cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 529 Documents
Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Kader Posyandu serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting di Posyandu Balita Sehat, Boyolali Willy Johan; Eria M. Maulida; Ririn D. Aryanti; Anastiti E. Wulandari; Rengga Y. Nanta; Nandio P. Nugroho; Winda Ariyanti; Dicky Krisnanda; Feri Nugrahanto; Bunga A. Fitri; Nadia Agustina; M. Ayub Ansor; Afio Herlingga; Anggun B. Cendikia; Defi F. Widiyastuti; Ivan Susanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1220

Abstract

Stunting merupakan masalah malnutrisi kronis yang memengaruhi pertumbuhan fisik anak, perkembangan otak, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Di Indonesia, prevalensi stunting masih tergolong tinggi, dengan angka mencapai 28% pada anak balita di Kabupaten Boyolali. Faktor penyebab utama meliputi pola makan yang tidak memadai, sanitasi yang buruk, dan kondisi sosial ekonomi keluarga. Selain itu, kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi menjadi hambatan signifikan dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat, khususnya ibu, dalam mencegah stunting melalui penyuluhan berbasis komunitas di Desa Gatak, Kecamatan Boyolali. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif dan diskusi kelompok, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku peserta berada pada kategori rendah. Namun, setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan di seluruh kategori dengan p<0,001. Peningkatan ini terlihat merata pada semua kelompok peserta, baik yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi maupun rendah, serta pada kader posyandu maupun non-kader. Survei kepuasan peserta menunjukkan tanggapan yang sangat positif terhadap penyuluhan, dengan penilaian "sangat baik" untuk materi yang disampaikan dan manfaat yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis komunitas merupakan intervensi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan stunting di Kabupaten Boyolali.
Implementasi MBKM Mandiri Mengajar di SD Negeri Mategal 1 Kecamatan Parang Kabupaten Magetan Desi Ayu Sulistyo; Putri Rachmadyanti; Vivi Astuti Nurlaily; Mulyani Mulyani; Kayubi Kayubi; Siwi Prihatin Widyati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1221

Abstract

Tujuan kegiatan MBKM Mandiri Mengajar di Sekolah ini yaitu menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa serta membantu sekolah dalam pelaksanaan serta peningkatan kualitas pendidikan. Kegiatan pengabdian ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan analisis hasil. Implementasi MBKM Mandiri Mengajar di Sekolah di SD Negeri Mategal 1 berjalan dengan baik, baik program mengajar maupun non-mengajar. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa juga berkontribusi dalam berbagai program yang ada di SD Negeri Mategal 1. Kegiatan MBKM mandiri Mengajar di Sekolah ini mendapatkan respon positif dari warga sekolah berdasarkan kuesioner yang telah dibagikan. MBKM Mandiri Mengajar di Sekolah memberikan manfaat yang luar biasa, baik bagi sekolah maupun mahasiswa. Manfaat bagi sekolah yaitu mendapatkan bantuan tenaga dan pikiran dalam proses pendidikan di sekolah, serta membantu sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Manfaat bagi mahasiswa yaitu meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melakukan pembelajaran di sekolah.
Penguatan Manajemen Pemasaran Melalui Pelatihan Dan Pendampingan Community Based Tourism (CBT) PADA Destinasi Dalan Tegalan (DDT) Abdul Muhsyi; N. Ari Subagio; Ahmad Abdi Roisul Munadlifin; Maria Ulfa Nur Rahmatillah; Sulaiman Rosid
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1225

Abstract

Pemasaran merupakan salah satu instrumen penting dalam semua aspek pekerjaan dan juga bisnis, untuk mengelola pemasaran agar dapat terlaksana sesuai dengan tujuan utama suatu usaha, maka diperlukan sebuah manajemen pemasaran. Manajemen pemasaran bertujuan untuk melayani dan memenuhi kebutuhan konsumen atau pelanggan. Manajemen pemasaran harus diterapkan demi kelangsungan hidup usaha. Salah satu UMKM yang masih eksis adalah Destinasi Dalan Tegalan (DDT) yang berada di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Permasalahan DDT saat ini adalah manajemen pemasaran yang kurang optimal. Tahapan dalam pengabdian ini terdiri dari tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pelatihan mengenai Manajemen Pemasaran dilakukan di balai desa dan diikuti oleh 20 masyarakat DDT. Pelatihan ini berjalan dengan lancar dan berdampak baik, terbukti dari hasil pretest dan posttest yang menunjukkan hasil bahwa peserta yang memperoleh nilai 50-100 pada pretest sebanyak 12 orang kemudian pada posttest meningkat menjadi 19 orang. Selain itu peserta juga sangat antusias mengikuti pelatihan dibuktikan dengan jawaban peserta yang cukup baik ketika berinteraksi dengan narasumber dan ketika memberikan pertanyaan maupun masukan terhadap proses berjalannya pelatihan.
Penyuluhan Edukasi Massage Bagi Komunitas Ibu dan Anak Di Posyandu ILP Ngijo: Meningkatkan Kemampuan Ibu Dalam Meningkatkan Berat Badan Anak Laila Romadhona; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1226

