Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat
JUMAT PENDIDIKAN: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT adalah Jurnal ilmiah yang mewadahi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA). Jurnal ini akan mempublikasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat terbaru dan orisinil dari hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang pendidikan.
Articles
196 Documents
E-Digital Learning sebagai Media Pemberdayaan Pendidikan Era Covid-19 di Desa Gondangmanis
Zulfikar Zulfikar;
Amilia Zakiyatuz Zahro;
Izzatul Abidah;
Abd Kholid
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran E-Digital pada era pendemi membuat para orangtua merasa gelisah perihal kelanjutan dari program pembelajaran peserta didik di sekolahan yang belum juga mendapati tanda-tanda untuk kembali melakukan aktifitas sekolah secara normal. Berdasarkan hasil survey masyarakat banyak sekali kendala yang sangat dirasakan oleh wali murid. Berdasarkan permaslahan yang ada maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat desa Gondangmanis dengan pendampingan secara intensif dalam pengembangan minat peserta didik dalam pembelajaran berbentuk daring. Hasil penilaian kemampuan peserta didik menunjukkan bahwa 90% peserta didik sangat baik yang menunjukkan adanya peningkatan peserta. Sebanyak 10% peserta didik cukup baik, yang menunjukkan peserta didik kurang mampu mengikuti kegiatan yang diselenggarakan karenakan keterbatasan kemampuan diri dan tingkat pemahaman yang bebeda. Hasil penilaian ketrampilan Guru SD/MI memperoleh skor rata-rata 8,86 yang tergolong cukup baik.Tingkat antusias peserta didik ada kecenderungan awalnya tinggi menurun dipertengahan kegiatan dan meningkat lagi di akhir kegiatan.
Pembelajaran Tajwid di TPQ Al-Hikmah Karangasem Berbasis Numbered Head Games
Mazidatul Faizah;
Iin Baroroh Ma’arif;
Laili Romadhona
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Santri-santri di TPQ Al-Hikmah Karangasem mengalami kesulitan dalam menerapkan tajwid pada bacaan Al-Qur’an. Hal itu terjadi karena ketika ada jadwal belajar tajwid di TPQ santri-santri lebih memilih tidak masuk TPQ karena ingin menghindar dari pelajaran tajwid. Padahal pembelajaran tajwid adalah pelajaran pertama yang harus dipahami oleh santri di TPQ. Berdasarkan hasil wawancara di TPQ Al-Hikmah Karangasem menunjukkan bahwa ustadzah-ustadzah sudah mengarahkan santri mengenai pelajaran tajwid. Akan tetapi, kurang baiknya respons dari santri-santri untuk mengikuti pembelajarann tajwid tersebut. Pelajaran tajwid yang diberikan ustadzah tidak hanya teori pemahaman mengenai ilmu tajwid, namun juga cara mengaplikasikannya dalam bacaan Al-Qur’an.Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode permainan melalui bentuk pengajaran, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat mengaplikasikan ilmu tajwid pada bacaan Al-Quran. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan wawasan dan pengetahuan bahwa pembelajaran tajwid itu sangatlah utama tujuannya agar kita dapat membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, menumbuhkan semangat baru kepada santriwan-santriwati TPQ AL-HIKMAH Karangasem dalam belajar tajwid dimana ada peningkatan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menggunakan media Numbered Head Games serta membantu guru dalam mengaktifkan interaksi siswa baik antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, bahkan siswa dengan media sehingga dapat mengembangkan kemampuan metakognitif siswa.
Peningkatan Kualitas dan Kekompakan Pemuda di Desa Brangkal melalui Kegiatan Seminar Motivasi Kepemudaan
Ino Angga Putra;
Kartika Wulandari;
Lukman Harun;
Azmi Maghfirotul
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kepemudaan perlu dibentuk dan dibina agar memberikan dampak yang baik untuk regenerasi di masa mendatang. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: a) Meningkatkan menejerial dari pemuda dusun Brangkal dan dusun Kedungsari, dan b) Meningkatkan minat dan antusiasme pemuda dalam pergerakan pemuda di desa. Mitra pengabdian adalah para pemuda di Desa Brangkal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 4 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan dari seminar motivasi kepemudaan diperoleh bahwa 98% peserta pelatihan menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung keterampilan pemuda di Desa Brangkal. Melalui kegiatan pelatihan workshop ini juga dapat mengembangkan keterampilan peserta dalam menggunakan IT. Melalui workshop ini diperoleh data hasil observasi kepuasan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih serta menambah wawasan pemuda di Desa Brangkal dalam mengghadapi tantangan di masa mendatang.
Peningkatan Motivasi Belajar melalui Game Edukatif di Era New Normal
Moh. Anshori Aris Widya;
Primaadi Airlangga;
Ninik Lailatul Husna;
Dwi Widianingsih
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesulitan pendampingan belajar oleh orangtua juga ditemui pada mata pelajaran tertentu yang dirasa sulit seperti matematika, dan bahasa Inggris. Sehingga apabila materi yang sulit dan disampaikan dengan media yang susah dipahami membuat siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gondangmanis kurang antusias ketika belajar online. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya rasa ketertarikan dan kurangnya perhatian siswa untuk mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung. Selain itu materi yang disampaikan tidak dapat diserap dengan baik karena media yang digunakan oleh guru kurang menarik atau bersifat monoton. Ketika hal ini terjadi pada tahap pembelajaran dasar siswa akan mengalami kesulitan mengikuti materi-materi pembelajaran selanjutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemanfaatan game edukasi untuk proses belajar online yang menyenangkan dan memiliki tujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dengan mudah dan menyenangkan melalui game edukasi “Happily Learn”, membantu proses pendampingan belajar melalui pemanfaatan media belajar game edukasi “Happily Learn”. Hasil dari kegiatan ini bermanfaat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan mengenai belajar mudah dan menyenangkan, menumbuhkan semangat motivasi belajar siswa SD dan MI di Desa Gondangmanis, membantu guru untuk memberikan media yang disukai siswa, dapat digunakan dengan mudah, menyenangkan dan dapat mudah untuk memahami materi yang diberikan.
Sosialisai Edukasi Smartphone terhadap Anak “Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Smartphone pada Anak”
Nurul Hidayah;
Afif Kholisun Nashoih;
Taufiqur Rohman Asyari;
Abdulloh Chumaidi
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Selama masa pandemi pada aspek pembelajaran di desa brodot Jombang mengalami banyak kendala/hambatan dalam menerapkan pembelajaran online. Pembelajaran online dalam situasi ini sangat membingungkan orangtua yang mempunyai anak yang masih duduk di bangku MI, MTs, dan MA Sederajat. sesuai dengan anjuran pemerintah menuntut agar pembelajaran, dilakukan melalui metode online agar efektif dan aktif. Upaya mendukung pembelajaran sesuai anjuran pemerintah pembelajaran online telah banyak di praktekkan dari tingkat MI sampai perguruan tinggi. Pembelajaran yang dilaksanakan untuk MI disetiap mata pelajaran mengarah pada tema. Hal ini yang menjadi acuan bahwa untuk mencapai tujuan pembelajarannya sehingga keberadaan media belajar menjadi sangat urgent dan esensial. Metode kegiatan yang akan digunakan meliputi; persiapan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan penyerahan laporan. penilaian terhadap 20 siswa-siswi MI Darul Ma’arif Desa Brodot dapat dideskripsikan bahwa kemampuan memahami tentang dampak positif dan negatif smartphone dimana sebelum adanya sosialisasi pengetahuan siswa-siswi tentang smartphone sangat minim dengan skor rata-rata 4,6 dan setelah melakukan sosialisasi siswa-siswi atau peserta dapat terlihat memiliki rata-rata sampai 8,6 dalam memahami dampak positif dan negatif penggunaan smartphone pada anak.
Sosialisasi Gerakan Literasi bagi Siswa di MI Roudhotul Ulum 1 Desa Brangkal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa dalam Membaca
Ino Angga Putra;
Alfi Qurrota Aini;
Laelatun Naajichiyyah;
Lailatul Fitriyah
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu kegiatan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah adalah Gerakan Literasi Nasional (GLN) sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Pemerintah berupaya dengan mengubah kurikulum nasional dan merancang program-program yang dapat mendongkrak kemampuan 6 dasar dimensi literasi yaitu baca tulis, numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan melalui Gerakan Literasi Sekolah. Tujuan dari kegiatan ini yaitu Meningkatkan kemampuan literasi siswa agar minat baca siswa menjadi lebih berkembang. Mitra pengabdian adalah siswa di MI Roudhotul Ulum I Desa Brangkal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini mendatangkan narasumber dari salah satu dosen di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 5 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan sosialisasi, dilakukan tahapan observasi untuk melihat kepuasan siswa terhadap materi yang diberikan kepada mereka. Tahapan observasi dilakukan melalui penyebaran angket kepuasan kegiatan kepada siswa peserta sosialisasi. Hasil yang diperoleh antara lain: a) memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan serta kemampuan literasi bagi siswa MI Roudhotul Ulum I, b) menumbuhkan minat baca dan antusias siswa, dan c) mengembangkan kemampuan siswa dalam menggunakan IPTEK secara bijak dan sesuai kebutuhan. Peningkatan gerakan literasi sekolah ini dapat berjalan dengan baik jika melibatkan semuar warga sekolah (guru, siswa, orang tua/wali murid) dan masyarakat sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Menjaga Generasi Bangsa untuk Cerdas Berteknologi dan Bermedia Sosial
Mohamad Nasirudin;
Mazidatul Faizah;
Aji Setyo Hartono;
Yudithia Adi Wicansa
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penggunaan gadget (smartphone) yang terlalu berlebihan dan tidak sewajarnya akan menimbulkan pengaruh terhadap kepribadian dan karakter peserta didik. Kepribadian peserta didik seharusnya menjadi perhatian khusus dalam menanamkan karakter kepada mereka. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat pada skema PPM ini meliputi metode ceramah, diskusi, dan workshop (pelatihan). Metode ceramah dan diskusi dilaksanakan pada kegiatan sosialisasi pembelajaran online dan pengenalan media belajar online. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode workshop melalui bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara intensif sampai dapat merancang media belajar sains berbasis ramah lingkungan untuk peserta didik SD/MI. Hasil dari kuesioner menunjukkan bahwa Orangtua dalam menggunakan smartphone masih dalam taraf pembelajaran. Hasil respon kepuasan kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa peserta pelatihan menilai kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Hasil penilaian keterampilan orangtua menunjukkan bahwa 70% peserta pelatihan memiliki keterampilan yang baik ketika merancang dan menyusun media belajar sains berbasis ramah lingkungan. Sebanyak 30% peserta pelatihan dalam kategori dengan keterampilan yang cukup baik dimana dipengaruhi oleh usia orangtua sekitar 40-50 tahun.
Program Penguatan Pembelajaran Bagi Santri di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah melalui Bimbingan Belajar Intensif
Ospa Pea Yuanita Meishanti;
Muhammad Farid Nasrulloh;
Ino Angga Putra;
Amalia Restu Aninda
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembelajaran matematika sesuai dengan Kurikulum 2013 menuntut agar pembelajaran menjadi lebih aktif dan mengarah pada student center learning (SCL) melalui model Discovery Learning. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: a) meningkatkan cara berfikir siswa tentang matematika dan b) membangkitkan semangat siswa agar menyukai pelajaran matematika ini. Mitra pengabdian adalah para santri di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21-27 Oktober 2020. Pelaksanaan kegiatan ini dibantu oleh 2 orang mahasiswa untuk mengkoordinir peserta pada kegiatan sosialisasi. Hasil kegiatan dari penguatan pembelajaran melalui bimbingan belajar intensif diperoleh bahwa 90% peserta menyatakan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat baik untuk mendukung proses belajar pada materi matematika di Madrasah Aliyah Al-I’dadiyyah. Hasil observasi kepuasan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih serta menambah wawasan siswa (santri) dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam memahami materi pembelajaran pada kategori baik dengan skor 3,5. Kemampuan siswa dalam mengerjakan soal latihan juga menunjukkan pada kategori yang baik dengan skor 3,5. Hal yang perlu dilakukan adalah agar keterampilan guru dalam mengelola kelas melalui pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan memvariasi metode pembelajaran dengan tema atau basis yang berbeda dengan menyesuaikan kurikulum yang berlaku.
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer (SANMAN) di Pondok Pesantren An – Nashriyah Bahrul Ulum
Ospa Pea Yuanita Meishanti;
Binti Robingah;
Anton Muhibuddin;
Abd Kholid
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 membuat para santri harus melakukan pembelajaran secara daring di pondok, sehingga selain pembelajaran perkuliahan dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain dengan pembuatan handsanitezer santri mandiri. Pondok pesantren AN– Nashriyah Tambaberas Jombang mengalami kendala dalam menerapkan cuci tangan. Kebanyaan santri malas untuk mencuci tangan karena mereka harus pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan. Hal ini yang menjadi acuan bahwa dengan adanya hand sanitizer ini santri – santri tetap bisa menjaga kesehatan tangannya walaupun dengan tidak pergi ke kamar mandi atau tempat cuci tangan. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode sosialisasi, praktek pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari. Hasil analisis keterlaksanaan yang dilakukan kegiatan pelatihan sangat baik dilaksanakan dengan 84 % dikarenakan kesehatan merupakan aspek penting yang dapat mempengaruhi kualitas hidup (quality of life) setiap individu.
Pelatihan dan Pendampingan Media Pembelajaran Agama Islam Melalui Permainan Ludo Edukasi di SMPN 2 Perak Jombang
Khoirun Nisa’;
Zakiyaturrosyidah Zakiyaturrosyidah;
Canggih Nailil Maghfiroh
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2021): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan di SMPN 2 Perak Jombang memiliki tujuan: (1) Mengembangkan media pembelajaran permainan ludo edukasi pada materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Perak Jombang. (2) menganalisis minat siswa dalam media pembelajaran permainan ludo edukasi pada materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Perak Jombang (3) menganalisis kurangnya segi pengajaran dan pemahaman siswa dalam media pembelajaran permainan ludo edukasi pada materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Perak Jombang. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi metode ceramah,diskusi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah menggunakan metode sosialisasi, pelatihan, dan media belajar. Hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. (1) Pelatihan dan pendampingan media belajar permainan ludo edukasi berjalan dengan baik dan lancar. Di SMPN 2 Perak Jombang (2) Menumbuhkan semangat pada peserta didik hal ini terbukti dengan adanya respon dari peserta yaitu guru dan siswa terhadap pelaksanaan pelatihan dan pendampingan termasuk dalam kategori baik (3). Meningkatkan kemampuan para guru dalam penggunaan penguasaan variasi media pembelajaran. (4) Adanya keterbatasan penggunaan media belajar karena masih bersumber pada bahan buku ajar