cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,919 Documents
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI WANITA MAJU JAYA DI KAMPUNG HUSOAK MENGOLAH KEDELAI MENJADI TEMPE UNTUK MENSTIMULUS MINAT MASYARAKAT MENJADI PELAKU USAHA DAN BERDAYA SAING Meri Berliana; Erinus Mosip; Meiky Tuwo; Fransisca Christina Dewi
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4881

Abstract

Pemberdayaan perempuan merupakan sebuah proses sekaligus tujuan oleh karena itu, pemberdayaan perempuan tidak akan terlepas dari pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, mampu menggali dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada didaerahnya, dan membantu masyarakat untuk terbebas dari keterbelakangan atau kemiskinan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak pembelajaran dan menambah keterampilan maupun kreativitas yang baik sehingga masyarakat di Distrik Hubikiak terkhusus di kampung Husoak dapat mengembangkan kreativitasnya guna membantu mendorong ataupun meningkatkan pendapatan rumah tangga. Metode pelatihan pengolahan kedelai menjadi tempe ini di harapkan memberikan pengetahuan yang baru bagi masyarakat di Distrik Hubikiak sehingga masyarakat dapat menjadi masyarkat yang produktif, dan dapat menstimulasi minat masyarakat menjadi pelaku usaha juga menciptakan lingkungan sosial yang produktif, mandiri dan berdaya saing, serta mampu mengolah hasil – hasil pertanian, menambah nilai produk dan menghasilkan diversifikasi produk yang berguna bagi masyarakat luas.
SOSIALISASI SWAMEDIKASI BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA PADA MASYARAKAT RW.04 KELURAHAN MERUYA UTARA, JAKARTA BARAT Harizal Harizal; Muchammad Reza Ghozaly; Inherni Marti Abna; Robby Rijal Sauri; Rizkia Nuraida; Ahmad Jakaria Karim; Fauzia Zahriatul Wildan; Iswatul Fauzizah; Sabna Allisya Firti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4882

Abstract

Self-medication is the treatment performed by patient for diseases that are self-recognized using medicines that are considered safe and effective without any diagnosis and prescription by professionals. Excessive practice of self-medication will have negative effects for the patient such as excessive drug abuse, delay in getting medical treatment, etc. This students’ community service aimed to socialize responsible self-medication practices to the community in RW.04, Meruya Utara, West Jakarta by using family medicinal plants. This series of activities were begun with counseling and training on the process of cultivating, harvesting, and post-harvest processing of family medicinal plants, and followed by counseling on self-medication by using family medicinal plants. Participants' understanding was evaluated by using a questionnaire filled out before and after the activities. The data obtained from the questionnaire showed that the participants have better understanding in practicing self-medication by using family medicinal plants with the understanding level of >70%.
PEMBERDAYAAN PETANI GULA MERAH AREN DI DESA BONTO KASSI KECAMATAN PARANGLOE KABUPATEN GOWA Suhartin Dewi Astuti; Juni Astuti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4883

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengajak petani aren dan masyarakat desa Bonto Kassi memproduksi gula merah serta meningkatkan partisipasi petani aren untuk mengolah nira aren mereka sendiri menjadi gula merah. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari tahapan-tahapan sebagai berikut: survei lapang, identifikasi masalah, perumusan tujuan pengabdian, analisis kondisi masyarakat, dan implementasi. Petani yang mengolah nira di desa Bonto Kassi telah bertambah jumlahnya dari satu menjadi tiga keluarga petani sebanyak 160-200 liter nira dimasak dan telah menghasilkan gula aren sekitar 25-35 kg berkualitas tinggi dalam seminggu. Sebelumnya hanya mengolah satu kali dalam seminggu sebanyak 5-10 kg dari 40-50 liter nira. Jika harga jual gula merah aren Rp. 35.000/kg , maka diperoleh hasil penjualan sekitar Rp. 700.000,- Rp. 840.000 per minggu. Berdasarkan hasil wawancara dan evaluasi, masyarakat sekitar menyambut positif kegiatan ini dan telah mengalami peningkatan jumlah petani yang mengolah niranya menjadi gula merah sehingga diharapkan dapat mengurangi penjualan dan konsumsi tuak.
PENGENALAN BASIC PENGGUNAAN APLIKASI KOMPUTER (MS. Word) DI SMA SJAKHYAKIRTI Fakhri Lambardo; Therezia Naraloka; Paisal Paisal; Andika Andika
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4884

Abstract

Kegiatan ini bertujuan mengajak seluruh mahasiswa untuk mempelajari Microsoft Word agar Pengenalan Basic Penggunaan Aplikasi Komputer menggambarkan bahwa peserta penyuluhan memahami materi office 55% selebihnya masuk kategori kurang mengerti dan tidak mengerti. Tabel diatas juga menjelaskan bahawa peserta memahami langkah-langkah praktik 75% selebihnya masuk kategori kurang mengerti dan tidak mengerti.
PENERAPAN ITIKAD BAIK PARA PIHAK PADA PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA SEGARA MAKMUR Sri Wahyuni; Gisca Pandu Ramanda
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4885

Abstract

There are several land problems in Segara Makmur Village, this is due to the bad faith of one of the parties in the land sale and purchase agreement. Good faith according to Sutan Remy is the intention of one of the parties in carrying out an agreement not to harm the other party. But what if the land sale and purchase agreement is carried out without good faith from both parties, it will cause harm to the other party. if this happens, it is necessary to settle land disputes in Segara Makmur Village which can be resolved either through litigation or non-litigation. However, in reality, if the settlement through non-litigation is not successful and proceeds to the litigation route, it is necessary to consider several things, such as costs, time, energy, thoughts consumed and focus on resolving the dispute through litigation or court, but not a few feel disadvantaged when unable to prove or lack of evidence. The method used is legal counseling and discussions with residents of Segara Makmur Village regarding the factors that cause disputes and dispute resolution according to Indonesian positive law. The results of the question-and-answer discussion from legal counseling activities obtained 1) that the factors that cause land disputes often arise, including there are intermediaries selling land who are only concerned with profit without paying attention to the land documents that are the object of sale and purchase, not checking the status of land ownership at BPN , the implementation of the sale and purchase agreement is not based on the good faith of the parties including the intermediary 2) How is the application of the principle of good faith in resolving land disputes in Segara Makmur Village
PENGEMBANGAN DESA SIAGA DONOR DARAH MELALUI PROGRAM PEMERIKSAAN DAN PENDATAAN GOLONGAN DARAH WARGA DUSUN MANGGONG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN, SLEMAN Gravinda Widyaswara; Wiwit Sepvianti; Aulia Rahman; Kumara Rahmawati Zain; Arif Tirtana; Ikrimah Nafilata
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4886

Abstract

The Allert Village is a village that has a Village Health Post or health professionals who are ready to carry out community empowerment, encourage health-oriented development, and be the first referral center for quality health services for the community and health emergencies in the Village. In moving towards the allert village, it is necessary to study various existing community-based activities such as posyandu, polindes, village medicine post, health fund, and inter-guard preparedness, as a starting point for development towards an allert village. One of the Allert Village programs currently being developed is the Blood Donor Allert Viilage. In this program, village communities are prepared to be responsive in dealing with health problems that require blood donors. The development of the Blood Donor Allert Village was initiated with outreach activities, data collection and examination of the blood group of residents in each hamlet. Data on residents' blood groups is then submitted to village midwives, sub-districts and health centers as a data base for the Blood Donor Allert Village. Blood group data collection for the residents of Manggong, one of the hamlets in Kepuharjo Village, obtained the following results: out of a total of 256 r esidents, 62.50% had their blood type recorded while 37.50% was not. As for the 62.50% of Dusun Manggong residents whose blood type was recorded, 26.87% had blood type A; 28.13% blood type B; 41.25% have blood type O and only 3.75% have blood type AB
PENGELOLAAN LIMBAH KAIN BATIK SEBAGAI PRODUK HANDMADE DI KELURAHAN JEMBERLOR Endang Lifchatullaillah; Mohammad Fanani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4910

Abstract

Kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kewajiban dalam pengabdian kepada masyarakat atau kewajiban dalam Tridharma Perguruan Tinggi juga merupakan kepedulian akademisi kepada masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan ekonomi keluarga sebagai fundamental pembangunan dalam perekonomian bangsa. Pendekatan metodologi yang digunakan dengan pendekatan penyuluhan dan pelatihan kepada pelaku industri membuat handmade dari limbah kain batik yang mempunyai nilai estetika, yang dapat dijual untuk meningkatkan pendapatan keuangan keluarga. Kegiatan ini diharapkan agar masyarakat memperoleh tambahan ilmu dalam keterampilan mengelola limbah kain batik menjadi produk melalui simulasi pembuatan berbagai hasil karya yang kreatif dan inovatif dan dapat terus dikembangkan. Kerajinan tangan atau handmade dinamakan pula sebagai seni kriya, dapat diartikan sebagai seni kerajinan tangan manusia yang diciptakan dalam upaya memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari dengan tidak melupakan pertimbangan artistik dan seni serta keindahan. Produk yang telah dihasilkan biasanya limited edition dan sangat terbatas, oleh karena itu untuk meningkatkan produksinya juga dibantu oleh beberapa alat mesin sebagai sarana pendukung. Penumpukan limbah kain pada saat ini dapat menjadi ancaman serius bagi lingkungan, sehingga diperlukan kesadaran bagi masyarakat untuk mengubah sifat konsumtif dalam berbusana Begitupula pemerintah juga harus mendesain ulang bentuk model industri ekonomi tekstil agar menjadi ramah lingkungan. Di dalam dunia industri limbah bahan tekstil serta dapat dimanfaatkan sebagai produk yang memiliki daya saing ekonomis dan memiliki daya estetik. Limbah kain batik dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam produk handmade melalui kreativitas dan kemauan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan sumber keuangan pada masyarakat. Misalkan berupa tas, sandal, keranjang pakaian dan lain sebagainya. Sebagaimana uraian diatas maka diperlukan pendampingan kepada masyarakat yang bersedia menjadi responden/pelaku industri untuk menumbuhkan daya kreativitasnya dalam kegiatan “pengelolaan limbah kain batik sebagai handmade yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Jember Lor Kecamatan Patrang”.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI BAGI UMKM DI KELURAHAN KRAMAS, KECAMATAN TEMBALANG Nurhayati Nurhayati; Rahoyo Dini; Anggraheni Anggraheni
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4911

Abstract

Kelurahan Kramas yang merupakan salah satu kelurahan di Kecamatan Tembalang mempunyai banyak UMKM. UMKM tersebut tumbuh subur karena kelurahan tersebut dekat dengan beberapa perguruan tinggi. Banyak UMKM yang ternyata selama ini tidak pernah menggunakan HPP ( Harga Pokok Produksi ) dalam penentuan harga jualnya. Pengabdian Masyarakat dari Fakultas Ekonomi memberikan pelatihan dan pendampingan bagaimana penentuan Harga Pokok Produksi bagi UMKM. Pengetahuan akan Harga Pokok Produksi membuat pelaku UMKM lebih mudah menentukan harga jual dan keuntungan yang diinginkan. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan di kelurahan Kramas dilakukan di aula kelurahan Kramas dan dihadiri 32 peserta yang mempunyai usaha (UMKM). Pengabdian dilakukan dengan menggunakan diskusi, praktek dan diakhiri dengan tanya jawab. Hasil Pengabdian Masyarakat adalah peningkatan pengetahuan masyarakat akan pentingnya penentuan HPP dan bagaimana suatu UMKM bisa menentukan HPP. Penentuan HPP sangat penting untuk menenetukan harga jual dan keuntungan yang diperoleh.
EDUKASI HIV/AIDS PADA SISWA SMA SEBAGAI WUJUD PENINGKATAN AWARENESS TERHADAP PENYEBARAN INFEKSI HIV/AIDS Nurmila Nurmila; Andi Tenri Padad; Ami Febriza; Muh. Da’I Alamsyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4944

Abstract

Penularan HIV/AIDS dapat melalui hubungan seks yang bebas seperti berganti pasangan, tidak menggunakan alat kontrasepsi atau melakukan hubungan seks di bawah umur atau masih remaja.. Pendidikan seks sejak dini sebenarnya harus sudah diberikan kepada anak-anak atau bahkan remaja. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penularan penyakit HIV/AIDS. Kegiatan berlangsung pada 2 Desember 2022 di Aula Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh. Peserta seminar terdiri dari 144 siswa SMA Muhammadiyah Makassar. Kegiatan ini melibatkan 2 orang narasumber yang menjelaskan tentang pencegahan dan penyebaran penyakit HIV/AIDS. Berdasarkan hasil survei, 29% siswa belum mengetahui tentang apa aitu HIV/AIDS. Pada tahap seminar, dilakukan dengan dengan diskusi dan tanya jawab.
GAMBARAN PERSEPSI KELOMPOK PEKERJA INFORMAL PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI BANTUL Eltanina Ulfameytalia Dewi; Agus Haryanto Widagdo; Wiwit Sugiarti; Santoso Santoso; Nugroho Joko Sasono; Mamik Mamik; Sita Indriyani; Atun Mirantiningsih; Maria Layung Sari; Rokhim Istiyono; Rondiyah Rondiyah; Sarjiman Sarjiman; Siswanto Siswanto; Sri Sunarni; Stefanus Stefanus; Sigit Purwanto; Dwi Setiyani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4947

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan efek pada seluruh aspek dalam kehidupan. Salah satu kelompok yang terdampak adalah kelompok yang memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Pekerja informal merupakan salah satu kelompok yang layak mendapatkan perhatian karena tempat makan atau restoran dapat menjadi sumber atau kluster penyebaran virus ini. Proses asuhan keperawatan komunitas ini dimulai dengan melakukan pengkajian, kemudian analisis data, menentukan diagnosa keperawatan komunitas, menetapkan intervensi keperawatan, melakukan implementasi dan kemudian evaluasi. Tujuan dari asuhan keperawatan komunitas ini adalah mendapatkan gambaran persepsi pekerja informal terkait persepsi, pengetahuan dan perilaku di masa pandemi Covid-19. Hasil menunjukkan muncul diagnosa keperawatan perilaku cenderung beresiko dan kurangnya pengetahuan pada kelompok pekerja informal terkait Covid-19. Implementasi yang diberikan adalah membentuk kelompok peduli pencegahan penularan Covid-19, pelatihan dan penyuluhan terhadap kelompok pekerja informal. Setelah dilakukan implementasi keperawatan, masalah perilaku cenderung beresiko teratasi dengan peningkatan penerapan protokol Covid-19 pada kelompok pekerja informal di Bantul.

Page 72 of 192 | Total Record : 1919


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue