cover
Contact Name
A. Ismail Lukman
Contact Email
a.ismaillukman@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ls@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Jl. Banggeris No 89, Karang Anyar, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75127 Email : ls@fkip.unmul.ac.id
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27235300     DOI : -
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian tentang isu impelementasi Corporate Social Responsibility kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat, Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pendidikan Masyarakat di tingkat Lokal, Nasional, dan International. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
PERAN INSTRUKTUR DALAM PROSES PEMBELAJARAN KURSUS MENGEMUDI DI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN (LKP) BORNEO SAMARINDA Opitasari Opitasari; Ridwan Ridwan; A. Ismail Lukman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i1.1165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran instruktur dalam proses pembelajaran kursus mengemudi di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Borneo Samarinda, subjek penelitian didapat dari hasil pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari data wawancara berupa narasumber dari penelitian ini terdiri dari pengelolah/penanggung jawab, Instruktur kursus mengemudi dan Peserta Kursus mengemudi. Subjek dari observasi berupa peneliti langsung ke Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Borneo Samarinda untuk mengamati langsung peran instruktur dalam proses pembelajaran kursus mengemudi. Selanjutnya subjek dari dokumentasi pada penelitian ini berbentuk tulisan dan foto yang di dapat pada saat observasi berlangsun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Peran instruktur sebagai Informator, Fasilitator, Motivator dan Evaluator. Pada proses pembelajaran yang mana langsung diikuti oleh peserta kursus dan didampingi oleh instruktur agar optimal dalam mengikuti pelatihan mengemudi. Kegiatan kursus mengemudi yang didukung oleh fasilitas yang memadai sebagai penunjang keberhasilan tujuan yang ditetapkan sebelumnya
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN WARGA BELAJAR PAKET C DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR BALIKPAPAN TIMUR Lyvia Hasviana; Riyadi Riyadi; A. Ismail Lukman
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.1191

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran merupakan kegiatan belajar mengajar antara tutor dengan warga belajar. Salah satu program pendidikan masyarakat ini adalah program kesetaraan paket c program ini setara dengan sekolah menengah atas (SMA/MA). Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah a) untuk mengdeskripsikan pelaksanaan pembelajaran warga belajar paket c di SKB Balikpapan timur, b) untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran warga belajar paket c di SKB Balikpapan timur. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif penggunaan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) Proses pelaksanaan pembelajaran warga belajar paket c di SKB Balikpapan Timur terdiri dari tiga tahapan yaitu a) tahap persiapan yang meliputi koordinasi tutor dengan pengelola yang berkaitan dengan pembelajaran, b) tahap pelaksanaan pembelajaran meliputi pendidik, metode pembelajaran, fasilitas pembelajaran dan bahan ajar pembelajaran, c) tahap evaluasi dilakukan dengan evaluasi harian, evaluasi bulanan, evaluasi semester. (2) Dalam pelaksanaan pembelajaran warga belajar paket c terdapat faktor pendukung yaitu tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, lingkungan pembelajaran yang kondusif, warga belajar yang umur produktif serta tutor yang berpengalaman dalam pembelajaran. Faktor penghambatnya yaitu keterbatasan pemahaman teknologi yang digunakan dalam pembelajaran daring dan keterbatasan dalam mengontrol warga belajar saat berlangsung pembelajaran daring ini
PEMBINAAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN MASYARAKAT SADAR LINGKUNGAN Tiara Dian Maharani; Saraka Saraka; Sri Wahyuni
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.1215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Rawa Makmur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengkasi proses pembinaan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Rawa Makmur. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian adalah, Ketua PHBS, Ketua LBS, Kader Pembinaan, dan Warga Penerima Pembinaan Kelurahan Rawa Makmur. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat proses perencanaan berdasarkan indikator PHBS kemudian mensosialisasikan program secara langsung kepada masyarakat. Pelaksanaan program pembinaan berkaitan dengan proses pembelajaran kepada masyarakat dalam rangka transfer pengetahuan kepada masyarakat. Serta evaluasi program telah dilaksanakan secara optimal sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan program. Hasil pembinaan menunjukkan bahwa masyarakat beserta pihak terkait telah mampu mewujudkan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat secara optimal sesuai dengan tujuan pelaksanaan program.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PADA PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: KAJIAN PENDIDIKAN NONFORMAL DALAM PENGEMBANGAN PUPUK KOMPOS Ferra Fitriawati; Hepy Tri Winarti; Saraka Saraka
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan dan dampak dari pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan pupuk kompos binaan CSR PT Lamindo Inter Multikon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan subjek penelitian adalah kepala CSR, Instruktur dan kelompok tani. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah Proses pelaksanaan pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan pupuk kompos meliputi Tahap penyadaran yang dilaksanakan dengan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat sehingga masyarakat sadar akan kebutuhan dalam peningkatan kapasitas. Selanjutnya pelaksanaan sosialiasi kepada masyarakat dalam meningkatkan pemahaman awal kepada masyaraat awal. Tahap transformasi pengetahuan dengan menjalin kesepakatan yang sesuai dengan kondisi dari masyarakatnya. Selanjutnya proses pelatihan dalam rangka melaksanakan peningkatan kapasitas masyarakat sasaran. Hasil pemberdayaan kelompok tani melalui pembuatan pupuk kompos dapat terlihat dari adanya peningkatan pengetahuan bagi kelompok tani berupa wawasan terkait pupuk kompos peningkatan keterampilan berupa bertambahnya skill keterampilan pembuatan pupuk bagi kelompok tani dan mampu menghasilkan pupuk kompos dan dapat dijual sehingga mendapatkan peringkatan pendapatan untuk kesejahteraan ekonomi.
