cover
Contact Name
Ervi Herawati
Contact Email
erviherawati@uniga.ac.id
Phone
+6289662488101
Journal Mail Official
janhusscience@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Samarang No 52 A Tarogong Kaler Kabupaten Garut.
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science
Published by Universitas Garut
Janhus : Jurnal Ilmu peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan hasil dari penelitian ataupun laporan kasus dalam bidang peternakan. Jurnal ini berisi tentang ilmu-ilmu dalam semua bidang peternakan yang mencakup genetika dan pemuliaan ternak, nutrisi ternak, reproduksi ternak, produksi ternak, teknologi hasil ternak, sampai kepada sosial ekonomi dunia peternakan serta pemasaran produk peternakan. Fokus dan ruang lingkup naskah yang diterbitkan dalam jurnal JANHUS meliputi : Nutrisi dan Makanan Ternak Teknologi Pakan Fisiologi Ternak Hijauan makanan ternak Produksi Ternak Reprodksi Ternak Genetika dan Pemuliaan Ternak Teknologi Hasil Ternak Sosial ekonomi peternakan Pemasaran Produk Peternakan
Articles 129 Documents
PRODUKSI GAS TOTAL, GAS METAN DAN NH3 PELLET PAKAN KAMBING DENGAN IMBANGAN HIJAUAN DAN BIOKONVERSI manure layer BERBEDA SECARA IN VITRO Fitri, Mahdiatul; Malvin, Toni; Ramaiyulis, Ramaiyulis
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i1.41435

Abstract

Gas metan merupakan produk fermentasi rumen pada ternak ruminansia, merupakan gas rumah kaca utama yang berkontribusi dalam efek pemanasan  global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi gas dan persentase gas metan  pelet pakan kambing dengan berbagai imbangan hijauan dan biokonversi manure layer secara in vitro. Biokonversi dibuat dengan menfermentasi manure layer close house dengan Aspergillus niger dan Sacharomices cereviseae selama 6 hari pada suhu 30°C.  Penelitian ini mengunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan yaitu imbangan hijauan : biokonvensi manure layer dalam formulasi pelet pakan kambing yaitu:  A= 25%:75%; B= 50%:50%; C=75%:25%; dan D= 0%:100% dengan 4 ulangan. Campuran Hijauan dan biokonversi manure layer di cetak dalam bentuk pelet dan diuji secara in vitro. Hasil penelitian menunjukan bahwa imbangan hijauan dan biokonversi manure layer 50%:50% menunjukan produksi gas total 207,94 ml lebih tinggi (P<0,05) dibanding perlakuan lainnya. Persentase metan pada imbangan ini didapatkan 15,3% dan kandungan amonia cairan rumen 2,67 mM. Imbangan 50%:50% ini merupakan imbangan hijauan dan biokonversi manure layer yang tepat dalam formula pelet pakan kambing. 
PENGARUH PENGGUNAAN LITTER YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA PRODUKSI AYAM BROILER (Studi Kasus UD. Balkis dan Peternakan Muzakkar) Amran, Muhammad Amran; Trisna, Ade; Haryadi, Haryadi; Husna, Asmaul
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan litter yang berbeda terhadap performa produksi ayam broiler pada sistem kandang closed house di peternakan UD. Bilkis yang menggunakan litter sekam padi dan Peternakan Muzakkar yang menggunakan serbuk gergaji. Peternakan UD. Bilkis memiliki daya tampung ayam broiler sebanyak 12.000 ekor sedangkan Peternakan Muzakkar memiliki daya tampung ayam broiler sebanyak 10.000 ekor. Peternakan UD. Bilkis dan Peternakan Muzakkar terletak di Kabupaten Bireun. Performa yang dianalisis adalah bobot badan (g), konsumsi ransum (g) dan konversi ransum. Pengambilan data pada penelitian ini berlangsung dari tanggal 01 Oktober 2023 – 12 Juni 2024. Data diambil setiap peternakan adalah satu periode panen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Pada penelitian didapatkan hasil terbaik pada peternakan Muzakkar dengan menggunakan litter serbuk gergaji yaitu rataan bobot badan yaitu 2.389 g/ekor atau 2,39 kg/ekor, konsumsi ransum 3.318,71 g/ekor/minggu atau 3,32 kg/ekor/minggu dan nilai FCR 1,39, serta data penunjang deplesi 1,79%.
Pengaruh PENGARUH DOSIS BAHAN PENGIKAT TEPUNG UMBI GARUT (Maranta arundinacea) TERHADAP SIFAT FISIK PELET INDIGOFERA (Indigofera zollingeriana): Pellet Indigofera Jihad, Rohmat Fahrul; Rohayati, MP., Dr. Ir. Tati; Nurhayatin, Titin
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42636

