cover
Contact Name
Akhmad Yanuar
Contact Email
yanuarfahmi20@gmail.com
Phone
+6282143172001
Journal Mail Official
yanuarfahmi20@gmail.com
Editorial Address
JL Letkol Istiqlah 109 penataban Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 27156249     DOI : -
Core Subject : Health,
Professional health journal is an open access journal with a wide range (Scope) of fields of nursing including basic research in nursing, management nursing, emergencies, and critical nursing, medical-surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, maternity nursing, child nursing, nursing care , community nursing, family nursing education nursing, complementary, alternative medicine (CAM) in nursing, midwifery, medicine, and pharmacist
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022)" : 20 Documents clear
Hubungan Profil Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sobo terhadap Penanganan Demam dan Pola Swamedikasi Obat Antipiretik pada Balita: Hubungan Profil Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sobo terhadap Penanganan Demam dan Pola Swamedikasi Obat Antipiretik pada Balita Stephanie DeviArtemisia; Erik Toga; Nadhea Eka Setiani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.151

Abstract

Pendahuluan: Fobia demam sering terjadi pada orang tua yang memiliki anak balita sehingga masyarakat mengganggap demam sebagai sesuatu yang membahayakan dan digunakan sebagai indikator penyakit yang serius oleh orang tua, apalagi bila demam itu tidak dapat diturunkan. Oleh karena itu, orang tua balita akan berupaya mengatasi kondisi tersebut dengan membeli obat antipiretik. Pemilihan antipiretik, cara pemberian, dan dosis antipiretik merupakan hal yang penting diketahui oleh orang tua dan praktisi dalam menangani demam, sehingga kesalahan pemberian obat dan mencegah terjadinya toksisitas. Tujuan : mengetahui hubungan tingkat pengetahuan demam dan swamedikasi obat antipiretik pada balita. Metode : penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuisioner yang diambil secara prospektif. Hasil: dari hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan responden tentang demam termasuk dalam kategori cukup (49,06%) dan swamedikasi masih termasuk dalam kategori baik (54,72%). Namun, berdasarkan hasil uji korelasi antara pengetahuan demam dan swamedikasi demam dinyatakan cukup, dengan nilai koefisien korelsinya sebesar 0,338 dan signifikasinya 0,013
a Student Perceptions of Madura State Polytechnic Health Department on Covid 19 Vaccination: Persepsi Mahasiswa Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura tentang Vaksinasi Covid 19 Abdan Syakura; Edy Suryadi Amin; Endang Fauziyah S
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.170

Abstract

Introduction: There are still many people who are against the vaccine even though it has gone through the clinical trial stages according to the standard. Students are agents of change. Students as part of the public's mind are expected to be able to become pioneers of successor to health information sources to the community. This study aims to determine Student Perceptions of the Madura State Polytechnic Health Department on Covid 19 Vaccination. Methods: The design used in this study was a descriptive design. The population in this study were all students of level I, II and III academic year 2021-2022, Madura State Polytechnic Health Department, taken using a sampling technique using a non-probability cluster sampling technique. Data analysis used descriptive data analysis, descriptive data analysis explained the indicators of questionnaire analysis of each variable. Results: The results showed that most of the students of the Department of Health (94%) had a positive perception of the covid-19 vaccination. Conclusion: Students as part of the academic community are one of the important aspects in changing behavior in people's lives. Students are the delivery of information as well as part of the component of delivering good, correct, and educative information to the community. Positive student perceptions about vaccination and prevention of transmission as well as improving healthy lifestyles are expected to be able to provide more value in the development of public health status
HUBUNGAN BERAT BADAN DENGAN SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD DR. SOEBANDI KABUPATEN JEMBER Novi Andari; Nikmatur Rohmah; Zuhrotul Eka Yulis Anggraeni
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.185

Abstract

Introduction: Baby's body temperature is an emergency in newborns. Most infant deaths are caused by changes in body temperature at birth, namely hypothermia. The purpose of this study was to determine the relationship between birth weight and body temperature of newborns. Methods: The research design was correlational with a cross-sectional approach. The population of this study were newborns in the Perinatology Room, RSD dr. Soebandi Jember. The sample in this study were 78 infants using simple random sampling. Data analysis in this research uses Product Moment Correlation. Results: The results showed that p value = 0.035, this indicates that there is a relationship between body weight and body temperature of newborns in the Perinatology Room of RSUD dr. Soebandi, Jember Regency. The OR value = 0.651, therefore, the body weight has a risk of 0.6 times causing the baby to experience hypothermia. This is influenced by the baby's age, gender, and the distance between births and previous children. Conclusion: Babies with LBW are at risk of causing babies to experience hypothermia. Suggestion: The recommendation of this study is that nurses should be able to observe changes in temperature in infants, especially when moving rooms, from the delivery room to the treatment room, and continue to closely observe the baby's body temperature, especially 6 hours immediately after delivery.
Hubungan Efikasi Diri dengan Kesiapan Perawat dalam Pemberian Asuhan Keperawatan di Ruang Isolasi Covid RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember Widyawati; Supriyadi; Komarudin
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.187

Abstract

Abstrak Pendahuluan: Perawat sebagai tenaga profesional yang turut membantu melakukan perawatan pada pasien Covid-19, memiliki tantangan besar yang harus dihadapi khususnya akibat perubahan psikologis dalam merawat pasien Covid-19. Kondisi tersebut menyebabkan perawat membutuhkan manajemen stress yang baik, sehingga ia memiliki kesiapan lebih dalam melaksanakan tugas. Efikasi diri merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seseorang dalam menghadapi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan efikasi diri dengan kesiapan perawat dalam pemberian asuhan keperawatan di Ruang Isolasi covid-19 RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional dengan metode cross sectional. Sebanyak 55 responden diperoleh dengan proposional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner efikasi diri dan kesiapan perawat. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan tingkat signifikansi <0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki efikasi diri tinggi yaitu 39 orang (70,9%) dan kesiapan baik yaitu 28 orang (50,9%). Terdapat hubungan signifikan antara efikasi diri dengan kesiapan perawat p=0,000. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya memiliki efikasi diri yang tinggi di era pandemi covid-19 untuk meningkatkan kesiapan perawat dalam menjalankan tugas khususnya di Ruang Isolasi. Kata Kunci: Efikasi Diri, Kesiapan, Covid-19
Hubungan beban kerja dengan tingkat stres perawat saat pandemi covid 19 di rumah sakit paru jember Diajeng Lenggah Panuntun; Luh Titi Handayani; Sri Wahyuni Adriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.194

Abstract

Introduction: The COVID-19 pandemic has become a disease outbreak that has a very fast transmission rate. Nurses who work as part of the front line in prevention experience an increase in workload along with the increase in Covid 19 cases. As a result of the increased workload, nurses experience psychological disorders, one of which is stress. The purpose of this study was to identify the relationship between workload and stress levels of nurses during the Covid 19 pandemic at Jember Lung Hospital. Method: The type of research used is a type of correlation research with a cross-sectional approach with a population of 40 people and a sample of 37 people taken using Simple Random Sampling. The respondents who became the sample of the study were nurses who worked in the Covid 19 room. This research was carried out at the Jember Lung Hospital in November-December 2021 by collecting data with questionnaires. The analysis used in this study is the Spearman Rho test with a significance level of (α) 5%. Result: Based on data analysis, it was found that the majority of nurses experienced light workloads and the majority of nurses' stress levels were in the light stress category. With the Spearman Rho test, it was found that value = 0.036 so that the hypothesis was accepted, which means that there is a significant relationship between workload and nurse stress. Discussion: This research is suggested so that it can be used as motivation for nurses to be better at providing nursing care during the Covid 19 pandemic, especially the Covid 19 isolation room nurses and nurses who have worked in the Covid 19 isolation room.
Status Pengobatan Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Resistan Obat Pada Usia Produktif Lilia Damayanti; Wahyudi Widada; Ginanjar Sasmito Adi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.197

Abstract

Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) adalah penyakit TB yangdisebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosa yang telah mengalami kekebalan terhadap OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) merupakan TB Resistan Obat terhadap minimal 2 (dua) obat anti TB yang paling penting,INH dan Rifampisin secara bersama-sama atau disertai Resistan terhadap obat anti TB lini pertama lainnya seperti Etambuthol, Streptomycin dan Pyrazinamid. Sehingga Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) menjadi penyakit yang berdampak pada kesehatan masyarakat, dengan jumlah kasus yang semakin meningkat sehingga memerlukan upaya penanggulangan yang komprehensi. Desain penelitian yang digunakan yaitu Chi Square dengan jumlah populasi 82. Sampel yang akan diambil 82 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pulposive sampling statistik menggunakan Chi Square test dengan α=0,05 didapatkan nilai p value 0,00, maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang artinya ada Hubungan Status Pengobatan Dengan Kejadian Tuberkulosis Resistan Obat Pada Usia Produktif Di Poli Tb RSD dr. Soebandi Jember
Hubungan Self Efficacy Dengan Kepatuhan Minum Obat dan Pola Diet Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Ruang Rawat Inap RS.Baptis Kota Batu suryani djaelan; Sih Ageng Lumadi; Evi Dwi Prastiwi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.198

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronik yang membutuhkan pengelolaan mandiri untuk mencegah komplikasi akut dan menurunkan resiko komplikasi kronik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan minum obat dan pola diet pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di ruang rawat inap RS. Baptis Kota Batu. Metode penelitian menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 40 responden, data didapatkan menggunakan lembar kuesioner. Dari uji statistik Spearmen Rho antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat didapatkan nilai p=0,001< α=0,05 dengan nilai r 0,514. Sedangakan dari uji statistik antara self efficacy dengan kepatuhan pola diet didapatkan nilai p=0,002< α=0,05 dengan nilai r 0,476. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat dan pola diet pada penderita diabetes mellitus tipe 2. Semakin meningkatnya Self-efficacy pada penderita DM akan meningkatkan kepatuhan penderita dalam melakukan manajemen DM termasuk kepatuhan minum obat dan kepatuhan diet. Oleh karena itu, petugas kesehatan diharapkan memberikan edukasi pada penderita diabetes mellitus tentang pentingnya self efficacy dan kepatuhan dalam pengelolaan diabetes guna mencegah komplikasi akibat diabetes mellitus
Literatur Review: Hubungan Tingkat Kemandirian Activity Daily Living (Adl) Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Jeqlin Florida Renrusun; Lilla Maria; Achmad Dafir Firdaus
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.204

Abstract

Latar Belakang: Survey yang di lakukan oleh riset kesehatan dasar menyatakan di Indonesia jumlah jatuh pada lansia yang berusia 60 tahun atau sekitar 70,2%, hal ini membuktikan bahwa lansia di Indonesia memiliki resiko tinggi mengalami jatuh. Secara umum kondisi fisik seseorang yang telah memasuki lanjut usia mengalami perubahan. Perubahan-perubahan yang terjadi pada lansia dapat menimbulkan masalah salah satunya dapat meningkatnya resiko jatuh dan berakibat cedera dan gangguan pemenuhan activity daily living bagi lansia. Tujuan: untuk mengumpulkan dan menganalisis tingkat kemandirian activity daily living dengan resiko jatuh pada lansia. Metode: desain penelitian yang di gunakan adalah literature review. Hasil: pencarian jurnal menggunakan tiga database yaitu scholar, proquest dan perpurnas dengan memasukan kata kunci tingkat kemandirian or activity daily living or resiko jatuh, hasil pencarian di dapatkan jurnal/artikel sebanyak 1.061.804 dari setiap database proquest sebanyak 921.370, perpurnas 139.342, scholar 1.092 kemudian di screeaning berdasarkan 5 tahun terakhir dari ketiga database tersebut menjadi 42.667 selanjutnya jurnal atau artikel di seleksi judul didapatkan 1.245 kemudian di exluded sebesar 1.192 dan hasil pada identifikasi abstrak menjadi 48 dari jumlah tersebut di exluded lagi sebesar 38 dan di dapatkan hasil jurnal yang sesuai tujuan dan rumusan masalah adalah 10 jurnal lima nasional dan lima internasional. Kesimpulan: adanya hubungan antara tingkat kemandirian activity daily living dengan resiko jatuh pada lansia, semakin tinggi kemandirian lansia maka semain kecil angka resiko jatuh. Kata kunci: tingkat kemandirian, ADL, resiko jatuh dan lansia
the Development of safety and comfort fulfillment in Preventing injury for stroke patients with wheelchair: A systematic review: Indonesia: Pengembangan rasa aman dan nyaman untuk mencegah injury pada penderita stroke yang menggunakan kursi roda Abdan Syakura; Anggeria Oktavisa Denta; Maura Mirza Putri Sugiharto
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.207

Abstract

Pendahuluan: Kursi roda yang ada saat ini masih beum didesain adjustable dan masih tergolong standart sehingga masih banyak memiliki keluhan pada bagian keamanan dan kenyaman pada saat digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan rasa aman dan nyaman penderita stroke yang menggunakan kursi roda. Metode: Desain penelitian ini menggunakan desain systematic review dengan menelaah beberapa artikel sesuai dengan keyword yang sudah ditentukan. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh yaitu melakukan pengembangan pada seatbelt dengan menggunakan model three points dan bahan polyester serta bagian armrest yang ditambahkan pad (armrestpad) dengan menggunakan material plastik yang disesuaikan dengan dimensi siku duduk dan ukuran persentil sebesar 203.08 mm. Diskusi: Pengembangan kursi roda mampu meningkatkan keamanan dan kenyaman pasien stroke yang menggunakan kursi roda dalam melakukan mobilisasi
Gambaran Status Gizi Balita Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwates Ririn Handayani; Yuningsih; Laila Karimatu Zalika
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.223

Abstract

Indonesia is one of the countries with the highest child mortality rate due to Covid-19 which is 2.5 percent. One of the causes of the high child mortality rate is the low level of child health examinations, the status of children with congenital disorders and children with poor nutritional status. Increasing immunity needs to be done to prevent morbidity in children. One of them is by eating balanced nutrition, maintaining health protocols, wearing masks and avoiding crowds. The purpose of this study was to identify the nutritional status of toddlers during the Covid-19 pandemic. Research of methods is descriptive, cross sectional approach. Subjects in this study were all toddlers in Posyandu Aster 11 and 15 as much 91 children. Methods of collecting data by measuring TB and BB. Measurement results analyzed using a table of categories of nutritional status of toddlers to WHO. Data analysis used the frequency distribution. Analysis result were based on TB/U (45% in the very short category, 9% short, 46%). ), analysis based on BB/TB (2% with very thin category, 3% thin, 65% normal, 30% fat). Research conclution that most of toddlers have good nutritional status, although there are toddlers of poor nutritional status and there are toddlers with category of very short (stunting).

Page 1 of 2 | Total Record : 20