cover
Contact Name
Lia Handayani
Contact Email
liahandayani_thp@abulyatama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltilapia@abulyatama.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Bintang lama KM 7.5 Lampoh Keude Kec Kuta Baro Kab Aceh besar NAD
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal TILAPIA
Published by Universitas Abulyatama
ISSN : 2721592x     EISSN : 2721592x     DOI : https://doi.org/10.30601/tilapia.v2i1
Jurnal TILAPIA merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu perikanan yang diasuh oleh Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama Aceh. Jurnal ini menerbitkan artikel berkualitas dalam ilmu perikanan pada umumnya dengan tujuan menyebarluaskan informasi, ide dan hasil penelitian terbaru di bidang perikanan dan kelautan dalam beberapa topik, tidak dibatasi pada: Ilmu perikanan (Budidaya perikanan, pemanfaatan sumberdaya perikanan, pengolahan hasil perikanan, Kimia perairan, fisika perairan dan biologi perairan, Sosial ekonomi perikanan. Frekuensi terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 102 Documents
Kinerja Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (O.niloticus) yang Diberi Tambahan Enzim Bromelain Dalam Pakan Andri S Porang; Nurhayati Nurhayati; Iwan Hasri
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2582

Abstract

Ikan nila merupakan salah satu komoditi air tawar yang populer dikalangan masyarakat dan memiliki prospek usaha yang cukup menjanjikan. Faktor yang mempengaruhi keberhasilan budidaya ikan nila salah satunya, budidaya ikan nila dapat dilakukan di tambak, kolam dan Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan umum. Salah satu masalah dalam usaha pembenihan ikan nila, masih rendahnya pertumbuhan ikan nila pada masa benih dan tingginya mortalitas pada benih ikan nila. Pertumbuhan ikan nila dapat ditingkatkan dengan pemanfaatan protein didalam pakan dengan enzim bromelain. Pakan dengan penambahan enzim bromelain dapat menghidrolisis protein dalam pakan menjadi asam amino.  Enzim bromelain berfungsi sebagai katalisator yang  menghidrolisis protein dengan cara memutuskan ikatan peptida dari ikatan substrat menjadi asam amino. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian enzim bromelain dalam pakan terhadap kinerja pertumbuhan panjang mutlak (PPM), pertumbuhan berat mutlak (PBM), laju pertumbuhan spesifik (LPS), koefisiens keragaman panjang (KK), dan derajat kelangsungan hidup (DKH), dan juga menganalisis dosis optimal penambahan enzim bromelain dalam pakan. Ikan uji yang digunakan adalah benih ikan nila (O.niloticus) dengan panjang rata-rata 2,78±0,064 cm, dan bobot rata-rata 0,40±0,01 g/ekor. Ikan uji dipelihara dalam wadah hapa berukuran 50x50x100 cm3 dengan kepadatan 50 ekor/wadah selama 28 hari. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah perlakuan A,B,C, dan D, masing-masing dengan penambahan enzim bromelain dalam pakan sebesar 0,0; 0,75; 1,50; 2,25 %/g pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan enzim bromelain dalam pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai PPM, PBM, LPS, dan DKH. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap nilai KK (P>0,05). Berdasarkan hasil analisis ANOVA dan uji lanjut BNT tertinggi terdapat pada perlakuan C (1,5%) memberikan nilai pada PPM, PBM, LPS, dan DKH masing-masing sebesar 1,51±0,05 cm, 1,49±0,01 g, 5,32±0,40%, dan 87,33±3,06%. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran layak untuk benih ikan nila meliputi Suhu, pH, dan DO.
Karakteristik Proksimat Tepung Daun Indigofera zollingeriana Hasil Fermentasi Menggunakan Bakteri Bacillus sp. Sebagai Bahan Baku Pakan Ikan Fitrah Maulidia; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2618

Abstract

Pakan merupakan salah satu komponen penting dalam kegiatan budidaya intensif. Harga pakan akan mempengaruhi biaya produksi dan keuntungan yang diperoleh dari usaha budidaya. Salah satu diantaranya yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan alternatif adalah tepung daun Indigoferazollingeriana. Tanaman ini memiliki kandungan protein kasar (PK) sebesar 27,68%; NDF 43,56%; ADF 35,24%; Ca 1,16%; P 0,26%; kecernaan bahan kering (KCBK) 67,50%; kecernaan bahan organik (KCBO) 60,32%; dan saponin 0,41%. Salah satu cara untuk menurun kandungan nutrisi yang tinggi pada tanaman ini yaitu dengan fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil fermentasi tepung indigofera menggunakan bakteri Bacillus sp. dengan lama waktu fermentasi yang berbeda 1 hari, 2 hari, 3 hari. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dengan menganalisis data hasil fermentasi secara deksriptif kuantitatif. Dari penelitian diatas hasil fermentasi tepung daun indigofera memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda setiap perlakuan Pada perlakuan 1 hari memiliki kandungan nutrisi berupa protein 23,%, lemak 3,8%, kadar abu 12,4%, serat kasar 6,0%, BETN 52,3%, perlakuan 2 hari protein 23,3%, lemak 4%, kadar abu 12%, serat kasar 5,2%, BETN 55,6%, dan perlakuan 3 hari berupa protein 24,5%, lemak 3,4%, kadar abu 13,2%, serat kasar 6,5% dan BETN 52,6%. 
Histologi Usus Ikan Nila (Oreochromis niloticus) yang diberikan Pakan dengan Campuran Adsorben Cangkang Langkitang (Faunus ater) Farisah Nadhilah; Nurhayati Nurhayati; Lia Handayani
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2678

Abstract

Permintaan pasar akan kebutuhan ikan nila yang tinggi mengakibatkan pembudidaya ikan berlomba-lomba dalam meningkatkan produksi usaha, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan konsumsi pakan. Mengingat padat tebar yang tinggi tanpa menjaga kualitas air, mengakibatkan kualitas air menjadi buruk  sehingga berdampak menurunnya penyerapan nutrisi oleh ikan sehingga berdampak pertumbuhan ikan. Salah satu organ yang berperan langsung dalam penyerapan nutrisi adalah usus. Kalsium merupakan salah satu sumber mineral yang butuhkan oleh ikan untuk proses metabolisme dalam tubuh, sehingga kebutuhan mineral kalsium oleh ikan harus dipenuhi secara maksimal. Sumber kalsium yang digunakan dapat berasal dari limbah perikanan, salah satunya adalah cangkang langkitang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran histologi usus ikan nila yang diberikan pakan dengan campuran adsorben cangkang langkitang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap pola non faktorial. Parameter yang diamati adalah histologi usus, kelangsungan hidup ikan, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, efesiensi pakan, suhu dan pH. Hasil penelitian pada gambaran histologi usus menunjukkan  panjang vili terbaik terdapat pada perlakuan C (949,02 µm) dan D (931,39 µm) dibandingkan pada perlakuan B (744,50 µm). Pada parameter pertumbuhan seperti kelangsungan hidup, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan, efesiensi pemanfaatan pakan perlakuan terbaik dijumpai pada A (kontrol) dan B (Adsorben 0,5%).
Pemberian Pakan Bersuplemen Arang Aktif dari Tulang Ikan terhadap Reduksi Insektisida Diazinon dalam Tubuh Ikan Nila: Studi Kasus Histologi Insang Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Erikta Defsuar; Lia Handayani; Said Muhazzir; Nurhayati Nurhayati; Teuku Muhammad Haja Almuqarramah
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2823

Abstract

Pestisida mempunyai peranan penting khususnya dalam bidang pertanian. Penggunaan pestisida seperti herbisida, insektisida dan fungisida dimaksudkan untuk meningkatkan produk baik secara kualitatif maupun kuantitatif, akan tetapi disisi lain penggunaan pestisida juga berdampak negatif. Insektisida dapat bersifat persistensi sehingga terjadi bioakumulasi dalam rantai makanan yang akhirnya berdampak pada kehidupan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pakan bersuplemen arang aktif tulang ikan terhadap histologi insang ikan nila yang telah terpapar insektisida diazinon. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial, terdiri dari 4 taraf  perlakuan dengan 2 kali ulangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Fakultas Perikanan Universitas Abulyatama dan pengujian histologi filament insang dilakukan di Central Pet Care yang dimulai 20 September - 09 November 2021. Parameter uji adalah gambaran histologi insang ikan nila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan arang aktif sebagai suplemen pakan telah mampu mereduksi insektisida dalam tubuh ikan sehingga mampu memperbaiki histologi insang ikan. Penambahan arang aktif tulang ikan kambing-kambing pada dosis 1% terlihat kerusakan insang berupa hiperplasia, lamela interna dan vokuolisasi. Pada dosis 2% terjadi kerusakan insang berupa hiperplasia, adhesi lamela sekunder, vokuolisasi dan degenerasi hidropik. Pada pada dosis 3% terjadi kerusakan hiperplasia lamela eksterna, vokuolisasi, degenerasi hidropik, hemoragi
Pengaruh Perkembangan Jumlah Armada Penangkapan Kapal Purse Seine Terhadap Jumlah Hasil Tangkapan Di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Jerry Hudayana; Faisal Syahputra; Fauzi Syahputra; Nasrudin Nasrudin; Aliman Selian
Jurnal TILAPIA Vol 3, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v3i2.2868

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja kota Banda Aceh pada bulan Maret 2021. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dimana data primer dan sekunder menjadi dasar untuk menjelaskan kondisi permasalahan dan penyelesaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah armada purse seine terhadap ikan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja. Pengambilan data dilakukan dengan cara data primer dan data skunder. Data primer dan data sekunder pada penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil observasi lapangan, dokumentasi dan wawancara (Interview). Hasil dari penelitian menunjukkan produksi ikan pada tahun 2016-2017 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 4,30%, tahun 2017-2018 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 27,35%, pada tahun 2018-2019 jumlah produksi ikan meningkat sebesar 14,92%, tahun 2019-2020 jumlah produksi ikan menurun 7,67%, Jumlah produksi ikan terendah di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaraja  pada tahun 2016 dengan total jumlah produksi ikan 11.406 ton, dan jumlah produksi tertinggi pada tahun 2019 dengan jumlah produksi ikan  17.410 ton. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah armada kapal purse seine berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja kota Banda Aceh. Saran dari penelitian ini perkembangan jumlah armada purse seine di PPS Kutaraja di tingkatkan secara perlahan dengan pantauan pemerintah agar hasil tangkapan ikan  tidak terjadi over fishing
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pelaku Usaha Pembenihan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Di Aceh Tengah Noviana Noviana; Faisal Syahputra; Iwan Hasri
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3178

Abstract

Ikan nila memiliki laju pertumbuhan yang cepat dan dapat mencapai bobot tubuh yang jauh lebih besar dengan tingkat produktivitas yang cukup tinggi (Aliyas et al., 2016). Permintaan  pasar ikan nila internasional maupun domestic cukup tinggi (Indah & Dheny,2020). Namun, selama masa pandemi Covid-19 permintaan terhadap benih maupun ikan nila konsumsi mengalami penurunan.Pandemi Covid-19 memberi dampak yang sangat berpengaruh pada pendapatan pelaku usaha budidayaikan di Aceh Tengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan melakukan observasi, wawancara, pengisian formulir dan dokumentasi. Usaha pembenihan ikan nila di Aceh Tengah mengalami penurunan pendapatan dalam penjualan. Hal tersebut disebabkan karena adanya perbedaan signifikan pendapatan usaha pembenihan selama Pandemi Covid-19 dari sebelum Pandemi Covid-19. Hasil rata-rata pendapatan  yang diperoleh pelaku usaha pembenihan ikan sebelum Pandemi Covid-19 adalah Rp. 26.232.000 pertahun, tetapi saat Pandemi Covid-19 melanda Indonesia khususnya Kabupaten Aceh Tengah, rata-rata pendapatan menurun menjadi Rp. 23.069.000 pertahun. Hal ini menunjukkan bahwaterjadi penurunan pendapatan saat Pandemi Covid-19 dari sebelum Pandemi Covid-19 sebesar 4,5 % .Hasil perhitungan nilai Revenue Cost Ratio dalam  analisa kelayakan usaha adalah R/C > 1 maka dinyatakan layak melakukan usaha.
Pengaruh Pengkayaan PUN – 11 (Perikanan Unaya 2011) dengan Limbah Sawi terhadap Jumlah Populasi Cacing Sutra (Tubifex sp.) Muhammad Dimas Alfiansyah; Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3656

Abstract

The success of cultivation is influenced by several aspects, one of which is the natural food in the hatchery or fish larvae phase. One type of natural feed that is suitable for fish larvae is silk worms (Tubifex sp.). But the availability of silk worms is still very limited, so further culture is needed. This study aims to determine the effect of PUN-11 enrichment with mustard greens waste on the growth of silkworm populations. The design used in this study was a comparative design consisting of 2 treatments and 3 replications. The treatments used were P1 (PUN = 11%) and P2 (PUN = 11%) + mustard greens waste (10%). The results showed that the highest population of silk worms (Tubifex sp.) was obtained in treatment P2 (PUN: 11 90% + mustard greens waste 10%), which was 3105 ind/cm2, and the lowest number of silk worms was in treatment P1 (PUN: 11 100%), which is 2868 ind/cm2. The results showed that the T test showed that P2 had a significantly different effect (P > 0.05) on the silkworm population growth.
Studi Perbandingan Pendapatan Usaha Lobster Di Pulau Banyak dan Pulo Aceh Endri Syahputra; Teuku Muhammad Haja Almuqarramah; Agus Naufal; Suraiya Nazlia
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3439

Abstract

Pulau Banyak and Pulo Aceh have quite promising potential in the field of fisheries, especially lobster cultivation. In every fishery business activity, the thing that cannot be separated is the process of income analysis. This research was carried out in Ujong Gle Village, Pulo Aceh District, Aceh Besar District and Pulau Bagak Village, Pulau Banyak District. The purpose of this study was to determine the income of lobster business in Pulau Banyak and Pulo Aceh as well as marketing channels. The cost analysis used is fixed cost analysis, variable cost analysis, income analysis and profit analysis. The research method used is a case study. The results showed that the total income earned by lobster entrepreneurs was Rp. 79.150.000. The monthly income of lobster entrepreneurs in Pulau Banyak is Rp. 19,787,500 and Pulo Aceh is Rp. 39,083,300, marketing channels in Pulau Banyak are Medan - Jakarta and Pulo Aceh - Jakarta. The percentage change in lobster prices in Pulau Banyak occurs at the level of bench toke to exporters, the highest percentage change in prices found in sand lobster, which reaches 800%.
Kualitas Air pada Media Pemeliharaan Benih Ikan Nila dengan Pemberian Pakan Fermentasi Tepung Daun Indigofera Azwar Thaib; Nurhayati Nurhayati; Suraiya Nazlia; Rahmad Hidayat
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.2511

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan kondisi pengecekan  parameter kualitas air media pemeliharaan benih ikan nila yang diberikan pakan tepung daun Indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. Perlakuan penelitian ini digunakan untuk melihat pengaruh  antara : kontrol (tanpa perlakuan) dan perlakuan (pakan dari penambahan tepung daun Indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang  digunakan untuk menguji pengaruh variabel independent terhadap variable dependent. Analisis yang digunakan adalah Uji T  untuk melihat pengaruh dari pemberian tepung daun indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. terhadap kualitas air. Benih ikan nila yang digunakan berukuran ± 4,0 - 6,0 cm dan bobot  ± 1,43 – 3,33 gram dengan jumlah tebar 10 ekor per wadah dan diisi air dengan volume 9 liter. Perlakuan B2 (Bacillus sp. Fermentasi 48 jam) merupakan perlakuan yang menunjukkan hasil kualitas air optimal untuk benih ikan nila dengan nilai suhu rata-rata 27 0C ± 0,00, pH 8,1 ± 0,05 posfat 10,85 ± 2,76, nitrit 0,13 ± 0,15, nitrat 1,60 ± 1,66 dan total bakteri 2833 ± 1258. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter pH merupakan variable dependent yang berpengaruh dari pemberian tepung daun indigofera (Zollingeriana) hasil fermentasi bakteri Bacillus sp. terhadap kualitas air.Kata kunci : kualitas air, ikan nila, indigofera, Bacillus sp. Fermentasi.
Kadar Lemak Kerupuk Kulit Ikan Tuna (Thunnus Albacares) Menggunakan Firming Agent Berbeda Nurnidar Nurnidar; Marzatul Kiflah
Jurnal TILAPIA Vol 4, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/tilapia.v4i1.3639

Abstract

Kulit ikan tuna merupakan hasil samping dari produk fillet ikan tuna yang kurang dimanfaatkan, sedangkan apabila tidak segera diproses kulit ikan tuna tersebut akan mengalami kebusukan. Salah satu pemanfaatan kulit ikan tuna adalah diolah menjadi kerupuk kulit. Kulit ikan tuna merupakan salah satu jenis kulit ikan yang belum banyak dikembangkan sebagai kerupuk karena teksturnya yang alot. Ketika di olah Kulit ikan tuna mempunyai karateristik yang khas,  agak tebal dan ulet atau tidak mudah sobek, sehingga apabila dibuat kerupuk, bisa memberikan bentuk dan tekstur yang  menarik, Kerupuk dengan parameter demikian dapat diperoleh dengan menambahan firming agent yaitu suatu food additive yang berfungsi untuk memperkeras dan mencegah bahan pangan melempem atau menjadi lunak. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratory dengan pengujian pada ketiga sampel kerupuk menggunakan firming agent berbeda yang telah di goreng dianalisis kadar lemaknya menggunakan SNI 01-2891-1992.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kadar lemak kerupuk kulit ikan berkisar antara 15,79% sampai 18,71%. Kadar lemak tertinggi diperoleh  pada sampel B (kapur sirih Ca(OH)2)yaitu 18,71%, kadar lemak terendah terdapat pada sampel C (Sodium Bikarbonat (NaHCO3) yaitu 15,79%, Sementara untuk sampel A (kalsium karbonat (CaCO3) adalah 16,89%.

Page 5 of 11 | Total Record : 102