Abstract

Abstract The type and dosage of binder affect the quality of the pellets produced. Arrowroot tubers contain starch which has the potential to be used as a binder. This study aims to determine the effect of binder dose of arrowroot tuber flour (Maranta arundinacea) on the physical properties of indigofera pellets (Indigofera zollingeriana). Research on the physical properties of pellets was conducted at the Integrated Laboratory, Faculty of Agriculture, Garut University from July to August 2024. The method used in this research is experimental method. The design used was a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replicates, consisting of P0 (30% Molasses) as control, P1 (20% Arrowroot Flour), P2 (30% Arrowroot Flour), P3 (40% Arrowroot Flour) and P4 (50% Arrowroot Flour). The parameters tested were density, bulk density, compacted density, specific gravity and stack angle. The data obtained were analyzed Using ANOVA and Duncan’s Multiple Range Test at the 5% level. he results showed that the use of different doses of arrowroot tuber flour (Maranta arundinacea) binder affected the physical properties of indigofera (Indigofera zollingeriana) pellets. The use of arrowroot tuber flour with a dose of 40% gave the optimal results on the parameters of pile bulk density, compacted density, and stack angle. Keywords: Binder, Arrowroot Flour, Indigofera, Physical Characteristics, Pellet
OBAT BIRU IKAN SEBAGAI REAGEN ALTERNATIF UNTUK METHYLENE BLUE REDUCTION TEST (MBRT) SUSU SEGAR Pamungkas, Edy Tya Gullit Duta; Maslukhah, Yulina Lailatul; Muniroh, Amirotul; Fitriyah, Rizqi Sofi Nur; Immaroh, Nundiah Zuhrohfi
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42733

Abstract

MBRT merupakan teknik analisis kualitatif susu segar yang mudah, tanpa kebutuhan laboratorium dan peralatan khusus. Reagen yang dibutuhkan hanyalah larutan methylene blue. Daerah-daerah tertentu yang jauh dari kota besar di Indonesia tidak memiliki akses supplier bahan kimia kualitas reagent terdekat, sehingga menjadi tantangan dalam memperoleh larutan dalam waktu cepat. Obat biru ikan secara umum memiliki kandungan daripada methylene blue dan relatif mudah diperoleh. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa beberapa obat ikan komersil dalam MBRT. 4 obat biru (RA, SP, BI dan YR) ikan komersil diaplikasikan dalam MBRT dibandingkan dengan MB dan susu segar steril dan terkontaminasi. Seluruh perlakuan diinkubasi selama 240 menit Keempat obat ikan menunjukkan performa reduksi warna biru terhadap susu terkontaminasi. RA dan BI menunjukkan sisa warna biru yang tidak tereduksi, sedangkan MB, SP dan YR menunjukkan reduksi sempurna selama masa inkubasi. SP dan YR berpotensi dapat digunakan sebagai alternatif MB dalam MBRT.
PENGARUH LAMA MARINASI KOMBINASI SARI PATI BUAH NANAS DAN PEPAYA TERHADAP PH DAN TEKSTUR DAGING AYAM KUB Sutarso; Adyatama, Aqil
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42737

Abstract

KUB chicken as a type of meat poultry has high potential as livestock that produces meat that is rich in nutritional content. The processing carried out to improve the quality of KUB chicken meat is by adding enzymes through the marinating process. This study aims to determine the physical quality and tenderness of KUB chicken meat marinated with a combination of pineapple and young papaya fruit extract at different marinating times. This study was conducted in May 2025 in Karangkobar District, Banjarnegara Regency, Central Java Province. This study was conducted experimentally which was arranged based on a completely randomized design (CRD) with 4 treatments (0 minutes, 30 minutes, 45 minutes, and 60 minutes) which were repeated 5 times. The results of the analysis gave a very significant effect on the pH of KUB chicken meat (P <0.05). from various treatments P0 to P4 showed a gradual decrease in pH and along with the treatment given. Furthermore, the results of the analysis on meat texture proved that each treatment showed a significant change (P <0.05) in the texture of KUB chicken meat, with an increase in the average value along with the treatment given. The results showed that the P4 treatment of a combination of pineapple and papaya starch with a soaking time of 60 minutes proved to have a significant effect on the pH and texture of KUB Chicken meat.
PENGARUH PENAMBAHAN KAYU MANIS (Cinnamomum Verum) TERHADAP KUALITAS ORGANOLEPTIK PADA TELUR ASIN Badiyatunnajah, Hilma; Adyatama, Aqil
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42744

Abstract

Duck eggs are one of the animal proteins derived from ducks that have a delicious taste, are easy to digest and have high nutritional content. The high nutritional content makes eggs a medium for the growth of bacteria that make eggs easily damaged or perishable food, so it is necessary to preserve eggs in order to extend the shelf life of duck eggs. The manufacture of salted eggs generally only uses the addition of salt, so that it will produce original salted eggs. However, there have been several studies and innovations that have been carried out to improve the quality and variety of salted eggs, one of which is by adding natural ingredients as another alternative. One of the ingredients that can be used is cinnamon (Cinnamomum verum), because this ingredient contains compounds that can affect the organoleptic quality of food products. This study aims to examine the effect of adding cinnamon on the organoleptic quality of salted eggs, namely aroma, taste and texture. This study was conducted experimentally which was arranged based on a completely randomized design (CRD) with the addition of cinnamon divided into 4 treatments (0; 7.5; 15; 22.5 grams) which were repeated 5 times. The data obtained were analyzed using one-way ANOVA and further tested using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) with IBM SPSS 26. The results showed that the addition of cinnamon up to 22.5 grams to salted eggs did not significantly affect the aroma with a value of 2.53-2.95 (fishy-slightly fishy), taste 3.09-3.80 (slightly salty) and texture 3.28-3.41 (slightly dense). The conclusion of this study is that the addition of cinnamon up to 22.5 grams does not change the aroma, taste and texture of salted eggs.
Survey Pemanfaatan Fitofarmaka Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Kesehatan Ayam Petelur : Studi Kasus Di Kecamatan Karangpawitan Garut Puspitasari, Maryati; Nurhayatin, Titin; Kusmayadi, Tendy
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v9i2.42761

