cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Pengembangan Video Pembelajaran Animasi Berbasis Inquiry Learning Menggunakan Aplikasi Capcut di SMA Negeri 1 Keluang Oktaviani, Safira; Safitri, Sani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3188

Abstract

Rendahnya pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pembelajaran sejarah berdampak pada rendahnya pemahaman peserta didik. Terhusus terhadap materi masa praaksara pada Zaman Batu. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 10 peserta didik kelas X.4 SMA Negeri 1 Keluang yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selain itu, 90% peserta didik membutuhkan bahan ajar digital, sementara 79% guru masih menggunakan buku cetak dan hanya 5% memanfaatkan video pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji kelayakan dan keefektifan video pembelajaran animasi berbasis inquiry learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan Alessi dan Trollip yang meliputi tahap perencanaan, perancangan, dan pengembangan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X.4 SMA Negeri 1 Keluang. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan validasi ahli. Hasil uji coba menunjukkan respons peserta didik sebesar 85% dengan kategori sangat baik serta peningkatan hasil belajar dari 10 menjadi 25 peserta didik yang mencapai KKM. Validasi ahli menunjukkan media berada pada kategori valid hingga sangat valid. Dengan demikian, video pembelajaran animasi berbasis Inquiry Learning layak dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di SMA.
Implementasi Keterampilan Kolaborasi dalam Tahapan Pengenalan Topik RPP Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Semarang Dewi, Rafael Grace Wisda Shanty; Rosliyah, Yuyun
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi keterampilan kolaborasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang disusun oleh mahasiswa, khususnya pada tahapan pengenalan topik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi terhadap 80 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang disusun mahasiswa dari 90 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan Perencanaan Pembelajaran dan mengidentifikasi instruksi kolaborasi yang termuat dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah reduksi data, display data dan penarikkan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa sudah mampu mengimplementasikan keterampilan kolaborasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang mereka susun dengan adanya instruksi untuk melakukan kegiatan kolaborasi seperti diskusi kelompok dan diskusi berpasangan, sedangkan sebagian mahasiswa masih belum dapat mengimplementasikan keterampilan kolaborasi dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada tahapan pengenalan topik dengan tidak adanya instruksi untuk melakukan kegiatan kolaborasi. Sehingga, hasil penelitian ini mengindikasikan perlunya penguasaan pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan abad 21, khususnya keterampilan kolaborasi, dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
Analisis Penggunaan ARKAS sebagai Inovasi IPTEKS dalam Manajemen Keuangan Sekolah di SDN 2 Bati-Bati dan SMPN 2 Simpang Empat Oktavia, Amalia; Meldayani, Sri; Rahman, Arif; Aslamiah, Aslamiah; Amelia, Rizky
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pemanfaatan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) sebagai inovasi berbasis IPTEKS dalam tata kelola keuangan sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah dan bendahara sekolah di SD Negeri 2 Bati-Bati serta SMP Negeri 2 Simpang Empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ARKAS berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan dana sekolah melalui penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang lebih terarah dan akurat, serta pemantauan penggunaan dana yang lebih tepat sasaran. Sistem ini juga mempermudah proses administrasi keuangan melalui fitur yang disesuaikan dengan regulasi dan kondisi sekolah, meskipun masih terdapat beberapa komponen belanja yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan operasional. ARKAS mampu menguatkan prinsip pertanggungjawaban dan keterbukaan dalam manajemen keuangan pendidikan. Penerapannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kemampuan pengguna, minimnya fasilitas pendukung teknologi, dan kendala teknis aplikasi. Diperlukan penyempurnaan fitur sistem, peningkatan kualitas kebijakan pendukung, serta pelatihan berkelanjutan bagi operator sekolah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan sistem informasi keuangan pendidikan agar lebih optimal, baik pada jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama.
Pemanfaatan Media Digital Interaktif untuk Menumbuhkan Pembelajaran Mendalam pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Kuala Kapuas Purnama, Dian; Trisna, Trisna; Rini, Arisandi Tiya; Aslamiah, Aslamiah; Amelia, Rizky
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3239

