cover
Contact Name
Rahmat Sutedi
Contact Email
sutedirahmat91@gmail.com
Phone
+6285323102454
Journal Mail Official
edupena.found@gmail.com
Editorial Address
Pondok Hijau Indah Blok Viola No.3 – Bandung
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JURNAL EDUPENA
Published by Yayasan Edupena
ISSN : 27223428     EISSN : 2774891X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Edupena diterbitkan oleh sebuah Yayasan yang bernama EDUPENA dengan Akta Notaris No. 1 tanggal 07 Juli 2018 dan SK MENKUMHAM RI No. AHU-0009222.AH.01.04.Tahun 2018 dengan Alamat: Pondok Hijau Indah Blok Viola No.3 – Bandung. Jurnal ini berisi tulisan hasil sebuah penelitian dan kajian dalam bidang pendidikan yang belum pernah diterbitkan dalam media apapun. Artikel diperoleh dari penulis dengan latarbelakang berbagai bidang dan lembaga, seperti Guru, Kepala Sekolah, Pengawas, Dosen, dll.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM PENGEMBANGAN EVALUASI HASIL BELAJAR MELALUI SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DI SDN CILAKU 03 TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Nurul Bariyati
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang 8 Standar Nasional Pendidikan menyatakan standar proses merupakan salah satu standar untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang mencakup: 1) Perencanaan proses pembelajaran, 2) Pelaksanaan proses pembelajaran, 3) Penilaian hasil pembelajaran, 4) dan pengawasan proses pembelajaran. Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), sekolah diberi kebebasan untuk mengubah, memodifikasi, bahkan membuat sendiri silabus yang sesuai dengan kondisi sekolah dan daerahnya, dan menjabarkannya menjadi perencanaan pembelajaran yang siap dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran dalam mencapai kompetensi peserta didik. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang 8 Standar Nasional Pendidikan menyatakan standar proses merupakan salah satu standar untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang mencakup: 1) Perencanaan proses pembelajaran, 2) Pelaksanaan proses pembelajaran, 3) Penilaian hasil pembelajaran, 4) dan pengawasan proses pembelajaran. Dengan adanya supervisi ini, adanya peningkatan kinerja guru melalui supervisi akademis Kepala Sekolah hasilnya sangat baik. Hal itu tampak pada pertemuan pertama dari 7 orang guru yang ada pada saat penelitian ini dilakukan nilai rata rata mencapai ; 28,57% meningkat menjadi 57,14% dan pada siklus 3 meningkat menjadi 85,71%.
UPAYA MENINGKATKAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR DI KELAS MELALUI PENERAPAN REWARD AND PUNISHMENT DI SDN BABAKAN 02 KECAMATAN TENJO Apat
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran disekolah sangat tergantung dari beberapa faktor. Faktor yang sangat penting antara lain adalah penerapan budaya sekolah kearah peningkatan mutu. Budaya sekolah merupakan hal yang positif yang harus dipertahankan dan dilaksanakan oleh semua warga sekolah tanpa merasa terpaksa. Budaya sekolah yang harus dipertahankan salah satunya adalah masalah kedisiplinan, termasuk disiplin para guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar. Untuk meningkatkan disiplin para guru dapat diupayakan melalui bermacam-macam cara. Dalam Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini, dicobakan tindakan berupa penerapan Reward and Punishment untuk para guru di SDN Babakan 02, Kecamatan Tenjo. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, karena dari hasil penelitian dan analisa data, ternyata pada siklus kedua, kedisiplinan guru dalam kehadiran dikelas pada proses belajar mengajar meningkat dan memenuhi indikator yang telah ditetapkan sebesar 75%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran dikelas pada kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan penerapan Reward and Punishment kepada guru.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN CANDY LAND BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN PKn Inayah Saksesia Pamungkas; Aji Heru Muslim
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam membantu meningktakan pemahaman siswa terhadap suatu materi. Media pembelajaran candy land berbasis kearifan lokal adalah media yang membantu siswa memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang mampu memudahkan siswa dalam memahami materi PKn dan mampu meningkatkan pengetahuan siswa terhadap kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi untuk melihat kevalidan, lembar angket respon siswa dan guru untuk menilai kepraktisan. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa media pembelajaran candy land berbasis kearifan lokal memenuhi kriteria sangat valid presentase hasil penilaian ahli media 98% dan presentase ahli materi 96% kategori sangat valid. Berdasarkan persentase hasil angket respon guru 93% kategori sangat praktis, presentase angket siswa diperoleh 93% kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran candy land berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran PKn memenuhi kriteria kelayakan dan keprakatisan, sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran.
