cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan kader dalam pelaksanaan posyandu Julianti, Umi Fania; Oktavianty, Merry
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1636

Abstract

Latar Belakang: Posyandu adalah sarana pemberdayaan masyarakat yang mempermudah akses layanan kesehatan di lingkungan. Keberhasilan program sangat bergantung pada kader yang kompeten dan berkomitmen, karena tanpa mereka Posyandu sulit berjalan efektif. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan kader.Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 Januari - 30 Januari 2025 dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sebawi. Sampel penelitian berjumlah 67 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji Chi Square.Hasil: Hasil penelitian secara statistik pengetahuan dengan keaktifan kader Posyandu ρ value 0,032, sikap kader dengan keaktifan kader Posyandu ρ value 0,407 dan dukungan sosial dengan keaktifan kader ρ value 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan dukungan sosial dengan keaktifan kader, namun tidak pada sikap. Kader perlu meningkatkan akses informasi, dan Puskesmas perlu memperkuat dukungan melalui pendekatan dan sosialisasi untuk meningkatkan keaktifan kader.
Pendidikan kesehatan melalui media video dan ceramah terhadap pengetahuan dan sikap ibu Kertamana, Emi; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1650

Abstract

Latar Belakang: : Pengetahuan dan sikap ibu sangat penting untuk pemberian MP-ASI yang baik demi kesehatan dan gizi anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi video dan ceramah terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang MP-ASI balita 6-23 bulan di Cirebon tahun 2024.Metode: Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan dua kelompok pra dan pasca-tes. Sampel sebanyak 82 ibu balita dipilih menggunakan teknik nonprobability sampling. Analisis data menggunakan uji Anova dan Independent Sample T-Test.Hasil: Subjek berusia antara 19-27 tahun berjumlah 50%, dengan tidak bekerja 91,5%, pendidikan SMA 74,4%, memiliki anak yang berusia 6-12 bulan 46,3%, berjenis kelami laki-laki 52,4%, ibu dari anak pertama 44%, berpengetahuan. 98,7%,  menunjukkan sikap yang baik terkait MP-ASI 84%. Adanya pengaruh signifikan nilai p < 0,05 Kelompok video edukasi punya rerata pengetahuan dan sikap lebih tinggi. Kesimpulannya, video edukasi lebih efektif tingkatkan pengetahuan & sikap ibu tentang MP-ASI.Kesimpulan: Ibu lebih aktif mencari informasi MP-ASI dari sumber terpercaya dan mengikuti program edukasi dari tenaga kesehatan. Proaktif mencari informasi MP-ASI dari sumber yang valid dan mengikuti program edukasi kesehatan dari ahlinya.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Menular Seksual pada pekerja seks komersial diPuskesmas Palimanan Indrisari, Yuli; Mamlukah, Mamlukah; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1652

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Menular Seksual ditularkan melalui hubungan seksual dan disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Kasus Infeksi Menular Seksual sekitar satu juta kasus baru dilaporkan tiap harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Infeksi Menular Seksual pada Pekerja Seks Komersial.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 104 orang dan teknik sampling dengan metode total sampling. Analisis univariat berupa karakteristik responden, analisis bivariat menggunakan uji statistik uji Chi Square dan regresi logistik.Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan responden pengetahuan yang baik 84 orang (80,8%), memiliki akses pelayanan kesehatan yang tinggi 76 orang (73,1%), kejadian Infeksi Menular Seksual yang tidak mengalami Infeksi Menular Seksual 8 orang (84,6%). Analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi Square menunjukkan hubungan antara umur nilai p-value 0,033, pendidikan nilai p-value 0,031, pekerjaan nilai p-value 0,046, status perkawinan nilai p-value 0,040, pengetahuan nilai p-value 0,007 dan akses layanan kesehatan nilai p-value 0,024 dengan kejadian Infeksi Menular Seksual pada Pekerja Seks Komersial di Puskesmas Palimanan.Kesimpulan: Tenaga kesehatan lebih memahami Pekerja Seks Komersial dan mempermudah dalam mengubah perilaku negatif mereka menjadi lebih baik.
Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja Masriti, Masriti; Mamlukah, Mamlukah; Susianto, Susianto; Wahyuniar, Lely
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1671

