cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Hubungan dukungan keluarga terhadap kondisi psikologis: stres pada pasien diabetic foot ulcer Mahbub, Muhammad Zaini; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Mahmudah, Rifa’atul
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/3zx16y05

Abstract

Latar Belakang: Diabetic foot ulcer merupakan salah satu komplikasi kronis diabetes mellitus yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik pasien, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap kondisi psikologis, termasuk tingkat stres. Luka yang sulit sembuh, risiko amputasi, dan keterbatasan aktivitas seringkali menimbulkan tekanan emosional yang berat pada pasien. Situasi ini, dukungan keluarga memegang peranan penting sebagai sumber kekuatan psikologis yang dapat membantu pasien menghadapi penyakitnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap kondisi psikologis: stres pada pasien diabetic foot ulcer.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Jumlah sampel sebanyak 64 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan tingkat stres, kemudia data dianalisis menggunakan uji Chi-square.Hasil: Hampir seluruhnya responden dalam kategori dukungan keluarga cukup (79,7%). Sebagian besar responden dengan kategori tingkat stres sedang (51,5%). Hasil uji analisa didapatkan nilai p = 0,002.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan kondisi psikologis: stres pada pasien diabetic foot ulcer. Melihat hal ini maka dukungan keluarga diperlukan sebagai sumber kekuatan penting dalam menghadapi kondisi psikologis: stress pada pasien diabetic foot ulcer.
Efektivitas terapi bermain puzzle terhadap perubahan tingkat kecemasan anak penyandang thalasemia Pratama, Prasetya Putra; Fetriyah, Umi Hanik; Ariani, Malisa; Nito, Paul Joae Brett
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/dc5d0452

Abstract

Latar Belakang: Masalah yang dihadapi anak-anak dengan Thalasemia mencakup aspek fisik serta psikologis, seperti kecemasan. Kondisi ini dapat mengganggu proses perawatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Terapi puzzle dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan. Sebagai upaya untuk melihat keefektifannya maka penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas terapi bermain puzzle terhadap perubahan tingkat kecemasan anak usia 6-12 tahun penyandang thalasemia di RSUD Ulin Banjarmasin.Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain pre eksperimen. Sampel 15 anak penyandang Thalasemia berusia 6-12 tahun dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan lembar observasi, kuesioner dan SOP. Analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon.Hasil: Hampir seluruhnya responden berusia 6-9 tahun (80%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (53,3%). Responden dengan lama didiagnosa Thalasemia sebagian besar masuk kategori singkat (<5 tahun) 66,7%. Tingkat kecemasan sebelum pemberian terapi bermain puzzle rata-rata sebesar 55,73 masuk kategori sedang. Setelah terapi rata-rata kecemasan menurun yaitu 36,67 masuk kategori ringan. Hasil uji wilcoxon didapatkan p 0,001 yang artinya terapi bermain puzzle efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pada anak usia 6–12 tahun penyandang Thalasemia di RSUD Ulin Banjarmasin. Kesimpulan: Pemberian terapi bermain puzzle efektif terhadap perubahan tingkat kecemasan anak penyandang Thalasemia di RSUD Ulin Banjarmasin.
Efektifitas perawatan neuroprotektif pada peningkatan status hemodinamik dengan pasien intracerebral hemorrhagic Noorhaliza, Noorhaliza; Riduansyah, Muhammad; Gaghauna, Eirene E.M
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/w8b44g24

Abstract

Latar Belakang: Intracerebral Hemorrhage dikenal sebagai perdarahan yang terjadi di dalam otak akibat pecahnya pembuluh darah. Hal ini menimbulkan gangguan neurologis secara tiba-tiba disertai dengan sakit kepala yang hebat, yang dapat terjadi peningkatan TIK. Maka penelitian ini penting dilakukan dengan tujuan menganalisis efektifitas peningkatan status hemodinamik sebelum dan sesudah dilakukan perawatan neuroprotektif pada pasien dengan Intracerebral Hemorrhage di ruang ICU RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin.Metode: One group pretest-posttest design. Teknik accidental sampling dengan jumlah 10 responden, teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi yang dilakukan 2 kali sebelum dan sesudah dilakukan perawatan dan diobservasi selama 30 menit.Hasil: Hasil uji paired sample T-test menunjukan nilai Tekanan darah sistolik menurun (p value 0,000), diastolik (p value 0,004), dan MAP (p value 0,000). Frekuensi nadi (p value 0,000). Frekuensi napas (p value 0,000) dan saturasi oksigen (p value 0,003).Kesimpulan: Hasil ini menunjukkan bahwa perawatan neuroprotektif efektif meningkatkan status hemodinamik pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU dengan adanya pemantauan status hemodinamik secara optimal, diharapkan dapat mencegah komplikasi serta menunjang proses pemulihan pasien Intracerebral Hemorrhagic di ruang ICU.
Hubungan durasi penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial pada anak prasekolah Septiana, Dini; Fetriyah, Umi Hanik; Ariani, Malisa; Nitto, Paul Joae Brett
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/c71kyv73

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan gadget secara berlebihan dan tidak tepat dapat membuat anak kurang peduli terhadap lingkungan keluarga maupun masyarakat. Lamanya durasi penggunaan gadget dapat menghambat perkembangan sosial anak terutama pada interaksi sosial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial pada anak prasekolah di TK Simpang Limau Banjarmasin.Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel menggunakan total sampling dari seluruh anak di kelas B TK Simpang Limau Banjarmasin sebanyak 44 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data univariat dan data bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil: Sebagian besar anak menggunaan gadget dengan durasi yang tidak lama (<1 jam) yaitu sebanyak 27 anak (61,4%). Sebagian besar anak memiliki tingkat interaksi sosial sedang yaitu sebanyak 23 anak (52,3%). Ada hubungan antara durasi penggunaan gadget dengan kemampuan interaksi sosial pada anak prasekolah di TK Simpang Limau Banjarmasin p value 0,004 dan nilai OR 9,333.Kesimpulan: Durasi penggunaan gadget berhubungan dengan kemampuan interaksi sosial pada anak prasekolah di TK Simpang Limau Banjarmasin. Orang tua dapat menerapkan screen time untuk anak agar anak menggunakan gadget dengan durasi yang sudah ditentukan.
Faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay Suharto, Idola Perdana Sulistyoning; Karingga, Devangga Darma; Yunalia, Endang Mei; Jayani, Indah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/87b2xh74

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan adalah proses bertambahnya fungsi dan struktur tubuh yang lebih kompleks pada gerak kasar, halus, bicara, bahasa, dan sosialisasi kemandirian. Lebih dari 200 juta anak di bawah usia lima tahun diperkirakan mengalami keterlambatan perkembangan. Gangguan bicara serta bahasa merupakan salah satu gangguan perkembangan yang sering ditemukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kejadian speech delay.Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik korelasi dengan jumlah populasi dan sampel sebanyak 70 responden. Teknik sampling yang dilakukan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2025 di Trimulia Fisioterapi. Variabel independennya adalah jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, dan pola asuh. Variable dependennya adalah kejadian speech delay. Uji statistic yang digunakan adalah uji chi suare dan spearman rank.Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil ada hubungan jenis kelamin dan pola asuh dengan kejadian speech delay dengan nilai p 0,001 dan 0,000. Berdasarkan hasil uji spearman rank didapatkan hasil ada hubungan durasi penggunaan gadget dengan kejadian speech delay  dengan nilai p 0,000.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara jenis kelamin, durasi penggunaan gadget, pola asuh dengan kejadian speech delay.
Efektivitas penggunaan telehealth di ruang rawat inap terhadap caring: literature review Asti, Arnika Dwi; Karlina, Nonok; Haniyah, Siti; Purbaningsih, Endah Sari; Sukesih, Sukesih; Puspanegara, Aditiya; Siswanti, Heny; Nani, Desiyani
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bw1jj405

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan signifikan dalam praktik keperawatan, termasuk penerapan telehealth untuk mempertahankan kualitas pelayanan di ruang rawat inap diperlukan bukti ilmiah untuk menilai sejauh mana telehealth dapat mendukung atau bahkan memperkuat perilaku caring perawat terhadap pasien.Metode: Systematic Literature Review dilakukan mengikuti pedoman PRISMA 2020 dengan pencarian artikel melalui database Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi studi empiris tahun 2015-2025 yang mengevaluasi efek intervensi telehealth terhadap caring perawat di fasilitas rawat inap. Kualitas metodologi artikel dinilai menggunakan JBI Critical Appraisal Tools.Hasil: Dari 1.476 artikel yang diidentifikasi, dua penelitian memenuhi kriteria inklusi dan dinyatakan layak dianalisis. Studi menunjukkan bahwa intervensi telehealth yang dilakukan secara sinkron, seperti panggilan video atau teleedukasi rutin selama 8–16 minggu, efektif meningkatkan dimensi caring, khususnya empati, dukungan emosional, dan kontinuitas hubungan perawat-pasien. Kelompok intervensi menunjukkan penurunan distress emosional hingga 50% dibanding kontrol (p < 0,05).Kesimpulan: Telehealth terbukti efektif mendukung praktik caring keperawatan di ruang rawat inap dengan efektivitas moderat (effect size 0,3-0,5). Teknologi ini mampu memperkuat hubungan terapeutik dan kontinuitas pelayanan bila dilaksanakan dengan prinsip empatik dan humanistik. Diperlukan penelitian lanjutan dengan desain randomized controlled trial dan penggunaan instrumen caring terstandar seperti Caring Behaviors Inventory untuk memastikan validitas hasil.