cover
Contact Name
Lia Handayani
Contact Email
liahandayani_thp@abulyatama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltilapia@abulyatama.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Bintang lama KM 7.5 Lampoh Keude Kec Kuta Baro Kab Aceh besar NAD
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal TILAPIA
Published by Universitas Abulyatama
ISSN : 2721592x     EISSN : 2721592x     DOI : https://doi.org/10.30601/tilapia.v2i1
Jurnal TILAPIA merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu perikanan yang diasuh oleh Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas dalam ilmu perikanan pada umumnya dengan tujuan menyebarluaskan informasi, ide dan hasil penelitian terbaru di bidang perikanan dan kelautan dalam beberapa topik, tidak dibatasi pada: Ilmu perikanan (Budidaya perikanan, pemanfaatan sumberdaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, Kimia perairan, fisika perairan dan biologi perairan, Sosial ekonomi perikanan. Frekuensi terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 102 Documents
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Indigofera zollingeriana Hasil Fermentasi Bakteri Lactobacillus sp. dengan Waktu Berbeda Dalam Formula Pakan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Bayu Pramana Putra; Azwar Thaib; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3526

Abstract

Ikan Nila (Oreochromis niloticus) termasuk hewan pemakan segala (Omnivora), karena ikan tersebut memakan pakan hewani dan nabati yang cenderung hewan pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivora). Indigofera sp sebagai kelompok tanaman kacang-kacangan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ikan nila. Indigofera sp merupakan tanaman leguminosa yang memiliki nilai nutrisi tinggi. Dibalik tingginya nilai nutrisi, Indigofera sp tidak terlepas dari tingginya serat kasar yang dapat mempengaruhi daya cerna bagi ikan nila (Oreochromis niloticus) sehingga fermentasi menggunakan Lactobacillus sp dengan lama waktu berbeda diharapkan dapat memaksimalkan nutrisi serta menurunkan serat kasar Indigofera sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan daun Indigofera hasil fermentasi bakteri Lactobacillus sp dengan lama waktu yang berbeda dalam formula pakan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan dan lama waktu fermentasi terbaik, serta untuk mengetahui nilai konversi dan efisiensi pakan benih ikan nila. Hasil penelitian ini menunjukkan fermentasi terbaik yaitu fermentasi 48 jam yang mana SR: 43.33 ± 15,27%, PBM: 3,39 ± 0,72 gr, PPM: 1,36 ± 0,62 cm, SGR: 1,63 ± 0,09%, FCR: 1,63 ± 0,55 gr dan EPP: 20,5 ± 2,7%.
Identifikasi Kebutuhan Bahan dan Biaya Dalam Pembuatan Alat Tangkap Pukat Pantai (Beach seine) di Gampong Jawa Kota Banda Aceh Arnati Arnati; Nasruddin Nasruddin; Agus Naufal
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3119

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kebutuhan bahan dan biaya dalam pembuatan alat tangkap pukat pantai (Beach seine) . Penelitian ini mengunakan metode Survey dengan objek penelitian ini adalah usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap Beach seine. Hasil penelitian bahan yang digunakan dalam pembuatan alat tangkap pukat pantai jaring marlin berbahan polyprophylene (PP), jaring monopilamen 1 inci berbahan polyethylene (PE), jaring monopilamen 2 inci berbahan polyethylene (PE), jaring united ½ inci berbahan polyethylene (PE), jaring united ¾ inci berbahan polyethylene (PE), benang pengikat berbahan polyethylene (PE), benang jahit berbahan polyethylene (PE), pelampung besar berbahan styrofoam, pelampung sedang berbahan styrofoam, pelampung pisang berbahan styrofoam, pelampung pembantu berbahan styrofoam, pemberat timah berbahan besi, tali penarik berbahan polyethylene (PE), tali ris atas berbahan polyethylene (PE), tali ris bawah berbahan polyethylene (PE), madhang atas berbahan polyamide (PA), madhang bawah berbahan polyamide (PA). Biaya yang dibutuhkan dalam pembutan alat tangkap pukat pantai Rp. 45.125.000
Makrozobentos Sebagai Bioindikator Kualitas Air pada Kawasan Budidaya Tambak Daerah Pantai Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Reza Zuhrayani; Faisal Syahputra; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3179

Abstract

Penelitian ini tentang makrozobentos sebagai bioindikator kualitas air pada kawasan budidaya tambak daerah pantai Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh yang dilaksanakan pada bulan Juli 2022. Tujuan penelitian ini adalah; 1) Mengetahui tingkat pencemaran atau kualitas perairan dikawasan Pantai Alue Naga 2) Mengetahui keanekaragaman makrozoobentos yang menjadi bioindikator kualitas perairan pada kawasan Budidaya tambak Pantai Alue Naga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan visualisasi secara langsung pada 3 stasiun. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Kepadatan makrozoobentos, indeks keanekaragaman (H’), indeks keseragaman (E), dan Indeks dominasi (D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan jenis berkisar 0,33-391 ind/m², Keanekaragaman makrozoobenthos pada kisaran nilai 0,07-1, Keseragaman  diperoleh nilai 0,04-0,23, dan dominasi dengan nilai 1. Kesimpulan dari penelitian berdasarkan indeks keanekaragaman makrozoobenthos di kawasan budidaya tambak pantai Alue Naga termasuk dalam kriteria tercemar berat stasiun 1 dan tercemar sedang stasiun 2 dan 3. Berdasarkan indikator makrozoobentos menunjukan ketiga stasiun berada ditingkatan tercemar sedang. Kata kunci : Keanekaragaman, Makrozoobentos, Bioindikator.
Pengaruh Getah Reubek (Calotropis gigantae) Terhadap Kadar Amonia Pada Media Pemeliharaan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Fajriyati Fajriyati; Nurhayati Nurhayati; Azwar Thaib; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kendala dalam usaha pembenihan ikan nila yaitu mortalitas sering terjadi disebabkan oleh kadar amonia yang tinggi dalam perairan. Hal ini disebabkan karena tubuh ikan tidak mampu menyerap protein dengan baik. Salah satu cara untuk mempermudah penyerapan protein dengan cara penambahan getah reubek (Calotropis gigantae) yang bekerja menghidrolisis protein menjadi asam amino sehingga mempermudah penyerapan protein dalam tubuh ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh getah biduri terhadap kadar amonia, pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan dengan variasi konsentrasi getah reubek 0%(A), 1%(B), 2%(C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa getah biduri dapat menghidrolisis kadar amonia pada perlakuan B(1%) dengan nilai amonia 0,1 mg//l, disusul perlakuan A(0%) dengan nilai amonia 0,44 mg/l dan perlakuan C(2%) dengan nilai amonia 0,49 mg/l. Parameter PBM dan SR tertinggi terdapat pada perlakuan B yaitu masing-masing sebesar 2,01±0,63 g dan 100±0,00%. Parameter penelitian PPM, SGR, FCR, EPP tertinggi terdapat pada perlakuan A dengan masing-masing nilainya 1,42±0,23 cm, 5,88±0,90 %, 2,28±0,85 g, dan 47,11±17,46 %. 
Pembuatan Penyedap Rasa Alami (Bubuk Flavor) dari Kulit Ikan dan Udang Bunga Aulia; Feby Mulfiza; Aulia Putri
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3680

Abstract

Cita rasa yang terdapat pada daging ikan dapat dikembangkan menjadi olahan seperti bumbu penyedap rasa. Ikan Tuna (Thunnini), Ikan Kambing-Kambing (Abalistes stellaris), dan Udang Vaname (Litopaneus vannamei) merupakan salah satu bahan pangan yang mempunyai rasa yang kuat dan menambah nilai gizi pangan seperti protein. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar lemak dan juga kadar protein dari kulit ikan yang berbeda, proses yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu pembuatan penyedap rasa dari kulit ikan yang berbeda yaitu kulit ikan tuna, ikan kambing-kambing dan juga udang, selanjutnya melakukan analisa kadar lemak, kadar protein dan juga uji organoleptik, Hasil penelitian menunjukan bahwa penyedap rasa dengan bahan dasar limbah ikan kambing-kambing memiliki nilai kadar protein yang lebih tinggi dari bahan yang lainnya yaitu 17,33%, sedangkan untuk kadar lemak ikan tuna memiliki nilai yang lebih tinggi yaitu 1,87%.
Analisa Kelayakan Dasar Unit Pengolahan Ikan Kayu (Keumamah) Di Banda Aceh Rahmadani Rahmadani; Dwi Apriliani; Afwa Hayuningtyas
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i2.3707

Abstract

Pengolahan ikan kayu (keumamah) merupakan proses pengolahan ikan yang sudah dilakukan sejak lama, proses pengolahan ikan yang berbasis pengolahan makanan khas tradisional menjadi penting untuk melestarikan cagar budaya dalam pengolahan ikan. Masalah keamanan pangan yang membuat konsumen semakin selektif dalam memilih produk dan upaya menjaga kepercayaan konsumen pada suatu produk, mengakibatkan produsen berusaha untuk selalu menjaga mutu produk yang dihasilkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelayakan dasar unit pengolahan ikan kayu  (Keumamah)  yang berada di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan kondisi sanitasi dan hygiene dari proses pengolahan ikan kayu tidak sesuai standart. Langkah-langkah perbaikan yaitu perhatian tentang masalah peningkatan mutu proses pengolahan ikan kayu meliputi air pencucian dan es, lokasi dan lingkungan (sarana dan prasarana), kontruksi Bangunan (lantai, ventilasi, tembok, atap, toilet, tempat cuci), peralatan dan pakaian kerja, kesehatan karyawan, bahan kimia, pembersih, saniter, syarat label dan penyimpanan serta pengendalian pest. Kata kunci : Kuemamah, GMP, SSOP
Uji Hedonik dalam Formulai Hard Candy dengan Penambahan Ekstrak Buah Pandan Laut (Pandanus Tectorius) Sebagai Flavor Yuliza Maulidar; Lia Handayani; Dwi Apriliani
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i2.4216

Abstract

Potensi Indonesia terkait tanaman liar pesisir sangat besar karena banyak tanaman pesisir yang tidak bernilai ekonomis dapat dimanfaatkan baik sebagai material maupun produk pangan. Salah satu tanaman pesisir yang memiliki potensi besar adalah buah pandan laut, buah pandan laut memiliki nutrisi yang tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan olahan. Mengetahui pengaruh tingkat kematangan dan akan melibatkan evaluasi sensori oleh panelis ahli atau konsumen untuk mengukur respon mereka terhadap atribut organoleptik hard candy yang dihasilkan. Nilai gizi dari produk hard candy penting gunanya mempromosikan produk hard candy buah pandan laut sebagai pilihan makanan yang sehat dan bergizi. Proses pembuatan hard candy dengan pemanasan sukrosa (50%) glukosa (30%) dan ditambahkan ekstrak pandan laut (16%) dilanjutkan dengan air dan jeruk nipis (4%) sambil diaduk hingga homogen, setelah itu apabila sudah berbentuk kental maka diamkan sekitar 10 menit. Selanjutnya dilakukan pencetakan menggunakan silikon permen hingga mengeras lalu dilakukan pengemasan. Hasil uji nilai gizi kadar air yang terbaik senilai (0,93) pada buah pandan laut matang dan terendah (0,77) pada buah pandan laut lewat matang, kadar abu yang tertinggi (0,26) pada buah lewat matang dan yang terendah (0,17) pada buah matang, kadar lemak yang tertinggi (1,44) pada buah lewat matang dan terendah (1,02) belum matang, kadar protein yang tertinggi (4,34) pada buah yang matang dan yang terendah (2,99) pada buah yang belum matang, kadar karbohidrat (94,89) pada buah belum matang dan yang terendah (93,44) pada buah yang matang, kadar kalsium diuji dengan hasil yang terbaik saja yaitu buah matang senilai (0,00481). Kata kunci : Ekstrak Buah Pandan Laut, Nilai Gizi, Permen Keras.
Pengaruh Penambahan Jumlah Pakan PUN-11 Terhadap Pertumbuhan Populasi Cacing Sutra (Tubifex Sp.) Mutia Nizar; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i2.3708

Abstract

Pakan alami memegang peranan penting pada stadia pembenihan ikan konsumsi maupun pada ikan hias. Pakan alami yang dapat digunakan adalah cacing sutra. Ketersediaan cacing sutra menjadi salah satu masalah karena ketersediaannya hanya mengandalkan hasil tangkapan alam. Maka dari perlu adanya budidaya cacing sutra.  Pakan merupakan faktor penting dalam budidya cacing sutra, pakan yang diberikan dapat berupa pakan buatan seperti PUN-11. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan jumlah pakan PUN-11 ke dalam  media pemeliharaan mampu meningkatkan pertumbuhan populasi cacing sutra, serta mengetahui dosis optimum untuk menghasilkan jumlah populasi cacing sutra yang maksimum. Hasil penelitian menunjukkan penambahan jumlah pakan PUN-11 ke dalam media pemeliharaan mampu meningkatkan pertumbuhan populasi cacing sutra. Dosis optimum pemberian pakan PUN-11 adalah 1.600 gr/13.500 cm dengan mengahasilkan populasi 7.892 ind.
Keanekaragaman Ikan Invasif Di Perairan Umum Daratan Krueng Aceh Yossa Liana; Faisal Syahputra; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i2.3864

Abstract

Aceh has a large potential for inland public water resources. One of the important inland waters is Krueng Aceh, Krueng Aceh is a river located in Aceh Province that originates at Cot Seukek, Aceh Besar District, passes through the city center (Peunayong) and empties into Lampulo, Banda Aceh City. The diversity of invasive fish in the inland waters of Krueng Aceh was carried out with the aim of identifying the types of invasive fish and to determine the diversity of invasive fish in the waters of Krueng Aceh as basic data in the management of inland common water resources. The research used a purposive sampling technique at sample points taken at 4 (four) points on the mainland of Krueng Aceh. Station 1 is located in Aneuk Galong Village, Station 2 is located in Bakoy Village, Station 3 is located in Pango Raya Village, Station 4 is located in Peunayong Village. The research results show that there are 9 types of fish in the public waters of the Krueng Aceh mainland which are dominated by baung fish. The station with the highest diversity results is station III located in Pango Raya which uses 4 types of fishing gear commonly used in the public waters of the Krueng Aceh mainland and gill net fishing gear is the most effective fishing gear used.
Characteristics of Silkworm Population Growth (Tubifex sp.) at an Average Temperature of 27 °C Fajri Mashudi; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i2.3705

Abstract

Silkworms are one of the live feeds given to larvae in the hatchery phase because they have a high nutritional content. Silk worms are relatively small in size that fit into the non-larval mouth so they are easy to digest and easy to catch because of their slow movements. However, the availability of silk worms is still very limited and still relies on nature. So it is necessary to do further culture. Silkworm cultivation is influenced by the food source for growth. In addition to aspects of food, silk worms are also influenced by ecological factors such as temperature. This study aims to determine the characteristics of silkworm population growth (Tubifex sp.) at an average temperature of 27 0C. Data analysis used in this research is descriptive qualitative. The treatment used is at an average temperature of 270C. Based on the research, the highest peak population of silk worms ( Tubifex sp.) was obtained at 27,450C. with an average population of 3060 ind/cm2 and the lowest number of silk worms was found at 27.040C 2477 ind/cm2. The results showed that population growth at 27.450C provided the maximum number of silkworm populations.

Page 6 of 11 | Total Record : 102