cover
Contact Name
Rahmat Sutedi
Contact Email
sutedirahmat91@gmail.com
Phone
+6285323102454
Journal Mail Official
edupena.found@gmail.com
Editorial Address
Pondok Hijau Indah Blok Viola No.3 – Bandung
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JURNAL EDUPENA
Published by Yayasan Edupena
ISSN : 27223428     EISSN : 2774891X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Edupena diterbitkan oleh sebuah Yayasan yang bernama EDUPENA dengan Akta Notaris No. 1 tanggal 07 Juli 2018 dan SK MENKUMHAM RI No. AHU-0009222.AH.01.04.Tahun 2018 dengan Alamat: Pondok Hijau Indah Blok Viola No.3 – Bandung. Jurnal ini berisi tulisan hasil sebuah penelitian dan kajian dalam bidang pendidikan yang belum pernah diterbitkan dalam media apapun. Artikel diperoleh dari penulis dengan latarbelakang berbagai bidang dan lembaga, seperti Guru, Kepala Sekolah, Pengawas, Dosen, dll.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 48 Documents
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA PEMBELAJARAN DARING SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Kamaludin Gumilar
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi minimnya hasil belajar matematika pada kegiatan pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. Penelitian ini difokuskan pada upaya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model contextual teaching and learning (CTL) pada pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas yang mengadaptasi model Kemmis dan Mc.Taggart dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas VI SDN Utama 6 dengan jumlah 33 orang siswa. Berdasarkan analisis terhadap hasil observasi selama penelitian, hasil belajar siswa menunjukan peningkatan yang signifikan, dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari pra siklus 46,5 meningkat menjadi 69,7 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 78,3 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan belajar klasikal pada pra-siklus berada pada titik 51,5 %, meningkat menjadi 72,7 % pada siklus I, lalu mengalami peningkatan kembali menjadi 87,9 % pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa selama kegiatan pembelajaran daring.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM KARANGAN SISWA KELAS IV SDN 4 KUTOSARI TAHUN AJARAN 2020/2021 Febriyanti Umi Khabibah; Suhartono; Rokhmaniyah
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi berkaitan dengan keterampilan berbahasa, salah satunya menulis. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hasil pembelajaran manulis masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran kaidah ejaan, kesalahan ejaan dalam karangan, dan alasan terjadi kesalahan ejaan dalam karangan siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran kaidah ejaan di kelas IV dengan menyelipkannya dalam materi tertentu yang ada hubungannya dengan kebahasaan. Kesalahan ejaan dalam karangan siswa yaitu pemakaian huruf (vokal, konsonan, diftong, kapital, miring, dan tebal), penulisan kata (dasar, berimbuhan, bentuk ulang, gabungan kata, kata depan, kata partikel, singkatan dan akronim, angka dan bilangan, serta kata ganti), pemakaian tanda baca (titik, koma, titik dua, tanda hubung, tanda pisah, tanda tanya, tanda seru, dan tanda petik, dan penulisan unsur serapan mengenai penulisan unsur asing yang penulisan dan pengucapannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia. Alasan terjadinya kesalahan ejaan yaitu faktor internal dan eksternal.
PENGGUNAAN METODE EGRA (EARLY GRADE ASSESSMENT) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI ANAK KELAS III SISWA SEKOLAH DASAR Rahmat Sutedi; Evi Rahmawati
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada keterampilan membaca di kelas awal. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam proses membaca, baik itu membaca huruf, membaca kata, atau membaca pemahaman. Hasil dari ini penelitian menunjukkan bahwa setiap siswa di sekolah dasar memiliki kemampuan dan perkembangan yang berbeda pada setiap individu. Banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan siswa diantaranya, faktor lingkungan keluarga, faktor lingkungan dan faktor lingkungan siswa sekolah. Metode yang seharusnya di pilih oleh pendidik adalah yang mempu membuat siswa lebih menyenangkan dalam pembelajarannya dan memberikan waktu yang efektif. Kemampuan literasi bukan hanya dalam keterampilan membaca dan menulis saja, tetapi sekaligus merangkap dengan keterampilan menyimak dan keterampilan berbicara. Sementara itu untuk literasi memiliki beberapa jenis, diantaranya literasi dasar, literasi perpustakaan, literasi teknologi, media literasi, dan literasi visual.