Abstract

Pemanfaatan media digital interaktif menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran, khususnya pada satuan pendidikan kejuruan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana penggunaan media digital interaktif berkontribusi terhadap tumbuhnya pembelajaran mendalam pada siswa SMK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi 12 siswa kelas XI dari 5 program keahlian (Manajemen Perkantoran, Akutansi, layanan Perbankan, Bisnis Retail, dan Desain Komunikasi Visual) serta dua guru mata pelajaran produktif dan dua guru Mata pelajaran Umum di SMK Negeri 1 Kuala Kapuas yang telah menerapkan media digital interaktif dalam kegiatan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital interaktif (seperti TV Interaktif, Quizizz, dan tutorial video) meningkatkan keterlibatan yang sangat antusias dan menyenangkan pada siswa, memperkuat proses elaborasi konsep melalui penjelasan visual yang jelas, dan mendorong kemampuan berpikir terbuka, cepat, dan kritis dalam mengeksplorasi masalah. Pembelajaran mendalam tampak melalui aktivitas eksplorasi mandiri, kolaborasi digital, dan peningkatan kualitas pemecahan masalah. Temuan tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukannya hambatan utama berupa kualitas dan stabilitas jaringan internet yang kurang memadai (sinyal "lemot" dan "timbul tenggelam"), keterbatasan perangkat, serta perlunya peningkatan literasi digital dan kesiapan guru dalam mendesain skenario pembelajaran. Studi ini menegaskan bahwa media digital interaktif memiliki potensi kuat dalam menumbuhkan pembelajaran mendalam apabila didukung oleh infrastruktur jaringan yang stabil dan kesiapan pedagogis guru.
Tinjauan Deskriptif Implementasi Modul Ajar Teks Biografi terhadap Keterampilan Menulis Siswa Fase E SMAS Adabiah 2 Padang Zuliati, Indah Fadhilah; Nadinda, Maharani Putri; Sakinah, Silawati; Rasyid , Yulianti; Satria , Dadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3284

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya perubahan kurikulum pendidikan serta kebijakan pemerintah pada kurun waktu yang singkat tanpa adanya evaluasi secara mendalam. Hal ini menyebabkan pendidik harus dapat beradaptasi dengan setiap perubahan kurikulum yang terjadi. Salah satunya pada proses penyusunan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini. Urgensi dari penelitian ini adalah karena adanya eksistensi modul ajar yang disusun secara kurang efisien atau tidak relevan dengan kebutuhan siswa, sehingga perlu dilakukan peninjauan lebih lanjut mengenai implementasi modul ajar dan keterkaitannya dalam mengembangkan keterampilan menulis siswa. Tujuan dari pembuatan artikel adalah untuk dapat mendeskripsikan implementasi modul ajar teks biografi yang telah disusun oleh peneliti dan meninjau jawaban yang diberikan siswa Fase E SMAS Adabiah 2 Padang mengenai keterkaitan modul ajar tersebut terhadap pengembangan keterampilan menulis siswa. Metode yang digunakan peneliti adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pemerolehan data melalui observasi dan kuesioner. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa modul ajar yang disusun oleh peneliti dapat dikategorikan layak untuk diimplementasikan di kelas, serta memiliki keterkaitan dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul ajar menjadi salah satu kunci sukses siswa dalam mengembangkan atau meningkatkan keterampilan menulis mereka.
Efektivitas Penggunaan Media Digital Canva dalam Pembelajaran Menulis Puisi di SMP Marlina, Leni; Taufik, Taufik; Hasan, Hasan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media digital Canva dalam pembelajaran menulis puisi di SMP Negeri 2 Woja. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan menulis puisi siswa, yang ditandai dengan karya puisi yang cenderung monoton dan kurang kreatif. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta minimnya pemanfaatan media digital sebagai sarana pendukung pembelajaran menulis. Pembelajaran yang kurang variatif menyebabkan siswa kurang termotivasi dan tidak memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan imajinasi serta kreativitas dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Woja, dengan dua kelas sebagai sampel penelitian, yaitu kelas VIIIa sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran menggunakan media digital Canva dan kelas VIIIb sebagai kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran secara konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis puisi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen sebesar 84,58 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 74,65. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media digital Canva efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa serta mendorong kreativitas dan motivasi belajar yang lebih tinggi.
Keterlambatan Bicara Anak Usia 4-5 Tahun Akibat Dampak Screen Time di Child Development and Therapy Centre Palembang Al-Shyfa, Keysa Celsi; Andika, Windi Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3292

