cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Nursing Practice and Education
ISSN : -     EISSN : 27750663     DOI : https://doi.org/10.34305/jnpe.v1i2
Core Subject : Health,
Medical Surgical Nursing Maternity Nursing Pediatric Nursing Psichiatric Nursing Comunity Nursing Nursing Management Emergency Nursing Gerontology Nursing Family Nursing
Articles 196 Documents
Pengaruh bolu kukus pisang kepok terhadap peningkatan berat dan tinggi badan balita stunting Nengsih, Neneng Aria; Sudirman, Rany Muliany; Saprudin, Nanang; Badriah, Dhiya
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/bqxaq592

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Kuningan khususnya CigandaMekar menjadi prioritas utama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia karena tingginya prevalensi stunting pada balita. Perlu adanya olahan bahan lokal  dari pisang kepok kaya nutrisi dan berpotensi meningkatkan tinggi dan berat badan balita. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh olahan pisang kepok terhadap perubahan berat dan tinggi badan balita stunting. Metode: Quasi eksperimental dengan model nonequivalent control group. Sampel sebanyak 36 balita stunting yang dibagi menjadi kelompok intervensi (18 balita) dan kelompok kontrol (18 balita) dipilih secara consecutive sampling. Instrumen terdiri dari timbangan berat badan, microtoise serta SOP. Olahan lokal pisang kepok diberikan setiap hari selama 3 minggu. Data dianalisis menggunakan uji paired samples t-test dan independent samples t-test. Hasil : Pada kelompok intervensi terdapat peningkatan berat badan (0,72 kg dengan nilai p=0,026) dan tinggi badan (0,87 cm dengan nilai p=0,000). Pada kelompok kontrol terdapat peningkatan berat badan (0,08 kg dengan nilai p=0,000) dan tinggi badan (0,45 cm dengan nilai p=0,001). Terdapat perbedaan signifikan rata-rata berat dan tinggi badan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol dengan nilai p=0,000 dan p=0,001. Kesimpulan : Kelompok intervensi lebih signifikan dalam peningkatan berat dan tinggi badan balita stunting dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Analisa ketersediaan fasilitas praktik dan kualitas pendampingan dengan tingkat kepuasan mahasiswa selama menjalani praktik klinik Liklikwatil, Nelma; Imblabla, Floria Veramaya; Kelrey, Fathimah; Patty, Alfrensya Clara
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/pprcs472

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan mahasiswa terhadap pembimbingan klinik merupakan aspek krusial dalam menilai kualitas pendidikan di rumah sakit. Tingkat kepuasan ini bukan sekadar gambaran persepsi mahasiswa, tetapi menjadi indikator langsung tentang efektivitas pembimbing dalam memberikan dukungan, arahan, serta evaluasi yang konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa kesehatan terhadap pelaksanaan pendampingan klinik di salah satu rumah sakit swasta di Maluku.Metode: Penelitian kuantitatif  ini menggunakan desain survei analitik pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di Kota Ambon pada bulan September 2025. Lokasi penelitian mencakup Rumah Sakit Al-Fatah Ambon, Rumah Sakit Tk II Prof. dr. J. A. Latumeten, dan Rumah Sakit Sumber Hidup Ambon. Populasi terdiri atas 130 mahasiswa yang menjalani praktik klinik di rumah sakit tersebut. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, diperoleh 100 responden. Analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Sebagian besar mahasiswa menyatakan sangat puas terhadap fasilitas praktik klinik (66%), dan pendampingan klinik (53%). Hasil analisis  didapatkan nilai p-value 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ketersediaan fasilitas praktik klinik dan kualitas pendampingan klinik dengan tingkat kepuasan mahasiswa kesehatan selama menjalani praktik klinik di rumah sakit swasta di Maluku.
Hubungan indeks massa tubuh dengan risiko diabetes mellitus tipe 2 pada remaja Rahmah, Siti; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Rahmayani, Dini
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jr1pjy72

Abstract

Latar Belakang: Individu dengan penyakit diabetes mellitus tipe 2 mengalami ganggunan pada metabolisme tubuh yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat berkurangnya produksi serta efektivitas insulin. Perilaku tidak sehat pada usia remaja seperti kurang aktivitas fisik dan pola makan, dapat meningkatkan risiko munculnya diabetes mellitus tipe 2 . Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa hubungan antara indeks massa tubuh dengan risiko terjadinya diabetes mellitus tipe 2 pada remaja di SMPN 16 Banjarmasin.Metode: Penelitian kuantitatif ini menerapkan rancangan cross sectional. Jumlah sampel penelitian yaitu 31 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Uji analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hampir setengahnya remaja dengan indeks massa tubuh kategori normal dengan tingkat resiko diabetes melitus rendah. Hasil uji Analisa nilai p-value sebesar 0,002 dengan nilai contingency coefficient sebesar 0,661.Kesimpulan: Simpulan dari hasil penelitian ini yaitu ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan risiko diabetes mellitus tipe 2 pada remaja, dengan tingkat hubungan berada dalam kategori kuat.
Hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living Faturrahman, Wazhia; Basit, Mohammad
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/hrvy6252

Abstract

Latar Belakang: Pelaksanaan discharge planning di rumah sakit masih belum optimal sehingga berdampak pada rendahnya kemandirian pasien dalam activity daily living. Knowledge Management SECI Model (Socialization, Externalization, Combination, Internalization) dapat memperkuat discharge planning melalui transfer pengetahuan yang sistematis antara perawat, pasien, dan keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living pasien.Metode: Kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 43 perawat di ruang Nilam 1 dan Nilam 3 RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner discharge planning berbasis SECI Model dan kuesioner activity daily living . Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil: Pelaksanaan discharge planning sebagian besar berada pada kategori baik (60,5%). Tingkat kemandirian activity daily living pasien sebagian besar mandiri (65,1%). Uji chi-square diperoleh nilai p=0,004.Kesimpulan: Ada hubungan pelaksanaan discharge planning berbasis knowledge management SECI model dengan tingkat kemandirian activity daily living. Melihat hasil yang ada dengan menggunakan SECI model perawat lebih optimal memfasilitasi pasien agar lebih mandiri.
Hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 Hidayah, Andi Nurul; Syahlani, Ahmad; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/4x6jgw44

Abstract

Latar Belakang: Penyakit diabetes melitus termasuk penyakit kronis dengan tanda glukosa darah meningkat. Kondisi ini terjadi akibat produksi insulin yang tidak adekuat. Stress merupakan factor pemicu hiperglikemia kronis pada diabetes. Begitu juga sebaliknya orang dengan penyakit kronis diabetes melitus dapat mengalami stress hingga mengganggu keseimbangan fisiologis dan menurunkan kualitas hidup penderita. Melihat hal tersebut maka analisa hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2 menjadi tujuan dalam penelitian ini.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif desain survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi 406 orang, kemudian sampel diambil menggunakan purposive sampling dan ditentukan ada 60 responden. Uji dianalisa menggunakan chi square.Hasil: Sebagian besar responden dalam tingkat stress ringan 41 orang (68,3%) dan hampir seluruhnya 49 orang (81,7%)  dengan kualitas hidup baik. Hasil uji analisis didapatkan p-value 0,027.Kesimpulan: Hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat stress dengan kualitas hidup pada penderita diabetes melitus tipe 2. Melihat hasil yang ada tenaga kesehatan diaharapkan meningkatkan pelayanan pendidikan kesehatan terkait pengelolaan stress kepada pasien.
Hubungan antara dukungan keluarga dengan sikap kepatuhan minum obat antihipertensi pada lansia Widyawati, Sekar Ayu; Supratman, Supratman
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/qk8nws78

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi masih menjadi tantangan kesehatan global dengan angka kejadian yang semakin meningkat, terutama di kalangan lanjut usia (lansia). Salah satu elemen krusial dalam menekan laju komplikasi penyakit ini adalah kepatuhan dalam menjalani terapi farmakologis, dan dukungan keluarga menjadi salah satu faktor kepatuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis korelasi antara dukungan keluarga dengan sikap kepatuhan minum obat pada lansia di Puskesmas Purwosari, Kota Surakarta.Metode: Studi kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 159 responden lansia hipertensi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner PSS-Fa (dukungan keluarga) dan MARS (kepatuhan obat). Analisis data dilakukan secara statistik dengan uji Chi-Square.Hasil: Mengungkapkan bahwa 51,6% dari responden mendapatkan dukungan dari keluarga dalam kategori baik dan 52,8% menunjukkan kepatuhan yang tinggi. Hasil uji hipotesis dengan Chi-Square memperlihatkan nilai signifikansi p-value sebesar 0,002 (p < 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan sikap kepatuhan dalam minum obat.Kesimpulan: Menunjukkan hubungan yang jelas ketika dukungan dari keluarga meningkat, semangat lansia untuk minum obat hipertensi juga ikut meningkat. Oleh karena itu, peneliti menyarankan para lansia untuk aktif berbicara dengan keluarga tentang dukungan yang mereka butuhkan selama pengobatan.
Pengaruh kombinasi teknik pursed lip breathing dengan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum penderita tuberkulosis paru Moonti, Mutia Agustiani; Hasanah, Nur
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/y4py0e81

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan produksi sputum ini sering diikuti dengan gangguan pembersihan jalan napas. Perlu dilakukan kedua kombinasi intervensi keperawatan mandiri yang menghasilkan pergerakan dan eliminasi sekret yang lebih optimal, meningkatkan kapasitas ventilasi, serta membantu menurunkan risiko komplikasi respiratori pada pasien dengan tuberkulosis paru. Tujuan penelitian adanya pengaruh kombinasi teknik pursed lip breathing dengan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum penderita tuberkulosis paru.Metode: Jenis penelitian adalah PreExperimental Design, dengan rancangan one group pretest postest. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 15 responden. Instrumen penelitian yang digunakan lembar observasi. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Tindakan keperawatan sebelum dilakukan teknik tersebut sebagian besar pengeluaran sputum tidak keluar berjumlah 9 orang (60%) dan sesudah sebagian besar pengeluaran sputum >10 ml berjumlah 8 orang (53%). Uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,000 yang artinya ada pengaruh pemberian kombinasi teknik pursed lip breathing dengan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum penderita tuberkulosis paru.Kesimpulan: Mengintegrasikan teknik kombinasi ini ke dalam SOP perawatan pasien tuberkulosis paru terutama yang mengalami penumpukan sputum guna menunjang hasil pemeriksaan dan penegakan diagnosa pasien tuberkulosis paru.
Hubungan kecanduan belanja online terhadap tingkat kecemasan mahasiswa putri Yellika, Yellika; Rahman, Subhannur; Mahmudah, Rifa’atul; Latifah, Latifah
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/cr4amg52

Abstract

Latar Belakang: Belanja online merupakan suatu fenomena yang sedang booming terjadi sekarang, dimana salah satu peminatnya adalah mahasiswa putri. Dampak penggunaan dari belanja online salah satunya adalah kecanduan, kecanduan ini jika tidak dipenuhi maka akan menimbulkan kecemasan. Yang dimana jika itu terjadi maka akan mengganggu aktivitas remaja putri dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kecanduan belanja online dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa putri Fakultas Kesehatan Universitas Sari Mulia Banjarmasin.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan kuantitatif dan desain cross-sectional. Sample penelitian berjumlah 255 orang dipilih dengan metode cluster sampling, analisis data yaitu analisis bivariat dengan uji Chi-Square.Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa didapatkan nilai (p = 0.021). Nilai ini menunjukan lebih kecil dari (p-value 0.000<0.05) bahwa terdapat hubungan antara kecanduan belanja online dengan tingkat kecemasan.Kesimpulan: Kecanduan belanja online berdampak pada meningkatnya kecemasan mahasiswa putri. Sehingga diharapkan mahasiswa putri lebih bijak dalam melakukan aktivitas belanja online, terutama dalam mengelola emosi dan stres agar tidak menjadikan belanja sebagai pelarian.
Kebiasaan minum kopi dengan kejadian hipertensi Mujahidah, Zakiyah; Fina Aprilianita
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/yd5qm585

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering terjadi pada dewasa madya. Salah satu faktor yang dapat memengaruhinya adalah kebiasaan minum kopi yang mengandung kafein. Kafein diketahui meningkatkan tekanan darah melalui vasokonstriksi dan stimulasi sistem saraf. Tujuan Penelitian ini menganalisis hubungan antara kebiasaan minum kopi dengan kejadian hipertensi pada dewasa madya.Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 91 responden usia 40-60 tahun di RW 009 Kelurahan Lengkong Wetan, Kota Tangerang Selatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pengukuran tekanan darah dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil penelitian mayoritas responden minum kopi hampir setiap hari. Namun, hasil uji statistik menunjukkan p = 0,369 (>0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan minum kopi dan hipertensi.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kebiasaan minum kopi dan hipertensi, karena hal ini bisa lebih dipengaruhi oleh faktor usia, keturunan, pola makan, dan kurangnya aktivitas fisik.
Pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap regulasi fisiologi tubuh bayi dengan berat badan lahir rendah Saprudin, Nanang; Nengsih, Neneng Aria; Hoerunnisya, Tasha
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ywz2p661

Abstract

Latar Belakang: Bayi dengan berat badan lahir rendah beresiko tinggi mengalami gangguan homeostatis. Terapi murottal Al-Qur’an diduga efektif membantu pemulihan regulasi fisiologis tubuh bayi dengan berat badan lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal surah Ar-Rahman terhadap perubahan fisiologi tubuh bayi berat badan lahir rendah.Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 32 bayi dengan teknik consecutive sampling. Terapi diberikan selama 15 menit dua kali sehari selama lima hari menggunakan speaker bluetooth. Data dikumpulkan menggunakan SPO, pulse oximeter, termometer digital dan stetoskop,  kemuadian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test.Hasil: Pada kelompok intervensi diperoleh saturasi oksigen (95,50%-97,10%) (p=0,000), frekuensi napas (55,50-51,44 x/menit (p=0,002), frekuensi jantung (153-150 x/menit (p=0,000), suhu tubuh (36,1°C-36,5°C) (p=0,003). Sedangkan kelompok kontrol yaitu saturasi oksigen (95,88%-97,06%) (p=0,000), frekuensi napas (55,31-52,06 x/menit (p=0,002), frekuensi jantung (155,1-154,6 x/menit (p=0,000), serta suhu tubuh (35,9°C-36,0°C) (p=0,628).Kesimpulan: Terapi murottal efektif memperbaiki parameter fisiologis bayi berat badan lahir rendah. Murottal bisa dimasukan sebagai bagian manajemen bayi berat badan lahir rendah.