cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 529 Documents
Batik Ikat Celup: Rintisan Wirausaha Kelompok PKK Desa Candiwates Heni Taslima; Rahaju Rahaju; Tatik Retno Murniasih; Timbul Yuwono; Esa Putra Bayu Gusti Gineung Patridina; Surya Sari Faradiba
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1171

Abstract

Desa Candiwates berpotensi sebagai desa wisata. Akan tetapi, masyarakat setempat belum memiliki keterampilan pembuatan sovenir bagi wisatawan. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan membuat batik ikat celup yang akan digunakan sebagai sovenir. Mitra kegiatan ini adalah kelompok PKK Desa Candiwates. Peserta kegiatan sebanyak 15 orang yang merupakan perwakilan dari setiap dusun. Kegiatan abdimas berupa pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan menciptakan karya inovatif berupa batik ikat celup yang dapat menjadi peluang berwirausaha. Selain itu, kegiatan ini untuk pemberdayaan anggota kelompok PKK. Kegiatan abdimas dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah dan pemberian contoh serta pendampingan berupa kegiatan praktik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa mitra pengabdian 100% memahami teori dan dapat mengimplementasikannya. Akan tetapi, 70% kualitas corak batik ikat celup masih belum inovatif dan kreatif. Motivasi dan semangat peserta pelatihan sangat tinggi. Seluruh peserta menyatakan senang dan puas dengan kegiatan ini karena memberikan pengetahuan dan aktivitas yang bermanfaat. Hasil abdimas ini diharapkan membuka kesempatan berwirausaha bagi peserta yang ingin mengembangkan ilmu dan keterampilannya, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan pengembangan keterampilan mengolah kain batik ikat celup menjadi produk lain, seperti: taplak meja, baju, dompet, dan sebagainya.
Mengoptimalkan Potensi Pariwisata di Desa Waetuwo Melalui Pemasaran Digital A. Yuniarti; Faisal Faisal; A.Wahyuddin Nur; Prayudhi Prayudhi; Fuji Pratiwi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1174

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ekonomi Desa Waetuwo melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Budi Mandiri. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf BUMDes dan pengelola wisata Gelora Permata Hijau, khususnya dalam aspek manajemen keuangan, pemasaran digital, serta pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan desa wisata. Pelaksanaan kegiatan melibatkan serangkaian kegiatan strategis, meliputi Diskusi Kelompok Terarah (FGD) yang diadakan pada 13 Agustus 2024 dengan partisipasi 23 orang, pelatihan manajemen keuangan pada 29 Agustus 2024 yang diikuti 26 peserta, serta pelatihan manajemen pemasaran pada 3 Oktober 2024 yang melibatkan 23 peserta. Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan terkait pembuatan laporan keuangan, pemasaran berbasis digital, hingga pengaplikasian sistem informasi yang telah dikembangkan.Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola keuangan desa, memasarkan produk atau jasa desa secara digital, serta mengoptimalkan potensi wisata desa melalui inovasi teknologi. Program ini juga mencerminkan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang melibatkan kolaborasi aktif antara perguruan tinggi dengan industri dan dunia usaha, demi menghasilkan outcome pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan desa.Langkah strategis yang diambil mencakup sosialisasi, pelatihan manajemen, promosi digital, dan dukungan teknis untuk pengembangan profil di media sosial maupun e-commerce. Dengan pendekatan ini, diharapkan Desa Waetuwo mampu meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan BUMDes yang lebih inovatif dan berdaya saing.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Thunkable bagi Pendidik di UPT SD Negeri 1 Tonronge: Indonesia Rahmita Rahmita; Putriwanti Putriwanti; Danti Indriastuti Purnamasari; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1176

Abstract

Pendidikan saat ini dituntut untuk terus beradabtasi sesuai dengan perkembangan zaman, salah satunya penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Pendidik perlu mendapatkan pelatihan pembuatan media pembelajaran untuk mendukung keterampilan dalam menyiapkan proses belajar mengajar yang kreatif dan interaktif. UPT SD Negeri 1 Tonronge merupakan salah satu satuan pendidikan dengan jenjang SD di Tonrong Rijang, Kec. Baranti, Kab. Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Thunkable yang merupakan salah satu aplikasi yang dapat membantu pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan mengikuti perkembangan zaman. Tujuan dilakasanakannya pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada pendidik dalam membuat media pembelajaran dengan bantuan aplikasi Thunkable sehingga pendidik dapat mengimplementasikan media tersebut dalam proses belajar mengajar di kelas. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan jumlah pendidik sebanyak 10 orang, selama 1 hari dengan pemberian materi dan pendampingan implementasi penggunaan aplikasi Thunkable. Hasil dari kegiatan ini yakni mampu meningkatkan kemampuan pendidik dalam merancang media pembelajaran inovatif menggunakan aplikasi Thunkable, sehingga dapat mendorong peningkatan partisipasi dan pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas maupun secara mandiri.
Pelatihan Bimbingan Konseling Islam Dalam Membangun Karakter Remaja Nelmi Hayati; Aswar Anas Lubis; Mutiah Nasution; Mhd. Iksan Ibrahim; Nabilah Lubis; Novia Nora; Tuti Alawiyah; Wildan Rahmawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1181

