cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 180 Documents
Pengaruh teknik akupresure titik hegu (Li 4) terhadap intensitas nyeri haid (dismenorre primer) pada remaja putri usia 13-15 tahun di MTs Al-Khalifah Kepanjen Wulandari, Lusia; Safitri, Rani; Purwati, Anik
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1098

Abstract

Latar Belakang: Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2020, 90 persen wanita mengalami nyeri haid, dengan 10–16% mengalami nyeri haid berat. Akupresur adalah metode pengobatan tradisional yang melibatkan pemberian tekanan pada lokasi tertentu menggunakan jari atau alat tumpul.Metode: Metode one-group pretrest dan posttest rest design. Pada penelitian ini terdapat populasi sebanyak 22 remaja putri yang mengalami nyeri haid dengan sampel sebanyak 12 responden pada penderita dismenore primer nyeri sedang. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu minyak zaitun (menyesuaikan), lembar kuesioner, dan lembar observasi.Hasil: Nilai pre-test untuk skala nyeri haid berbeda sebelum dan sesudah dilakukan akupresure titik hegu li4. nilai pre-test untuk kedua nilai tersebut memiliki nilai Sig. (2-tailed) atau p-value = 0,000, dan nilai p-value < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan.Kesimpulan: di MTs Al-Khalifah terdapat penurunan nyeri haid yang signifikan pada remaja putri usia 13-15 tahun yang mengalami nyeri haid sedang, antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan akupresure titik hegu li4.
Hubungan breastfeeding self-efficacy terhadap kesuksesan ASI eksklusif di total life clinic Surabaya Pratiwi, Desy Ayu; Alfitri, Rosyidah; Safitri, Rani
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1099

Abstract

Latar Belakang: ASI Eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan selama 6bulan, tanpa menambahkan dan atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Breastfeeding Self-Efficacy adalah keyakinan diri yang dimiliki ibu atas kemampuannya untuk menyusui. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, jumlah kunjungan pasien bayi usia 0-6 bulan pada bulan Oktober 2023 sebanyak 25 bayi,  dengan pemberian ASI eksklusif 50%, 15% ASI dan susu formula, sisanya 35% susu formula saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan dari Breastfeeding Self-Efficacy terhadap kesuksesan ASI eksklusif di Total Life Clinic Surabaya.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross-sectional kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 25 responden. Pengumpulan data menggunakan kuisioner Brestfeeding Self-Efficacy Scale Short Form dengan skala skor likert 1 sampai 5.Hasil: Dari hasil analisisis korelasi bivariate didapatkan bahwa ada korelasi yang signifikan dengan nilai p-value 0,015 (p-value < α).Kesimpulan: Terdapat hubungan dari Breastfeeding Self-Efficacy terhadapa kesuksesan ASI Eksklusif di Total Lie Clinic Surabaya.
Literatur review: evaluasi penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit pada unit rekam medis Fawaidah, Ulfah Hasnaul
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1102

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi penerapan SIMRS dilaksanakan untuk menilai manfaat dan hambatan yang muncul selama penggunaannya. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja SIMRS agar lebih efektif, dan mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual yang cenderung memiliki risiko kesalahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan SIMRS yang lebih modern.Metode: Menggunakan metode literature review dengan teknik mencari artikel yang sesuai, pencarian artikel menggunakan PubMed, google scholar dan sematic scholar.Hasil: Total studi berjumlah 10 rumah sakit pada tiap unit kerja rekam medis pada masing-masing rumah sakit tersebut terdapat bagaimana evaluasi penerapan SIMRS di unit kerja rekam medis dan kaitannya dengan faktor human, organization dan technology.Kesimpulan: Secara umum dapat disimpulkan pada evaluasi penerapan SIMRS di unit rekam medis memiliki beberapa komponen human, organization dan technology. Sebagian besar penerapannya telah berjalan dengan baik, tetapi masih saja ada beberapa evaluasi dalam pelaksanaan SIMRS di unit rekam medis tersebut.
Pengaruh woolwich massage terhadap pencegahan bendungan ASI pada ibu post partum di PMB Yulia Tri Jayanti Turen Rahmawati, Marsela; Widiatrilupi, Raden Maria Veronika; Safitri, Rani
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1131

Abstract

Latar Belakang: Bendungan ASI adalah penumpukan ASI akibat kelainan pada puting susu, penyempitan saluran laktiferus, atau pengosongan kelenjar yang tidak tuntas. Postur menyusui yang salah, pengosongan payudara yang kurang, dan daya isap bayi yang kurang kuat menjadi faktor penyebab terjadinya pengendapan ASI. Tujuan dari pijat woolwich adalah untuk mengeluarkan ASI dari sinus laktiferus yang terletak tepat 1-1,5 cm di atas areola payudara dan mencegah bendungan ASI.Metode: Menggunakan desain pra-eksperimental dengan struktur satu kelompok pretest-posttest untuk membandingkan kemanjuran dua pengobatan pada ibu nifas: frekuensi pijat Woolwich diukur sebelum dan sesudah intervensi. Investigasi ini terdiri dari ukuran sampel dua puluh responden.Hasil: Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan bahwa seluruh partisipan menandatangani pemeringkatan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dengan tingkat signifikansi p<0,05 dan nilai Z=-4,123b; nilai p=0,000; dan nilai p=0,000; Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pijat Woolwich berpengaruh dalam mencegah penggumpalan darah pada ibu nifas saat PMB Tri Jayanti Yulia Turen.Kesimpulan: Di PMB, pijat Woolwich berdampak pada kemampuan ibu nifas untuk menghindari pembekuan ASI. Turen, Yulia Tri Jayanti.
Pengaruh pemberian aromaterapi lemon dalam menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri di SMP PGRI 05 Tirtoyudo Ardyantin, Riza Isyulita; Alfitri, Rosyidah; Widatrilupi, Raden Maria Veronika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1132

Abstract

Latar Belakang: Dismenore adalah istilah untuk ketidaknyamanan perut yang disebabkan oleh kram pada rahim sebelum dan selama siklus menstruasi. Hormon prostaglandin pada gadis remaja yang tampaknya tidak stabil merupakan salah satu elemen yang berkontribusi terhadap dismenore. Menggunakan aromaterapi jeruk, seperti lemon, sebagai metode relaksasi dapat membantu mengurangi rasa sakit yang berhubungan dengan menstruasi. Jeruk nipis, komponen utama aromaterapi lemon, bekerja memblokir mekanisme kerja hormon prostaglandin, sehingga mengurangi rasa sakit dan memiliki efek relaksasi. menurunkan skala nyeri menorea.Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan menggunakan setup quasi eksperimen (before dan post test design) dan metode temporal cross-sectional. Dua puluh responden dijadikan sampel.Hasil: Analisis statistik yang dilakukan dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh p-value sebesar 0,000 (p>0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik intensitas nyeri dismenore yang dialami siswa perempuan di SMP PGRI 05 Tirtoyudo sebelum dan sesudah. mengikuti aromaterapi lemon.Kesimpulan: Berdasarkan temuan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa aromaterapi dengan bahan lemon (Cytrus) mempunyai efek mitigasi terhadap dismenore pada remaja putri SMP PGRI 05 Tirtoyudo.
Pengaruh pemberian susu kedelai (glycine max l.merill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada Lestiya, Dita; Purwati, Anik; Purwanti, Anik Sri
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1137

Abstract

Latar Belakang: Dalam studi Pediatrics, pasokan ASI rendah adalah penyebab nomor satu ibu memilih berhenti menyusui sebelum bayi berusia 6 bulan. Susu kedelai mengandung asam polifenol, steroid, dan flavonoid yang dapat merangsang hormon oksitosin dan prolaktin untuk memproduksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai (Glycine MAX L.Merill)  terhadap produksi ASI pada ibu nifas di RSU Wajak Husada.Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan desain pendekatan Quasy Experimental dengan pendekatan two group posttest only design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling pada ibu nifas primipara, melahirkan secara normal, dan tidak menggunakan ASI booster sebanyak  32 responden dengan kelompok intervensi dan kontrol. Uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji Mann-Whitney.Hasil: Nilai p-value (Asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh Susu Kedelai (Glycin max (L) Merrill) terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Wilayah Kerja RSU Wajak Husada Kabupaten Malang.
Literature review: analisis faktor yang mempengaruhi length of stay pada pasien IGD di Rumah Sakit Fadhilah, Fildza Rizkya; Dhamanti, Inge
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1138

Abstract

Latar Belakang: Length of stay ialah jumlah hari pasien di rawat di rumah sakit, mulai hari kedatangan pasien hingga pulang dan dipakai oleh rumah sakit sebagai indikator pelayanan. Length of stay bisa bervariasi tergantung pada beragam faktor, termasuk jenis kondisi medis, tingkat keparahan penyakit, jenis intervensi medis yang diberikan, karakteristik pasien, serta faktor-faktor lingkungan atau organisasional.Metode: Penelusuran artikel dilaksanakan melalui database PubMed dan Google Scholar memakai kata kunci “Length of Stay ” AND “Emergency Room” OR “Medical crisis unit” AND “Hosiptal.”Hasil: Mengacu hasil penelusuran, terdapat 8 total studi yang dilaksanakan di Rumah Sakit Nasional dan Internasional. Faktor yang mempengaruhi length of stay pada pasien paling banyak ditemukan sebab lamanya waktu dalam pemeriksaan penunjang, lama waktu dalam konsultasi dengan dokter, serta kurangnya jumlah bed yang ada di unit gawat darurat.Kesimpulan: Terdapat 7 faktor penting yang bisa mempengaruhi length of stay pada pasien instalasi gawat darurat di rumah sakit. Faktor tersebut meliputi cara kedatangan pasien, jumlah kedatangan pasien dalam rentang waktu yang berdekatan, tingkat kegawatan pasien, fasilitas tempat tidur terbatas, lama waktu pemeriksaan penunjang, lama waktu konsultasi dengan dokter spesialis, serta jumlah petugas kesehatan yang terbatas.
Evaluasi implementasi program pencegahan stunting pada balita di Wilayah Puskesmas di Kabupaten Bekasi Jawa Barat Asmawati, Susi; Novita, Astrid; Supriadinata, Supriadinata
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1140

