cover
Contact Name
Marselin Jamlaay
Contact Email
marselin90@gmail.com
Phone
+6285243068955
Journal Mail Official
marselin90@gmail.com
Editorial Address
JL. Kesehatan
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer)
ISSN : 27749428     EISSN : 27978907     DOI : -
Lingkup naskah Jurnal ELKO mencakup bidang ilmu: 1. Sistem Tenaga Listrik 2. Elektronika 3. Instrumentasi dan Kontrol 4. Energi Baru dan Terbarukan 5. Multimedia 6. Signal & Image Processing 7. Big Data 8. Artificial Inteligence.
Articles 72 Documents
PERENCANAAN SISTEM KELISTRIKAN BERBASIS PLTS UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN ENERGI DI DUSUN TAENO BAWAH Gandhy Keliwawa, Yasril Ihza; Yesaya, Mey Chyntia; Parera, Lory Marcus
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/2v813f46

Abstract

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa peningkatan jumlah penduduk merupakan faktor yang paling mempengaruhi semakin tingginya kebutuhan energi di dunia.  Minyak bumi dan batubara saat ini masih menjadi sumber energi yang mendominasi, namun tidak terbantahkan lagi bahwa suatu saat cadangan minyak bumi dan batubara tersebut akan habis dikarenakan sumber energi tersebut adalah sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Teknologi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) merupakan  teknologi tepat guna untuk mengatasi ketersediaan pasokan listrik di masyarakat dan banyak digunakan didalam kehidupan manusia,seperti pompa air, alat pengering dan penangkap ikan, lampu penerangan jalan, solar home system dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menentukan kapasitas PLTS yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik di Dusun Taeno Bawah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif yang mana metode penelitian tersebut digunakan untuk menganalisa penelitian dengan data berupa angka-angka. Dari hasil analisis perencanaan dapat disimpulkan bahwa. Berdasarkan tabel perhitungan konsumsi energi peralatan listrik di Dusun Taeno Bawah total konsumsi energi keseluruhan 893013 Wh (893,01 kWh). Dengan kapasitas PLTS yaitu 241,029 kWp, Daya Puncak PLTS 265 kWp, Luas area efektif untuk penempatan PLTS-nya 1178 m2. Dengan jumlah modul PV yaitu 530 Unit. Kata kunci : perencanaan, pembangkit listrik tenaga surya,on grid  
KINERJA TRANSFORMATOR DAYA PADA GARDU INDUK PASSO AREA AMBON Dance Leunufna; Jamlaay, Marselin; Haurissa, Marceau
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/08v3mk16

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja transformator daya pada gardu induk passo Area Ambon. Penelitian ini berfokus pada ketidakseimbangan beban, Rugi daya dan efisiensi transformator daya pada gardu induk passo. Data diperoleh melalui Obeservasi, Wawancara dan Studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakseimbangan beban transformator daya gardu induk passo pada tahun 2022 dikatakan sangat baik karena presentasenya tidak melebihi standarisasi. Hasil perhitungan menunjukkan rugi daya tertinggi pada waktu beban puncak sebesar 21172,44 kW yang terjadi pada bulan maret 2022 dan yang terendah terjadi pada bulan juni 2022 yaitu sebesar 9380,44 kW. Efisiensi transformator daya tertinggi pada waktu beban puncak sebesar 99,8935% yang terjadi di bulan april 2022. Hasil analisis perhitungan efisiensi transformator daya pada gardu induk passo dikatakan sangat baik. Kata Kunci : Transformator, Efisiensi, Rugi Daya, Ketidakseimbangan beban, Kinerja
OPTIMALISASI GROUNDING SYSTEM PADA TANGKI TIMBUN 13 DI IT WAYAME AMBON Bella Aurellia Muthia Kanza Sillia; Lory Marcus Parera; Arnold Kastanya
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/b8xxrm53