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI secara eksklusif enam bulan pertama kehidupan bayi, dapat mencegah sekitar 30.000 kematian bayi di Indonesia serta menyelamatkan 10 juta anak balita setiap tahunnya di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor yang mempengaruhi praktek pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja di wilayah Puskesmas Pangkalan Cirebon Tahun 2025.Metode: Kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Jumlah sampel 125 menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner.Hasil: Pendapatan diatas UMK (68%), pengetahuan baik (64,8%), sikap positif (50,4%), ketersediaan fasilitas yang kurang mendukung (55,2%), durasi bekerja > 8 jam/hari (72,8%), dukungan suami yang mendukung (57,6%), pemberian asi tidak eksklusif (64,8%). Terdapat hubungan antara pendapatan nilai P-value 0,000, OR = 0,032, pengetahuan nilai P-value 0,000, OR = 14,008, sikap nilai P-value 0,000, OR = 5,100, ketersediaan fasilitas nilai P-value 0,018, OR = 2,456, durasi kerja nilai P-value 0,000, OR = 0,117 dan dukungan suami nilai P-value 0,004, OR = 3,231 dengan pemberian asi eksklusif oleh ibu pekerja.Kesimpulan: Faktor pengetahuan menjadi determinan paling kuat dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif oleh ibu pekerja dengan nilai OR 14,008. Diharapkan ibu pekerja yang menyusui dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya asi eksklusif.
Hubungan usia dan lama menderita Stroke dengan tingkat kecemasan pada pasien Stroke pasca rawat inap Yulianti, Maria; Melinda, Fera; Nurul Arsyi, Dila; Dewi, Rosliana
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1682

Abstract

Latar Belakang: Stroke adalah penyebab kecacatan dan kematian kedua terbanyak. Pada minggu pertama setelah serangan stroke, pasien berisiko tinggi mengalami kecemasan. Beberapa faktor memengaruhi kecemasan pasien stroke seperti usia dan lamanya menderita stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia dan lama menderita stroke dengan tingkat kecemasan pada pasien stroke pasca rawat inap.Metode: Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh pasien stroke pasca rawat inap di poliklinik saraf RSUD Sayang Cianjur sebanyak 50 responden dengan sampel sebanyak 50 responden menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis statistik menggunakan koreksi yates.Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan variabel usia menunjukan hampir setengahnya berada pada rentang usia 35-39 tahun sebanyak 29 orang (58,0%), dan pada lama menderita stroke didapatkan sebagian besar menderita stroke <5 tahun sebanyak 34 orang (68,0%). Terdapat hubungan usia (0,000), dan lama menderita stroke (p=0,000) dengan tingkat kecemasan pada pasien stroke pasca rawat inap.Kesimpulan: Tingkat kecemasan pasien stroke pasca rawat inap sangat berkorelasi dengan usia dan lama menderita stroke. Penelitian ini dapat dijadikan materi edukasi sehingga bermanfaat untuk pemulihan lebih optimal secara fisik dan mental serta kualitas hidup yang membaik.
Faktor yang mempengaruhi rendahnya kunjungan ibu balita dalam melakukan imunisasi dasar Sari, Dian Purnama; Rahmawati, Rizki
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1702

Abstract

Latar Belakang: Predisposisi mempengaruhi pemanfaatan pelayanan imunisasi, yang bertujuan mengaktifkan kekebalan agar tidak sakit parah saat terpapar penyakit. Kebaruan penelitian dengan penambahan variabel pekerjaan dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian faktor  yang  mempengaruhi rendahnya kunjungan ibu balita dalam melakukan imunisasi dasar, dengan faktor yang akan diteliti pengetahuan, sikap, pekerjaan, dukungan keluarga.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional Study. Populasi ibu yang mempunyai balita berjumlah 70 orang kemudian sampel penelitian berjumlah 30 orang menggunakan teknik sampling purposive Sampling. Analisis univariat meliputi karakteristik responden, analisis bivariat menggunakan uji statistic chi square Faktor dari pengetahuan, sikap, pekerjaan, dukungan keluarga yang mempengaruhi kelengkapan imunisasi balita.Hasil: Mayoritas responden pengetahuan ibu baik (70%), sikap positif (56,7%), tidak bekerja (76,3%), dukungan keluarga (53,3%), rumah jauh dari pelayanan (60%), riwayat imunisasi tidak lengkap (63,3%). Hasil analisis bivariat pengetahuan (p=0,004), sikap (p=0,000), pekerjaan (p=0,004), dan dukungan keluarga (p=0,002) ibu secara signifikan mempengaruhi kelengkapan imunisasi balita (p<0,05).Kesimpulan: Sebagai bahan evaluasi pelaksanaan penyusunan program imunisasi dan lebih mengaktifkan kader-kader posyandu dan sehingga sasaran target dapat dicapai.
Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche Mariyana, Mariyana; Hamdiyah, Hamdiyah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1703