Abstract

Latar Belakang: Data prevalensi stunting pada anak balita sebesar 30,8% pada tahun 2018. Berdasarkan data di atas, program Kementerian Kesehatan dan instansi terkait untuk mencegah penyebaran stunting masih perlu dilanjutkan. Target Kementerian Kesehatan adalah prevalensi stunting di Indonesia sebesar 14 persen pada tahun 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan penelitian kualitatif eksploratif yaitu metode atau pendekatan studi kasus.Hasil: Warga diimbau oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dalam upaya sosial pencegahan dan pengendalian stunting. Bagaimana pemantauan menentukan tujuan PMT-P yang diberikan oleh pelayanan kesehatan, yaitu. Tujuan masing-masing Puskesmas, dapat dilihat dari data bayi dibawah usia lima tahun yang ditimbang setiap bulannya, dan data tersebut dimasukkan dalam e-ppgbm. aplikasi Terkait PMT balita, kita melihat terjadi penurunan jumlah balita pada tahun 2022 hingga tahun 2021, namun pada tahun 2023 kita melihat P untuk PMT balita.Kesimpulan: Cara monitoring menentukan tujuan PMT-P pelayanan kesehatan, yang menentukan pemberian PMT-P yaitu tujuan masing-masing puskesmas, dapat dilihat dari data bayi yang ditimbang dan diberi makan setiap bulannya. Penerapan e-PPGBM PMT pada anak usia dini, pada tahun 2022-2021 kita akan melihat penurunan jumlah anak dibawah 5 tahun, namun pada tahun 2023 kita akan melihat adanya pemberian PMT-P untuk anak stunting.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental (depresi) pada Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Aceh Yuaridha, Rahul; Rani, Hafnidar A.; Fahdhienie, Farrahh
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1142

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan Mental (Depresi) merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di kalangan mahasiswa. Depresi dapat terjadi pada usia berapapun, dan gejala akan terus berkembang dari hari, minggu, bulan dan tahun, secara global masalah depresi pada pelajar masih sangat mengkhawatirkan dan perlu dilakukan perhatian khusus oleh berbagai pihak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental (depresi) pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Aceh Tahun 2023.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel 98 responden.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,1% responden yang mengalami depresi sedang. Dari hasil uji statistik diketahui bahwa terdapat hubungan antara penggunaan media sosial (p-value 0,000), lingkungan (p-value=0,001), pendidikan (p-value 0,002), gaya hidup (p-value=0,005) dengan kesehatan mental (depresi).Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwasanya ada hubungan kesehatan mental pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Aceh.
Faktor - faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di UPTD Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh Salsabila, Mitha Rahma; Zakaria, Radhiah; Septiani, Riza
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v4i02.1146

Abstract

Latar Belakang: Secara global, nasional dan daerah kasus DBD masi tergolong tinggi. Penelitian ini berfokus di Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh, terdapat peningkatan signifikan kasus DBD dalam dua tahun terakhir. Penanggulangan yang dapat dilakukan oleh keluarga untuk mengurangi risiko DBD dengan menerapkan pencegahan 3M Plus.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku keluarga dalam pencegahan DBD di Puskesmas Lampulo Kota Banda Aceh Tahun 2023.Metode: Menggunakan metode deskriptif analitik dengan rancangan cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling sebanyak 98 Kartu Keluarga (KK).Hasil: Analisis univariat menunjukkan keluarga yang kurang melakukan pencegahan DBD lebih besar (66,3%). Hasil analisis bivariat menyatakan ada hubungan antara tingkat pendidikan (p-value=0,016), akses terhadap sumber informasi (p-value=0,050), dan peran petugas kesehatan (p-value=0,002) dengan perilaku keluarga dalam pencegahan DBD.Kesimpulan: Peran petugas kesehatan terbukti sangat penting dalam memengaruhi perilaku pencegahan DBD keluarga, menyoroti pentingnya keterlibatan mereka dalam mendukung upaya pencegahan penyakit ini.