Abstract

Grounding system merupakan sistem proteksi yang melindungi suatu peralatan dan instalasi dari bahaya sambaran petir maupun arus listrik statis yang kemudian disalurkan ke dalam tanah. Pada kondisi awal, hal penting yang perlu dilakukan yaitu pengenalan terhadap data inspeksi grounding system yang merangkum tentang instalasi dan sistem grounding pada IT Wayame agar kita dapat mengetahui tentang instalasi dan sistem grounding yang ada di IT Wayame untuk selanjutnya dilakukan analisis dan evaluasi yang mengacu pada standar PUIL 2000 apabila hasil nilai tahanan pada grounding sistem di IT Wayame tidak sesuai dengan standar PUIL 2000 maka perlu dilakukan optimalisasi pada sistem grounding tersebut. Pada hasil pengukuran tahanan pentanahan dii IT Wayame tahun 2023 terdapat 1 titik pentanahan di tangki timbun 13 yang memiliki nilai hasil pengukuran melebihi NAB atau tidak memenuhi standar PUIL 2000. Hal yang dilakukan dalam upaya optimalisasi yaitu dengan menggunakan konigurasi elektroda batang double straight dan triple straight yang nantinya akan menjadi perbandingan untuk digunakan oleh IT Wayame guna optimalisasi pada tangki timbun 13. Pada penelitian ini hasil dari pengukuran menggunakan konfigurasi double straight mendapatkan hasil 1,8 ? sementara untuk konfigurasi triple straight mendapatkan hasil 0,75 ?. Dari hasil pengukuran tersebut konfigurasi triple straight memiliki presentasi penurunan sebesar 89,30% ini  lebih baik dari konfigurasi double straight yang hanya memiliki hasil penurunan sebesar 74,32%. Kata kunci:Grounding System, Konfigurasi Elektroda, Double Straight, Triple Straight.
ANALISA KINERJA RELAY DIFERENSIAL PADA TRANSFORMATOR DAYA DI GARDU INDUK SIRIMAU MENGGUNAKAN ETAP Dina Amalia Sella; Elisabeth T. Mbitu; Marselin Jamlaay
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/mr7zpw27

Abstract

Sistem proteksi transformator daya merupakan komponen vital dalam menjaga keandalan dan keamanan sistem tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja relay diferensial sebagai proteksi utama transformator daya 60 MVA pada Gardu Induk Sirimau dengan menggunakan software ETAP 19.01. Metode penelitian meliputi perhitungan parameter proteksi, setting relay diferensial, dan simulasi gangguan internal maupun eksternal pada sistem transformator. Hasil perhitungan menunjukkan arus nominal pada sisi primer 150 kV sebesar 230,94 A dan sisi sekunder 22 kV sebesar 1574,59 A. Nilai error mismatch diperoleh sebesar 0,1955% pada sisi primer dan 0,2045% pada sisi sekunder, masih dalam batas toleransi standar maksimal 5%. Arus sekunder CT pada sisi primer (I?) sebesar 3,849 A dan sisi sekunder (I?) sebesar 3,936 A. Arus diferensial (Id) dihitung sebesar 0,087 A dengan arus penahan (Ir) 3,8925 A, menghasilkan persentase slope 2% dan arus setting relay 0,0778 A. Hasil simulasi rele diferensial menunjukan rele diferensial bekerja dengan optimal pada saat terjadi gangguan internal hubung singkat pada transformator dengan mentripkan CB untuk mengamankan Transformator dan agar gangguan tidak merambat ke komponen lainnya. Kata Kunci: relay diferensial, sistem proteksi, transformator
RANCANG BANGUN MESIN PENGOLAHAN SABUK KELAPA MENJADI COCOPIET DAN COCOFIBER MENGGUNAKAN MOTOR SATU FASA PADA DESA WAIMITAL SERAM BAGIAN BARAT Latumahina, Abraham
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/djmxdb94

Abstract

Rancang Bangun Mesin Pegolahan Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat Dan Cocofiber Menggunakan Motor Satu Phasa Pada Desa Waimital Seram Bagian Barat ( Iswanto Hasan dan Fuad Touwelly, Program Studi Diploma III Teknik Listrik, Politeknik Negeri Ambon, Tahun 2025, Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun mesin pengurai sabut kelapa menjadi cocopeat dan cocofiber menggunakan motor listrik satu phasa. Mesin dirancang agar mampu memisahkan sabut kelapa dengan kapasitas rata-rata 6–8 kg/jam. Hasil uji coba menunjukkan bahwa mesin mampu menghasilkan cocopeat 2,4 kg/jam dan cocofiber 2,7 kg/jam dari 1 kg sabut kelapa kering dengan waktu proses 10 menit. Konsumsi daya motor berkisar 440–616 watt, sehingga efisien digunakan untuk skala kecil dan menengah. Mesin ini diharapkan dapat membantu petani kelapa di Desa Waimital memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi, serta membuka peluang usaha baru berbasis hasil dari kulit kelapa   Kata kunci : Rancang Bangun , Motor satu Fasa, Mesin Pegolahan Sabut Kelapa  
ANALISIS PENGARUH BEBAN PUNCAK TERHADAP EFISIENSI TRANSFORMATOR DI GARDU INDUK 150 KV WAYAME Joelfandro Lelapary; Arnold James Kastanja; Mey Chyntia Yesaya
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/zr2m7898

