cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Hubungan antara sanitasi lingkungan dan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita Firmansyah, Rony Suhada; Elina, Mia
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1394

Abstract

Latar Belakang: Pravalensi stunting di Indonesia tahun 2021 adalah 24,4%, di provinsi jawa barat tahun 2021 mencapai 24,5%, kota cirebon tahun 2021 masuk dalam kelompok tertinggi ke 3 dengan angkat 30,6% dan  disribusi stunting dengan angka tertinggi di Kota cirebon pada tahun 2022 terletak diwilayah kerja puskesmas sitopeng sebesar 11,91%.Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif melalui rancangan korelational dan cross sectional. Teknik Sampling pada penelitian ini memakai simple random sampling pada sasaran 73 balita stunting. Penelitian menggunakan lembar kuesioner. Untuk menganalisa hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank.Hasil: Terdapat hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita (p value=0,001) dengan kekuatan hubungan rendah (coefficient rellation= 0,370). Terdapat hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita (p value=0,000), dengan kekuatan hubungan yang sedang (coefficient rellation=0,497).Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon Tahun 2023.
Hubungan antara karakteristik sosial dan ekonomi dengan prevalensi kesehatan mental di Indonesia Hermansyah, Heri; Rauntu, Astryanike
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1412

Abstract

Latar Belakang: Masalah kesehatan mental semakin menjadi perhatian global, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan bahwa prevalensi masalah kesehatan jiwa terus meningkat, dengan dampak signifikan terhadap individu dan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada hubungan antara karakteristik sosial dan ekonomi dengan prevalensi masalah kesehatan mental di Indonesia pada tahun 2023.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, menganalisis data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Sampel terdiri dari 1.000 responden berusia 15 tahun ke atas. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kelompok umur dan prevalensi masalah kesehatan mental (χ² = 77.85, p = 0,001). Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara jenis kelamin (χ² = 0.99, p = 0.320), pendidikan (χ² = 2.778, p = 0.751), pekerjaan (χ² = 2.632, p = 0.90), tempat tinggal (χ² = 0.6362, p = 0.425), dan status ekonomi (χ² = 0.3620, p = 0.98).Kesimpulan: Penelitian ini menjelaskan pentingnya mempertimbangkan kelompok umur dalam upaya penanganan masalah kesehatan mental, sementara faktor-faktor sosial dan ekonomi lainnya tidak menunjukkan hubungan signifikan namun tetap berpotensi berkontribusi terhadap pemahaman yang lebih luas mengenai kesehatan mental.
Pengaruh terapi bermain playdough dan meremas kertas terhadap perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah Imaniya, Rukaiyah Bahjatul; Munir, Zainal; Dewi, Novela Candra Eka
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1417

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan motorik halus pada anak prasekolah merupakan aspek penting yang perlu distimulasi dengan baik. Keterlambatan motorik halus dapat mempengaruhi kemampuan koordinasi tangan dan mata pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain menggunakan playdough dan meremas kertas terhadap perkembangan motorik halus pada anak prasekolah di PAUD Permata Hati Situbondo.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain tiga kelompok pre-test dan post-test. Sampel melibatkan 60 anak prasekolah yang dikelompokkan ke dalam tiga kelompok. kelompok terapi playdough, kelompok terapi meremas kertas, dan kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama 25 menit per sesi dengan total empat kali intervensi per minggu selama dua minggu. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain Score dan One-Way ANOVA.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas terapi bermain playdough dan meremas kertas terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah. (p-value = 0,990; p > 0,05).Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan agar terapi bermain digunakan sebagai intervensi penting dalam pemberian asuhan keperawatan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak prasekolah.
Analisis konsep justice pada asuhan keperawatan pasien dengan gagal ginjal akut Utami, Mega; Kamaluddin, Ridlwan
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1420

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan keperawatan harus disertai dengan etika yang  merupakan nilai-nilai dan prinsip  yang diyakini oleh profesi  keperawatan dalam melaksanakan  tugasnya. Prinsip Justice mengacu pada kesetaraan dalam bidang keperawatan, perawat harus berlaku adil dan memastikan semua pasien menerima akses yang sama terhadap pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhannyaMetode: Pendekatan analisis mengggunakan konsep Walker dan Avant (2019) Data dikumpulkan dari berbagai sumber yaitu Google Scholar, PubMed dan Sciencedirect.Hasil: Konsep dan definisi operasional dari prinsip justice,  atribut, anteseden, konsekuensi, dan referensi empirisKesimpulan: Referensi empiris justice yaitu Hak asasi manusia untuk mendapatkan keadilan, kesetaraan, perlakuan yang sama sesuai dengan kebutuhannya demi mencapai kualitas pelayanan yang maksimal serta meminimalisir kesenjangan kesehatan.
Tingkat kecemasan anak dirawat di ruang pediatric intensive care unit Mujahidah, Zakiyah; Puspitasari, Feni Amelia; Pangestu, Dimas Aditya Dyah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1428

Abstract

Latar Belakang: Orang tua yang anaknya megalami hospitalisasi akan merasa takut dan cemas. Respon cemas dari orang tua berbeda beda, adapun faktor yang mempengaruhi cemas adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan.Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik orang tua terhadap tingkat kecemasan  selama anak dirawat di ruang pediatric intensive care unit RS Bhayangkara TK I PUSDOKKES POLRI.Metode: Metode penelitian ini adalah korelasional. Sampel berjumlah 37 responden yang diambil secara Purposive sampling. Kecemasan orang tua diukur dengan Zung Self Rating Anxiety Scale. Data dianalisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Karkteristik jenis kelamin perempuan sebanyak 67,6%. Karakteristik usia dengan usia muda sebanyak 70,3%. Karakteristik pendidikan dengan pendidikan tinggi sebanyak 78,4%. Karakteristik bekerja 70,3%. Dengan karakterisitik kecemasan  ringan sebanyak 58,6%. Dengan hasil terdapat hubungan antara Jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan orang tua dengan tingkat kecemasan orang tua.Kesimpulan: Dari penelitian ini di harapkan menjadi masukan bahwa orang tua yang anaknya mengalami hospitalisasi dapat mengalami kecemasan dan perlu mendapatkan asuhan keperawatan.
Pursed lips breathing exercise berpengaruh terhadap efektifitas pengontrolan pernapasan pada penderita asma Dwi, Hani Ruh; Basri, Muh. Hasan; Budiman, Selamat
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1430

Abstract

Latar Belakang: Asma mengakibatkan berkurangnya pasokan oksigen  karena induksi kontraksi otot polos, penebalan dinding jalan napas serta terdapatnya sekresi. Penyakit asma masih menjadi masalah kesehatan hampir semua negara  dunia, asma dapat  terjadi pada anak atau dewasa mulai derajat ringan sampai berat, pada beberapa kasus dapat menyebabkan kematian. Indonesia asma masuk sepuluh besar penyebab morbiditas dan mortalitas.Metode: Desain penelitian adalah Clasical Experimental Design, uji statistic dengan uji Wilcoxon. Instrument penelitian berupa rublik tentang Pulsed Lips Breathing Axersice. Sampel sebanyak 20, 10 intervensi dan 10 kontrol.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian,  Respirasi Rate (RR) nilai p-value 0,002, untuk Hate Rate (HR) nilai p-value 0,000. Berarti Respirasi Rate (RR) dan Hate Rate (HR) Ha diterima.Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara Pulsed Lips Breathing Axercise terhadap efektifitas pengontolan pernapasan pada penderita asma yaitu Respirasi Rate (RR) maupun Hate Rate (HR).  Puskesmas dan masyarakat harus  mengimplementasikan Pulsed Lips Breathing Axercise kepada penderita asma dengan cara pemberian penyuluhan kesehatan, supaya  menstabilkan Respirasi Rate (RR) dan Hate Rate (HR).
Pengaruh psikoedukasi (comprehensive model) dan Mindfullness Based Cognitive Therapy (MBCT) terhadap self concept dan life satisfaction remaja dengan self harm Narullita, Dewi; Yuniati, Erni
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1432

