cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 529 Documents
Peningkatan Pengetahuan Tentang Penyakit Diabetes Mellitus (DM) Pada Masyarakat Lansia Desa Kerdu Girimarto Kecamatan Girimarto Yohanes Wahyu Nugroho; Faisal Imam Lalus Wijanarko; Rosidah Ulfa Istiqomah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1130

Abstract

Perubahan pola hidup masyarakat meningkatkan prevalensi penyakit degeneratif seperti Diabetes Mellitus (DM), yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di kalangan lansia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat lansia di Desa Kerdu Girimarto tentang DM melalui penyuluhan yang interaktif dan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi survei awal untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman peserta, penyampaian materi menggunakan presentasi multimedia, demonstrasi praktis, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Penyuluhan dilaksanakan dengan melibatkan 30 lansia dan didukung oleh tim PPK Puskesmas Kerdu Girimarto. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan awal peserta berada pada rata-rata 51%, yang meningkat signifikan menjadi 83% setelah penyuluhan. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode interaktif dan relevansi materi yang disampaikan. Peserta memberikan tanggapan positif, menyatakan bahwa materi mudah dipahami dan bermanfaat dalam mengubah pola hidup menuju gaya hidup sehat. Penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat lansia dalam pencegahan DM. Untuk keberlanjutan program, disarankan dilakukan pendampingan rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pembentukan kelompok peduli DM di desa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dapat menjadi strategi efektif dalam pencegahan penyakit kronis di masyarakat.
Edukasi Sistem Budidaya Sayuran dengan Teknik Minaponik Terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT) di Aceh Barat Oviana Lisa; Fantashir Awwal Fuqara; Jasmi Jasmi; Siti Aminah; Yulia Windi Tanjung
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1135

Abstract

Kabupaten Aceh Barat memiliki lahan budidaya yang optimal untuk pertumbuhan berbagai tanaman sayur. Pengembangan sistem budidaya sayuran dengan teknik minaponik dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan diversifikasi pertanian sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Edukasi dan penerapan teknik minaponik di Aceh Barat melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan produksi sayuran dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI dengan melibatkan anggota Kelompok Wanita Tani Sejahtera sebagai mitra pengabdian. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi terkait budidaya sayuran dengan teknik minaponik dan mempraktekkan secara langsung kombinasi sistem budidaya antar hidroponik dan aquakultur tersebut kepada masyarakat. Dilakukannya evaluasi kegiatan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra setelah tahapan kegiatan berlangsung. Kegiatan pengabdian yang dilakukan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera di Desa Peunia, Aceh Barat, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota dalam budidaya sayuran menggunakan teknik minaponik. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan aplikasi teknologi ini, keberlanjutan program dan kolaborasi dengan pihak terkait seperti Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sangat penting untuk memastikan penerapan yang konsisten dan optimal.
Pelatihan Literasi Digital Untuk Guru SD Dalam Mencetak Smart Kids di Era Teknologi Asep Sukenda Egok
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1140

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Guru sebagai pendidik utama memiliki peran penting dalam mempersiapkan siswa menjadi individu yang cerdas dan adaptif terhadap era teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan literasi digital bagi guru sekolah dasar (SD) dalam meningkatkan kompetensi mereka untuk mencetak smart kids siswa yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan melibatkan 50 guru SD dari berbagai daerah yang mengikuti pelatihan literasi digital. Materi pelatihan mencakup pengenalan platform pembelajaran digital seperti Google Classroom, Moodle, dan Edmodo, serta strategi pengajaran berbasis teknologi menggunakan alat-alat seperti PowerPoint, Kahoot, dan Zoom untuk pembelajaran jarak jauh. Selain itu, pelatihan juga membekali guru dengan pemahaman mengenai etika penggunaan internet untuk siswa, dengan memanfaatkan sumber daya online seperti e-learning modules dan video tutorial. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kualitas pengajaran dan kebijakan pendidikan. Peningkatan pemahaman terhadap literasi digital pada 85% peserta pelatihan memberikan efek positif dalam inovasi metode pengajaran, di mana guru lebih mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, dengan guru yang lebih siap untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Secara konkret, kebijakan pendidikan harus mendukung program pelatihan literasi digital yang berkelanjutan, mengingat peran pentingnya dalam memperkuat kompetensi guru. Program pengembangan profesional bagi guru harus mencakup pelatihan rutin yang menekankan penggunaan teknologi terkini dalam pengajaran serta pembekalan tentang etika digital. Kebijakan ini akan menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mendorong terciptanya generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
Tingkat Pengetahuan Siswa SDN 1 Pewutaa Dalam Pencegahan Bullying Muhammad Agung; Frigis Ramadana; Nurfadillah Nurfadillah; Jasmine Wina Aisyiah Rachim; Nur Hikmah; Rusdiana Rusdiana; Hastuti Hastuti; Kadek Ayu Anggraeni; Inri Safitri; Nirwana Nirwana; Syarif Syarif; Bahrul Alfadillah; Fathur Rahman Rustan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1143

Abstract

Bullying merupakan perilaku abnormal yang berdampak pada kesehatan mental pelaku dan korban. Di SD Negeri 1 Pewutaa, Desa Pewutaa yang beragam secara budaya dan sosial, bullying menjadi tantangan serius yang memerlukan intervensi edukatif. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dirancang untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 1–6 tentang bullying melalui ceramah, media pembelajaran interaktif (poster dan PPT), diskusi, dan mini kuis. Evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan bahwa meskipun siswa mengenal istilah bullying, pemahaman mereka tentang jenis dan dampaknya masih rendah. Beberapa tantangan ditemukan, termasuk durasi program yang terbatas, kurangnya keterlibatan orang tua, dan minimnya pelatihan guru. Oleh karena itu, direkomendasikan perpanjangan program hingga 6 bulan, pelatihan guru yang terstruktur, dan workshop keluarga untuk melibatkan orang tua dalam pencegahan bullying. Integrasi program dengan kegiatan ekstrakurikuler seperti klub anti-bullying juga diusulkan untuk menciptakan budaya sekolah yang aman. Diharapkan, dengan langkah ini, pemahaman siswa tentang bullying dapat meningkat hingga 80%, dan kesadaran untuk melaporkan bullying mencapai 90%. Program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung dan bebas bullying. Dengan evaluasi jangka panjang, diharapkan program ini berkontribusi signifikan pada kesejahteraan mental siswa dan keberlanjutan pendidikan yang lebih baik.
Optimalisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di Desa Popalia Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Firdaus Firdaus; Nursamsir Nursamsir; Ahmad Farouq Mulku Zahari; Fetni Fetni; Nekstriani Nekstriani; Andi Iswan Muharram
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1150

Abstract

Desa Popalia memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) karena desa ini menjadi lokasi perguruan tinggi negeri Universitas Sembilanbelas Novemebr Kolaka. Fenomena meningkatnya pembelian tanah oleg orang-orang luar daerah menjadi tantangan tersendiri karena banyak dari mereka yang belum patuh dalam membayar PBB dan menghambat potensi dan realisasi pendapatan daerah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kewajiban perpajakan PBB dan mendorong partisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui pembayaran pajak tepat waktu. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui seminar. Masyarakat diberikan informasi dan edukasi mengenai pentingnya pajak, cara pembayaran dan manfaat pajak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai PBB dan berpengaruh positif terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak yang dapat dilihat pada Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) tahun 2023 dan 2024. Realisasi penerimaan PBB dapat meningkat setiap tahunnya dengan komunikasi dua arah melalui forum diskusi atau media sosial dan pertemuan tatap muka secara berkala antara pemerintah desa dan masyarakat.
Pelatihan Pencegahan Pajanan Asbes Bagi Relawan Bencana Maryuni Maryuni; Anna Suraya; Lelita Sari; Osama Priharto; Yunita Sari Purba; Uci Sulandari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1153

Abstract

Relawan perlu dibekali dengan pelatihan khusus untuk menghindari pajanan asbes. Asbes merupakan bahan mineral yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah kesehatan serius misalnya kanker. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktek pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana melalui pelatihan pencegahan pajanan asbes. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah relawan bencana yang berasal dari berbagai organisasi relawan daerah Bandung, Jakarta, dan Cianjur yang berjumlah 30 peserta. Metode pelatihan mengikuti modul dan kurikulum yang telah disiapkan terdiri dari ceramah, permainan, studi kasus, jigsaw, praktik, role play, demonstrasi dan pemutaran video. Evaluasi keberhasilan pelatihan dilakukan dengan membandingkan hasil pre test dan post test. relawan 71.78 dan setelah kegiatan pelatihan nilai rata-rata post test relawan meningkat menjadi 90.73. Kesimpulan pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat. Dampak jangka panjang dari kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas relawan dalam pencegahan pajanan asbes saat terjadi bencana dan relawan dapat melindungi diri terhadap pencegahan pajanan asbes. Rencana tindak lanjut dari kegiatan PKM ini, publikasi modul dan kurikulum pelatihan pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ke masyarakat luas, misalnya ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Non Governmental Organization (NGO) sehingga pencegahan pajanan asbes bagi relawan bencana ini dikenal di kalangan masyarakat luas.
Penyuluhan Posisi Duduk yang Benar untuk Mencegah Kelainan Postur Tubuh Pada Siswa SDN 2 Blimbing Anggy Nur Apriwiliyanti; Zidni Imanurrohmah Lubis; Rizal Septian
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1156

