cover
Contact Name
A. Ismail Lukman
Contact Email
a.ismaillukman@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ls@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman Jl. Banggeris No 89, Karang Anyar, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, 75127 Email : ls@fkip.unmul.ac.id
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27235300     DOI : -
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian tentang isu impelementasi Corporate Social Responsibility kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat, Pendidikan Nonformal, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pendidikan Masyarakat di tingkat Lokal, Nasional, dan International. Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan masyarakat merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
EKSISTENSI MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA BEKANTAN OLEH POKDARWIS LESTARI SUNGAI HITAM TERHADAP UPAYA MENGHADAPI DAMPAK COVID-19 DI SAMBOJA Karina Pramesti Utami; Luluk Murni Wahyuni; Ranu Wijaya
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.596

Abstract

Sungai hitam merupakan salah satu daerah yang dihuni oleh satwa endemik Kalimantan yaitu bekantan. Saat ini, habitat bekantan telah menjadi tempat wisata dan sarana edukasi bagi masyarakat baik dari dalam daerah maupun luar daerah bahkan mancanegara. Ekowisata yang ada di Sungai Hitam ini dinamakan sebagai Sungai Hitam Lestari dengan pengelolanya adalah Pokdarwis yang ada di Kelurahan Kampung Lama. Sungai Htam Lestari ini menyajikan wisata yang dibalut dengan edukasi mengenai kehidupan bekantan dengan berkeliling menyusuri sungai menggunakan perahu. Dalam pandemi seperti sekarang, virus covid-19 telah menyebabkan banyak pihak merasakan dampaknya, terutama bagi ekowisata bekantan dan pengelolaannya yaitu Pokdarwis Lestari Sungai Hitam. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat diketahui bagaimana keadaan di sungai hitam pasca virus covid-19. Dengan adanya lahan hibah dari masyarakat untuk menjadi tempat tinggal bekantan dan juga sebagai lahan yang ditanami tumbuhan pohon minyak kayu putih yang mana minyak kayu putih ini sebagai upaya untuk mencegah dari virus covid-19. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang dijelaskan melalui deskripsi. Dengan pandemi Covid-19, aktivitas ekowisata di Sungai Hitam menjadi sepi wisatawan. Pengurus Pokdarwis Lestari di Sungai Hitam tidak lagi mendatangkan wisatawan sehingga banyak yang menganggur. Oleh karena itu, PT Pertamina Hulu Mahakam mengadakan pelatihan pemurnian minyak kayu putih untuk membantu pengelola Pokdarwis Lestari Sungai Hitam mendapatkan penghasilan dengan memanfaatkan pohon minyak kayu putih di sekitar kawasan Sungai Hitam. Untuk kegiatan pengembangan ekowisata di Sungai Hitam ini diharapkan ada peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengelola dan memanfaatkan pohon minyak kayu putih yang dijadikan bedengan bekantan dan juga dapat diolah sebagai ekstrak minyak putih yang dapat memperoleh nilai jual sehingga agar tidak ditebang oleh masyarakat sekitar. Dengan adanya pelatihan pemurnian minyak kayu putih ini diharapkan dapat menghasilkan produk minyak kayu putih yang khas dari ekowisata sungai hitam sebagai oleh-oleh wisatawan dan juga sebagai tambahan penghasilan bagi anggota Pokdarwis Lestari Sungai Hitam.
PENGUATAN KELOMPOK BUDIDAYA LALAT HITAM (BU LATIH) SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROGRAM ZERO WASTE DI KECAMATAN PENAJAM, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Asih Soenarih; Fadilla Windra Putri; Andita Hayuning; Mada Marhaenesia; Dharma Saputra
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.597

Abstract

Kecamatan Penajam merupakan salah satu wilayah yang memiliki permasalahan pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup setempat sedang menggencarkan program bank sampah untuk mengurangi sampah yang menumpuk di TPA Buluminung. Meski demikian, keberadaan bank sampah ini harus diimbangi dengan konsep zero waste. Masyarakat Kecamatan Penajam yang tergabung dalam kelompok binaan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mencoba mengintegrasikan usaha ternak yang sedang dikembangkannya dengan upaya pengelolaan sampah secara zero wastedengan budidaya Maggot.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis action research. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang selanjutnya diolah dan diuji keabsahannya dengan metode triangulasi. Program Budidaya Lalat Hitam (Bu Latih) berhasil membantu memberikan solusi permasalahan pengelolaan sampah organik di Desa Girimukti dan Kelurahan Tanjung Tengah. Selain itu program Bu Latih ini juga menjadi solusi untuk mengurangi biaya operasional pakan usaha ternak HIMPULI dan kelompok Maggot Lestari yang tentunya berdampak pula pada peningkatan keuntungan usaha kelompok. Bu Latih menjadi salah satu program pemberdayaan yang mengimplementasikan konsep zero waste.
DIMENSI INOVASI SOSIAL PADA SISTEM PERTANIAN PERTAKULTUR PROGRAM PETANI MAJU 4.0 PERTAMINA HULU MAHAKAM LAPANGAN BSP Lalu Muhammad Azwar; Ranu Wijaya; Kris Radityorini
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.600

