cover
Contact Name
Heri Cahyono
Contact Email
omcahyo899@gmail.com
Phone
+6281231248214
Journal Mail Official
adminjournal@jendelaedukasi.id
Editorial Address
Hargomulyo, Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 63263
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jendela Pendidikan
ISSN : 2776267X     EISSN : 27756181     DOI : 10.57008
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Pendidikan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Jendela Edukasi Indonesia dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang pendidikan. Jurnal Jendela Pendidikan terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, November. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Pendidikan, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang pendidikan serta menggunakan software plagiarisme artikel.
Articles 303 Documents
Peningkatan Berpikir Kritis Siswa Smp Dalam Pembelajaran IPA Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Ilhamsyah Anwar; Lucky Amatur Rohmani; Army Al Islami Ali Putra
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i01.430

Abstract

Berfikir kritis adalah salah satu proses yang berjalan searah mencakup interaksi dari suatu rangkaina perkiran dan presepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh paradigma pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan tata cara analisis. Model penelitian Tindakan kelas untuk mendorong pemikiran kritis dalam pembelajaran IPA dengan pembelajaran pemecahan masalah melalui perbandingan antara pre-test dan post test dari 15 artikel yang serupa sebagai perbandingan melaui uji pair sample test dan untuk mengetahui seberaba besar pengaruhnya menggunakan effect size. Berdasarkan hasil kajian meta analisis didapatkan bahwa sebesar 1,87 yang menunjukan nilai pengaruh yang besar pada perhitungan effect size. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan penerapan pembelajaran berbasis masalah pada pembelajaran IPA memiliki dampak yang cukup besar terhadap ketrampilan berpikir kritis pada siswa SMP.
Kepraktisan Media Pembelajaran Permainan Ular Tangga Menggunkaan Model Kooperatif Tipe STAD pada Materi Suhu dan Kalor Di SMP Jusriana R. Danggu; Muhammad Yusuf; Dewi Diana Paramata
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.427

Abstract

Penelitian ini bertujuan akan melihat tingkat kepraktisan dari penggunaan media pembelajaran permainan ular tangga memakai  model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap  materi suhu dan kalor. Metode penelitan dan pengembangan ( R&D)  mengacu pada langkah  penelitian dan pengembangan  Brog and Gall yang suda dimodifikasi, 5 tahapan yang diadaptasi kemudain dikelompokkan menjadi 3 bagian penting yang suda disesuaikan yakni: 1) Studi pendahuluan, 2) Pengembangan produk, dan 3) Uji coba. Teknik pengumpulan data digunakan untuk melihat kepraktisan media digunakan lembar keterlaksanaan pembelajaran, angket respon guru dan angket respon siswa mengenai pengembangan media pembelajaran permainan ular tangga.  Hasil penelitian ini terlihat bahwa media pembelajaran permainan ular tangga begitu praktis digunakan dalam proses pembelajaran dengan memperolah rata-rata presentase keterlaksanaan aktivitas pembelajaran yakni 98,7% mencapai kriteria sangat baik serta respon siswa diperoleh rata-rata presentase 89,32% mencapai  kriteria sangat baik serta respon guru diperoleh presentase 85,77% dengan kategori baik.
Dampak Positif Dan Negatif Permainan Lato-Lato Pada Anak Sekolah Dasar Fajar Hamdhan Utama; Haryo Mukti Widodo; Septyaningrum Putri Purwoto; Agus Himawan
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.428

Abstract

Pada era modern ini permainan tradisional atau permainan lama sangat jarang dimainkan oleh anak sekolah dasar, tetapi pada awal tahun 2023 ini permainan tradisional atau permainan lama mulai bermunculan. Permainan lato-lato ini adalah permainan tradisional atau permainan lama yang menggunakan dua bola yang diikat dengan tali dan cincin untuk mengendalikannya. Permainan lato-lato ini sangat popular saat ini. Namun ketenaran permainan lato-lato ini menuai banyak tanggapan positif dan negatif dari kalangan orang tua dan guru di sekolah. Salah satu dari dampak positifnya yaitu anak sekarang lebih beralih ke permainan lato-lato dari pada gadget. Sedangkan dampak negatifnya yaitu anak menjadi lupa waktu dan lupa tempat saat memainkan permainan lato-lato. Saran dari peneliti yaitu perlunya sosialiasasi dan pendampingan orang tua dan anak terkait permainan lato-lato ini. Karena sebagai orang tua,  kita juga perlu mengawasi apa yang dimainkan anak dan lebih mengatur waktu bermain anak.
Penerapan Model Problem Based Learning Menggunakan Pendekatan STEM Untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPA MI An-Nur Daren Fathia Latifah; Elya Umi Hanik
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning menggunakan pendekatan STEM untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa kelas IV Mata Pelajaran IPA MI An-Nur Daren. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Dari hasil penelitian dianalisis Penerapan model dimulai perencanaan RPP, bahan ajar, materi, model dan pendekatan serta tujuan pembelajaran, pelaksanaan penerapan model terdapat tiga kegiatan, pendahuluan, inti, dan penutup, pendahuluan memuat persiapan pembelajaran dengan menyiapkan perangkat pembelajaran serta model dan pendekatan pembelajaran, kegiatan inti penerapan, Observe, New Idea, Innovation, Creativity, Society. Keberhasilan dilihat dari indikator yang berupa berfikir kritis, mengemukakan pendapat, menganalisis dan memecahkan masalah terkait dengan materi daur hidup hewan dan pemanfaatan makhluk hidup, merancang kesimpulan. Faktor pendukung antara lain guru professional, kondisi sosial di sekolah, sarana dan prasarana, sedangkan faktor penghambatnya estimasi waktu, ketersediaan alat dan bahan.
Evaluasi Ujian Tengah Semester Menggunakan Model Kirkpatrick Pada Mata Pelajaran Fisika Di SMA Ahmad Rajak; Dewi Diana Paramata; Masri Kudrat Umar
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian model Kirkpatrick melalui empat levelnya yaitu level reaksi, level belajar, dan level perilaku serta level hasil dengan program ujian tengah semester mata pelajaran  fisika di sekolah menengah atas (SMA). Penelitian ini menggunakan model evaluasi kirkpatrick. Metode pengumpulan data evaluasi ujian tengah semester dilakukan dengan menggunakan angket respon guru dan peserta didik yang di sebarkan melalui google form. Penelitian ini dilakukan di lima sekolah yaitu SMAN 1 Gorontalo Utara, SMAN 5 Gorontalo Utara, SMAN 6 Gorontalo Utara, SMAN 7 Gorontalo Utara, dan SMAN 9 Gorontalo Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan evaluasi penyelenggaraan ujian tengah semester berjalan dengan sangat baik. Dalam perspektif guru pada level reaksi predikat sangat puas dengan skor perolehan 92%, level belajar predikat sangat baik dengan skor perolehan 94%, level perilaku predikat sangat baik dengan skor perolehan 91%, dan level hasil predikat sangat baik dengan skor perolehan 93%. selanjutnya dalam perspektif siswa pada level reaksi predikat sangat puas dengan skor perolehan 81%, level belajar predikat baik dengan skor perolehan 82%, level perilaku predikat sangat baik dengan skor perolehan 86%, dan level hasil predikat baik dengan skor perolehan 80%.
Pengaruh Penerapan Model Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X Di SMAN 1 Tanjung Raja Andika Juliansyah; L.R Retno Susanti
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.436

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu untuk mengetahui pengaruh dari penerapan model pembelajaran Snowball Throwing terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Tanjung Raja. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 Agustus-1 September 2022 di SMAN 1 Tanjung Raja. Metode yang diterapkan dalam penelitian yaitu metode quasi experiment yang dalam penerapanya hanya digunakan satu sampel yang menjadi kelas ekperimen. Berdasarkan tehnik simple random sampling maka didapatkan kelas X.2 sebagai kelas ekperimen. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data digunakan tes pretest dan posttest. Adapun penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas data, uji linieritas data dan uji regresi sederhana sebagai tehnik prasyarat analisis data dengan taraf signifikansi   >  dengan taraf = 0,05. Hasil yang diperoleh dari perhitungan data yaitu  >  atau  = 34,63 >  = 4,17. Dapat disimpulkan berdasarkan perhitungan data yang dilakukan maka dapat dikatakan bahwa penelitian ini memiliki suatu pengaruh terhadap hasil belajar setelah diterapkan model snowball throwing di kelas X SMAN 1 Tanjung Raja.
Kompetensi Evaluator Dalam Pelaksanaan Evaluasi Program Pendidikan Inom Nasution; Febri Nanda Monalisa; Sarah Lailatil Fadla; Eka Putri Wildyani; Putri Febby Aulia; Abdul Rohim Husaini Wijaya
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.437

Abstract

Evaluasi dilakukan supaya mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan suatu program berjalan dan untuk melihat perkembangan program yang terlaksana. Dalam hal evaluasi program pendidikan ini, seorang evaluator tentunya harus memiliki kompetensi yang menjadi dasar dalam pelaksanaan tugasnya. Maka dari itu tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk mengeksplorasi bagaimana kompetensi evaluator program pedidikan dalam pelaksanaan evaluasi program pendidikan. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu dengan metode riset kualitatif, yaitu menekankan analisanya pada data deskriptif berupa kata-kata tertulis yang diamati. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran evaluator program ialah sebagai penanggung jawab atas sebuah program, mulai saat merencanakan sampai pada hasil evaluasi program. Kompetensi evaluator program dalam melakukan evaluasi program pendidikan terdiri dari empat kompetensi, yaitu: 1) kompetensi manajemen, yaitu kompetensi dimana seorang evaluator mampu untuk mengatur dan mengelola program, agar dapat dievaluasi dengan efektif dan efisien, 2) kompetensi teknis, yaitu evaluator melakukan tahapan-tahapan evaluasi dengan baik mulai dari perencanaan sampai penyelesaian, 3) kompetensi konseptual, yaitu evaluator mampu untuk menganalisis sebuah program dan mencari alternatif pemecahan masalah sebuah program pendidikan, 4) kompetensi bidang ilmu, yaitu dimana evaluator memiliki kemampuan dan keterampilah yang memadai dalam mengevaluasi sebuah program pendidikan.
Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah di SMK Taman Sidoarjo Putri Regina Herawati
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.438

Abstract

Pendidikan dan pembiayaan adalah dua komponen yang berkaitan satu sama lain. Pendidikan tidak dapat terlaksana dengan sempurna tanpa adanya pembiayaan. Pembiayaan diperlukan dalam pengoptimalan seluruh sumber daya yang tersedia guna mencapai tujuan pendidikan. Sehingga dalam hal ini perlu ada perencanaan dalam penyusunan pembiayaan dalam lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyusunan RAPBS di SMK Taman Sidoarjo berdasarkan prinsip dan prosedur yang benar. Pendekatan dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan studi dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah prosedur dalam penyusunan RAPBS Sekolah di SMK Taman meliputi: (1) Mengidentifikasi dan menginventarisasi rencana kegiatan atau program selama satu tahun anggaran, (2) Menentukan sumber dana untuk rencana kegiatan, (3) Menyusun RAPBS berdasarkan rincian kegiatan dan sumber dana ke dalam format yang telah disetujui, (4) Melakukan revisi dokumen RAPBS. Penerapan prinsip dalam penyusunan RAPBS di SMK Taman Sidoarjo meliputi: (1) Pembagian wewenang dan tanggung jawabnya kepada seluruh pihak yang berkepentingan, (2) Melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam penyusunan RAPBS, (3) Menentukan program kegiatan berdasarkan skala prioritas.
Analisis Manajemen Keuangan SDN Kandangan III Surabaya Sabrina Fitri Jasmine
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.440

Abstract

Manajemen keuangan menjadi salah satu substansi dalam manajemen pendidikan yang turut menentukan keberhasilan dan jalannya kegiatan pendidikan di suatu lembaga sekolah. Kegiatan manajemen keuangan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pembukuan, pengawasan dan pertanggungjawaban. Undang-undang No. 20 tahun 2003 pasal 48 menyatakan bahwa dalam mengelola dana pendidikan harus berdasarkan pada prinsip efisiensi, efektifitas, transparansi, keadilan dan akuntabilitas. Manajemen keuangan bertujuan untuk meningkatkan keefektifitasan, efisiensi, akuntabilitas dan transparansi untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis proses manajemen keuangan di sekolah SDN Kandangan III Surabaya, dengan melakukan perbandingan terhadap analisis hubungan antara teori dengan fakta di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SDN Kandangan III Surabaya dalam melakukan pengelolaan keuangan telah mengikuti prinsip-prinsip manajemen keuangan dan sesuai dengan kebijakan pemerintah yang berlaku. Manajemen keuangan dilakukan secara sistematis dari tahap perencanaan hingga pengawasan. Penggunaan dana pendidikan didasarkan pada RKAS yang telah disepakati bersama.
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Tentang Sistem Gerak Manusia Di Kelas VIII SMP Kota Gorontalo Nur Intan; Masrid Pikoli; Ritin Uloli
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 3 No. 02 (2023): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2023
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v3i02.441

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan menggunakan pengetahuan sains untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa tentang sistem gerak manusia di kelas VIII SMP kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan literasi sains siswa tentang sistem gerak manusia di kelas VIII SMP Kota Gorontalo untuk semua aspek tergolong rendah dengan persentase 57%. Persentase kemampuan literasi sains siswa pada aspek konteks secara keseluruhan 56,17%, aspek pengetahuan 56,6%, dan aspek kompetensi 50,20%. Ketiga aspek tersebut berada dalam kategori rendah, sedangkan pada aspek sikap 81,48% dengan kategori tinggi.