Abstract

  Penelitian ini berfokus pada analisis dampak pengaruh beban puncak terhadap tingkat efisiensi transformator berkapasitas 30 MVA yang terletak di Gardu Induk 150 kV Wayame. Studi dilakukan dengan menggunakan representasi diagram satu garis (single line diagram) sebagai model kajian. Dalam pengumpulan data, tiga variabel utama yang menjadi parameter pengukuran mencakup besaran tegangan, variasi beban, serta intensitas arus yang mengalir pada transformator Penelitian ini menganalisis performa dua unit transformator (trafo) berdasarkan efisiensi operasionalnya pada periode siang dan malam hari. Pada trafo 1, pengukuran siang hari menunjukkan efisiensi 99,649% pada beban minimum 5,4 MW dan meningkat menjadi 99,687% saat beban puncak 6,5 MW. Sedangkan pada malam hari, efisiensi mencapai 99,654% dengan beban minimum 5,6 MW dan 99,726% pada beban puncak 7,5 MW. Untuk trafo 2, pengukuran siang hari mencatat efisiensi 99,555% pada beban minimum 4,1 MW dan 99,632% saat beban puncak 5,1 MW. Sementara pada malam hari, efisiensi tercatat 99,561% dengan beban minimum 4,2 MW dan meningkat menjadi 99,621% pada beban puncak 5,3 MW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua trafo memiliki tingkat efisiensi yang sangat baik di atas 99,5%, dengan kecenderungan peningkatan efisiensi seiring bertambahnya beban. Trafo 1 secara konsisten menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan trafo 2 dalam berbagai kondisi pembebanan. Kata kunci: transformator, efisiensi, beban puncak
PERENCANAAN PENERANGAN JALAN LINGKUNGAN KAMPUS POLITEKNIK NEGERI AMBON MENGGUNAKAN SUMBER LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) Ronald Fransisco Salembun; Elisabeth Mbitu; Lory Parera
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/qqezz146

Abstract

Perencanaan Penerangan Jalan Lingkungan Kampus Politeknik Negeri Ambon Menggunakan Sumber Listrik Tenaga Surya (PLTS)” direncanakan bagi Kampus Politeknik Negeri Ambon yang memiliki luas kampus 64.772 m2 agar pada malam hari akan kelihatan terang dan indah. Sementara ini penerangan lampu jalan di lorong lingkungan kampus hanya sedikit, yang menyala hanya di bagian depan kampus, sedangkan di bagian belakang sampai pada bagian Timur Gedung Utama Kampus semuanya belum ada lampu penerangan lorong kampus. Perencanaan dilakukan dengan menghitung besar anggaran yang dibutuhkan untuk kebutuhan penerangan lampu jalan kurang lebih mencapai Rp 129.500.000 (Seratus Dua Puluh Sembilan Juta Lima Ratus Ribu Rupiah). Dengan metode kualitatif dan kuantitatif dilakukan pendekatan perhitungan matematis untuk mendapatkan jumlah besaran anggaran biaya untuk alat dan bahan penerangan jalan lorong kampus. Daya dan arus yang dibutuhkan oleh setiap lampu penerangan dari sumber alternatif Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Kebutuhan panel surya dan baterei untuk menampung tenaga surya yang diserap oleh panel surya dan diolah oleh SCC untuk kemudian diteruskan ke Lampu LED. Kebutuhan daya untuk 15 titik lampu sebesar 900 watt dan kebutuhan panel surya untuk sumber Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat berjumlah 6 buah panel surya. Kata kunci: perencanaan, penerangan lampu, solar cell
DESAIN DAN KARAKTERISAI LVDT SEBAGAI  SENSOR JARAK Ari Permana L; Soleman Sesa; Djaman; Marcus Pesireron
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/nvvfdr65

Abstract

ABSTRAK - Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi LVDT (linear variable differential transformer) sebagai sensor jarak. Sensor dibuat dengan  diameter kawat pada sisi primer 0,15 mm dan pada sisi sekunder dengan ukuran 0,50mm, dengan diameter kumparan adalah 6 mm panjang inti besi, bervariasi yaitu 8 cm dan 30 cm. yang jumlah lilitan LVDT sisi primernya 230 lilitan, jumlah masing-masing lilitan sisi sekundernya 400 lilitan Karakterisasi meliputi hysteresis, repeatability, sensitivitas, dan rentang pengukuran yang dapat dilakukan sensor. Caranya adalah dengan melihat perubahan tegangan keluaran yang dihasilkan pada kumparan sekunder akibat perubahan jarak inti besi terhadap titik acuan. LVDT ini dapat digunakan untuk mengidera perubahan jarak suatu obyek dalam arah linier (searah sumbu kumparan). Derajat korelasi linier (R2) yang bervariasi dari 0,9936 hingga 0,9961 pada diameter kumparan yang sama, LVDT dengan inti besi yang lebih panjang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi dan lebar rentang pengukuran yang lebih panjang dibandingkan dengan LVDT dengan inti besi yang lebih pendek. LVDT dengan diameter kumparan yang lebih besar akan lebih sensitif jika menggunakan inti besi yang lebih panjang. Rentang pengukuranya adalah  0 - 80 mm. Hysteresis dan repeatability sensor LVDT yang menggunakan inti besi dengan panjang 30 cm lebih baik dibandingkan dengan yang menggunakan inti besi 8 cm. Kata kunci: LVDT, karakterisasi, jarak
RANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DALAM KONTEKS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DESA SULI Thony Jhony Tahalele; Johanis Tupalessy; Mey Chyntia Yesaya
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/80jxnq58

Abstract

Electrical energy is one of the most important and vital needs of modern society. The absence of electrical energy will greatly disrupt the continuity of human activities. Therefore the balance and availability of electrical energy needs to be maintained at all times. The electrification ratio of Indonesia is currently 87%, it shows 8.5 million people in Indonesia or equivalent to 2500 villages that have not been electrified.  in Indonesia. Indonesia's geographical location is one of the causes of many areas that have not been reached by the State Electricity Company (PLN) such as Selaru island at the southern tip of West Southeast Maluku regency. Indonesia is a tropical country that has solar energy potential with an average daily insolation of 4.5 – 4.8 kWh / m2 / day. So that solar energy becomes a potential renewable energy source to be developed in Indonesia.    Keywords: solar cell, solar power, photovotaic, solar energy, panel type
EVALUASI KONTINUITAS PENYALURAN TENAGA LISTRIK PADA PENYULANG LATERI 1 Marselin Jamlaay; Sefnath J. Wattimena; Halomoan M. Muskita
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Elko
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/jbsbzb59

Abstract

Keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan salah satu aspek penting dalam menjamin kontinuitas penyaluran energi listrik kepada pelanggan. Gangguan pada jaringan distribusi dapat menyebabkan terputusnya pasokan tenaga listrik sehingga memengaruhi kualitas pelayanan dan tingkat keandalan sistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keandalan sistem jaringan distribusi 20 kV pada Penyulang Lateri 1 berdasarkan indeks System Average Interruption Frequency Index (SAIFI), System Average Interruption Duration Index (SAIDI), dan Customer Average Interruption Duration Index (CAIDI). Analisis dilakukan menggunakan data gangguan periode Januari sampai September yang meliputi durasi gangguan, jumlah pelanggan padam, jumlah kejadian gangguan, dan penyebab gangguan. Penyulang Lateri 1 melayani 10.508 pelanggan dan selama periode pengamatan tercatat 9 kejadian gangguan dengan 15.235 interupsi pelanggan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai SAIFI sebesar 1,45 kali/pelanggan, SAIDI sebesar 0,676 jam/pelanggan, dan CAIDI sebesar 0,466 jam/interupsi atau sekitar 28 menit/interupsi. Jika dibandingkan dengan nilai acuan SPLN 68-2:1986, yaitu SAIFI sebesar 3,2 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI sebesar 21,09 jam/pelanggan/tahun, hasil pengamatan menunjukkan bahwa nilai SAIFI dan SAIDI masih berada di bawah nilai acuan tersebut. Kata kunci: keandalan; jaringan distribusi; Penyulang Lateri 1