PENERAPAN MODEL SINEKTIK BERORIENTASI BERPIKIR KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA SMP Yanti Sri Rahayu
Jurnal Edupena Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2, Nomor 2, Desember 2021
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses perencanaan, pelaksanaan, hasil, dan refleksi pembelajaran menulis teks deskripsi berorientasi berpikir kreatif dengan model sinektik pada siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Lembang di setiap siklusnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Penilitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Siklus I dan siklus II terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan proses pembelajaran menulis teks deskripsi berorientasi berpikir kreatif dengan mengunakan model sinektik. Siklus I, rata-rata nilai peserta didik 68,6 dan pada siklus II terjadi peningkatan nilai rata-rata menjadi 86,1 dengan peningkatan nilai sebesar 17,5. Peningkatan tersebut, menunjukkan bahwa peserta didik semakin terampil dalam kegiatan menulis teks deskripsi yang berorientasi berpikir kreatif melalui model sinektik.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI SALAH SATU PEMECAHAN MASALAH MASIH KURANGNYA KEAKTIFAN PESERTA DIDIK SAAT PROSES PEMBELAJARAN BERLANGSUNG Lucky Taufik Sutrisno; Asep Hery Hernawan
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan peserta didik melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Matematika materi FPB dan KPK di SD Negeri Baros Mandiri 4 Kota Cimahi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan di kelas VI D pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 kurikulum merdeka. Jenis tindakan penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan Taggart. Data dikumpulkan melalui observasi, angket dan dokumentasi, alat yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian: lembar observasi, angket keaktifan peserta didik, dan checklist dokumentasi. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan presentase, selain itu juga didasarkan pada refleksi tiap siklus tindakan. Hasil penelitian: 1) Pemanfaatan Pembelajaran berdiferensiasi dengan memperhatikan gaya belajar peserta didik untuk pembelajaran dilakukan melalui tiga tahapan: pencarian data gaya belajar peserta didik, pengelompokan peserta didik, dan pemberian materi sesuai gaya belajar; 2) Pemanfaatan Pembelajaran berdiferensiasi dengan memperhatikan gaya belajar dapat meningkatkan keaktifan peserta didik berdasarkan lima indikator yaitu: fokus, kerjasama, mengemukakan pendapat atau ide, pemecahan masalah, dan disiplin.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN ABAD 19-20 DENGAN PEMBELAJARAN ABAD 21 Yan Yan Heryanti; Sofyan Iskandar; Dede Trie Kurniawan
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi memberi dampak yang cukup luas dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk tuntutan dalam penyelenggaraan pendidikan. Salah satu tantangan nyata tersebut adalah bahwa pendidikan hendaknya mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi utuh, dikenal dengan kompetensi abad ke-21 yang sangat berbeda dengan pembelajaran pada abad 19-20 dimana Perubahan dari abad 19 ke abad 21 yaitu berubahnya sistem pembelajaran dari teacher centered menjadi student centered. Kompetensi abad ke-21 merupakan kompetensi utama yang harus dimiliki siswa agar mampu berkiprah dalam kehidupan nyata pada abad ke-21. Di Abad-21 ditantang untuk mampu menciptakan pendidikan yang dapat ikut menghasilkan sumber daya pemikir yang mampu ikut membangun tatanan sosial dan ekonomi sadar pengetahuan sebagaimana layaknya warga dunia di Abad-21. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Perbedaan Pembelajaran di abad 19-20 dengan pembelajaran abad 21untuk mengetahui hal apa saja yang semakin berkembang di dunia pendidikan dari masa kemasa dan mengetahui apa yang harus dipersipkan di abad 21. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Serta studi pustaka (library research). Dengan mengumpulkan beberapa artikel serta pendapat para ahli mengenai Perbedaan Pembelajaran di abad 19-20 dengan abad 21 yang kemudian di kembangkan dengan berbagai penemuan yang ada tentang perbedaan pembelajaran di abad 19-20 dengan pembelajaran abad 21
PROBLEMATIKA GURU MERANGKAP SEBAGAI TENAGA ADMINISTRASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI Susi Nugraha
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga Administrasi merupakan salah satu tenaga yang sangat dibutuhkan dalam sebuah sekolah untuk membantu pekerjaan administrasi dari guru-guru, supaya guru-guru lebih focus dalam mengajar. Tenaga administrasi sangatlah penting peranannya jika berbicara dalam ruang lingkup masalah pendidikan. Baik prestasi belajar siswa ataupun motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pendidik, sarana prasarana, kemauan dan kemampuan individualnya masing-masing dan lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah termasuk didalamnya adalah lokasi sekolah peserta didik dan sarana prasarana mempunyai pengaruh besar dalam prestasi belajar siswa. Dari pernyataan tersebut jelas bahwa sarana prasarana salah satunya pengadaan media dalam proses belajar mengajar akan mempengaruhi prestasi belajar siswa tersebut. Pengadaan media di suatu sekolah sangat berpengaruh sekali terhadap prestasi belajar siswa, karena media tersebut sangat membantu dalam proses pembelajaran.. Perlu adanya media dalam proses pembelajaran tentulah tidak hanya bagi sekolah-sekolah yang berada di daerah perkotaan yang aksesnya lebih mudah, akan tetapi sekolah-sekolah yang berada di daerah –daerah terpencil juga perlu meskipun aksesnya lebih sulit. Hal ini merupakan antisipasi dari adanya ketidakmerataan pendidikan di daerah-daerah terpencil dengan pendidikan di kota-kota besar. Pengadaan media pembelajaran yang dalam hal ini sangat mempengaruhi prestasi belajar siswa perlu di adakan di setiap sekolah sekolah, tidak hanya di sekolah-sekolah kota tapi sekolah-sekolat yang letaknya terpencil sekalipun perlu sebagai upaya menghilangkan gep (jarak) antara siswa yang sekolah di kota dengan siswa yang sekolah di desa. Selain itu adanya pembelajaran berbasis IT di semua sekolah, akan meminimalisir adanya ketidakmerataan pendidikan didaerah terpencil dan di kota.
