cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 211 Documents
Gambaran asuhan sayang ibu dalam proses persalinan kala I di BPM Siti Saidah Amd.Keb Kelurahan Kuin Utara RT 07 NO 38 Banjarmasin Norlina, Sri; Ranidya, Ranidya
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1033

Abstract

Latar Belakang: Pembukaan serviks terjadi karena adanya kontraksi uterus yang menyebabkan serviks menipis dan membuka dan Asuhan Sayang Ibu merupakan asuhan yang menghargai budaya,kepercayaan dan keinginan ibu serta memberikan dukungan emosional,mengatur posisi nyaman bagi ibu,cukup asupan cairan dan nutrisi,keleluasaan untuk mobilitas,termasuk ke kamar kecil,penerapan prinsip pencegahan infeksi.Metode: Penelitian menggunakan metode Deskriptif dengan Populasi semua pasien melahirkan di BPM S yang berjumlah 30 responden,Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang melahirkan di BPM sebanyak 30 responden yang di ambil secara total sempling.Hasil: 30 ibu bersalin yang sesuai dengan karakteristik terlaksananya Asuhan Sayang Ibu Dalam Proses Persalinan Kala I yang menjawab iya (benar) 23 orang 77% dan yang menjawab tidak sebanyak 7 orang 23%.Kesimpulan: Dari 30 orang ibu bersalin terdapat 23 orang 77% yang menjawab iya (benar) terlaksananya Asuhan Sayang Ibu dan 7 orang 23% menjawab tidak.
Studi sikap masyarakat terhadap pelayanan tenaga bidan di Desa Purnama Kecamatan Permata Intan Kabupaten Murung Raya. Sari, Dian Purnama; Hidayati, Hidayati
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1034

Abstract

Latar Belakang: Bidan mempunyai peranan penting dalam membantu perempuan dan keluarganya memahami proses kehamilan, persalinan, dan pascapersalinan, serta memberikan informasi tentang perawatan kesehatan yang tepat untuk  menjaga kesehatan ibu dan bayi sehingga, Pemenuhan tugas tersebut menjadi indikator penilaian masyarakat terhadap pelayanan tenaga bidan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi sikap masyarakat terhadap pelayanan tenaga bidan di Desa Purnama Kecamatan Kecamatan Permata Intan Kabupaten Murung Raya.Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap masyarakat mengenai pelayana Kesehatan bidan di Desa Purnama Kecamatan Permata Intan Kabupaten Murung RayaHasil: Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif. Popolasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di Desa Purnama Kecamatan Permata Intan Kabupaten Murung Raya yang berjumlah 598 (lima ratus sebilan puluh delapan), sampelya berjumlah 30 orang dengan Teknik Purvosive Sampling.Kesimpulan: Respon masyarakat kepada tenaga bidan di Desa Purnama rata-rata menjawab “baik” dalam memberikan pelayanan Kesehatan (63.3%).
Efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Garawangi Moonti, Mutia Agustiani; Suhartini, Wiwin Dewi
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1035

Abstract

Latar Belakang: Lansia menjadi kelompok beresiko di indonseia dengan banyak masalah kesehatan salah satu nya adalah penyakit hipertensi. Diperlukan penatalaksanaan yang efektif untuk menjaga kebugaran dan penurunan tekanan darah pada lansia, salah satu nya dengan senam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam jantung sehat dan senam lansia terhadap tekanan darah pada lanjut usia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Garawangi.Metode: Jenis penelitian adalah penelitian Kuantitatif dengan  Rancangan Quasy Eksperimental One Group Pretest-Postest with control. Populasi sebanyak 379 lansia penderita Hipertensi, berdasarkan teknik Purposive Sampling diperoleh sampel sebanyak 18 lansia.  Analisis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Diketahui bahwa tekanan darah sebelum dilakukan senam lansia yaitu 155/84mmHg mengalami penurunan setelah dilakukan senam lansia menjadi 138/74mmHg. Diketahui nilai P-Value 0,000 (<0,05) pada senam jantung sehat dan nilai p = 0,000 pada senam lansia.Kesimpulan: Ada pengaruh senam jantung sehat dan senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan Puskesmas mengadakan kegiatan senam secara rutin dengan membentuk komunitas senam lansia yang menjadi penggerak adalah kader posbindu.
Hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan sikap seksual pranikah di SMK PGRI Sumberpucung Rosida, Septianti; Alfitri, Rosyidah; Purwati, Anik
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1046