ANALISIS PERENCANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN APLIKASI GOOGLE SKETCHUP DI LKP MULTI SARANA INFORMATIKA SAMARINDA Andi Raudhah Ghazali; Sri Wahyuni
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan aplikasi google sketchup pada pembuatan gambar 3D bagi peserta kursus di LKP Multi Sarana Informatika Samarinda, serta mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelatihan aplikasi google sketchup bagi peserta kursus di LKP Multi Sarana Informatika Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian dalam penelitian ini meliputi Tahap perencanaan dilakukan dengan cara melalukan analisis kebutuhan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam pelaksanaan program pelatihan. Prosesnya dilaksanakan dengan survey di masyarakat terkait dengan keterampilan apa yang dilaksanakan. Proses selanjutnya adalah dengan diskusi dengan beberapa masyarakat terkait kebutuhan masyarakat ini. Proses selanjutnya adalah perekrutan pendidik atau intruktur kegiatan dalam pelaksanaan pelatihan sebagai pendidik dalam proses pembelajaran pada pelatihan yang akan dilaksanakan. Selanjutnya adalah rekrutmen peserta untuk mendapatkan peserta yang sesuai dengan persyaratan kompetensi awal pelatihan yang dijalankan
ANALISIS PROSES PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI KERAJINAN TANGAN GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS MASYARAKAT OLEH CSR PERTAMINA FUEL SAMARINDA Ela Fatmawati Rappe; Sri Wahyuni
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pelatihan pemanfaatan sampah plastic menjadi kerajinan tangan Oleh CSR Pertamina fuel samarinda dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi proses pelatihan pemanfaatan sampah plastic menjadi kerajinan tangan oleh CSR Pertamina Fuel Samarinda. Subjek penelitian didapat dari hasil pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dari data wawancara berupa narasumber dari penelitian ini terdiri dari pengelolah/penanggung jawab, instruktur pelatihan dan peserta pelatihan kerajinan tangan di Bank Ramli Ceseri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Pelatihan dapat dilakukan dengan peningkatan kapasitas bagi masyarakat agar dapat mandiri dalam peningkatan pengembangan wirausaha. Proses pelatihan pemanfataan sampah plastic menjadi kerajinan tangan hasilnya dapat diperjual belikan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk memiliki keterampilan dalam berwirausaha. Proses pelatihan diawali dengan proses penilaian kebutuhan di Masyarakat dengan jalan melaksanakan diskusi bersama dengan masyarakat. Selanjutnya adalah penyiapan instruktur kegiatan untuk membimbing masyarakat mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Selanjutnya adalah pelaksanaan kegiatan melalui penyampaian materi yang dilanjutkan dengan praktek oleh peserta pelatihan langsung sehingga peserta pelatihan memiliki pengetahuan dan keterampilan baru.
