakan suplemen disertai dengan proteksi kandungannya agar kandungan nutrien yang terkandung dalam pakan lolos dari degradasi rumen sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sapi perah laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan suplemen terhadap konsumsi, kecernaan dan efisiensi produksi susu sapi perah laktasi di Kelompok Ternak Bojong Kawung Pasir Jambu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan analisis matematika Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini dilakukan selama 10 minggu menggunakan 20 ekor sapi perah laktasi dengan periode laktasi 1-2, bulan laktasi 3-5 dan produksi susu 8-14 kg. Perlakuan penelitian terdiri atas R0: 70% hijauan + 30% konsentrat (100% konsentrat), R1: 70% hijauan + 30% konsentrat (97% konsentrat + 3% protein by-pass), R2: 70% hijauan + 30% konsentrat (95% konsentrat + 3% protein by-pass + 2% asam lemak essensial by-pass) dan R3: 70% hijauan + 30% konsentrat (90,7% konsentrat + 3% protein by-pass + 2% asam lemak essensial by-pass + 4,3% mineral organik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh tidak nyata terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan efisiensi produksi susu sapi perah laktasi.Kata kunci: kata kunci terdiri dari 3-6 kata dari istilah-istilah yang dikupas secara khusus pada artikel.
Pengaruh Imbangan Rumput Gajah Dan Konsentrat Dalam Ransum Terhadap Kandungan Lemak Laktosa Dan Snf Susu Sapi Friesian Holstein Mustopa, Ilyasa Adi; Rohayati, Tati; Hadist, Ibrahim; Kusmayadi, Tendy
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.2988

Abstract

Pennisetum purpureum) dan konsentrat yang berpengaruh paling baik terhadap kandungan lemak, laktosa, dan Solid Non Fat (SNF) pada susu sapi perah Friesian Holstein. Pelaksanaan penelitian dilakukan mulai bulan Agustus hingga September 2022 di kandang milik saudara Alpin Hidayatullah, yang berlokasi di Kampung Gunung Cupu RT/RW 06/07, Desa Margaluyu, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Bujur Sangkar Latin 4 x 4 (4 perlakuan dan 4 periode). Adapun perlakuannya yaitu P1 : (80% hijauan rumput gajah + 20% konsentrat) P2 : (70% hijauan rumput gajah + 30% konsentrat) P3 : (60% hijauan rumput gajah + 40% konsentrat) P4 : (50% hijauan rumput gajah + 50% konsentrat). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh dari imbangan hijauan rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan konsentrat terhadap kandungan lemak, tetapi tidak berpengaruh terhadap laktosa dan SNF susu sapi Friesian Holstein. Imbangan 80% hijauan rumput gajah + 20% konsentrat memberikan pengaruh optimal terhadap kandungan lemak, laktosa, dan SNF
PENGARUH FERMENTASI FESES AYAM LAYER SEBAGAI MEDIA TUMBUH MAGGOT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN WAKTU MENCAPAI PREPUPA Anggraeni, Adinda Fauziah Dwi; Sinaga, Sauland; Ramdani, Diky
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3000