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah periode transisi yang berlangsung dari kanak-kanak menuju dewasa dimana pada masa ini remaja identic dengan mencari jati diri selain itu remaja juga banyak mendapatkan berbagai tekanan emosi serta sosial yang saling bertentangan sehingga membuat remaja tersebut melakukan perilaku yang menyimpang seperti hubungan seksual pranikah.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode analitik observasional dengan jumlah responden sebanyak 39 orang menggunakan uji statistik Spearman Rank.Hasil: hubungan yang cukup berdasarkan output diatas diketahui Sig. (2-tailed) sebesar .000 p-value < 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak yang artinya ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap. Terus diperoleh koefisien korelasi sebesar -0.988 artinya tingkat kekuatan korelasi/hubungan yang sangat kuat.Kesimpulan: Terdapat hubungan tingkat pelngeltahuan siswa telntang kelselhatan relproduksi delngan sikap selksual pranikah di SMK PGRI Sumbelrpucung.
Studi tentang anemia dalam kehamilan trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Pulau Kerayaan Kabupaten Kotabaru Mariyana, Mariyana; Harliyani, Harliyani
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1057

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil dengan anemia dapat mengalami perpanjangan kala I  atau terjadi partus lama dan abortus. Anemia juga merupakan salah satu penyebab terjadinya perdarahan post partum. Dampak awal yang terjadi pada janin adalah gangguan pertumbuhan janin dan partus prematurus yaitu bayi lahir sebelum waktunya yang dapat menimbulkan masalah pada bayi seperti BBLR yang berujung pada kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya anemia pada kehamilan trimester I di puskesmas pembantu pulau kerayaan.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dengan tekhnik total sampling, dengan Jumlah responden ibu hamil di Puskesmas Pembantu Pulau Kerayaan pada bulan Maret-Juli 2023 sebanyak 45 (empat puluh lima) responden.Hasil: Berdasarkan hasil tersebut maka perlu meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia dalam kehamilan. Terutama bagi ibu yang berpendidikan rendah karena mereka lebih awam tentang penyakit berbahaya pada kehamilan terutama pada trimester I.Kesimpulan: Mayoritas pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan kategori pendidikan SMA sebanyak 49% pengetahuan tentang anemia (67%), Ibu rumah tangga dengan 89%, berusia di atas 30 tahun mencapai 67%, kategori multipara 51%, mendapatkan informasi petugas kesehatan sebanyak 96,2%.
Literature review: Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita Rafi, Muhammad
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1060

Abstract

Latar Belakang: Stunting ialah kondisi anak kurang tinggi badan dibandingkan umur, disebabkan oleh kekurangan gizi. Dampak jangka pendek termasuk kesehatan buruk dan biaya tinggi, sedangkan jangka panjangnya termasuk postur tubuh buruk dan risiko penyakit. Faktor keluarga dan lingkungan rumah, seperti sanitasi, berperan dalam menyebabkan stunting. Stunting merupakan masalah global yang signifikan, dengan sebagian besar kasus di Asia dan Afrika. Meskipun ada penurunan, angka stunting di Indonesia masih di atas target WHO.Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review. Studi literatur dilakukan dengan memilih 12 artikel yang sesuai pada kriteria inklusi yang diberikan.  Hasil: Hasil telaah dari 12 artikel memperlihatkan bahwa 11 artikel menyimpulkan dampak positif pada topik penelitian. Kondisi itu menegaskan perlunya peningkatan kualitas sanitasi lingkungan untuk mengurangi risiko stunting pada anak balita.Kesimpulan: Hasil telaah dari 12 artikel memperlihatkan bahwa 11 artikel menyimpulkan dampak positif pada topik penelitian. Kondisi itu menegaskan perlunya peningkatan kualitas sanitasi lingkungan untuk mengurangi risiko stunting pada anak balita.
Faktor determinan kualitas hidup pasien tuberkulosis di Puskesmas Puspahiang dan Puskesmas Salawu Kabupaten Tasikmalaya Ma'rifah, Elis; Febriani, Esty; Mamlukah, Mamlukah; Badriah, Dewi Laelatul
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1065

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular. Berdasarkan data WHO (2022) Indonesia menempati urutan ke dua kasus TBC tertinggi  di dunia sebesar 969.000 kasus dengan angka  kematian 144.000. Berdasarkan Kemenkes RI (2022) capaian  keberhasilan pengobatan TBC di Indonesia sebesar 47.1 %. Capaian pengobatan di Kabupaten Tasikmalaya  sebesar 64%.Metode: Menggunakan analitik deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh pasien TBC dewasa di Puskesmas Puspahiang dan Salawu Tahun 2023. Teknik pengambilan sampling menggunakan total sampling sebesar 164 pasien.Hasil : Hubungan lama pengobatan (0,023), mekanisme koping (0,001) dengan kualitas hidup pasien TBC (p <0,05). Tidak terdapat hubungan antara pendapatan (0,470), penyakit komorbid (0,101), dukungan keluarga (0,255) dengan kualitas hidup pasien TBC (p>0,05). Kesimpulan: Mekanisme koping merupakan faktor paling dominan dengan kualitas hidup pasien TBC di Puskesmas Puspahiang dan Puskesmas Salawu degan nilai OR sebesar 4,359.
Pengaruh pemberian jamu gejah pada ibu nifas terhadap kelancaran ASI di praktik mandiri Bidan Fatimah Bandungrejosari Kabupaten Malang Pratiwi, Nanda Anastasya; Sulistiyah, Sulistiyah; Retnaningsih, Reny
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1066