MENGOPTIMALKAN PERAN PIHAK EKSTERNAL MELALUI JALINAN KEMITRAAN DI SD NEGERI JALANCAGAK (Studi Kasus di SD Negeri Jalancagak Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung) Pitri Maharani Efendi; Asep Herry Hernawan
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keoptimalan peran pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak, menguraikan faktor-faktor yang mempengaruhi keoptimalan peran pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak serta menerapkan kemitraan sebagai solusi dari permasalahan yang berkaitan dengan pihak eksternal di SD Negeri Jalancagak. Pihak eksternal di sini merupakan kumpulan orang, lembaga, organisasi yang seharusnya ikut terlibat dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus yang di dasarkan pada kejadian yang terjadi di sekolah dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan yakni mengkaji kepustakaan atau mencari literatur yang sesuai sebagai langkah untuk menentukan solusi dari problematika tersebut. Subjek penelitian meliputi sekolah dasar yaitu SD Negeri Jalancagak serta pihak-pihak eksternal yang berada di lingkungan sekolah. Berdasarkan kajian literatur yang dilakukan bahwa salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan pihak eksternal adalah melalui jalinan kemitraan antara pihak eksternal dan sekolah.
TANTANGAN PENDIDIKAN ABAD 21 Erna Susilawati; Sofyan Iskandar; Dede Tri Kurniawan
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuntutan dan tantangan pendidik dalam teknologi di dunia pendidikan di era 21 sekarang ini adalah penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan di mana pendidik dituntut untuk “melek’ terhadap informasi dan kemajuan teknologi. Dengan adanya teknologi ini pendidik dituntut untuk mampu menggunakan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat seperti sekarang ini di mana pendidik merasa “tertantang” untuk bisa menguasai proses tranformasi penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, oleh arena itu pendidik harus mau belajar tentang penggunaan teknologi di mana dalam pembelajaran pada era 21 sekarang mulai diterapkan sistem pembelajaran hybrid. Di samping memiliki keterampilan mengajar dalam menyampaikan materi pembelajaran secara tatap muka, pendidik juga memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam mengembangkan sumber pembelajaran berbasis digitalisasi atau internet atau komputer, pendidik juga harus mampu menginovasi metode pembelajaran ataupun mampu mengaplikasikan dua metode pembelajaran dalam pembelajaran tersebut. Kombinasi pembelajaran bisa juga diterapkan pada integrasi e-learning (online). Pendidik harus dapat dapat memenuhi tuntutan pengetahuan berdaya saing tinggi dalam pemanfaatan teknologi agar peserta didik mampu bersaing dan eksis pada masanya.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENULIS PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI GUGUS 3 BINA PROFESI KECAMATAN BOJONGSARI KOTA DEPOK Safiah Zuhra
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lemahnya kemampuan guru dalam menulis PTK disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan atau pemahaman tentang cara menulis PTK secara praktek. Pelatihan penelitian tindakan kelas yang pernah diikuti hanya sebatas memberikan pemahaman terhadap konsep dasar penelitian tindakan kelas saja. Hal ini selaras dengan hasil wawancara peneliti dengan guru-guru di Gugus 3 yang pernah mengikuti pelatihan PTK. Dari latar belakang masalah tersebut, maka peneliti membatasi masalah penelitian ini terhadap upaya meningkatkan keterampilan guru dalam menulis Proposal Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) di Gugus 3 Bina Profesi Kota Depok. Hasil pengolahan data yang terdiri dari beberapa siklus. Pada Siklus I Kemampuan penyusunan PTK sebesar 71.26, Pemahaman CTL 73.55, sehingga rata-rata 72.40. Kemudian pada Siklus II Kemampuan penyusunan PTK sebesar 84.95, Pehamanan CTL 88.51, sehingga rata-rata 86.73 dengan katagori Baik.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III DI SDN CIAPUS 02 Detty Yulianti
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika siswa kelas III sekolah dasar dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Dalam penelitian ini siswa yang terlibat yaitu sebanyak 37 orang siswa dari sekolah dasar negri Ciapus 02. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rencana dan pelaksanaan pembelajaran, serta mendeskripsikan peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Begitu rendahnya hasil belajar matematika kelas III tersebut menjadi salah satu yang dilakukan peneliti melakukan tindangan sekaligus menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Jenis penelitian yang dilakukan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dengan menggunakan dua Siklus. Hasil penelitian yang diperoleh adalah adanya peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Persentase tuntasnya hasil belajar yang di peroleh siswa sebelum dilakukannya penelitian ialah sebesar 33%, kemudian peningkatan pada siklus I menjadi 63,8%, kemudian meningkat Kembali menjadi 86% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III di Sekolah Dasar.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS VI SDN CIOMAS 09 Ajum
Jurnal Edupena Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya keaktifan belajar dan rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini difokuskan pada upaya meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pembelajaran IPA melalui menerapkan metode eksperimen. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc. Taggart dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDN Ciomas 09 dengan jumlah 26 orang siswa. Berdasarkan analisis terhadap hasil observasi pembelajaran, secara umum keaktifan belajar siswa mengalami peningkatan. Hal tersebut ditunjukan dengan meningkatnya komponen memperhatikan penjelasan, ketertarikan terhadap materi, dan penyelesaian pengerjaan tugas. Data keaktifan dan hasil belajar siswa secara umum mengalami peningkatan, yaitu pada siklus I rata-rata nilai siswa 75,33% dengan persentase ketuntasan 73,33%, kemudian pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 80,07% dengan persentase ketuntasan 86,67 %. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa serta menjadikan pembelajaran IPA menjadi lebih bermakna.