Abstract

Posyandu ILP Ngijo terletak di Kecamatan Karang Ploso, Kabupaten Malang, dan menjadi mitra dalam pengabdian masyarakat ini. Banyak ibu yang belum memahami pentingnya massage bayi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan, terutama dalam meningkatkan berat badan anak. Padahal, massage bayi secara rutin dapat membantu mengatasi masalah seperti perut kolik atau kembung, meningkatkan kualitas tidur, dan mendukung relaksasi tubuh. Selain itu, massage juga bermanfaat untuk memperbaiki nafsu makan anak, khususnya jika didahului dengan stretching. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan edukasi tentang teknik massage bayi kepada ibu-ibu di Posyandu ILP Ngijo guna meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan mereka dalam melakukan massage yang benar untuk membantu meningkatkan berat badan anak. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan meliputi promosi kesehatan dengan penyampaian materi menggunakan media poster, demonstrasi langsung teknik massage, serta sesi tanya jawab interaktif. Data dikumpulkan melalui wawancara sebelum dan sesudah penyuluhan, serta observasi partisipasi ibu selama kegiatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menilai perubahan pemahaman dan kemampuan ibu dalam melakukan massage bayi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan ibu-ibu dalam melakukan massage bayi di rumah. Partisipasi aktif terlihat dari antusiasme ibu selama penyampaian materi, termasuk dalam sesi tanya jawab. Setelah penyuluhan, ibu-ibu mampu mempraktikkan teknik massage yang telah didemonstrasikan dengan benar. Kesimpulan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan massage bayi untuk mendukung peningkatan berat badan anak. Metode promosi kesehatan berbasis poster dan demonstrasi langsung efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Posyandu ILP Ngijo. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pemberdayaan ibu sebagai pendukung utama kesehatan anak.
Pengembangan Wisata Olovatu Dengan Membuat Jalur Hiking Berbasis Edukasi Kebudayaan Lokal Tumbuhan dan Hewan Endemik Sulawesi Tengah di Kawasan Wisata Olovatu River Tubing Desa Oloboju Wendi Muhammad Fadhli; Natasya S. Matoka; Ratri Astrid; Lailatul Mukaromah; Faradillah Faradillah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1229

Abstract

Industri pariwisata di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian negara, dengan potensi pendapatan yang terus berkembang secara global. Salah satu bentuk wisata yang semakin diminati adalah petualangan alam, terutama pendakian gunung. Di Sulawesi Tengah, Kabupaten Sigi memiliki potensi objek wisata yang menarik, yakni tubing di Sungai Olovatu. Potensi tersebut mencakup pemandangan alam yang indah, sungai yang jernih, serta kehidupan masyarakat yang memiliki nilai gotong royong yang tinggi. Namun, objek wisata ini belum dikelola dengan optimal, dengan masalah utama berupa kurangnya petunjuk arah, denah, dan pengelolaan lokasi yang belum tertata dengan baik. Program yang diusulkan oleh tim POMN dari Formakip UWN bertujuan untuk mengembangkan kawasan Olovatu River Tubing sebagai destinasi wisata berbasis ekowisata yang berkelanjutan. Program ini meliputi pembuatan jalur hiking yang aman, penyediaan peralatan keselamatan, dan peningkatan pengelolaan kawasan wisata agar dapat meningkatkan daya tarik dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal. Dari penerapan program tersebut memiliki implikasi yang baik dan berkelanjutan, khususnya berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan yaitu. di Wisata Olovatu River Tubing. Tingkat pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan baik 0,25%, cukup 0,25%, kurang 50%. sesudah dilakukan penyuluhan pengetahuan kategori Baik mencapai 100%. dengan demikian adanya peningkatan sebelum dan sesudah terlaksananya penelitian tersebut. Pada dasarnya pengetahuan masyarakat mitra tentang pengembangan wisata berbasis edukasi kebudayaan lokal masih rendah. Hal ini bisa dilihat dari pemahaman masyarakat mitra yang masih kurang.
Transformasi Teknologi Pengering Sebagai Solusi Efisiensi Produksi Krupuk Puli Terigu di UMKM Kabupaten Kediri: Studi Kasus Desa Kemirahan Dani Irawan; Annisya Annisya
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1231

Abstract

UMKM di Indonesia, termasuk di Desa Kemirahan, Kabupaten Kediri, memainkan peran penting dalam perekonomian nasional. UMKM krupuk puli terigu di desa ini memiliki potensi besar untuk berkembang, meskipun menghadapi kendala teknis dalam produksi, khususnya pada proses pengeringan yang masih mengandalkan sinar matahari langsung. Program pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi pengering untuk mendukung akselerasi penjualan dan meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahap: identifikasi kebutuhan, perencanaan teknologi, pelatihan UMKM, serta monitoring dan evaluasi. Hasil yang dicapai selama pelaksanaan program ini meliputi peningkatan kecepatan produksi, di mana penggunaan teknologi pengering mengurangi waktu pengeringan secara signifikan, memungkinkan kapasitas produksi harian meningkat. Selain itu, kualitas produk juga lebih baik, dengan tekstur dan cita rasa yang konsisten, serta daya tahan yang lebih lama. Selain aspek teknis, program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran para pelaku UMKM tentang pentingnya teknologi dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi. Para pelaku UMKM di Desa Kemirahan kini lebih terbuka terhadap penggunaan teknologi modern yang dapat mendukung pertumbuhan usaha mereka di masa depan. Program ini diharapkan dapat menjadi model untuk UMKM lain di wilayah lain
Pelatihan Manajemen Pustaka Melalui Zotero Bagi Guru SMP Negeri 2 Majene Aulia Rahmadhani; Haryanti Putri Rizal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1234

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat memberikan pengaruh terhadap setiap aspek salah satunya di bidang pendidikan. Adapun contoh pengaruh teknologi di bidang pendidikan adalah pemanfaatan IT dalam manajemen pustaka. Saat ini, sudah banyak manajemen referensi yang dapat membantu dalam mengelola referensi salah satunya Zotero. Zotero dapat membantu guru-guru dalam membuat daftar pustaka saat menyusun karya tulis ilmiah. Pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan manajemen pustaka melalui Zotero diangkat sebagai upaya untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru agar dapat menggunakan aplikasi Zotero dalam menyeleksi, menetapkan, serta mengelola sumber rujukan yang akan disitasi dalam karya ilmiah dengan akurat, efektif, dan efisien.Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan guru SMP Negeri 2 Majene melalui metode diklat yakni guru-guru diberikan pemaparan materi serta latihan terkait pengoperasian aplikasi Zotero. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa berdasarkan evaluasi pelaksanaan kegiatan secara umum, diperoleh respon peserta yang sangat setuju bahwa kegiatan sesuai dengan harapan peserta (55%) dan sisanya setuju (45%), serta peserta sangat setuju bahwa mereka mampu mengaplikasikan penggunaan Zoterosetelah menerima materi (45%) dan sisanya setuju (55%).
Sosialisasi Penerapan Literasi Fungsional Pada Anggota Daswisma Anggrek 2 , Kelurahan Lawangan Daya, Kecamamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Nur Fathin Luaylik; Rina Nur Azizah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i1.1236

Abstract

Penggunaan literasi fungsional dalam mendapatkan informasi oleh anggota Dasawisma Anggrek 2, Kelurahan lawangan Daya, Kabupaten Pamekasan masih terbatas sarana dan prasarana serta akses internet. Sehingga anggota Dasawisma Anggrek 2 cenderung menggunakan referensi online berupa video tutorial karena merasa konten lebih bervariasi. Kondisi ini menyebabkan mayoritas anggota Dasawisma enggan menggunakan fasilitas referensi manual. Terlebih lagi referensi manual sangat terbatas jumlahnya. Tujuan kegiatan diantaranya pembiasaan terhadap anggota dasawisma anggrek 2 , kelurahan Lawangan Daya untuk menumbuh kembangkan semangat literasi, baik llirerasi manual maupoun digital dalam mendaptkan informasi. Terutama ketika memerlukan informasi berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan prngabdian pada masyarakat dilaksanakan dengan cara tim pengabdian melakukan pelatihan mengenai teknik membaca cepat refrensi manual dan cara mengakses refrensi online.Dari hasil kegiatan ditemukam bahwa menurunnya minat literasi fungsioanl dalam memenuhi informasi yang dioerlukan. Sedangkan anggota dasawisma Anggrek 2 yang akan menggunakan literasi manual namun jumlahnya sangat terbatas, sedangkan refrensi online masih terbatas dengan akses internet serta sarana prasarana lainnya. Anggota dasawisma Anggrek 2 terdiri dari 28 orang . Hasil kegitan pada anggota Dasawisma Anggrek 2 yakni saat ini sudsah terbiasa menggunakan literasi fungsional baik manual maupun online dalam memperoleh informasi untuk menyelesaiakn permaslahan sehari-hari. infirmasitermasuk jumlah peserta di setiap kelompok, hasil utama untuk setiap kelompok, dan manfaat yang telah diperoleh dari hasil kegiatan.Setelah kegiatan pengabdian dilaksanakan, maka anggota dasawisma Anggrek 2 yang awalnya tidak memiliki ketertarikan terhadap penggunaan literasi manual, saat ini sudah mulai terbiasa dan memahami cara mengakses informasi melalui referensi manual dengan kemapuan mereka membaca secara cepat. Sedamgkan penggunaan literasi digital para anggota Dasawisma Anggrek 2 sudah bisa dikolaborasikan dengan refrensi manual. Penggunaan refrensi digital sudah tidak lagi terbatas akses internet.
Pendampingan Inovasi Teknologi Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Eksplorasi Kearifan Lokal Pada Siswa SMK Sujarwo Sujarwo; Sukmawati Sukmawati; Sunarlia Limbong; Vivit Rosmayanti; Asdar Asdar; Chusnul Chatima
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1243