Abstract

Latar Belakang: Remaja dalam tumbuh kembangnya memiliki tugas perkembangan. Namun, sebagian remaja tidak berhasil memenuhinya sehingga memicu munculnya distress. Distres menyebakan emosi negatif dan apabila tidak dikendalikan menyebabkan remaja melakukan self-harm. Self-harm adalah kondisi kegagalan mekanisme koping individu dalam menghadapi stres. Self-harm dilakukan  remaja sebagai upaya untuk mengurangi emosi negatif. Salah satu penyebab self-harm pada remaja yaitu konsep diri yang rendah dan tidak tercapainya kepuasan hidup.Metode: Desain penelitian yaitu quasi experiment pretest and posttest with control group. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling yaitu sebanyak 46 orang yang diklasifikasikan menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini Skala Konsep Diri (Fitts dan Berzonsky) Satisfaction with Life Scales (SWLS).Hasil: Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna konsep diri (p-value : 0,000) dan kepuasan hidup remaja (p-value : 0,000) yang melakukan self-harm setelah diberikan Psikoedukasi dan MBCTKesimpulan: Penerapan Psikoedukasi dan MBCT direkomendasikan  untuk mengatasi self-harm terutama dalam meningkatkan self-concept dan life satisfaction pada remaja.
Pengaruh kombinasi jus wortel dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah Moonti, Mutia Agustiani; Subantara, Dandi Oka; Rohim, Abdal; Hakim, Ridwan Nurul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1435

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan global. Kombinasi jus wortel (Daucus Carrota L) dan belimbing manis (Averrhoa Carambola L) dapat menjadi alternatif nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas kombinasi tersebut dalam menurunkan hipertensi di Desa Kapandayan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan one group pre-test post-test pada 15 responden, dipilih secara purposive sampling. Instrumen meliputi lembar observasi, SOP pengukuran tekanan darah, dan SOP pembuatan jus. Data dianalisis secara univariat (karakteristik responden) dan bivariat menggunakan uji Paired T-Test.Hasil: Nilai median sistolik sebelum sebesar 160,00 dengan standar deviasi 8.452 dan sesudah didapatkan nilai median 126,67 dengan standar deviasi 12.910. Hasil uji statistik Paired Sample T-test didapatkan nilai p-value 0,000 (<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.Kesimpulan: Adanya perbedaan antara tekanan darah sistol dan diastol sebelum dan setelah diberikan kombinasi dengan buah belimbing manis terhadap penurunan tekanan darah.
Analisis konsep non maleficence pada asuhan keperawatan pasien dengan diabetes mellitus Caryanto, Valerio Basuni Carlo; Awaludin, Sidik
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1441

Abstract

Latar Belakang: Konsep non-maleficence merupakan prinsip etis penting dalam keperawatan, menekankan kewajiban untuk tidak membahayakan pasien. Studi ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip non-maleficence pada pasien dengan Diabetes Melitus (DM).Metode: Metode penelitian meliputi analisis konsep dengan pendekatan kualitatif yang mencakup observasi kasus klinis dan studi literatur. Analisis dilakukan dengan menetapkan karakteristik konsep, mengidentifikasi atribut seperti kewajiban etis, pencegahan cedera, dan pelaksanaan tindakan sesuai protokol medis.Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa kelalaian dalam pemeriksaan dan diagnosis awal memperburuk kondisi pasien, menyoroti pentingnya pengkajian komprehensif sesuai prosedur. Karakteristik konsep non-maleficence mencakup kewajiban etis, pencegahan kerugian, dan tindakan sesuai protokol medis. Instrumen yang relevan seperti SAQ-AV dan HSOPSC digunakan untuk mengevaluasi penerapan prinsip ini dalam budaya keselamatan pasien.Kesimpulan: Implementasi non-maleficence yang efektif memerlukan peningkatan edukasi perawat tentang standar prosedur dan kepatuhan terhadap protokol untuk mencegah risiko lebih lanjut pada pasien.
Pengaruh edukasi kesiapsiagaan bencana melalui metode video animasi terhadap pengetahuan siswa Azhar, Willy Abiyyu; Safariyah, Erna; Makiyah, Arfatul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i1.1443

Abstract

Latar belakang: Gempa bumi sering menghampiri Indonesia dan dapat memberi pengaruh besar pada masyarakat, terutama siswa yang tinggal di daerah berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan video simulasi animasi sebagai strategi pendidikan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi di MTsN 1 Kota Sukabumi.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental satu kelompok pretest-posttest yang melibatkan 83 siswa sebagai sampel. Data dikumpulkan dengan melakukan tes pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi pendidikan menggunakan video animasi simulasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Uji Paired Samples Test.Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa mengalami peningkatan signifikan dari 7,20 sebelum intervensi menjadi 9,30 setelah intervensi, menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan nilai signifikansi yang sangat rendah, yaitu 0,000. Hal tersebut menegaskan bahwa penggunaan video simulasi animasi memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi.Kesimpulan: penggunaan metode video simulasi animasi efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana gempa.