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai dimensi inovasi sosial yang dilakukan pada program CSR Pertamina Hulu Mahakam Lapangan BSP. Kebijakan revolusi hijau di bidang pertanian pada dekade tahun 1970an berdampak pada menurunnya produktifitas tanah pertanian. Permasalahan selanjutnya terjadi penurunan tingkat regenarasi usia petani. Sementara angka pengangguran usia angkatan kerja ditengah masa pandemi semakin bertambah. Pemerintah dan stakeholder terkait berupaya untuk melakukan perbaikan dengan menggalakkan pertanian yang ramah lingkungan dan mengampanyekan pemuda untuk kembali bertani. Pertamina Hulu Mahakam BSP sebagai salah satu stakeholder menggalakan program CSR di bidang pertanian bertajuk Petani Maju 4.0. Program Petani Maju 4.0 memiliki misi untuk membangun kapasitas petani dengan konsep pertanian ramah lingkungan dan regenerasi petani. Misi untuk konsep pertanian ramah lingkungan dilaksanakan dengan sistem Pertakultur yang dikelola oleh para pemuda milenial di wilayah Ring 1 Pertamina Hulu Mahakam BSP. Proses pengumpulan data dan penyusunan dilakukan dengan metode kualitatif. Pendekatan kualitatif yang digunakan adalah kualitatif deskriftif. Pendekatan analisis deskriptif dipilih karena penulis akan menceritakan proses inovasi sosial dalam pengembangan sistem pertanian Pertakultur. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan focus grup discussion dengan berbagai stakeholder. Analisa teoritik dilakukan dengan konsep inovasi sosial. Inovasi sosial adalah sebuah upaya untuk melakukan perubahan sistemik di masyarakat. Pendekatan yang dilakukan untuk melakukan perubahan sosial ini berupa institusionalisasi, pengembangan kapasitas masyarakat dan menciptakan sistem baru yang lebih efektif dibandingkan dengan sistem yang berlaku sebelumnya. Hasil dari analisa menunjukkan bahwa dimensi inovasi sosial sistem pertanian Pertakultur terletak pada unsur kebaruan, mampu untuk menjawab permasalahan, menjadikan manusia sebagai subjek utama penerima program terinstitusionalisasi dalam kelompok-kelompok pertanian.
PERAN PROGRAM BETULUNGAN BEBERSEH KAMPONG DALAM PERILAKU MASYARAKAT TERKAIT PENGELOLAAN SAMPAH DI KECAMATAN ANGGANA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Ihsan Tri Rengganis; Riana Rahmaningrum; RSDMG Luhur
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.601

Abstract

Aktivitas hidup lebih dari 250 juta orang penduduk Indonesia menimbulkan masalah serius yaitu tumpukan sampah yang diperparah dengan pengelolaan yang buruk. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) Indonesia, besaran sampah rumah tangga memenuhi 62% dari total sampah yang ada di Indonesia, dari angka tersebut hanya 1,2 % yang mendaur ulang sampah sedangkan mayoritas rumah tangga di Indonesia memusnahkan sampah dengan cara dibakar. Jumlah sampah turut bertumbuh dengan peningkatan jumlah populasi, tanpa adanya pengelolaan yang tepat dapat memicu bencana iklim di masa yang akan datang. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peranan Gerakan Bersih Kecamatan Anggana-Bank Sampah Central Anggana (GBKA-BSCA), kelompok binaan SKK Migas - PT Pertamina Hulu Mahakam, dalam usaha edukasi Perilaku Hidup Sehat (PHBS) dan pengelolaan sampah di Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain crossectional yang bertujuan untuk membandingkan perilaku nasabah GBKA-BSCA dan kelompok non-nasabah. Pendekatan kualitatif seperti pengamatan dan wawancara mendalam dilakukan untuk melengkapi data penelitian ini menjadi satu kesatuan yang utuh. Hasilnya terdapat perbedaan perilaku yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen pada cara pemusnahan sampah non organik dan frekuensi pembakaran sampah dengan signfikansi sebesar 0,000.
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA DENGAN KETERAMPILAN DOSEN DALAM MENGELOLA KELAS DAN HASIL BELAJAR Fatmawati Gaffar
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.602