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam inovasi teknologi pembelajaran bahasa Inggris melalui eksplorasi kearifan lokal pada siswa SMK Negeri 5 Gowa. Metode PKM ini dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, eksplorasi kearifan lokal, penerapan pembelajaran kontekstual, pendekatan project-based learning (PjBL), evaluasi dan refleksi. Lokasi di SMK Negeri 5 Gowa yang berjumlah 24 orang siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berdasarkan pre-test dan post-test, rata-rata nilai Bahasa Inggris siswa mengalami peningkatan signifikan, dari 60 menjadi 84 setelah mengikuti program ini. Temuan kegiatan PKM ini mengindikasikan bahwa pendekatan teknologi inovatif yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran Bahasa Inggris berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik, relevan, dan partisipatif, sehingga mendorong siswa untuk lebih aktif terlibat dan mencapai hasil belajar yang lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa selain memberikan manfaat akademik, pendekatan ini juga mendukung pelestarian dan promosi budaya lokal, sehingga menjadikannya sebagai model pembelajaran yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan identitas budaya lokal siswa.
Penguatan Pengembangan Literasi Digital Adatasi Penggunaan Sistem Teknologi Informasi Learning Managemen System (LMS) Dan Pertanian Muh Arief Muhsin; Syafiuddin Saleh; Lukman Anas; Reski Amalia Salam; Andi Muhammad Akbar
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1250

Abstract

Penggunaan literasi digital dan pemanfaatan LMS sangat membantu proses pembelajaran bagi guru di Pesnatren. Selain itu, pemanfaatan lahan pertanian perlu dikembangkan untuk kebutuhan perekonomian pesantren. Adapun tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru memanfaatkan lierasi digital dan LMS dalam pembelajaran. Tujuan kedua adalah memberikan pelatihan pembuatan pestisida ramah lingkungan untuk keberlanjutan pengembangan pertanian. Mitra dalam program ini adalah Pondok Pesantren Darul Fallah Bissoloro di Kabupaten Gowa. Jumlah peserta yang ikut sebnyak 35 orang yang terdiri dari guru dan masyarakat umum. Program pengabdian ini dilakukan dengan petihan dan FGD secara langsung bersama guru dan seluruh staf pengajar di pesantren tersebut terkait literasi digital dan pemanfaatan LMS. Sedangkan pelatihan pembuatan pestisida ramah limgkungan diikuti oleh guru-guru dan masyarakat sekitar pesantren, kegiatan dilakukan berupa workshop pemberian materi dan praktek membuat pestisida dengan bahan yang ada disekitar lingkungan pesantren. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam menggunakan lierasi digital dan LMS. Meraka memahami jenis literasi digital dan mampu mengembangkannya dalam menyusun materi dan mendia pembelajaran. Sedangkan untuk pelatihan pestisida ramah lingkungan, masyarakat sangat antusias mengingat permasalahan pertanian yang dihadapai dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pestisida berbahan kimia. Selain itu meraka mampu membuat pestisida secara mandiri karena bahan yang tersedia dilingkungan sekitar. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi guru-guru pondok pesantren Darul Fallah dan masyarakat sekitar. Para guru mengetahui berbagai jenis literasi digital dan pemanfaatan LMS, sedangkan petani dapat memanfaatkan berbagai bahan alami yang ada disekitar lingkungan untuk membuat pestisida ramah lingkungan