cover
Contact Name
AS Ahmar
Contact Email
jpabdimas@ahmar.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpabdimas@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27981096     DOI : https://doi.org/10.35877/panrannuangku
The mission of Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus The aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. education, 2. social, 3. numan resource development, 4. healthty sciences, 5. appropriate technology, 6. juman development and national competitiveness, 7. small and medium enterprises and environmentally sound technological development, 8. and others topic in Community Service, Society Development and Engagement.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 13 Documents clear
Pelatihan Penggunaan Alat Peraga IPA Matematika Bagi Guru-Guru di Kabupaten Pangkep Syukriani, Andi; Aslindawati, Nur; Rusdianto; Muthahharah, Isma
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku621

Abstract

Penggunaan alat peraga IPA matematika yang sederhana ini bertujuan untuk mengarahkan dan membantu guru-guru SD dan SMP di Kabupaten Pangkep SulSel memahami konsep materi yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini yaitu menunjukkan antusiasme para guru untuk menanggapi materi penggunaan alat peraga IPA matematika yang disajikan, hal ini di tandai dengan adanya guru yang mengajukan pertanyaan, saran dan kritik. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang konsep IPA matematika serta manfaat alat peraga dalam pembelajaran matematika SD dan SMP. Adanya respon positif dari para peserta yang ditandai dengan pengisian instrumen berdasarkan aspek dan indikator yang diberikan.
Peran Mahasiswa Teologi UKIM dalam Program Taat Protokol Kesehatan 5M dan Vaksinasi di Jemaat GPM Rehoboth Susi Rumthe; Hetreda Apalem; Lisela Rahadat; Jeanly Hukunala; Tasya Sinay; Vania Tanjaya; Ensia Wasaleruai; Dave Stenly Nenkeula; Aleta Apriliana Ruimassa
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku688

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mewabah di dunia bahkan di Maluku terlebih khusus Jemaat GPM Rehoboth kurang lebih 1 tahun. Pandemi ini berdampak besar bagi berbagai aspek kehidupan warga jemaat. Namun banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah, tenaga kesehatan maupun gereja dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Upaya yang dilakukan seperti peraturan untuk mematuhi Prokes 5M. Pada survey lapangan di sektor Sumber Kasih, Elefantin, Galilea dan Bethania ditemui bahwa masih kurangnya kesadaran warga jemaat untuk mematuhi Prokes 5M. Selain itu upaya yang juga dilakukan adalah melakukan program vaksinasi. Pada survey awal, melalui pembagian kuesioner di sektor Sumber Kasih Jemaat GPM Rehoboth, ditemukan bahwa masih minimnya pemahaman warga tentang manfaat dari vaksin. Hal tersebut dapat kita lihat dari hasil kuesioner pertama yang mengasilkan beberapa persoalan yang membuat warga jemaat masih takut untuk divaksin, di antaranya yatu: 1). Warga jemaat mempunyai penyakit bawaan, 2). Menganggap bahwa COVID-19 bukanlah masalah yang sulit sehingga merasa tidak membutuhkan vaksin, 3) Tidak yakin akan efektivitas vaksin COVID-19, 4). masih takut akan efek samping dari vaksin. 5). warga jemaat yang percaya akan isu tentang vaksin yang mengandung chip. Berdasarkan masalah yang ada, maka edukasi yang diimplementasikan dalam sektor Sumber Kasih adalah: 1). Melakukan sosialisasi vaksin melalui pengeras suara gereja, 2). Himbauan mengikuti vaksinasi melalui audio yang diputar sebelum kebaktian melalui pengeras suara gereja, 3). Melakukan sosialisasi lewat media luar ruangan tentang taat protokol kesehatan 5M. Seperti pemasangan spanduk taat protokol kesehatan 5M. Luaran kegiatan ini telah diupload pada chanel YouTube https://youtu.be/R8i3W9G6INg.
Sosialisasi dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 serta Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan (5M) pada Mahasiswa Sektor Petra dan Elim Jemaat GPM Rehoboth Monike Hukubun; Yesintha Tahalele; Rikarson Tasidjwa; Risty A. Hattu; Madelin Koljaan; Maria A. Beruat; Indah Gracelia Tamtelahitu; Santy Leslesy
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku690

Abstract

Jemaat Rehoboth Klasis Pulau Ambon merupakan salah satu jemaat terbesar yang berada di wilayah pelayanan Gereja Protestan Maluku (GPM). Karena memiliki lokasi yang luas sehingga pegabdian kepada masyarakat dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata difokuskan kepada dua sektor pelayanan yaitu Sektor Elim dan Sektor Petra yang secara administratif berada di Kelurahan Wainitu tepatnya di kompleks Talake. Dalam konteks mitra ditemukan sejumlah mahasiswa perantauan yang menetap sebagai warga kos-kosan belum mengikuti vaksinasi dan dalam kesehariannya tidak menerapkan disiplin protokoler kesehatan. Penyabab utamanya adalah pihak mitra tidak terdaftar secara resmi pada RT/RW setempat dan tidak terdaftar secara resmi sebagai anggota Jemaat GPM Rehoboth sehingga tidak dilibatkan pada kegiatan-kegiatan jemaat. Berdasarkan persoalan mitra kelompok berinisyatif untuk membuka jejaring kerjasama dengan majelis jemaat agar melibatkan mahasiswa kos-kosan dalam kegitan vaksinasi yang nantinya akan berlangung. Serta kelompok melakukan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi dan disiplin protokoler kesehatan kepada mitra. Sebagai langkah menciptakan kekebalan imunitas kelompok dan menciptakan masyarakat yang cerdas dalam menerapkan disiplin protokoler kesehatan, yang berguna dalam rangka mencegah penyebaran pandemi COVID-19.
Edukasi Vaksin dan Prokes 5M bagi Remaja-Pemuda Sebagai Gerakan Spiritualitas Pro Hidup Hadapi Pandemi COVID-19 di Jemaat Bethania dan Menara Kasih, Klasis GPM Kota Ambon Adam Lakarang; Lidya Parera; Bernhard Marantika; Charles Maloky; Febry Walaia; Marco Wedilen; Iluy Noija; Carollus de Queljoe; Eklefina Pattinama
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku692

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada pemuda-remaja untuk mengikuti vaksin dan mematuhi protokol kesehatan 5M, serta melakukan gerakkan spiritualitas pro hidup dengan aksi bersih lingkungan, mengajak teman sebaya disiplin menggunakan protokol kesehatan 5M. Berbagai cara digunakan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona. Cara ini dalam masa Pandemi COVID-19 digunakan untuk mewujudkan gerakan spiritualitas pro hidup kepada pemuda dan remaja, juga dengan cara, memberi penjelasan tentang Vaksin, mematuhi protokol kesehatan 5M dan disiplin melakukan gerakan spiritualitas pro hidup dengan merawat diri dan juga merawat teman/orang lain. Ada pun metode pembinaan dimulai dari rencana, pelaksanaan, membangun kerja sama dengan mitra dan pelaksanaan kegiatan. Model gerakan spiritualitas pro hidup yang digunakan adalah mendampingi dan mendorong pemuda remaja mengambil keputusan untuk vaksin dan tetap mematuhi protokkol kesehatan agar pemuda remaja dapat menggerakkan teman sebaya untuk displin protokol kesehatan 5M dan mengikuti vaksin dalam merawat hidup di masa Pandemik COVID-19. Gerakan spiritualitas pro hidup bagi pemuda dan remaja sangat penting bagi masa depan mereka untuk menumbuhkan iman mereka sebagai karya Allah yang menyelamatkan pemuda dan remaja gereja di masa pandemik.
Sosialisasi Aplikasi Penyedia Jasa Khusus Rental Mobil Berbasis Android Susano, Adhi; Fitriansyah, Aswin; Sarwandianto, Achmad
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku705

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berkembang sangat pesat. Kemajuan akan ilmu pengetahuan dan teknologi telah berperan penting di dalam masyarakat. Setiap waktu, setiap hari dan setiap detik selalu muncul teknologi baru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi yang efektif bagi CV. Obet Cipta Usaha dalam penyewaan mobilnya. Aplikasi membantu perusahaan dalam mengelola data-data karyawan,supir,mobil, dan transaksi dengan mudah sehingga proses penyewaan mobil lebih cepat dan efisien. Dan laporan data-data di atas yang dapat langsung di lihat pada aplikasi tersebut. Aplikasi ini juga membantu pelanggan untuk melakukan penyewaan mobil dan mengetahui informasi tentang ketersediaan mobil yang akan di sewa tanpa harus datang ke tempat. Pengabdian ini menggunakan tekik, yaitu observasi lapangan, wawancara,kearsipan (dokumentasi). Hasil pengabdian ini berupa aplikasi yang digunakan dalam penyewaan mobil. Jadi peneliti ini telah berhasil membuat aplikasi Penyedia Jasa Khusus Rental Mobil berbasis Android yang bertujuan untuk membantu pengguna memudahkan dalam melakukan penyewaan mobil tanpa harus datang ke tempat.
Penyuluhan Peningkatan Produktivitas Usaha Kelompok Nelayan Melalui Penerapan Manajemen Agribisnis Perikanan di Kabupaten Batu Bara Retno, Ria
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku760