Abstract

Latar Belakang: Cakupan pemberian ASI di Indonesia hampir 9 dari 10 ibu pernah memberikan ASI, namun penelitian IDAI menemukan hanya 49,8% yang memberikan ASI secara ekslusif selama 6 bulan. Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif ini dapat berdampak pada kualitas hidup generasi penerus bangsa dan juga pada perekonomian nasional. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh pada ibu menyusui di Amerika Serikat dinyatakan bahwa 95.7% menggunakan galaktagog herbal dalam penanganan masalah produksi ASI dan 4.3% sisanya menggunakan galaktagog kimia.Metode: Uji statistik Wilcoxcon, pre-eksperimen yaitu desain one Group Pre-test Postest dengan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Hasil: Hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai p value =0,001 dimana nilai (p < 0.005) berarti bahwa ada Pengaruh pemberian jamu gejah terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum.Kesimpulan: Terdapat Pengaruh pemberian jamu gejah terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum.
Penyakit infeksi sebagai faktor determinan berat badan kurang pada balita usia 6-59 bulan di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya Musyaffa, Angga; Iswarawanti, Dwi Nastiti; Mamlukah, Mamlukah; Badriah, Dewi Laelatul
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1068

Abstract

Latar Belakang: Gangguan gizi termasuk underweight atau berat badan kurang menurut umur (BB/U) pada anak usia balita merupakan dampak dari berbagai faktor baik yang langsung atau tidak langsung. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2022 balita underweight sebanyak 4032 orang (14,5%,). Balita underweight di Wilayah Kecamatan Sukaratu tahun 2023 sebanyak 805 orang (17,1%), hal ini mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 792 orang (16,9%).Metode: Analitik dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, kemudian data dianalisis dengan uji chi square dan uji regresi logistik.Hasil: Adanya hubungan signifikan antara status ASI eksklusif (p< 0,001), status penyakit infeksi (p<0,001 ), status imunisasi (p <0,001), riwayat BBLR (p 0,003), usia ibu (p 0,015), status ibu bekerja (p 0.024), pendidikan ibu (p 0,013), pendapatan keluarga (p 0,019), penggunaan fasilitas kesehatan (p 0,022) dengan underweight balita usia 6-59 bulan.Kesimpulan: status penyakit infeksi merupakan faktor paling dominan (OR: 17,997 p < 0.001) yang berhubungan dengan underweight (berat badan kurang) pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya 2023.
Literature review: faktor risiko lingkungan kejadian tuberkulosis Rizki, Indah Lailatul Maghfiroh Ziyadatur
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1097

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menduduki posisi kedua dengan kasus Tuberkulosis tertinggi di dunia. Angka penemuan kasus Tuberkulosis di Indonesia diestimasikan mencapai 969.000 kasus dengan beban kematian sebanyak 144.000 kasus. Kejadian penyakit berdasarkan teori segitiga epidemiologi disebabkan oleh tiga factor yakni agent, host, serta environment. Faktor lingkungan memiliki peran penting dalam penyebaran penyakit menular termasuk Tuberkulosis.Metode: Penelitian ini bersifat kualitatif studi deskriptif dengan menggunakan desain studi literature review.Hasil: Hasil literature review menyebutkan terdapat lima jurnal yang menyatakan kelembaban dan ventilasi berhubungan dengan tuberkulosis, empat jurnal menyatakan kepadatan hunian dan pencahayaan berhubungan dengan tuberculosis, dan dua jurnal menyatakan suhu dan kondisi lantai berhubungan dengan tuberculosis. Hasil literature review menyebutkan terdapat tiga jurnal yang menyatakan suhu dan kelembaban rata-rata berhubungan dengan tuberculosis, dua jurnal menyatakan kecepatan angin, dan curah hujan berhubungan dengan tuberculosis, serta satu jurnal menyebutkan adanya hubungan radiasi sinar UV tuberculosis.Kesimpulan: Factor lingkungan fisik rumah yang memiliki hubungan dengan kejadian tuberculosis meliputi kelembaban, kondisi lantai, pencahayaan rumah, ventilasi, dan kepadatan hunian. Factor iklim yang mempengaruhi kejadian tuberculosis meliputi suhu rata-rata, kelembaban rata-rata, radiasi sinar UV, curah hujan, dan rata-rata kecepatan angin.