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 2 Panyabungan dengan tujuan memberikan pelatihan bimbingan konseling Islam sebagai upaya membangun karakter positif remaja. Pelatihan ini dirancang sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh remaja, seperti krisis moral, pengaruh negatif lingkungan, dan kurangnya pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam.Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi studi kasus, dan pendampingan praktik konseling. Peserta kegiatan terdiri dari guru bimbingan konseling, wali kelas, dan siswa yang berperan aktif dalam sesi-sesi pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar bimbingan konseling Islam, teknik penerapan dalam situasi nyata, serta peningkatan keterampilan komunikasi efektif untuk membangun hubungan yang mendukung pengembangan karakter siswa. Dampak positif juga terlihat pada siswa, seperti tumbuhnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan empati dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, bermoral Islami, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Optimalisasi E-Panduan Skripsi Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Kriswantoro Kriswantoro; Lucya Wulandari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1182

Abstract

Optimalisasi e-panduan skripsi pada mahasiswa tingkat akhir bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai penggunaan platform E-Panduan Skripsi sebagai alat pendukung dalam proses penyusunan skripsi. Platform ini dirancang untuk memberikan akses yang mudah dan terstruktur terhadap informasi, pedoman, serta prosedur terkait penyelesaian skripsi. Sosialisasi ini melibatkan penyampaian materi oleh narasumber yang berkompeten, simulasi penggunaan E-Panduan, serta sesi tanya jawab interaktif untuk mengatasi kendala teknis maupun substansi yang dihadapi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami langkah-langkah administratif dan teknis dalam menyusun skripsi secara efisien, memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung penyusunan karya ilmiah yang berkualitas, serta meningkatkan tingkat ketaatan terhadap pedoman akademik yang berlaku. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung percepatan penyelesaian studi mahasiswa tingkat akhir, mengurangi kesalahan administratif, dan menciptakan budaya akademik yang lebih terstruktur di lingkungan Program Studi Pendidikan Kimia.Penggunaan platform ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyelesaian studi, tetapi juga membangun sistem pembimbingan akademik yang lebih terstruktur. Dengan menyediakan akses ke sumber referensi yang terstandarisasi, platform ini mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiatugas akhir yang lebih berkualitas.
Implementasi Aplikasi Game Hewan Endemik Kalimantan di PKBM Kencana Nusantara Yuliarti Yuliarti; Catharina Elmayanti; Lili Rusdiana; Veny Cahya Hardita
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1200

Abstract

Kalimantan memiliki biodiversitas tinggi, termasuk banyak spesies hewan endemik. Namun, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian hewan endemik menjadi tantangan utama. Artikel ini membahas implementasi aplikasi game edukasi tentang hewan endemik Kalimantan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kencana Nusantara, Palangka Raya, sebagai media pembelajaran alternatif yang edukatif dan interaktif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung dengan evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang pentingnya konservasi dan biodiversitas. Aplikasi ini berhasil mengintegrasikan edukasi dan hiburan, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan.
Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar: Membangun Budaya Positif di Kalangan Siswa Andi Nur Isnayanti; Muhammad Nazimuddin Al Kamil; Muslim AR; Mas’adi Mas’adi
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1203

Abstract

Edukasi anti-bullying di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya positif di kalangan siswa yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan positif bagi siswa. Bullying dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan perkembangan sosial anak, sehingga upaya pencegahan sejak dini sangat diperlukan. Pengabdian masyarakat dengan judul “Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Dasar: Membangun Budaya Positif di Kalangan Siswa” dilaksanakan dilakukan dengan tujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SD Inpres 8 Mamboro, yang terletak di Jalan Trans Sulawesi No 158 Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu. Adapun Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa Sekolah Dasar kelas 5 dan 6, dengan jumlah total sekitar 49 siswa yang terbagi dalam 2 kelompok di SD Inpres 8 Mamboro. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahap utama, yaitu Persiapan, tim pengabdian akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah (guru dan kepala sekolah) untuk menentukan jadwal pelaksanaan dan materi yang akan disampaikan; Penyuluhan yang melibatkan pemaparan materi tentang jenis-jenis bullying, dampaknya, serta cara pencegahan melalui presentasi interaktif dan diskusi kelompok; dan kegiatan simulasi dan permainan edukatif yang bertujuan untuk melatih keterampilan sosial siswa dalam menghadapi bullying serta mempraktikkan nilai-nilai empati dan saling menghargai. Hasil dari PKM ini akan memberikan pemahaman kepada siswa bagaimana Pencegahan Anti-Bullying di Sekolah Dasar dengan membangun Budaya Positif di Kalangan Siswa.
Edukasi Anti-Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar: Membangun Lingkungan Sekolah Ramah Anak Dyah Aini Purbarani; Rangga Putera Boroallo; Andi Rahmaeni M; Roberto Rolly Bulalong
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1205

Abstract

Masalah kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian, khususnya di sekolah. Data menunjukkan bahwa kejadian kekerasan seksual di Indonesia masih tinggi, dan banyak sekolah terus menghadapi kendala terkait dengan masalah ini. SD Inpres 8 Mamboro berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan kekerasan seksual justru membuat siswa semakin rentan. Para akademisi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui teknologi presentasi untuk bertukar informasi dan meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dengan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan kekerasan seksual. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di SD Inpres 8 Mamboro yang berfokus pada siswa kelas IV hingga VI yang berjumlah 30 peserta. Metode yang digunakan adalah partisipatif. Sharing knowledge ini penting untuk meningkatkan pemahaman siswa dan menjadikan mereka lebih berani melaporkan tindakan kekerasan yang mereka alami atau saksikan. Pendidikan kekerasan seksual di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak untuk membangun kapasitas mereka.
Pendampingan Penyusunan Business Plan Umkm Abon Ikan Bandeng di Kota Tarakan Agus Tri Darmawanto; Asih Kusuma Wijayanti; Zakaria Basran; Reza Syahrullah Mursalin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1206

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat telah dilakukan kepada UMKM yang memproduksi olahan Abon Ikan Bandeng. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki tujuan untuk menyusun profil UMKM, mengidentifikasi permasalahan UMKM, dan pendampingan business plan UMKM Abon Ikan Bandeng. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan deskripsi kualitatif. UMKM Abon Ikan Bandeng berdiri sejak 12 November 2012 dan diberi nama UMKM Mack Atoen, dengan olahan utama Abon Ikan Bandeng. Adapun permasalahan dalam UMKM tersebut adalah promosi dan pemasaran yang masih banyak menjangkau diwilayah regional wilayah Kalimantan Utara. Hal ini UMKM disarankan untuk terus meningkatkan dan mengoptimalkan promosi dan pemasaran serta perluasan wilayah pemasaran. Selain itu, pemanfaatan pengelolaan keuangan digital yang masih belum optimal. UMKM perlu pendampingan dalam mengelola UMKM Abon Ikan Bandeng untuk mengatasi permasalahan yang ada secara cepat dan tepat sehingga mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan ekonomi wilayah sekitar.
Pemberian Edukasi Fisioterapi Komunitas Dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Nyeri Haid (Disminore) Pada Anak Sekolah Dasar Selly Riski Putri; Atika Yulianti; Nanik Zainiyah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i4.1219

Abstract

SDN 1 Ngijo merupakan salah satu sekolah di Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang. Nyeri Haid (Disminore) didefinisikan sebagai nyeri saat haid. Istilah disminore (dysmenorrhea) berasal dari kata dalam bahasa yunani kuno (Greek) kata itu berasal dari dys yang berarti sulit, nyeri, abnormal; meno yang berarti bulan; dan rrhea yang berarti aliran atau arus. Secara singkat dismenore dapat di definisikan sebagai menstruasi yang mengalami nyeri; Pengabdian masyarakat ini melibatkan promosi kesehatan mengenai edukasi nyeri haid (Disminore) kepada siswi di SDN 1 Ngijo menggunakan media poster dan PPT. Penulis menggunakan kuisioner untuk menilai pemahaman siswi SDN 1 Ngijo tentang edukasi nyeri haid (Disminore); Dari 29 siswa SD yang mengikuti edukasi pada tanggal 30 Oktober 2024 ditemukan 16 siswi yang mengalami nyeri haid (Disminore). Disminore merupakan gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja putri. Siswi yang mengalami nyeri haid merasa tidak nyaman dan tidak bersemangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran, hasil dari kuisioner menunjukkan peningkatan skor rata-rata pemahaman siswi sebesar 43,75 poin, dengan nilai pre-test rata-rata 50 dan nilai post-test rata-rata 93,75 dan Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada siswi SDN 1 Ngijo berhasil meningkatkan pemahaman siswi tentang nyeri haid (Disminore).