Abstract

Fitofarmaka adalah jenis tanaman yang mengandung senyawa aktif yang dapat berperan dalam pengobatan. Dalam budidaya ternak salah satunya pada unggas ayam petelur, fitofarmaka banyak digunakan untuk tujuan meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan fitofarmaka di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode survai. Pemilihan peternak ayam petelur yang diambil dilakukan secara purposive.  Interview dilakukan secara langsung terhadap 12 peternak terpilih. Hasil penelitian menunjukkan semua peternak ayam petelur telah memanfaatkan bahan fitofarmaka dalam budidaya ayam petelur. Pada umumnya bahan yang digunakan oleh peternak di Kecamatan Karangpawitan dalam budidaya ayam petelur adalah daun sirih (Piper betle L), tanaman sereh  (Cimbopogon Nardus L.), daun binahong (Anredera cordifolia), bawang putih (Allium sativum), daun pepaya (Carica pepaya L) dan jahe (Zingiber officinale)
PENGARUH UMUR PANEN TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN KASAR, SERAT KASAR, DAN PRODUKSI PROTEIN KASAR HIJAUAN PAKAN FODDER JAGUNG YANG DIBERI AIR CUCIAN BERAS SEBAGAI HARA UTAMA Septian, Mohamad Haris
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.2195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen yang berbeda terhadap kandungan protein kasar, serat kasar, dan produksi protein kasar hijauan pakan fodder jagung yang diberi air cucian beras sebagai hara utama. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 di Greenhouse, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari umur panen 7 hari (P1), 14 hari (P2), dan 21 hari (P3). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan Uji Duncan’s Multiple Range Test dan Uji Polinomial Ortogonal menggunakan alat bantu IBM SPSS 26. Berdasarkan Uji DMRT menunjukkan bahwa kandungan protein kasar, serat kasar, dan produksi protein kasar tertinggi diperoleh pada umur panen 21 hari. Berdasarkan Uji Polinomial Ortogonal diperoleh persamaan y = -0,0363x2 + 1,4224x + 1,935 pada PK; y = -0.0709x2 + 2,7416x - 9,7775 pada SK; dan y = -0.0709x2 + 2,7416x - 9,7775 pada produksi PK.
EFEK DILUAR GENETIK PADA SIFAT PERTUMBUHAN PRASAPIH DOMBA GARUT PEMELIHARAAN INTENSIF Dudi, Dudi; Rahmat, Dedi; Herawati, Ervi
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.2416

Abstract

Domba Garut adalah plasma nutfah tatar Sunda bernilai ekonomi dan budaya. Penelitian telah dilaksanakan dengan tujuan mempelajari efek diluar aspek genetik pengaruhnya kepada karakteristik pertumbuhan domba Garut pada pemeliharaan secara intensif. Sejumlah 320 data dari UPD-BPPTD Margawati Garut periode tahun 2020-2021 yang terdiri dari berat lahir, berat sapih, pertambahan berat badan, tipe lahir, jenis kelamin, tahun dan musim kelahiran digunakan dalam penelitian ini. Analisis data menggunakan model general linier dengan taraf nyata sebesar 0,05. Disimpulkan bahwa berat lahir, berat sapih dan pertambahan berat badan prasapih pada domba Garut dipengaruhi oleh aspek diluar genetik (P < 0,05).
PENGARUH PEMUPUKAN BOKASHI KOTORAN DOMBA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT LAMTORO (Leucaena leucocephala) Utami, Zenitha Dini; Nurhayatin, Titin; Herawati, Ervi
JANHUS: Jurnal Ilmu Peternakan Journal of Animal Husbandry Science Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v7i2.2620

Abstract

Lamtoro merupakan sumber pakan bagi ternak ruminansia, khususnya pada peternakan skala rakyat. Tanaman ini memiliki kandungan protein kasar yang sangat tinggi.  Unsur hara yang dibutuhkan pada pembibitan lamtoro  dapat dipasok melalui pemupukan bokashi.  Pupuk  bokashi  merupakan  hasil  fermentasi dari  bahan-bahan  organik  dengan  menggunakan  bantuan  effective microorganism  (EM)  atau  dekomposer lainnya. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui dosis optimun pupuk bokashi kotoran domba terhadap pertumbuhan bibit lamtoro. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juli sampai September 2022 di Kampung Cihuni Desa Jatisari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode  eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan dosis bokashi kotoran domba yang dicoba adalah B0  = tanpa bokashi kotoran domba, B1  = 200 g bokashi kotoran domba /polibag, B2 = 400 g bokashi kotoran domba/polibag, B3  = 600 g bokashi kotoran domba/polibag, B4 = 800 g bokashi kotoran domba/polibag, B5  = 1.000 g bokashi kotoran domba/polibag. Hasil penelitian menunjukkan pemupukan bokashi kotoran domba berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit lamtoro. Dosis 600 g bokashi kotoran domba/polibag memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit lamtoro.

Page 12 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 6, No 1 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 5, No 2 (2021): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 5, No 1 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 2 (2020): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 1 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 3, No 2 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 3, No 1 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 2 (2018): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 2, No 1 (2017): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 1, No 2 (2017): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 1, No 1 (2016): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) More Issue