cover
Contact Name
Lia Handayani
Contact Email
liahandayani_thp@abulyatama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltilapia@abulyatama.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Bintang lama KM 7.5 Lampoh Keude Kec Kuta Baro Kab Aceh besar NAD
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal TILAPIA
Published by Universitas Abulyatama
ISSN : 2721592x     EISSN : 2721592x     DOI : https://doi.org/10.30601/tilapia.v2i1
Jurnal TILAPIA merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu perikanan yang diasuh oleh Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas dalam ilmu perikanan pada umumnya dengan tujuan menyebarluaskan informasi, ide dan hasil penelitian terbaru di bidang perikanan dan kelautan dalam beberapa topik, tidak dibatasi pada: Ilmu perikanan (Budidaya perikanan, pemanfaatan sumberdaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, Kimia perairan, fisika perairan dan biologi perairan, Sosial ekonomi perikanan. Frekuensi terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 102 Documents
Identifikasi Bahan Material Pembuatan Rumpon Laut Dangkal Di Gampong Jawa Kota Banda Aceh Faisal Syahputra; Suci Aldayani; Mukhlis Mukhlis
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan material pembuatan dan konstruksi rumpon dangkal di Gampong Jawa Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, Metode pengambilan data berupa survei. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara (interview), dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa bahan material yang digunakan pada rumpon laut dangkal di Gampong Jawa seperti pelampung yang berbahan steroform, tali utama (PE), jaring merlin daun lontar (iboeh), tali pengikat kapal (PE), pemberat terbuat dari coran batu, ban bekas sebagai tempat di ikatnya tali pemberat. Kontruksi rumpon laut dangkal Gampong Jawa berbentuk empat persegi dengan ukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan rumpon pada laut lepas. Namun bentuk konstruksinya tidak jauh beda.
Respons Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Terhadap Pakan Berbahan Baku Tepung Daun Indigofera zollingeriana Hasil Fermentasi Menggunakan Bakteri Bacillus sp. dan Lactobacillus sp Nujumil Huda; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2585

Abstract

Dalam rangka mengurangi penggunaan bahan baku impor sebagai bahan baku pembuatan pakan, diperlukannya pemanfaatan bahan baku alternatif sebagai solusi. Salah satu bahan baku alternatif yang dapat digunakan adalah tanaman Indigofera zollingeriana karena memiliki kandungan nutrisi yang cukup dan kelimpahannya yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana responsif benih, tingkah laku benih dan karakteristik fisik pakan berbahan baku tepung daun Indigofera zollingeriana hasil fermentasi menggunakan bakteri Bacillus sp. dan Lactobacillus sp. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktorial dengan 2 faktor yaitu jenis bakteri dan lama waktu fermentasi. Perlakuan terdiri atas 6 perlakuan 3 ulangan, sebagai perlakuan B1 (Bacillus sp. fermentasi 24 jam), B2 (Bacillus sp. fermentasi 48 jam), B3 (Bacillus sp. fermentasi 72 jam), L1 (Lactobacillus sp. fermentasi 24 jam), L2 (Lactobacillus sp. fermentasi 48 jam) dan L3 (Lactobacillus sp. fermentasi 72 jam). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B1 (Bacillus sp. fermentasi 24 jam) merupakan perlakuan yang menunjukkan respons terhadap benih ikan nila (Oreochromis niloticus), dengan lama waktu responsif 5,11 detik, persentase responsif 75,00%, tingkah laku responsif terhadap pakan dan karakteristik pakan bewarna hijau pucat, beraroma khas daun fermentasi, dengan tekstur pakan yang berserat.
Histologi Insang Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Yang Dipelihara Pada Media Bersalinitas Dengan Penambahan Kalsium Cangkang Langkitang (Faunus ater) Tedi Kasvarin; Lia Handayani; Faisal Syahputra
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2601