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri mengalami pubertas dini jika menarche terjadi sebelum usia 10 tahun. Menarche dipengaruhi oleh kesehatan umum, pola makan bergizi, dan keseimbangan hormon. Tujuan penelitian hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap kesiapan menghadapi menarche pada siswi kelas VI di SDN Bakarangan Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanah Bumbu.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional untuk menilai hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kesiapan menghadapi menarche. Populasi terdiri dari 34 siswi SDN Bakarangan, Kecamatan Kusan Hulu, dengan teknik total sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 56% remaja putri memiliki pengetahuan baik, 62% memiliki sikap positif, dan 55,9% siap menghadapi menarche. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan nilai p-value 0,036 dan sikap nilai p-value 0,03 dengan kesiapan menghadapi menarche ρ < 0,05.Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang kesiapan menarche pada siswi SDN Bakarangan Kecamatan Kusan Hulu. Menambah informasi tentang Kesehatan reproduksi pada remaja putri dan membuat program remaja peduli Kesehatan reproduksi.
Hubungan mutu pelayanan kesehatan pasca salin dengan kepuasan pelayanan Nurani, Nurani; Febriani, Esty; Susianto, Susianto
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1705

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu pasca persalinan masih menjadi masalah global yang memerlukan perhatian, meskipun berbagai upaya telah dilakukan. Di Indonesia, AKI sebesar 189 dan di Jawa Barat 96,89. Di Kota Cirebon, kasus kematian ibu meningkat, termasuk satu kasus di wilayah kerja Puskesmas Drajat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan pasca salin dengan kepuasan pelayanan wilayah kerja UPT Puskesmas Drajat Kota Cirebon tahun 2024.Metode: Penelitian menggunakan metode mix methods dengan desain eksplanatori sekuensial pada 40 ibu nifas yang datang pada bulan Agustus–Desember 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat, bivariat (chi-square), multivariat (regresi logistik), serta kualitatif.Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara kepuasan pelayanan dengan dimensi responsiveness nilai p-value 0,007, assurance nilai p-value 0,003, tangible nilai p-value 0,000, empathy nilai p-value 0,000, dan reliability nilai p-value 0,001.Kesimpulan: Adanya peningkatan kualitas layanan secara assurance dan reliability guna meningkatkan tingkat kepercayaan pasien serta memberikan pelayanan sesuai dengan keinginan pasien.
Evaluasi keberhasilan strategi Dinas Kesehatan dalam upaya percepatan penurunan stunting Susanto, Agus; Badriah, Dewi Laelatul; Mamlukah, Mamlukah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1721

Abstract

Latar Belakang: Tingginya angka stunting dan peningkatan kasus anemia pada ibu hamil di Indonesia menunjukkan hubungan erat antara stunting dan masalah gizi, yang menjadi ancaman serius bagi kesejahteraan ibu dan anak. Di Kabupaten Majalengka, prevalensi stunting mencapai 24,1%. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi strategi yang diterapkan oleh Dinas Kesehatan untuk mempercepat penurunan stunting di wilayah tersebut pada tahun 2024.Metode: Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tujuh informan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), kemudian dianalisis melalui tiga tahap, yakni persiapan, pelaksanaan, dan analisis data.Hasil: Menunjukkan bahwa strategi organisasi telah terjalin kerja sama dengan berbagai pihak, strategi program direncanakan secara sistematis dengan basis data dan anggaran yang jelas, serta dukungan sumber daya dari pemerintah dalam bentuk pendanaan program. Selain itu, kolaborasi lintas lembaga berjalan efektif untuk mempercepat penurunan stunting.Kesimpulan: Strategi program yang paling berpengaruh adalah inovasi “kancil menari,” yang diharapkan dapat ditingkatkan melalui kerja sama lintas sektor agar hasilnya optimal dan diterima oleh masyarakat.
Hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kekurangan energi kronik Ningsih, Agus Sulistyo; Fitriana, Devita
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1725

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil yang kekurangan energi kronik cenderung menyembunyikan masalah kurang gizi di awal kehamilan yang mengakibatkan minimnya pemahaman mereka tentang nutrisi esensial saat hamil. Penelitian ini betujuan hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian Kekurangan Energi Kronik di Puskesmas Tamban Baru Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah.Metode: Desain kuantitatif  menggunakan  Cross  Sectional. Populasi  dalam  penelitian  ini  adalah  ibuhamilyaitu  berjumlah 30 orang dengan Teknik sampling Accidental Sampling. Analisa univariat penelitian ini Pendidikan, status pekerjaan, pengetahuan, sikap ibu, kejadian kurang energi kronis. Analisa bivariat yang digunakan dengan  uji Rank Spearman.Hasil: Pendidikan kategori rendah 53,3% yang status pekerjaan tidak bekerja sebanyak 60%, ibu dengan berpengetahuan baik 70%, sikap ibu positive 60%,  tidak kejadian Kekurangan Energi Kronis 80%. Pengetahuan dan sikap ibu hamil berhubungan dengan kejadian Kekurangan Energi Kronis di Wilayah Kerja Puskesmas Tamban Baru Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah dengan nilai P-Value 0,001 < 0,05.Kesimpulan: Agar terinformasi mengenai nutrisi kehamilan pada ibu hamil diharapkan lebih sering memeriksakan diri dan aktif mengikuti penyuluhan kesehatan.