Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 1 (2024): April"
:
20 Documents
clear
Cegah Stunting di Desa Kepuhdoko dengan (BUAS) Budidaya Asman Toga
Fahimah, Mar'atul;
Agus Suhadi;
Mohammad Nasirudin;
Ainun Zul Kirom;
Defi Miftachur Rochmah;
Muh. Zaim Dzulkarnain
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.3345
Kepuhdoko Village is a village located in Tembelang District, Jombang Regency. Data on the stunting rate in this village in 2021 is 4 children. In reducing the stunting rate, it is necessary to understand the community, especially the women of Kepuhdoko village. Prevention of stunting rates does not increase, one of which is with training activities that lead to fulfilling nutrition and increasing endurance. Training on self-care cultivation of family medicinal plants (Asmantoga) in community service was carried out. Community service activities are carried out using participatory methods for the target group, in this case, women residents of Kepuhdoko Village. Here the service executor acts as a facilitator and guide for the target group to jointly carry out the activities that have been planned. The method used is through training, demonstrating the manufacture of medicinal plant cultivation. The conclusion of community service activities, with cultivation training can increase knowledge and use of Toga for stunting prevention. Toga plants are used to increase appetite. The availability of toga plants in residents' homes can prevent stunting as early as possible and increase nutritional intake in the first 1000 days of a child's life.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Peternakan Sapi Perah sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lahan Pertanian Berbasis Pertanian Urban
Qomariah, Umi Kulsum Nur;
Hidayat, Rohmat;
Susanti, Ambar;
Ahmidah, Silfi Alfi;
Fatiha, Ulan Supartini;
Wijayanti, Sri;
Ahmad, Dziqi Jamaludin
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4129
In the context of urban agriculture, the utilization of livestock waste is key to improving the quality of agricultural land. Liquid organic fertilizer is one of the products derived from dairy farm waste and other organic materials. This article discusses a community service program run in Murukan Village, which is the center of dairy farming and has great potential in farm waste management. Although cow's milk is the identity of this village, farm waste that has the potential to be used to improve agriculture is still underutilized. In order to optimize the use of livestock waste, the community service team designed and conducted training with the theme "Optimizing the Utilization of Dairy Farm Waste as an Effort to Improve the Quality of POC-Based Agricultural Land." The objectives of this community service program are: (1) Provide an understanding to the service subjects about the utilization of dairy milk waste as the main media for POC as a support for the quality of agricultural land (2) increase the skills of making POC from dairy milk waste. (3) provide motivation to farmers not to depend on synthetic chemical fertilizers. The Asset Based Communities Development (ABCD) approach is used in this program, which focuses on identifying existing assets in the community to support empowerment efforts. The results of this activity show an increase in the understanding and skills of the local community in pete waste management.
Potensi Energi Berkelanjutan Pembuatan Biogas Inovatif dari Kotoran Hewan Sapi
Nisa', Khoirun;
Afif, Muh Abdurrosyid;
Siti Nurazizah;
Wahyudi, Wahyudi
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4156
Peternak adalah orang yang melakukan budidaya hewan seperti sapi, ayam, kambing atau sebagainya permasalahan yang sering dihadapi oleh peternak adalah cara untuk memanfaatkan limbah kotoran ternak. Padahal Pemanfaatan kotoran hewan ternak bisa dijadikan gas pengganti lpg. Oleh karena itu kegiatan pengabdian maasyarakat dilakukan untuk membantu peternak agar bisa memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi gas melalui sosialisai pembuatan gas dari kotoran sapi. Kegiatan ini dilakukan pada hari selasa tanggal 12 September 2023 dengan sasaran kegiatan masyarakat desa sudimoro yang terdiri dari Organisasi gabungan kelompok tani dan para peternak. Kegiatan ini terbagi menjadi dua tahapan, pertama sosialisasi cara memanfaatkan limbah kotoran menjadi gas dan kedua praktek cara pembuatan gas dari limbah kotoran.Hasil yang di dapat dari rata- rata presentasi ialah 80% , yang artinya kegiatan sosialisasi tersebut memiliki dampak yang positf terhadap masyarakat, khususnya Masyarakat, dengan dampak positif yang diperoleh maka peternak diharapkan mampu untuk mengelolah limbah dengan baik guna bisa menjadikan kotoran ternak menjadi bahan yang berguna untuk Masyarakat seperti gas.
Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Ramah Lingkungan di Desa Gambiran Kecamatan Mojoagung
Mis Suhartini;
Aisa, Aufia;
Lailatul Mathoriyah;
Fauzan Achmada;
Muchamad Rahman Bagus Tohari;
Siti Fatimah;
Ummi Karima
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4169
The lack of public understanding in the use of natural materials in making environmentally friendly pesticides is the basis for holding outreach to the Gambiran Village Farmers Group (POKTAN). Through this activity, it is hoped that farmers can increase their understanding of using natural materials to create works and not incur large costs because they can use materials that are easily accessible for products. This activity was carried out at the Gambiran village sports hall, Mojoagung Jombang on September 7, 2023. The target of this activity was the Gambiran Village farmer group with a total of 6 participants who were able to attend. This workshop and training was accompanied by resource person Mrs. Suhartini, SP, MM. as a lecturer at KH University. A. Wahab Hasbullah Jombang. The approach method in this activity includes lecture methods, discussions, question and answer sessions and practice in front of training participants directly. The results of this socialization received a positive response which can be seen from the results of the training, namely increasing the enthusiasm of residents to be enthusiastic about making vegetable pesticides.
Pengenalan Alat Pengukur Kesuburan Tanah Sederhana kepada Petani Desa Johowinong Mojoagung Jombang
Zulfikar, Zulfikar;
Miftachul Chusnah;
Khusna Niswatul Mufidah;
Agus Wahyudi;
Eni Aprelia
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4180
Melalui pelatihan pembuatan Alat Teknologi terbarukan yang bertemakan “Alat pengukur kesuburan tanah sederhana†diharapkan memberikan suatu inovasi kepada petani berupa alat pengukur kesuburan tanah sederhana. Juga untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para petani terhadap inovasi terbarukan dalam mengefektifkan pekerjaan di bidang pertanian. Permasalahan petani di desa Jphowinong adalah menurunnya lahan produksi pertanian karena kurangnya pengetahuan dan informasi tentang tingkat kesuburan tanah pada lahan pertanian, kualitas sumber daya manusia serta pemahaman teknologi yang sangat rendah, sehingga para petani mengalami kesulitan untuk mengembangkan inovasi-inovasi terbarukan dalam pengukuran kesuburan tanah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat in menggunakan Service Learning (SL), diantaranya sosialisasi pelatihan pembuatan Teknologi alat tepat guna pengukuran kesuburan tanah sederhana dan tanya jawab dari berbagai peserta Gapoktan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di rumah kepala dusun Johowinong desa Johowinong dengan di dampingi perangkat desa dan ketua kelompok serta dosen pendamping lapangan. dilaksanakan pada tanggal 1 September 2023 dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan melalui tatap muka secara langsung. Produk teknologi alat pengukur kesuburan tanah sederhana memiliki pengaruh dalam proses pekerjaan pertanian karena dapat memudahkan hasil pekerjaan para petani dalam pengelolahan budidaya tanaman jagung dan tebu agar mendapatkan hasil yang optimal, Keberlanjutan program ini perlu dikomunikasikan dan dikoordinaskan dengan pihak Desa dan Ketua Gapoktan desa Johowinong Kecamatan Mojoagung, sehingga dalam jangka waktu kedepannya kegiatan ini akan dilakukan melalui kegiatan pendampingan pembuatan alat pengukur kesuburan tanah sederhana.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Jagung Menjadi Pupuk Kompos Untuk Peningkatan Produksi Pertanian Desa Karobelah
Chotimah, Chusnul;
Nurlindasari, Siti Wahyu;
Rohman, Dalia Farahillah;
Wardana, Feryansyah Tri;
Suhailah, Nur
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4201
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para kelompok tani di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang dalam pemanfaatan limbah jagung serta mengurangi limbah jagung yang dihasilakan setelah pasca panen. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Karobelah dengan jumlah sekitar 10 orang, pada tanggal 14 September 2023 beserta narasumber dari Dosen Fakultas Pertanian Universitas KH. A. Wahab Hasbullah yaitu Bapak Agus Suhadi, S.P, M.P. Mitra yang terlibat dalam sosialisasi ini adalah kelompok petani di Desa Karobelah. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan meliputi metode wawancara, diskusi, dan pengembangan. Menggunakan metode kerja sama melalui bentuk sosialisasi, peragaan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat terbentuknya pupuk kompos untuk tanaman para petani. Hasil dari sosialisasi ini memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta keterampilan para kelompok tani Desa Karobelah terkait pemanfataan limbah jagung, mengurangi limbah tongkol jagung dan membantu para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Sosialisasi Pemanfaatan Sekam Padi sebagai Bricket Ramah Lingkungan
Rohmah, Hidayatur;
Ma'arif, Iin Baroroh;
Mu’amalah, Dwi Nurfiana;
Choenif, Iga Olviga;
Miftah, M. Irham Choeru
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4239
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Balongsari melalui peningkatan produktivitas pertanian. Dengan menerapkan pengenalan dan pemanfaatan sekam padi sebagai bricket ramah lingkungan dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memberdayakan petani di desa Balongsari. Melalui sosialisasi, pelatihan serta pendampingan dalam memanfaatkan sekam padi sebagai bricket ramah lingkungan, petani dapat mengembangkan keterampilan mereka dan menjadi lebih mandiri dalam mengelola usaha pertanian mereka dan membantu masyarakat pedesaan khususnya yang bekerja sebagai petani untuk mampu mengatasi masalah pencemaran dari limbah pertanian serta mempromosikan sekam padi sebagai bricket ramah lingkungan. Dalam kegiatan ini digunakan metode sosialisasi dan tatap muka mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan limbah sawah, pelatihan cara membuat bricket sekam padi dan demonstrasi pembuatan bricket sekam padi. Dari hasil pelaksanaan program sosialisasi dan pelatihan bagi kelompok tani dan pemuda karang taruna dengan tema pemanfaatan sekam padi menjadi Bricket ramah lingkungan dapat memberi manfaat bagi kelompok tani, pemuda karang taruna dan umumnya untuk masyarakat desa Balongsari dalam hal pemanfaatan sekam padi menjadi produk bricket serta mengurangi pencemara udara. Penggunaan sekam padi sebagai bahan baku bricket sekam merupakan salah satu upaya penanggulangan limbah pertanian dan memberi manfaat lain yaitu dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak.