Abstract

Osmoregulasi adalah proses pengaturan konsentrasi cairan dengan menyeimbangkan pemasukkan serta pengeluaran cairan tubuh. Ikan Nila bersifat hiperosmotik apabila proses osmoregulasi tidak berjalan dengan baik akan mengakibatkan lambatnya pertumbuhan hingga kamatian.Keberhasilan osmoregulasi ikan nila ditentukan oleh ketepatan pengaturan tekanan osmotik, selain melalui reasa salinitas, hal lain yang harus diperhatikan adalah keberadaan mineral kalsium pada media pemeliharaan agar air dan ion ion yang terkandung dalam lingkungan dan tubuh  ikan berada pada kondisi yang seimbang.Pada media bersalinitas. kalsium bermanfaat sebagai kofaktor berbagai jenis enzim serta berperan dalam meningkatkan aktivitas saraf. Insang berfungsi sebagai pengatur osmoregulasi sehingga perubahan – perubahan yang terjadi pada lingkungan akan secara langsung berdampak pada struktur histologi insang.Salah satu sumber kalisum yang dapat diberikan adalah CL.. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui apakah penambahan kalsium CL kedalam lingkungan bersalinitas berpengaruh terhadap histologi insang ikan nila serta pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap nonfaktorial, dilakukan di Laboratorium Perikanan Universitas Abulytama Aceh dan pengujian histologi insang dilakukan di Central Pet yang dimulai dari bulan Januari sampai Februari 2021. Parameter ujiadalah histologi insang, tingkat kelangsungan hidup ikan, pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kalsium CL berpengaruh terhadap kerusakan insang. Perlakuan terbaik dijumpai pada Ca20 (pemberian CL 20 ppm).
Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan menggunakan Sistem Bioflok pada Bak Indoor dan Outdoor Erlindawati Erlindawati; Nurhayati Nurhayati; Ibnu Sahidhir
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2561

Abstract

Bioflok merupakan campuran dari berbagai mikroba (fitoplankton, zooplankton, protozoa), detritus, dan partikel organik. Budidaya udang vaname dengan sistem outdoor (terbuka) lebih banyak terdapat cahaya matahari, dimana cahaya matahari digunakan fitoplankton sebagai proses fotosintesis. Ketika fitoplankton tumbuh banyak pada bak pemeliharaan maka kebutuhan pakan alami semakin banyak dan dapat membantu proses metabolisme pada udang, sehingga pertumbuhan udang vaname akan meningkat. Sedangkan pada pemeliharaan secara indoor (tertutup) kurangnya cahaya matahari bisa menyebabkan suhu air rendah, yang dapat menghambat pembentukan flok sebagai pakan alami. Suhu dapat juga mempengaruhi nafsu makan, metabolisme dan pertumbuhan udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bioflok terhadap laju pertumbuhan, FCR, dan kelangsungan hidup udang vaname sistem indoor dan outdoor. Penelitian ini menggunakan uji perbandingan sebagai pendahuluan adalah bak indoor dan bak outdoor dengan padat penebaran 150 ekor/m². Parameter yang diamati meliputi Survival Rate, berat akhir, Average Daily Growth (ADG), dan Rasio Konversi Pakan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Independent Sample Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan secara outdoor mendapatkan hasil yang lebih bagus dibandingkan indoor.
Gambaran Histologi Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Yang Terpapar Pestisida Golongan Organofosfat Nova Fifi Alfis; Lia Handayani; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i1.2581

Abstract

Abstrak: Peningkatan ekonomi dan pertumbuhan penduduk yang relatif cepat mengakibatkan peningkatan kebutuhan pangan masyarakat. Dalam proses pengelolaannya, petani menggunakan bahan kimia berupa pestisida untuk mencukupi kebutuhan pangan tersebut. Salah satu pestisida yang umum digunakan ialah golongan organofosfat berbahan aktif diazinon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana toksisitas dan tingkat kerusakan jaringan insang ikan nila yang terpapar pestisida berbahan aktif diazinon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Prosedur penelitian terdiri dari pemeliharaan hewan uji, adaptasi hewan uji (aklimatisasi), pembuatan konsentrasi perlakuan (uji pendahuluan, uji sesungguhnya analisis probit), dan pengamatan tingkah laku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pestisida berbahan aktif diazinon berpengaruh terhadap mortalitas dan histopatologi insang ikan nila. Perlakuan dengan pemaparan konsentrasi pestisida 8,49 menunjukkan pencemaran berat dimana terdapat kerusakan pad edema dan fusi insang ikan nila.Kata kunci : diazinon, ikan nila, pestisida, uji toksisitas akut LC50-96 jam
Gambaran Histopatologi Hati Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi Arang Aktif Tulang Ikan Kambing-Kambing (Abalistes stellaris) pada Pakan Andri Ismunanda; Nurhayati Nurhayati; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2820

Abstract

Hati merupakan organ yang berperan dalam keberlangsungan proses metabolisme dalam tubuh, organ ini berfungsi mendetoksifikasi, sintesis protein, dan produksi bahan kimia yang membantu mencerna makanan. Salah satu masalah dalam keberlangsungan proses metabolisme adalah kerusakan organ hati. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan hati adalah dengan penambahan suplemen pada pakan. Suplemen yang dapat diberikan adalah arang aktif. Arang aktif memiliki kemampuan daya serap yang tinggi sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan proses menyerap nutrisi oleh ikan. Salah satu sumber arang aktif yang dapat digunakan adalah tulang ikan, tulang ikan yang dapat digunakan adalah tulang ikan kambing-kambing. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing berpengaruh terhadap hitopatologi hati ikan gurami. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk gambar. Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Pengujian histopatologi sampel awal dilakukan di Laboratorium BBAP Ujung Batee dan pengujian histopatologi sampel akhir penelitian dilakukan di Central Pet. yang dimulai   7 Januari – 7 Maret 2021. Parameter uji adalah gambaran histopatologi hati ikan gurami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing pada pakan pada perlakuan tanpa pemberian arang aktif 0% (A) telah terjadi kerusakan seperti hemoragi dan karioreksis, pada perlakuan penambahan arang aktif 1% (B) dan penambahan arang aktif 2% (C) telah terjadi kerusakan seperti hemoragi, karioreksis dan degenerasi hidropik, sedangkan pada perlakuan penambahan arang aktif 3% (D) terdapat kerusakan seperti hemoragi dan degenerasi hidropik
Pengaruh Populasi dan Ketahanan Sel Nannochloropsis sp. dengan Pemberian Trace element Silman Arizi; Azwar Thaib; Teuku Ridwan; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2853

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Trace Element Dengan Dosis  Yang Berbeda Untuk Meningkatkan Populasi dan Kepadatan Sel Nannochloropsis sp. Penelitian telah dilaksanakan di BPBAP Ujung Batee. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Meliputi perlakuan A (Penambahan Trace Element dengan dosis 0 ml/ m2) sebagai kontrol, Perlakuan B (Penambahan Trace Element dengan dosis 50 ml/ m2), perlakuan C (Penambahan Trace Element dengan dosis 75 ml/m2), dan perlakuan D (Penambahan Trace Element dengan dosis 100 ml/m2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan Trace Element dengan dosis berbeda terhadap populasi dan kepadatan sel Nannochloropsis sp tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan Penambahan Trace Element 100 ml/ton. terjadi pada hari ke 4 pemeliharaan, dengan kepadatan sel mencapai 23,06 x 106  sel/ml disusul oleh perlakuan C yaitu 21.31 x 106  sel/ml, perlakuan B dengan kepadatan 20.91 x 106 sel/ml dan terendah pada perlakuan A (kontrol) dengan dengan kepadatan 19.32 x106sel/ml. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa Penambahan Trace Element kedalam media kultur Nannochloropsis sp. berpengaruh terhadap pertumbuhan dan ketahanan sel Nannochloropsis sp. Kata kunci Ketahanan,  1, Nannochloropsis sp 2, Pertumbuhan, Sel dan Trace Element 3
Pengaruh Penambahan Enzim Protease Getah Reubek (Calotropisgigantea) terhadap Protein Tubuh Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Susi Elamanidar; Nurhayati Nurhayati; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2679

Abstract

Abstrak:Tanaman biduri (Calotropis gigantea) merupakan tanaman mangrove asosiasi yang memiliki getah di seluruh tubuhnya. Getah biduri mengandung senyawa alkaloid, glikosida, flavonoid, polifenol, tanin, saponin, steroid, dan triterpenoid. Enzim protease berfungsi untuk meningkatkan pemanfaatan, pertumbuhan protein dalam pakan dan dapat memecah protein menjadi asam amino yang akan digunakan untuk pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis enzim protease getah reubek yang berpengaruh terhadap protein tubuh ikan, pertumbuhan, rasio konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 3 perlakuan 2 ulangan, sebagai perlakuan A (penambahan getah reubek 0%), perlakuan B (penambahan getah reubek 1%), dan perlakuan C (penambahan getah reubek 2%). Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa penambahan enzim protease getah reubek dalam pakan tidak berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, dan efisiensi pemanfaatan pakan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan A (penambahan getah reubek 0%) memberikan pengaruh yang baik terhadap retensi protein sebesar 96,25%, pertumbuhan panjang mutlak 1,42±0,23, laju pertumbuhan harian 5,88±0,09, rasio konversi pakan 2,28±0,85, dan efisiensi pemanfaatan pakan 47,11±17,46.
Buah Pandan Laut (Pandanus tectorius) menjadi Hard Candy Yuliza Maulidar; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.3098

Abstract

Pandanus Tectorius this type of mengrove plant that grows both wild and cultivated has several benefits ranging from leaves, stems, and fruit. According to Hani and Dendang (2008) the benefits of marine pandanus gardens from an ecological aspect include preventing coastal abrasion, reducing the impact of tides on terrestrial ecosystems. The process of making hard candy by heating sugar (48.78%) in water (24.4%) lime (2.43%) and oranges plus all treatments and the adding sea pandan fruit extract (24.39%) while continuously strirring until homo geneous, when it is cooked, let it sit for 10 minutes before first and then candy dough is in the mold and allowed to harden, then it is taken from the application to be packaged. The assessment of this preference test is based on the sensing process. The things that are assessed include: appearance, aroma, taste and texture. The test was carried out by 30 panelists with a hedonic scale of 1-5. In general, hard candy is only known as a food product as a sources of calories and doest not contain antioxidants. Antioxidants are inhibitor compounds that inhibit, slow down, or delay the reaction of oxides in foof or the human body by donating electrons or transferring hydrogen atoms to free radicals. Antioxidants can prevent other cells in the body’s organs from free radicals (Pardede, 2013).
Aplikasi Tepung Daun Indigofera.Sp Hasil Fermentasi Bakteri Bacillus Sp dalam Formula Pakan Benih Ikan Nila (Oreochromis nilotus) Muhammad Zikri; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2731

Abstract

Abstrak: Ikan Nila (Oreochromis niloticus) termasuk hewan pemakan segala (Omnivora), karena ikan tersebut memakan pakan hewani dan nabati yang cenderung hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivora). Indigofera sp sebagai kelompok tanaman kacang-kacangan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan ikan nila. Indigofera sp. merupakan tanaman leguminosa yang memiliki nilai nutrisi tinggi. Dibalik tingginya nilai nutrisi, Indigofera sp. tidak terlepas dari tingginya serat kasar yang dapat mempengaruhi daya cerna bagi ikan nila (Oreochromis niloticus) sehingga fermentasi menggunakan baccilus sp dengan lama waktu berbeda diharapkan dapat memaksimalkan nutrisi serta menurunkan serat kasar Indigofera sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun Indigofera hasil fermentasi bakteri baccilus sp. dengan lama waktu yang berbeda dalam formula pakan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan dan lama waktu fermentasi terbaik, serta untuk mengetahui nilai konversi dan efisiensi pakan benih ikan nila. Hasil penelitian ini menunjukkan fermentasi terbaik yaitu fermentasi 48 jam yang mana SR: 53.33 ± 5,77%, PBM: 1,85 ± 0,43gr, PPM: 0,80 ± 0,37 cm, SGR: 1,29 ± 0,06%, FCR: 3,33 ± 0,53 gr dan EPP: 12,77 ± 3,07%. Kata kunci: Ikan nila, Indigofera sp., fermentasi, baccilus sp., energi pakan, kelangsungan hidup, pertumbuhan

Page 4 of 11 | Total Record : 102