Abstract

Hubungan Persepsi Mahasiswa dengan Keterampilan Dosen Dalam Mengelola Kelas dan Hasil Belajar. Penelitian ini mengkaji tentang hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018 Jenis penelitian bersifat kuantitatif dengan desain survey. Data primer dari kuesioner dengan jumlah sampel 54 orang, data dianalisis menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi mahasiswa dengan keterampilan dosen dalam mengelola kelas dan hasil belajar mahasiswa angkatan 2018.
STRATEGI DAN ASPEK KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN DESA WISATA KERSIK Asih Soenarih; Budi Sri Fitria Alhumaira; Dita Aprilia S; Dharma Saputra
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i1.603

Abstract

Desa Wisata Kersik merupakan salah satu contoh pengembangan industri pariwisata lokal berbasis komunitas di bawah binaan tim CSR PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Pantai Biru Kersik ini menjadi destinasi utama yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Permasalahan di wilayah ini adalah tingkat abrasi yang cukup tinggi, hingga saat ini sudah menggerus habis 80% bibir pantai dan sempat menggusur pemukiman warga. Terdapat permasalahan lain seperti sampah rumah tangga maupun sampah pengunjung pantai yang belum terkelola dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 9 informan dipilih dengan latar belakang yang berbeda-beda. Wawancara mendalam dilakukan secara berkala untuk mengetahui respon masyarakat terhadap pengembangan pariwisata. Strategi pengembangan dibentuk dalam dua program pemberdayaan. Program budidaya mangrove selain berhasil mengatasi abrasi juga menjadi potensi wisata edukasi yang dapat dikembangkan untuk melengkapi pilihan wisata di Pantai Biru Kersik. Keberadaan program pengelolaan sampah juga menjadi solusi dari permasalahan sampah di Desa Kersik. Pengelolaan sampah akan didorong sebagai media penghasil produk cindera mata yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Program pemberdayaan ini selain bersifat solutif juga menghasilkan berbagai arahan pengembangan yang mendukung upaya pembentukan Desa Wisata Kersik yang lebih baik.
PARTISIPASI ORGANISASI PEMUDA MASJID DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN KEAGAMAAN DI MASYARAKAT Ashri Azhari; Lilis Karwati; Nastiti Novitasari
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.683

Abstract

The Mosque Youth Association is a mosque youth organization that was established to uncrease religious activities in the community. This study aims to describe the participation pf mosque yout organizations in increasing religious activities. This research was conducted due to the lack of participation of mosque youth organizations. The reseacrh method used in this study was a qualitative descriptive method with data collection thechniques through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was data reduction, data display, and conclusing drawing. Based on the result of the study, it shows that 1) The forms of participation of the Mosque Youth Association in increasing religious activities are the participation in the form of ideas, participation in the form of energy, and participation in the form of property/costs. 2) The participation rate of mosque youth associations in icreasing religious activities is di vided into three groups, namely high, medium, and low. 3) Religious activities in the community start from oneself, the attractiveness of the Mosque Youth Association, and the supporting and inhibiting factors of the Mosque Youth Association. Conclusion: Mosque Youth Association activities to increase religious activities in the community are carried out through religious activities such as regular weekly and monthly recitations, tahsin training, ‘maghrib mengaji’, so that religious activities can icrease mutual cooperation activities, add religious characteristics, increase rewards and religious knowledge, establish friendship, and add friends and relations.
ANALISIS PENYELENGGARAAN PELATIHAN KETERAMPILAN MENJAHIT BUSANA WANITA BAGI PESERTA PELATIHAN DI LKP RACHMA KOTA SAMARINDA Eka Norhikmah Sya Baniah; Riyadi Riyadi; Albert Richart Singal
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.938

Abstract

Pelatihan menjahit busana wanita di Kota Samarinda dilaksanakan di Institut Kursus dan Pelatihan Rachma (Lembaga Kursus dan Pelatihan Rachma/LKP Rachma) dan memiliki kelebihan dilihat dari lulusan yang mampu membuka usaha sendiri dan program pelatihan ini sangat diminati. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini akan mengkaji lebih dalam bagaimana melakukan pelatihan menjahit busana wanita di LKP Rachma. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Hal ini karena sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu untuk menggambarkan pelaksanaan pelatihan di LKP Rachma. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan informan, pengamatan dan studi dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa waktu pelatihan yang dapat dipilih oleh peserta pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi peserta pelatihan. Materi pelatihan berupa teknik menjahit, alat dan bahan serta metode pelatihan menggunakan lebih banyak latihan karena untuk penguasaan keterampilan menjahit busana wanita.
PERAN GANDA PEREMPUAN MELALUI INSTITUSI KELINGAN DALAM PENANGANAN COVID-19 DI KAMPUNG ENAM KOTA TARAKAN Mutiara Majida Anisa Fatma; Fajar Sidiq Abdul Mutholib
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.939

Abstract

COVID-19 telah memaksa dunia untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru serta telah mempengaruhi perubahan struktur sosial dan ekonomi masyarakat secara luas. Salah satu perubahan tersebut adalah terkait bagaimana perempuan mendefinisikan kembali perannya di sektor publik. Kelompok KELINGAN merupakan institusi berbasis perempuan yang berdiri sebagai respon penanganan COVID-19 di Kampung Enam, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana peran ganda perempuan melalui institusi KELINGAN dalam penanganan COVID-19 di Kampung Enam. Dalam menjalankan peran publiknya, perempuan anggota KELINGAN memainkan peran politik dan peran ekonomi. Peran politik berkaitan dengan bagaimana kuatnya KELINGAN dalam mempengaruhi kebijakan penanganan COVID-19 melalui kemitraan dengan Satgas Penanganan COVID-19. Sedangkan, peran ekonomi berkaitan bagaimana aktivitas produksi jamu dan pengelolaan pekarangan sehat mampu menciptakan alternatif pemasukan. Meskipun menjalankan peran publik, perempuan anggota KELINGAN tetap menjalankan peran domestik. Peran domestik perempuan anggota KELINGAN mencakup peran edukator dan peran ketahanan keluarga. Peran edukator mencakup peran perempuan sebagai pemberi edukasi protokol kesehatan dan pencegahan COVID-19 di keluarga. Sedangkan, peran ketahanan keluarga mencakup peran perempuan menjaga asupan gizi keluarga melalui aktivitas produksi jamu dan pemeliharaan pekarangan sehat. Peran ganda perempuan yang dijalankan oleh anggota KELINGAN dapat berjalan dengan baik karena adanya domestikasi isu dan keseimbangan peran publik dan peran domestik yang dijalankan oleh perempuan anggota KELINGAN.
INISIASI LOKAL MODEL EKONOMI SIRKULAR MELALUI PERTANIAN TERPADU SEBAGAI ADAPTASI PETANI DI KALIMANTAN TIMUR SELAMA PANDEMI COVID-19 Arsy Adziem Wal Hamdir; Yanti Nurhasanah
Learning Society: Jurnal CSR, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ls.v2i2.940

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memicu berbagai profesi untuk mengadopsi langkah-langkah inovatif untuk menjaga keberlanjutan usahanya, termasuk bagi petani. Pendekatan pertanian terpadu sempat menjadi sorotan selama pandemi di Indonesia dan diikuti dengan petati yang melakukan perubahan dari pendekatan konvensional non-organik menjadi pendekatan yang lebih ramah lingkungan. Transformasi tersebut diperlukan mengingat bahwa pertanian non-organik memiliki beberapa dampak kurang sehat bagi tubuh manusia dan lingkungan. Selama pandemi covid-19, petani juga perlu menyesuaikan harga produknya agar lebih ekonomis akibat penurunan daya beli. Penyesuaian ini tidak dapat dihindari sehingga petani harus meningkatkan efisiensi dan menambahkan upaya inovatif dalam banyak aspek pada proses produksi. Dengan demikian, model ekonomi sirkular dalam pendekatan pertanian terpadu dapat menjadi alternatif untuk mengembangkan upaya inovatif yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional karena mengutamakan optimalisasi utilitas sumber daya dan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan serta dampak positif pada kesehatan. Beberapa contoh yang terjadi di Kalimantan Timur telah menerapkan pertanian terpadu dengan model pemanfaatan sumber daya secara sirkular sebagai adaptasi untuk mengurangi biaya produksi, sekaligus memastikan dampak kesehatan dari produk dan menjaga kelestarian lingkungan. Pada Studi ini dipilih contoh model ekonomi sirkular dalam praktik pertanian terpadu, yaitu Kelompok Tani Setaria dari Kecamatan Sangasanga dan Pokdarwis Masdarling dari Kecamatan Bontang Barat. Penelitian ini terdiri dari penelitian kualitatif deskriptif dan eksploratif yang memanfaatkan tinjauan literatur dan pengamatan langsung kepada kelompok-kelompok yang disebutkan. Menurut temuan tersebut, penerapan model ekonomi sirkular dalam pertanian terpadu telah menjadi alternatif untuk menyelaraskan antara kegiatan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesehatan selama pandemi covid-19. Namun, penelitian ini menekankan pada peninjauan terhadap contoh-contoh dalam fase inisiasi. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengukur dampak jangka panjang

Page 2 of 12 | Total Record : 111