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2023 di PT Talaga Unggas Bahagia, Majalengka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh fermentasi feses ayam layer sebagai media tumbuh maggot terhadap pertumbuhan dan waktu mencapai prepupa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 3 perlakuan yaitu feses tanpa perlakuan (P1), feses difermentasi 2% ekoenzim (P2), dan feses difermentasi 0,25% Stardec (P3) dengan 6 ulangan. Data hasil perlakuan diuji secara statistik menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut menggunakan Uji Berganda Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi feses ayam layer tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap pertumbuhan maggot, tetapi berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap waktu mencapai prepupa. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah fermentasi feses ayam layer dengan menggunakan 2% ekoenzim memberikan hasil terbaik terhadap waktu mencapai prepupa dengan rata-rata waktu 33 hari.
PENGARUH FERMENTASI MANURE LAYER SEBAGAI MEDIA TUMBUH MAGGOT TERHADAP KANDUNGAN N TOTAL DAN C ORGANIK KASGOT Ihsan, Tegar Pribadi; Sinaga, Sauland; Ramdani, Diky
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi manure layer sebagai media tumbuh maggot terhadap kandungan N total dan C-organik kasgot. Manure layer yang digunakan berasal dari Farm Talaga Unggas Bahagia, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan terdiri atas P1 = Fermentasi manure layer segar, P2 = Fermentasi manure layer dengan eco-enzyme 2% dan P3 = Fermentasi manure layer dengan Stardec 0,25 % . Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan analisis jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Stardec 0,25% berpengaruh nyata terhadap (p<0,05) kandungan Nitrogen total tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan C-Organik. Penambahan Stardec 0,25% pada fermentasi manure layer menghasilkan perlakuan terbaik dengan jumlah Nitrogen 1,69% dan C-Organik 33,22%
Anlisis pandangan masyarakat terhadap peternakan ayam ras petelur (survei di wilayah desa cisurupan kecamatan cisurupan kabupaten garut) Kusmayadi, Tendy; Ibrahim, Achmad Wisri
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan masyarakat terhadap keberadaan peternakan ayam petelur di Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dengan fokus pada dampak lingkungan. Dalam konteks ini, upaya beternak ayam petelur tidak terhindar dari sejumlah permasalahan lingkungan, terutama berkaitan dengan aroma yang mungkin kurang menyenangkan bagi sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami sudut pandang, respons, dan pendapat masyarakat terkait eksistensi peternakan ayam petelur di lingkungan mereka, dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek penelitian. Diharapkan bahwa melalui keterlibatan masyarakat, kita dapat memahami secara lebih rinci bagaimana dampak dan Pandangan terhadap peternakan ayam petelur memengaruhi kehidupan sehari-hari serta pandangan mereka terhadap masalah lingkungan di sekitar Desa Cisurupan. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 1 Februari 2023 hingga 28 Februari 2023 di wilayah tersebut, dengan menggunakan metode survei dan pemanfaatan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling. Variabel utama yang menjadi fokus penelitian mencakup aroma, pengelolaan limbah, dan dampak pencemaran terhadap kualitas air. Hasil penelitian mengungkap bahwa masyarakat Desa Cisurupan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, memiliki Pandangan yang menunjukkan bahwa keberadaan peternakan ayam petelur di daerah mereka tidak memberikan gangguan atau dampak yang signifikan dalam hal aroma, limbah, dan pencemaran air
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Urin Domba Terhadap Produktivitas Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) Hermansyah, Dony; Hadist, Ibrahim; Kusmayadi, Tendy
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3334

Abstract

AbstrakRumput odot atau rumput gajah mini merupakan salah satu jenis rumput unggul yang mempunyai produktivitas yang tinggi. Faktor yang menunjang produktivitas rumput tersebut adalah nutrisi yang berasal dari pupuk organik. Salah satu pupuk organik yang dapat digunakan adalah pupuk organik cair (POC) yang berasal dari urin domba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis optimum POC urin domba terhadap produktivitas rumput odot. Penelitian ini di dilaksanakan dari bulan Juni sampai Agustus 2023 di Kampung Eureunsono Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening Garut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 5 perlakuan yang diulang 5 kali. Perlakuan dosis POC Urin domba yang dicoba adalah P0 = 1 Liter air tanpa POC urin domba, P1 = 200 ml urin + 800 ml air / plot, P2 = 400 ml urin + 600 ml air / plot, P3 = 600 ml urin + 400 ml air / plot, P4 = 800 ml urin + 200 ml air / plot. Hasil penelitian menunjukan Dosis POC urin domba 400 ml urin + 600 ml air/plot memberikan pengaruh paling baik terhadap produktivitas rumput odot yaitu terhadap tinggi tanaman, jumlah anakan dan Produksi berat segar.Kata kunci : Rumput Odot, Urin domba, Produktivitas, Pupuk Organik Cair.
PENGARUH DOSIS STARTER TERHADAP NILAI pH DAN TINGKAT KESUKAAN PADA YOGHURT SUSU SAPI Nurdini, Desi; Herawati, Ervi; Nurhayatin, Titin
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3494