PROSES PELATIHAN KEAHLIAN KAYU BAGI KARANG TARUNA OLEH CSR PERTAMINA TERMINAL FUEL SAMARINDA Moh Ghufron; Saraka Saraka
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelatihan keahlian kayu bagi karang taruna oleh CSR Pertamina Fuel Samarinda. Pedekatan penelitian kualitatif untuk menghasilakna data yang detail dan rinci. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian metode dekskriptif. Karena mendeskrisikan temuan-temuan penelitian dilapangan terkait dengan Proses pelatihan keahlian kayu bagi Karang Taruna oleh CSR Fuel Terminal Samarinda. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses pelatihan dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari tahapan, Analisis Kebutuhan dilaksanakan dengan melakukan survei terlebih dahulu kepada masyarakat. anlisis kebutuhan pelatihan mengunkanan dengan cara berdiskusi dengan masyarakat untuk mendapatkan gambaran kebutuhan di masyarakat. Adanya analisis kebutuhan ini sebgaai langkah awal dalam rangka penyusunan program yang akan dijalankan. Penyiapan instruktur pelatihan dengan menyiapkan instruktur yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan tujuan pelatihan. Pelaksanaan program pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan metode praktek sehingga memberikan pengalaman langsung pada peserta pelatihan.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PELATIHAN BUDIDAYA LALAT MAGGOT DI BANK RAMLI CESERI BINAAN CSR PERTAMINA FUEL SAMARINDA Isnaini Mahzroatul Qulia; Saraka Saraka; Hepy Tri Winarti
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkap bagaimana pelatihan budidaya lalat maggot bagi masyarakat sebagai upaya dalam mengurangi sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan Tim CSR Fuel Pertamina sebagai penanggung jawab program pelatihan, Instruktur Pelatihan, dan Masyarakat sebagai peserta pelatihan. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses pelatihan dilaksanakan dalam beberapa tahapan mulai dari tahapan perencanan meliputi; identifikasi kebutuhan belajar melalui diskusi kelompokTahapan pelaksanaan meliputi; penyampaian materi terkait pembudidayaan lalat maggot dan metode pelaksanaan pelatihan metode ceramah dan praktek sesuai dengan tujuan pelatihan yaitu peningkatan keterampilan masyarakat sehingga perlu adanya praktek. Tahap evaluasi meliputi; evaluasi warga belajar dengan memonitoring warga belajar.
TAMBANG BATUBARA SEBAGAI TRIGGER KRISIS SOSIAL DAN LINGKUNGAN DI RT. 24 KELURAHAN SANGA-SANGA DALAM KECAMATAN SANGA-SANGA, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Hastuti Tahir; Sukapti Sukapti; Zulkifli Abdullah
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas industry tambang batubara sebagai trriger terjadinya krisis social dan lingkungan di RT. 24, Kel. Sanga-Sanga Dalam, Kec. Sangsanga, Kutai Kartanegara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa aktivitas tambang batubara menjadi trriger terjadinya dua krisis sekaligus, yaitu: krisis social dan krisis lingkungan. Pertama, Krisis Sosial: pada aspek ini aktivitas tambang batubara menjadi penyebab terjadinya konflik horizontal dan konflik vertical. Secara horizontal konflik social terjadi antara warga vs warga, sedangkan konflik vertical melibatkan warga vs pemerintah Kec. Sanga-Sanga dan warga vs perusahaan tambang batubara. Kedua, Krisis Lingkungan: pada aspek ini aktivitas tambang batubara menjadi penyebab hilangnya keseimbangan lingkungan. Dampaknya adalah wilayah RT. 24 Sanga-Sanga Dalam sering terjadi bencana alam seperti banjir jika hujan turun, air menjadi tercemar, dan tanah dipenuhi lubang galian tambang yang tidak kunjung direhabilitasi. Dua krisis tersebut masih bertahan hingga kini meskipun aktivitas tambang batubara telah berhenti.
MEMPERTAHANKAN KARET, MENOLAK SAWIT: RASIONALITAS TINDAKAN MASYARAKAT KAMPUNG LINGGANG MELAPEH MENOLAK ADOPSI TANAMAN KOMODITAS BARU Margareta Mita Dewi; Sukapti Sukapti; Zulkifli Abdullah
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v3i2.1999

Abstract

Maraknya alih fungsi lahan menjadi perkebunan kelapa sawit menuai polemik masyarakat di Kampung Linggang Malapeh. Polemik ini membagi masyarakat kedalam dua kelompok yang menerima dan yang menolak lahan kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui rasionalitas tindakan masyarakat Kampung Linggang Melapeh dalam mempertahankan perkebunan karet untuk menolak perkebunan kepala sawit. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berfokus pada rasionalitas tindakan masyarakat dalam mempertahankan perkebunan karet dan menolak perkebunan kelapa sawit. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder yang dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui teknik reduksi data, display data, lalu dibuat kesimpulan. Temuan penelitian ini menggambarkan rasionalitas tindakan kelompok masyarakat yang menolak perkebunan kelapa sawit didasarkan atas alasan kerusakan lingkungan dan pelestarian perkebunan karet. Secara rasional kelompok masyarakat yang menolak perkebunan kelapa sawit tidak ingin mengambil resiko kerugian, dan berpikir agar lingkungan tetap terjaga. Maka dari itu masyarakat memilih untuk tetap bertahan pada perkebunan karet yang dimiliki.

Page 4 of 12 | Total Record : 111