Abstract

Durasi screen time yang tinggi pada anak usia 4-5 tahun sering dikaitkan dengan keterlambatan bicara, yang bisa memengaruhi kemampuan komunikasi mereka. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan bahasa anak, khususnya dalam keterlambatan bicara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen berupa wawancara, lembar observasi, serta dokumentasi perkembangan bahasa anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan orang tua dan terapis, serta dokumentasi terkait perkembangan bahasa anak lalu kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa anak yang terpapar screen time yang tinggi mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata dan menyusun kalimat, meskipun ada perkembangan dalam kemampuan berbicara sesudah mendapatkan terapi. Jenis konten yang dikonsumsi juga berpengaruh pada perkembangan bahasa, dengan paparan pada konten yang tidak sesuai usia memperburuk keterlambatan bicara pada anak. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa screen time berdampak negatif terhadap perkembangan bahasa anak, terutama pada kemampuan mengucapkan kata, menyusun kalimat, serta memahami bahasa. Kurangnya interaksi langsung dan konsumsi konten yang tidak sesuai usia turut memperburuk kondisi tersebut. Penelitian juga menemukan bahwa semakin lama durasi screen time, semakin tinggi tingkat keterlambatan bicara. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan pembatasan durasi layar, pemilihan konten yang tepat, dan peningkatan interaksi langsung untuk mendukung perkembangan bahasa anak.
Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP)/Smartboard sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin Sari, Anugrah Mitria; Muthoharoh, Tri; Murhartoyo, Murhartoyo; Aslamiah, Aslamiah; Amelia, Rizky
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard sebagai media pembelajaran interaktif di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sample penelitian adalah Guru-guru SDN Pelambuan 4 Banjarmasin dan beberapa siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, serta analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan menyenangkan. Guru memanfaatkan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard tidak hanya untuk menyajikan materi pembelajaran, tetapi juga untuk menampilkan video edukatif, permainan interaktif seperti Wordwall dan Quizizz, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara langsung di layar. Pemanfaatan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard meningkatkan partisipasi aktif siswa, mempermudah pemahaman konsep yang kompleks, serta menumbuhkan motivasi dan minat belajar. Media ini juga mendorong terjadinya kolaborasi antar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta dukungan sarana teknologi agar implementasinya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.
Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Game dengan Zep Quiz Jenjang SMA Hayati, Nur; Harmanto, Harmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3306

Abstract

Pendidikan Pancasila di SMA menghadapi urgensi rendahnya motivasi siswa SMA generasi Z akibat metode konvensional monoton yang gagal memahami konsep abstrak Pancasila. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Game berbasis adaptasi Zep Quiz untuk meningkatkan pemahaman dan engagement melalui gamifikasi survival kontekstual. Menggunakan pendekatan kualitatif melibatkan Guru dan Siswa jenjang SMA sebagai narasumber. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara dan observasi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Keabsahan data dicapai via triangulasi sumber/metode, member check, serta audit trail. Hasil menunjukkan pembelajaran berbasis game dengan Zep Quiz meningkatkan pemahaman Pancasila siswa melalui fitur multiplayer, meski terkendala akses perangkat yang diatasi dengan saran versi offline dan pelatihan guru sesuai Kurikulum Merdeka. Namun secara keseluruhan penggunaan game ini memberikan dampak positif dalam proses pembelajaran.
Kemampuan Literasi Digital Siswa Madrasah Tsanawiyah Madinatussalam pada Materi Bahasa Indonesia Nasution, Muhammad Fahrul Roji; Firmansyah, Eka
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3308

Abstract

Teknologi pendidikan telah menjadi elemen krusial dalam sektor pendidikan dalam beberapa waktu terakhir. Inovasi ini memberikan kesempatan untuk meningkatkan mutu proses belajar dan mengajar, yang pada gilirannya berdampak pada pengetahuan digital siswa. Hal ini dapat memperkuat literasi digital dengan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi digital siswa Madrasah Tsanawiyah Madinatussalam pada materi Bahasa Indonesia. Adapun metode yang diterapkan dalam kegiatan penelitian ini adalah penelitian deksriptif kuantitatif dengan teknik survei, dengan teknik penelitian dilakukan dengan porposive sampling. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, analisis validitas angket di uji dengan aplikasi statistik IBM SPSS 26.  Temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil analisis data validasi instrumen dinilai valid, yang diuji dengan Signifikan 2 arah. Sedangkan hasil analisis pada 8 aspek literasi digital diperoleh 5 aspek yang berada pada kategori lanjut , dan 3 diantaranya berada pada kategori menengah. Kondisi ini menunjukkan bahwa literasi digital disekolah Madinatussalam berjalan baik. Penggunaan teknologi sebagai sarana dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP berdampak pada perubahan cara belajar dan meningkatkan minat belajar, serta literasi digital para siswa.