Abstract

Abstrak Yoghurt adalah produk yang diperoleh dari susu yang telah dipasteurisasi kemudian difermentasi dengan menggunakan bakteri Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophillus dan Streptococcus thermophilus agar menghasilkan yoghurt yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis starter terhadap nilai pH dan tingkat kesukaan pada yoghurt susu sapi dan untuk mengetahui dosis starter untuk menghasilkan nilai pH dan tingkat kesukaan pada yoghurt susu sapi yang paling baik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2023, proses pembuatan yoghurt dan uji tingkat kesukaan bertempat di Laboratorium Pasca Panen Fakultas Pertanian Universitas Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah penambahan dosis starter P1 (2%), P2 (3%), P3 (4%) dan P4 (5%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis starter tidak berpengaruh terhadap nilai pH, warna dan aroma tetapi berpengaruh terhadap rasa dan tekstur yoghurt. Penambahan dosis starter sebanyak 4% memberikan pengaruh terbaik terhadap tingkat kesukaan rasa dan tekstur yoghurt. Kata kunci: Starter, pH, Tingkat Kesukaan, Yoghurt Susu Sapi Abstract Yogurt is a product obtained from milk that has been pasteurized and then fermented using the bacteria Lactobacillus bulgaricus, Lactobacillus acidophillus, and Streptococcus thermophilus to produce good yogurt. This study aims to determine the effect of starter dose on the pH value and level of preference in cow’s milk yogurt and to determine the dose of starter to produce the best pH value and level of preference in cow’s milk yogurt. This research was conducted from May to June 2023, the process of making yogurt and testing the level of preference takes place in the post-harvest laboratory of the Faculty of Agriculture, University of Garut. The research method used was an experimental method using a Completely Ramdomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The treatment used was the addition of a starter dose P1 (2%), P2 (3%), P3 (4%) and P4 (5%).  The result showed that the starter dose did not effect the pH value, color and aroma, but it did effect the taste and texture of the yogurt. The addition of a starter dose of 4% gave the best effect on the level of preference for the taste and texture of yogurt. Keywords: Starter, pH, Level of Preference, Cow’s Milk Yogurt
Review: Pemanfaatan Herbal sebagai Pakan Aditif Alami dan Pengobatan terhadap Performa Ternak Alhuur, Ken Ratu Gharizah; Nurmeidiansyah, An An; Heriyadi, Denie
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.3543

Abstract

Pelarangan penggunaan Antibiotic growth promotor (AGP) sebagai feed additive untuk meningkatkan produktivitas ternak menyebabkan penelitian untuk mencari pengganti penggunaan AGP banyak dilakukan. Zat metabolit sekunder yang dimiliki herbal berpotensi untuk meningkatkan produktivitas ternak tanpa menimbulkan efek negative bagi saluran cerna. Hal tersebut menjadi pendorong banyaknya penelitian mengenai pemanfaatan herbal sebagai feed additive alami bagi ternak. Kunyit (Curcuma domestica Val.), jintan hitam (Nigella sativa), dan binahong (Anredera cordifolia) memiliki banyak kandungan zat metabolit sekunder yang menyebabkan ketiga herbal tersebut berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai feed additive pada ternak. Penulisan artikel ini menggunakan metode studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal nasional maupun internasional yang berjumlah 29 sumber literatur. Efek antibakteri, anthelmintic, antiparasite, antiinflamasi,analgesic, dan gastroprotektif telah banyak ditampilkan dari hasil penelitian baik pada objek ternak, yang memberikan pengaruh baik terhadap status kesehatan maupun performa produksi ternak. Cara ekstraksi maupun perlakuan untuk mendapatkan zat metabolit sekunder sangat mempengaruhi jenis dan jumlah zat metabolit sekunder yang didapatkan.
Perbedaan Karakteristik Kuantitatif Domba Garut Jantan Tangkas Di Dataran Tinggi Dan Dataran Rendah Kabupaten Garut Agustina, Nia; Rohayati, Tati; Nurhayatin, Titin
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v8i1.3565

Abstract

Perbedaan ketinggian tempat dapat menyebabkan perbedaan dalam iklim dan kualitas pakan. Hal ini dapat mempengaruhi performa domba garut.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tentang perbedaan dalam karakteristik kuantitatif domba garut jantan tangkas antara dataran tinggi dan dataran rendah di Kabupaten Garut.  Parameter yang diamati mencakup tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan berat badan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, dengan analisis data menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan uji t tidak berpasangan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 60 ekor domba.  Data yang terkumpul selanjutnya diolah menggunakan sofware Statistical Program for Social Science. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik kuantitatif domba garut jantan tangkas antara di dataran tinggi dengan di dataran rendah Kabupaten Garut.  Karakteristik kuantitatif domba garut jantan tangkas di dataran tinggi menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan dengan yang dipelihara di dataran rendah.

Page 13 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 6, No 1 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 5, No 2 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 5, No 1 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 2 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 1 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 3, No 2 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 3, No 1 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 2 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 1 (2017): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 1, No 2 (2017): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 1, No 1 (2016): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) More Issue