MANAJEMEN UNTUK MENINGKATKAN AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI DALAM PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR (Studi Kasus pada Sekolah Dasar di Kecamatan Tapos) Rofita Rahayu; Asep Herry Hernawan
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan dengan memberikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada sekolah dasar. Guna mewujudkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu bagi semua lapisan masyarakat dan dalam rangka mendukung program Pendidikan diperlukan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang diperoleh dari SD Negeri Sukamaju 4 Kota Depok, Jawa Barat. Metode atau pendekatan yang akan digunakan pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Program Bantuan Operasional Sekolah wajib dikelola dengan baik, yang dalam pelaksanaannya, penyaluran dan pengelolaan dana BOS wajib berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 2 Tahun 2022, tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan dalam proses pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada lembaga pendidikan dasar negeri, penyebab terjadinya sistem pengendalian dana BOS yang tidak transparan serta solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan penerapan Good School Governance (akuntabilitas, transparansi dan partisipasi) dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah.
PERAN TENAGA PENDIDIK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN STRATEGI PEMBELAJARAN ABAD 21 Yunia Nurholishoh
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga pendidik dituntut menguasai perkembangan zaman termasuk dengan teknologi juga menyusun strategi pembelajaran untuk abad 21. Dengan demikian pengkajian ini akan menunjukkan peran pendidik dalam menerapkan strategi pembelajaran abad 21. Kajian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Pendekatan dalam kajian ini melalui kajian kepustakaan (library research). Data yang diambil melalui literatur berupa altikel ilmiah, buku-buku, hingga situs-situs yang berkaitan dengan kajian ini. Teori yang digunakan dalam pengolahan data adalah teori strategi pembelajaran dari Dick dan Carey. Sementara hasil penelitian ini bahwa penerapan strategi dari Dick dan Carey ini menggunakan empat kunci yaitu: 1) siswa yang infornmatif, 2) siswa yang paham teknologi, 3) siswa yang dapat berfikir kritis, dan 4) siswa yang komunikatif. Di sini teori Dick dan Carey: 1) Aktivitas pembelajaran sebagai pendahuluan, 2) aktivitas dalam menyampaikkan informasi, 3) kegitan kelas yang melibatkan kontribusi dari para siswa, 4) pengadaan evaluasi kegiatan pembelajaran, dan 5) melakukan aktivitas belajar lanjutan. Dapat diterapkan dengan seksama dan berbagai cara.
BEKAL KETERAMPILAN ABAD 21 PADA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Imas Masfufah
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran, diharapkan setiap individu memiliki keterampilan untuk hidup di abad ke-21 dengan berbagai peluang dan tantangan yang akan di hadapi di era kemajuan teknologi dan informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam bekal keterampilan abad 21 pada pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian penelitian kepustakaan. Data dikumpukan dengan menggunakan teknik dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dari jurnal ilmiah, buku teks, dan laporan penelitian yang memiliki relevansi dengan pembelajaran yang mampu membekali peserta didik keterampilan abad ke-21. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghadapi pembelajaran di Abad 21 setiap orang harus memiliki keterampilan berpikir kritis, pengetahuan dan kemampuan litersai digital, literasi informasi, literasi media dan menguasai teknologi informasi dan komunikasi.