Pelatihan Sistem Hidroponik di Lahan Sempit Sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Ngogri Megaluh Jombang
Yuliana, Anggi Indah;
Nashoih, Afif Kholisun;
Mathoriyah, Lailatul;
Salsa, Nirmala Faradisa;
Yanuardi, Harris
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4325
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada ibu-ibu PKK dan anggota POKTAN Desa Ngogri Megaluh Jombang, tentang cara bercocok tanam menggunakan sistem hidroponik, Bercocok tanam dengan sistem hidroponik dianggap sebagai alternatif untuk menjaga ketahanan pangan, sehingga masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang sehat dan ekonomis, tanpa perlu berbelanja di luar rumah. Pelatihan ini diselenggarakan secara daring yang bertempat di Balai Desa Ngogri Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Meode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah metode CBR(Community Based Research). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa ibu-ibu, meskipun awalnya minim pengetahuan tentang bercocok tanam dengan sistem hidroponik, menunjukkan minat dan niat untuk menerapkan praktik ini di rumah, sebagaimana tercermin dari pertanyaan-pertanyaan mereka terkait peralatan yang dibutuhkan serta nutrisi yang digunakan. Secara keseluruhan, peserta pelatihan memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan ini dianggap mampu memberikan dampak positif bagi ibu-ibu, membantu mereka memahami cara bercocok tanam dengan sistem hidroponik.
Pelatihan Pemanfaatan Eco- Enzyme dalam Pemberdayaan Masyarakat
Widyaningsih, Bekti;
Ashlihah;
Kusuma, Saiful Aminudin Al;
Muna, Naily El;
Salsabila, Dini Nafisa
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4368
ABSTRACT Community Service Activities were carried out in Miagan Village, Mojoagung District through training on the use of Eco-Enzyme. This activity aims to provide an explanation and understanding of the use of organic waste to the public, providing knowledge about how organic waste can be utilized/reprocessed into a useful liquid, namely Eco enzyme. The approach method for implementing community service activities includes discussion, training, practice, and questions and answers directly in front of the training participants, called the Fucus Group Discussion (FGD) method. The results of the training activities on the use of eco-enzymes provided learning, assistance and empowerment regarding the manufacture of Eco-enzymes in increasing the potential of human resources and they were also able to answer the post test that had been given. Keywords: Eco-Enzyme, waste, organic
Pelatihan Budikdamber bagi Kelompok PKK Desa Dukuhmojo Jombang Sebagai Upaya Meningkatkan Produktivitas Pekarangan Sempit
Yuliana, Anggi Indah;
Satiti, Wisnu Siwi;
Fauziah, Annisa’ Khurun Ain;
Syatirrodhiatin, Putri Alfi;
Aji, Rois Sekti;
Chasib, Nur
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32764/abdimasper.v5i1.4378
Family Empowerment and Welfare (PKK) is a community organization in Indonesia that operates to empower women, especially housewives. The main objective of the PKK program is to improve the welfare of families and communities, especially through empowering women. Therefore, this community service activity focuses on empowering women in the form of training on the fish farming system in buckets (budidaya ikan dalam ember). Budidaya ikan dalam ember (budikdamber) is an aquaponics (fish and vegetable polyculture) which is carried out by utilizing a narrow area of the house yard to cultivate fish and vegetables in containers. Making a budikdamber system does not require expensive costs because it can use used household tools or items. Apart from that, the budikdamber system does not require water and large areas of land. Therefore, this system is suitable for application in narrow yard areas. This service activity was carried out by adopting the Participatory Action Research (PAR) method. The partners or targets of this community service activity are PKK women from Dukuhmojo village, Mojoagung subdistrict, Jombang regency. The results of the training activities show that through these training activities partners gain knowledge and understanding of the budikdamber system. After attending the training, the partners stated that the budikdamber system could make home gardens more productive. Apart from that, training activities also motivate participants to implement the budikdamber system in their respective home environments.