Abstract

Latar Belakang Di Indonesia, terdapat kecenderungan gangguan pada struktur tulang belakang, khususnya pada anak usia remaja, yang disebabkan oleh kebiasaan buruk yang sering dilakukan tanpa memperhatikan kondisi postur tubuh mereka, sehingga kebiasaan-kebiasaan ini dapat mempengaruhi pertumbuhan pada usia remaja. Tujuan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja untuk mengetahui posisi duduk yang benar serta cara peregangannya. Metode yang dilakukan pada kegiatan penyuluhan ini berupa penyampaian materi dengan metode ceramah dan diskusi serta mendemonstrasikan gerakan latihan peregangan kepada para siswa kemudian dipraktikkan secara bersama-sama, penyampaian materi menggunakan power point, leaflet, poster. Kesimpulan Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 55,6% menjadi 96,3%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang ergonomic duduk yang benar serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan Penyusunan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari Makassar Indrayani Indrayani; Amiruddin Hambali; Jusran Jusran; Reski Praja Putra; Nur Rahmah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1157

Abstract

Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan salah satu perangkat ajar dalam Kurikulum Merdeka yang dibuat oleh guru untuk kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Peningkatan kompetensi guru dalam menyusun modul P5 perlu dilakukan melalui pelatihan sehingga modul yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan anak dan kondisi sekolah. Oleh karena itu, dalam upaya memberikan penguatan pemahaman guru mengenai penyusunan modul P5 dalam rangka implementasi kurikulum merdeka maka pelaksanaan pengabdian berupa pelatihan terkait hal tersebut perlu dilakukan. Kegiatan pelatihan penyusunan modul P5 dilaksanakan di Sekolah Yayasan Kemala Bhayangkari Makassar dimana peserta pelatihan adalah guru-guru SD dan SMP disekolah tersebut dengan jumlah total peserta pelatihan adalah 32 orang yang terdiri dari 28 orang guru (13 orang guru SD dan 15 orang guru SMP), 2 orang anggota yayasan dan 2 orang mahasiswa. Adapun tahapan pelaksanaan pelatihan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan sosialisasi, diskusi, simulasi dan evaluasi. Indikator keberhasilan diukur berdasarkan penilaian instrumen pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari kategori rendah (36%) dan sedang (64%) sebelum materi pelatihan diberikan menjadi kategori tinggi (25%) dan sedang (75%). Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi guru, bermanfaat, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun modul P5.
Efektivitas Workshop Visualisasi Data Dasar Menggunakan Microsoft Excel untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA Barunawati Avriono Aritonang; Annas Thasya Haafizhah Salsabiila; Muhammad Arif Billah; Galuh Andini; Yoseph Friden Bani Wodju; Helisyah Nur Fadhilah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1164

Abstract

Penguasaan teknologi informasi menjadi salah satu keterampilan penting di era digital, namun siswa SMA Barunawati menghadapi tantangan dalam literasi digital, khususnya pengolahan dan visualisasi data menggunakan Microsoft Excel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui workshop interaktif yang terdiri dari sesi pemberian materi dan praktek langsung. Sebanyak 20 siswa mengikuti kegiatan ini, dimulai dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal mereka. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada post-test, dengan persentase jawaban benar naik dari 54% menjadi 79%. Selain itu, mayoritas peserta menilai materi sangat bermanfaat, dan kepercayaan diri mereka dalam menggunakan Excel meningkat. Pelatihan ini efektif dalam membekali siswa dengan keterampilan teknis dan analitis yang relevan, serta memberikan dasar yang kuat untuk mendukung kegiatan akademik mereka. Program ini dapat menjadi model untuk kegiatan serupa yang bertujuan meningkatkan literasi digital siswa di institusi pendidikan lainnya.
Pendampingan Implementasi Penggunaan Teknologi Irigasi Sprinkler Guna Peningkatan Produktivitas Bawang Merah di Desa Sana Tengah Zakira Afifu Dzikriyah; Avrihna Annavathiena Kusnadi; Ramadhanis Nova Marisca; Ardhia Regita Cahyani; Baroroh Ari Retnani; Deswita Syahda Firani; Iis Putri Oktavianingsih; Syaiful Khoiri; Mustika Tripatmasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1165

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas Trunojoyo Madura di Desa Sana Tengah, Pamekasan, dengan fokus pada implementasi teknologi irigasi sprinkler untuk meningkatkan produktivitas bawang merah. Melalui metode post test dan observasi, evaluasi dilakukan terhadap pengetahuan, manfaat, pemecahan masalah, dan kepuasan Kelompok Tani Padi Mas. Dari 20 responden, mayoritas berusia 40-49 tahun dan memiliki pendidikan menengah, dengan 55% menunjukkan pengetahuan sangat baik tentang irigasi sprinkler. Meskipun terdapat manfaat yang dirasakan, biaya instalasi menjadi kendala utama. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air, meningkatkan produktivitas bawang merah, meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan petani, sehingga kesejahteraan mereka meningkat secara signifikan dan menciptakan kesadaran akan pentingnya inovasi dalam pertanian berkelanjutan.