cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 328 Documents
Implementasi Program Beasiswa Gunungkidul Cerdas Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Gunungkidul Anggraeni, Erika Findi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v14i4.24182

Abstract

Fokus penelitian ini untuk menjelaskan implementasi serta faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi program Beasiswa Gunungkidul Cerdas Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian  dilakukan berdasarkan teori impelementasi Edward III. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskripstif dengan pendekatan kualitatif.  Teknik pengumpulan data  penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumen. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan Saldana yaitu pengumpulan data, kondensasi data, pengujian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian  disimpulkan bahwa implementasi program Beasiswa Gunungkidul Cerdas tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Gunungkidul sudah berjalan sesuai dengan perencanaanya yang dilihat dari beberapa aspek berikut: (a) Komunikasi yang intens antar pelaksana program dengan rapat koordinasi dan grup whatapps. (b) Aspek sumberdaya yang terpenuhi mulai dari sumberdaya manusia, finansial, material, dan informasi. (c) Pada aspek disposisi, para pelaksana program beasiswa menerima dan mendukung adanya program tersebut. (d) Struktur birokrasi dalam pelaksanaan program membagi tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan tingkatannya.  Faktor pendukung beasiswa  komunikasi yang berjalan lancar antar stakeholder, aspek sumberdaya yang terpenuhi, sikap pelaksana program yang mendukung, dan pembagian tugas serta  tanggungjawab yang sesuai dengan tingkatannya. Kemudian untuk faktor pemghambatnya adalah kuota peneriama terbatas, jumlah dana bantuan yang kurang mencukupi, syarat penerima yang rumit, dan tidak adanya laporan pertanggungjawaban penggunaan dana beasiswa.Kata Kunci : implementasi, pendidikan, Beasiswa Gunungkidul Cerdas  
Resiliensi Online Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Kota Yogyakarta dalam Merespon Teknologi Artificial Intelligence Maharani, Faradila Kunti
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i1.28081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil resiliensi online peserta didik SMP Kota Yogyakarta dalam merespon teknologi Artificial Intelligence . Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian survei pada peserta didik di empat Sekolah Menengah Pertama Kota Yogyakarta. Uji Validitas Instrumen dilakukan dengan expert judgement dan uji Aiken's V , sedangkan uji Reliabilitas Instrumen dengan cronbarch alpha sehingga instrumen dapat digunakan untuk pengambilan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ketahanan online peserta didik SMP Kota Yogyakarta didominasi pada kategori sangat tinggi sehingga memiliki ketahanan digital yang kuat. Sedangkan, tingkat pemahaman peserta didik dalam menggunakan teknologi Artificial Intelligence bervariasi, namun didominasi oleh peserta didik yang memiliki pemahaman yang tinggi. Tingkat ketahanan online yang sangat tinggi dapat mendukung pengintegrasian teknologi Artificial Intelligence dalam pendidikan nasional, dan menumbuhkan peserta didik yang lebih kritis dalam merespon perkembangan teknologi.
Analisis Tren Kepercayaan Orang Tua Milenial dalam Memilih Sekolah Dasar Faradila Kunti Maharani; Dita Kusuma Rahma Anggraini; Umi Setiowati; Arifah Noviandari; Shariva Ramadhani Hidayati
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.28123

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan dua sekolah dasar yang berada di wilayah yang sama yaitu Sleman, Yogyakarta. Perbandingkan tersebut menghasilkan dua asumsi yang berbeda berkaitan dengan pola pikir orang tua milenial dalam memilih sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawacara mendalam pada key informan yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan orang tua dari siswa SD Muhammadiyah Pakem dan SD Negeri Blembem. Hasil Penelitian membuktikan bahwa orang tua milenial lebih memprioritaskan sekolah yang memiliki mutu dan kualitas yang baik daripada kondisi lingkungan dan jarak sekolah. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan jumlah animo peserta didik di sekolah swasta daripada sekolah negeri. Apabila hal ini tidak ditindaklanjuti dalam peningkatan layanan dan kualitas sekolah, maka animo sekolah dasar negeri akan semakin menurun, penurunan tersebut dapat berdampak pada jumlah sekolah dasar di wilayah Sleman karena kebijakan pemerintah untuk menggabungkan sekolah atau re-grouping.
Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Sistem Zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di SMP Negeri 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo Harvest Arta Latifah
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.28153

Abstract

Evaluasi penting dilakukan untuk menilai kesesuaian antara tujuan kebijakan zonasi dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan dengan kenyataan pelaksanaannya di tingkat satuan pendidikan, serta sebagai bahan pertimbangan dalam perbaikan kebijakan seiring dengan perubahan sistem zonasi menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menyiarkan pelaksanaan kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMP Negeri 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo berdasarkan model evaluasi CSE-UCLA, dan 2) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian evaluatif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Sentolo dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, panitia PPDB, guru, Widya Prada Ahli Muda Dinas Pendidikan, serta orang tua siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan metode triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan kebenaran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan sistem zonasi di SMP Negeri 1 Sentolo belum sepenuhnya mencapai tujuan pemerataan peserta didik. Meskipun kebijakan mampu memperluas akses pendidikan, masih terjadi ketimpangan distribusi siswa akibat tingginya minat masyarakat terhadap sekolah tertentu. 1) Faktor pendukung dalam terlaksananya kebijakan meliputi regulasi yang jelas dan kesiapan sekolah, 2) faktor penghambat meliputi keterbatasan daya tampung, persepsi masyarakat tentang sekolah favorit, serta kurang optimalnya sosialisasi dan pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam penerapan kebijakan melalui peningkatan kualitas pemerataan sekolah dan penguatan sistem pengawasan.Kata kunci: Evaluasi Kebijakan, Sistem Zonasi, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Implementasi Program Pusat Keunggulan Kuliner di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kalasan Mutiara Fatma Az-Zahra
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.27943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pusat keunggulan kuliner di SMK Negeri 1 Kalasan dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek penelitian yaitu Ketua Tim Pengembangan Sekolah, waka kurikulum, kepala program keahlian kuliner dan siswa program keahlian kuliner. Hasil penelitian menunjukkan implementasi program pusat keunggulan kuliner di SMK Negeri 1 Kalasan ditunjukkan melalui komunikasi antar pelaksana kebijakan berjalan dengan baik, sumber daya manusia yang kompeten, fasilitas yang memadai dan berstandar industri serta dukungan pendanaan dari pemerintah dan pendapatan BLUD sekolah. Disposisi terlihat pada komitmen dan dukungan positif warga sekolah, sementara struktur birokrasi ditandai dari pembentukan tim pelaksana dan pedoman pelaksanaan. Faktor yang mendukung meliputi dukungan internal sekolah, kecukupan sumber daya, dan keterlibatan aktif mitra industri, faktor penghambat yaitu perubahan aturan, perbedaan respons guru, dan sistem pembelajaran yang belum optimal.
Implementasi Program Komunitas Belajar bagi Penguatan Kompetensi Guru di SMA Negeri 1 Imogiri Dewi Retno Nugraheni
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.28361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Komunitas Belajar bagi penguatankompetensi guru di SMA Negeri 1 Imogiri dan menganalisis faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Imogiri, Kabupaten Bantul,Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Januari hingga April 2026. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, wakilkepala sekolah bidang kurikulum, ketua/koordinator Komunitas Belajar, dan tiga guru yang dipilih secarapurposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, danstudi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan keabsahan data diuji melaluitriangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program KomunitasBelajar telah terlaksana sesuai tujuan yang direncanakan berdasarkan teori Edward III melalui komunikasiterencana, sumber daya memadai, disposisi positif, dan struktur birokrasi adaptif. Program memberikan dampakpenguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru. Faktor pendukung meliputikomitmen kepala sekolah, semangat pengembangan diri guru, struktur organisasi yang jelas, dukungan fasilitas,dan budaya kolaborasi. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kejenuhan guru, keterbatasan waktuefektif, dan kendala koordinasi narasumber/fasilitator eksternal.Kata kunci: implementasi kebijakan, komunitas belajar, kompetensi guru, penguatan kompetensi, programpendidikan
Synchronization of Inclusive Education Policies: A Comparative Study of the Independent Curriculum Mandate and the Absence of Local Regulations in Sukoharjo Regency Deden Mutakin
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.27841

Abstract

Inclusive education is a human rights mandate that is reinforced through the Merdeka Curriculum with the instrument of Differentiated Learning. However, there is a significant gap between national policy and local implementation in Sukoharjo Regency. This study aims to evaluate the synchronization of central and regional policies and identify the root causes of the ineffectiveness of teacher training in handling Students with Special Needs (PDBK). This study uses a qualitative approach with library research and unstructured interviews. Data were analyzed using content analysis and comparative techniques to examine regulations and inclusive education practices in several regions. The results of the study show that there is a legal gap due to the absence of a specific Regent Regulation governing the implementation of inclusive education, thus creating a phenomenon of “inclusion in the shadows” in public elementary schools. The teacher training program is considered to have no impact because it is theoretical and normative in nature, without continuous post-training assistance. In addition, the “Inclusion Studio” innovation in Sukoharjo is still fragmented and has not been pedagogically integrated into the formal school system. This study recommends accelerating the formation of regional regulations and the institutionalization of Disability Service Units to ensure budget support, the provision of Special Guidance Teachers, and legal protection for inclusive learning innovations in schools.
Analisis Pola Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Penyelesaian Tugas Akademik Mahasiswa Siti Latifah Mubasiroh
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v15i2.30155

Abstract

Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas-tugas akademik di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penggunaan AI di kalangan mahasiswa, meliputi frekuensi pemanfaatan, jenis platform yang mendominasi, serta tujuan utama penggunaannya. Penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan metode survei terhadap 50 mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa 68% menggunakan AI dengan frekuensi beberapa kali seminggu. Selanjutnya 24% mahasiswa menggunakan AI setiap hari, dan 8% jarang menggunakan AI, yakni 1-4 kali dalam sebulan. Jenis AI yang paling dominan digunakan adalah AI Generatif teks. Beberapa di antaranya juga memanfaatkan AI Pemrograman/Desain, juga AI Analisis Data. Tujuan utama mahasiswa menggunakan AI adalah untuk mencari ide atau inspirasi awal tugas, mencati sumber referensi, dan mempercepat penyelesaian tugas. Temuan ini mengindikasikan tingginya adopsi AI dalam aktivitas akademik, sehingga diperlukan regulasi dan panduan literasi AI yang jelas di lingkungan kampus.Kata kunci: Artificial Intelligence (AI), pola penggunaan, tugas akademik, mahasiswa, AI Generatif

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue