cover
Contact Name
Heri Setiawan
Contact Email
heri_setiawan@unram.ac.id
Phone
+6285790315191
Journal Mail Official
pendagogia.ec3@gmail.com
Editorial Address
Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram Jln. Abd. Kadir Munsyi, Gg Dahlia No. 2, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat Tel : (0370) 639650 ; Email: pendagogia.ec3@gmail.com Kode Pos. 83127
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : 27764109     EISSN : 27764095     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar berfokus pada isu-isu utama dalam Belajar dan Pembelajaran, Penilaian dan Evaluasi, Metode Pembelajaran, Media Pembelajaran, konten pelajaran pengembangan di sekolah dasar (Bahasa Indonesia, Sains, IPS, Matematika, PPKn, Pendidikan Seni), Bimbingan dan Konseling, Psikologi , dan Manajemen pendidikan dasar. Jurnal ini juga berisi hasil kajian dan penelitian di bidang Pendidikan Dasar di perguruan tinggi dan di pendidikan dasar pada umumnya. Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar menerima artike terkait hasil kajian dan penelitian dosen, mahasiswa, guru, praktisi dan peneliti di bidang pendidikan dasar serta hasil kajian kepustakaan di bidang pengajaran di sekolah pendidikan dasar. Untuk kategori penelitian, artikel dapat ditulis menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, penelitian dan pengembangan (R&D) dan dapat dibuat dalam berbagai desain penelitian (penelitian aksi, eksperimen, korelasi, studi kasus, dll).
Articles 143 Documents
Analisis Keterampilan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Media Gambar Berbasis Kearifan Lokal di Kelas III SD Negeri 1 Srandakan Ajeng Dafiq Muslichah; Heru Purnomo
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 3: Desember 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v5i3.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan berbicara siswa kelas III A SD Negeri 1 Srandakan melalui pemanfaatan media gambar berbasis kearifan lokal. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan profil kemampuan yang beragam: 6 siswa (25%) berkategori baik, 10 siswa (41,7%) cukup, dan 8 siswa (33,3%) kurang. Kendala utama meliputi keterbatasan kosakata dan kepercayaan diri saat tampil di depan kelas. Implementasi media visual lokal yang didukung strategi kerja kelompok serta kolaborasi orang tua terbukti mampu menstimulasi antusiasme dan keberanian siswa bercerita. Meskipun demikian, siswa pada kategori kurang masih menunjukkan ketergantungan pada arahan guru. Disimpulkan bahwa media berbasis kearifan lokal efektif sebagai sarana penguat identitas budaya sekaligus pemicu interaksi verbal, namun memerlukan pendampingan intensif bagi siswa dengan hambatan belajar spesifik.
Implementasi Kegiatan Keputrian Sebagai Upaya Mengatasi Perilaku Menyimpang Pada Siswi Kelas 5 DI SD Negeri Kadiluwih Rachma Hidayah; Heru Purnomo
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 3: Desember 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v5i3.227

Abstract

Program kegiatan keputrian merupakan salah satu upaya strategis dalam membentuk karakter siswi di tingkat sekolah dasar, khususnya di SD Negeri Kadiluwih. Program ini dirancang untuk mengatasi perilaku menyimpang yang sering muncul pada usia pra-remaja, seperti kurangnya disiplin dan pergaulan yang tidak sesuai norma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kegiatan keputrian dan efektivitasnya dalam membangun karakter siswi melalui tiga bentuk kegiatan utama: sharing session, ceramah keislaman, dan sosialisasi kesehatan reproduksi. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keputrian memberikan dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri, disiplin, dan pemahaman siswi mengenai nilai-nilai moral serta etika. Dengan berbagai manfaat tersebut, program ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan dijadikan model pembinaan karakter di sekolah dasar lain.
Peran Administrasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan dalam Mendukung Efektivitas Pembelajaran di Sekolah Terbit Peria Noma Pasaribu; Ali Mustopa Yakub Simbolon; Satwika Hartanti Harahap; Fariza Putri Ramadhani Siregar; Mazdalifah Harahap
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 3: Desember 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v5i3.255

Abstract

Administrasi tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) memegang peran vital dalam peningkatan mutu pendidikan melalui manajemen sumber daya manusia yang profesional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi administrasi PTK terhadap efektivitas pembelajaran menggunakan metode studi kepustakaan (literature review). Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan administrasi yang sistematis—meliputi rekrutmen, pengembangan, hingga evaluasi—memungkinkan guru meminimalkan beban non-akademis dan lebih fokus pada kegiatan mengajar. Hal ini berdampak positif pada kinerja guru dan hasil belajar siswa. Indikator keberhasilan terlihat dari peningkatan kinerja, profesionalisme, dan motivasi kerja. Kesimpulannya, tata kelola administrasi yang terencana berkontribusi signifikan menciptakan iklim sekolah yang produktif, menjadikannya elemen strategis dalam mewujudkan pendidikan yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.dalam mewujudkan proses pembelajaran yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Analisis Implementasi Pembelajaran Deep Learning pada Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Ramadhan, Diky; Purnomo, Heru
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2a: Oktober 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education holds a significant role in shaping human resources that are not only of high quality but also capable of competing globally. It is not limited to the transfer of knowledge; education also fosters moral values, character development, and critical thinking skills, which are essential in navigating the complexities of the modern world. However, learning at the elementary level still encounters several challenges, particularly in developing students’ critical thinking abilities. Many students face difficulties in identifying problems, constructing logical reasoning, making conclusions, and actively participating in discussions or solving problems. To overcome these obstacles, the deep learning approach has been introduced as a relevant solution. This method focuses on building meaningful understanding by connecting learning content with real-life contexts, while encouraging reflective and analytical thinking. This study aims to describe the implementation of deep learning in Science and Social Studies (IPAS) learning for fifth-grade students at SD Negeri Gedongkuning. A qualitative descriptive method was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that students became more active and demonstrated better critical thinking skills. Nevertheless, several barriers remain, such as limited instructional time, inadequate facilities, and teacher readiness. Therefore, strong policy support, regular teacher training, and parental involvement are crucial for successful implementation.
Desain Instrumen Diagnostik Berbasis Two-Tier untuk Mendeteksi Miskonsepsi Materi Wujud Zat Siswa SD Muhammadiyah Ambarbinangun Nikadinata, Vivian; Purnomo, Heru
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2a: Oktober 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes diagnostik two-tier yang dapat digunakan untuk mendeteksi miskonsepsi siswa kelas IV SD pada materi wujud zat. Instrumen ini dirancang untuk menggali tidak hanya jawaban siswa, tetapi juga alasan yang mendasari pilihan jawaban tersebut, sehingga mampu mengidentifikasi miskonsepsi secara lebih mendalam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan tahapan meliputi identifikasi konsep, penyusunan soal, validasi oleh ahli, dan uji coba terbatas pada siswa. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli pendidikan untuk menilai kelayakan soal dari segi isi, bahasa, dan kemampuan mendeteksi miskonsepsi. Hasil uji coba menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan efektif dalam mengungkap berbagai bentuk miskonsepsi siswa, seperti kesalahpahaman mengenai perubahan wujud zat dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Instrumen ini diharapkan dapat digunakan oleh guru sebagai alat evaluasi diagnostik dalam proses pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Identifikasi Miskonsepsi Siswa SD Negeri Panggang Menggunakan Tes Diagnostik Two-Tier Pada Materi Wujud Zat Dan Perubahannya Qatrunnada, Assita Azka; Purnomo, Heru; Kurniawati, Wahyu
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2a: Oktober 2025
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

At the elementary school level, education has a very important role in shaping the way students think and providing a strong foundation for understanding various basic concepts in science. However, in reality there are still many students who experience misconceptions. This study aims to identify students' misconceptions through a two-tier diagnostic test. The diagnostic test consisted of 25 multiple choice items covering three subconcepts and was tested on 51 fourth grade students. The research method used is descriptive qualitative method because this research only focuses on one variable, namely student misconceptions that occur in learning the topic of the form of substances and their changes. The test results show that students' misconceptions are quite high, namely 61.43% with the highest misconception topic on the types of substances, which is 70%. Based on these results, it can be concluded that diagnostic tests need to be carried out in learning to be able to reveal students' misconceptions before learning.
Evaluasi Implementasi Program Sholat Dhuha sebagai Instrumen Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik di SD Muhammadiyah 1 Babat Priandini, Faiz Arinda; Wijayanti, Puri Rahayu; Agustina, Hesti Fajar; Nisa, Zahrotun
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1: April 2026
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v6i1.268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program sholat Dhuha sebagai instrumen pembentukan karakter disiplin peserta didik di SD Muhammadiyah 1 Babat. Disiplin merupakan salah satu nilai fundamental yang dibutuhkan dalam pendidikan untuk membentuk peserta didik menjadi individu yang bertanggung jawab. Program sholat Dhuha dipilih sebagai pendekatan berbasis keagamaan untuk menanamkan kedisiplinan melalui pembiasaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik, guru, dan kepala sekolah yang terlibat dalam program sholat Dhuha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program sholat Dhuha memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter disiplin peserta didik. Hal ini tercermin dari peningkatan disiplin waktu, kepatuhan terhadap peraturan sekolah, tanggung jawab, dan fokus dalam belajar. Faktor pendukung meliputi dukungan pihak sekolah, fasilitas memadai, bimbingan guru, dan keterlibatan orang tua. Namun terdapat kendala seperti kurangnya kesadaran peserta didik, keterbatasan waktu, dan pengaruh teman sebaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program sholat Dhuha efektif sebagai strategi pembentukan karakter disiplin pada peserta didik sekolah dasar.
Analisis Keterampilan Menulis Teks Narasi Melalui Media E-Flashcard Pada Siswa Kelas IV SD Kemala Bhayangkari 5 Lamongan Trisiya, Oktavia; Chintya Putri, Clara Riza; Sari, Wiwin Novita; Khasanah, Linaria Arofatul Ilmi Uswatun
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1: April 2026
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v6i1.270

Abstract

Keterampilan menulis teks narasi merupakan kompetensi penting yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, namun pada praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, dan menggunakan bahasa secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan menulis teks narasi siswa kelas IV sekolah dasar melalui penggunaan media E-flashcard digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Kemala Bhayangkari 5 Lamongan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes menulis teks narasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media E-flashcard digital membantu siswa dalam mengembangkan ide cerita, memahami struktur teks narasi, serta meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran menulis. Media ini memberikan stimulus visual yang memudahkan siswa menuangkan gagasan secara runtut. Media E-flashcard digital dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif untuk mendukung keterampilan menulis teks narasi siswa sekolah dasar.  
Pengaruh Penggunaan Media Vidio Animasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas V SDN 2 Tambakrigadung Bella, Jesica Bella Anggraini; Jesica Bella Anggraini; Qoni'atul Khamdiyah; Yuliya Indri Rufaidah
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1: April 2026
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v5i2a.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SDN 2 Tambakrigadung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar matematika siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Tambakrigadung yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video animasi memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar matematika siswa. Siswa yang belajar menggunakan media video animasi memperoleh hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang belajar tanpa menggunakan media video animasi. Dengan demikian, media video animasi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.                  
Implementasi dan Relevansi Kultur 5S dalam Program Sekolah Ramah Anak di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung Sugiarto, Jahyan; Soleha, Maratu
Pendagogia: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1: April 2026
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/pendagogia.v6i1.274

Abstract

Kultur sekolah 5S berperan penting dalam peningkatan kualitas sekolah, namun penerapannya harus disesuaikan dengan kondisi sekolah dan konsep Sekolah Ramah Anak yang aman, bersih, sehat, peduli, berbudaya, serta menjamin hak dan perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan relevansi Kultur 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara kepada kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai sumber data utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kultur 5S dilakukan melalui kegiatan rutin seperti mencontoh perilaku guru, kepramukaan Hizbul Wathan, sholat dhuha, dan pembiasaan nilai-nilai keislaman, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang bersih, aman, ramah, sehat, asri, dan nyaman. Selain itu, relevansi Kultur 5S dilakukan melalui penguatan karakter siswa dengan semboyan fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dan penerapan ajaran Al-Qur'an dan Hadits dalam kegiatan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa Kultur 5S berkontribusi nyata terhadap pembentukan karakter dan peningkatan kualitas pendidikan di SD Muhammadiyah 1 Bandar Lampung.