Abstract

Agrobisnis perikanan tangkap tradisional adalah nelayan yang memanfaatkan sumber daya perikanan dengan peralatan tangkap tradisional, operasi penangkapan yang relative sederhana dan modal usaha yang kecil. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan agar kelompok nelayan dapat mengetahui bagaimana menjalankan manajemen agribisnis perikanan khususnya dibidang tangkap. Metode yang digunakan adalah metode presentasi dan demostrasi. Sosialisasi tentang peningkatan produktivitas usaha kelompok nelayan melalui penerapan manajemen agribisnis perikanan di Kabupaten Batu Bara ini sangat bermanfaat terhadap kelompok nelayan ikan, hal ini terbukti dari semangat kelompok masyarakat yang cukup antusias dalam mengikuti sosialisasi mulai dari awal sampai akhir.
Pelatihan Penggunaan Alat Peraga IPA Matematika Bagi Guru-Guru di Kabupaten Pangkep Andi Syukriani; Nur Aslindawati; Rusdianto; Isma Muthahharah
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku621

Abstract

Penggunaan alat peraga IPA matematika yang sederhana ini bertujuan untuk mengarahkan dan membantu guru-guru SD dan SMP di Kabupaten Pangkep SulSel memahami konsep materi yang diberikan. Hasil dari kegiatan ini yaitu menunjukkan antusiasme para guru untuk menanggapi materi penggunaan alat peraga IPA matematika yang disajikan, hal ini di tandai dengan adanya guru yang mengajukan pertanyaan, saran dan kritik. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang konsep IPA matematika serta manfaat alat peraga dalam pembelajaran matematika SD dan SMP. Adanya respon positif dari para peserta yang ditandai dengan pengisian instrumen berdasarkan aspek dan indikator yang diberikan.
Peran Mahasiswa Teologi UKIM dalam Program Taat Protokol Kesehatan 5M dan Vaksinasi di Jemaat GPM Rehoboth Susi Rumthe; Hetreda Apalem; Lisela Rahadat; Jeanly Hukunala; Tasya Sinay; Vania Tanjaya; Ensia Wasaleruai; Dave Stenly Nenkeula; Aleta Apriliana Ruimassa
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku688

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mewabah di dunia bahkan di Maluku terlebih khusus Jemaat GPM Rehoboth kurang lebih 1 tahun. Pandemi ini berdampak besar bagi berbagai aspek kehidupan warga jemaat. Namun banyak upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah, tenaga kesehatan maupun gereja dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Upaya yang dilakukan seperti peraturan untuk mematuhi Prokes 5M. Pada survey lapangan di sektor Sumber Kasih, Elefantin, Galilea dan Bethania ditemui bahwa masih kurangnya kesadaran warga jemaat untuk mematuhi Prokes 5M. Selain itu upaya yang juga dilakukan adalah melakukan program vaksinasi. Pada survey awal, melalui pembagian kuesioner di sektor Sumber Kasih Jemaat GPM Rehoboth, ditemukan bahwa masih minimnya pemahaman warga tentang manfaat dari vaksin. Hal tersebut dapat kita lihat dari hasil kuesioner pertama yang mengasilkan beberapa persoalan yang membuat warga jemaat masih takut untuk divaksin, di antaranya yatu: 1). Warga jemaat mempunyai penyakit bawaan, 2). Menganggap bahwa COVID-19 bukanlah masalah yang sulit sehingga merasa tidak membutuhkan vaksin, 3) Tidak yakin akan efektivitas vaksin COVID-19, 4). masih takut akan efek samping dari vaksin. 5). warga jemaat yang percaya akan isu tentang vaksin yang mengandung chip. Berdasarkan masalah yang ada, maka edukasi yang diimplementasikan dalam sektor Sumber Kasih adalah: 1). Melakukan sosialisasi vaksin melalui pengeras suara gereja, 2). Himbauan mengikuti vaksinasi melalui audio yang diputar sebelum kebaktian melalui pengeras suara gereja, 3). Melakukan sosialisasi lewat media luar ruangan tentang taat protokol kesehatan 5M. Seperti pemasangan spanduk taat protokol kesehatan 5M. Luaran kegiatan ini telah diupload pada chanel YouTube https://youtu.be/R8i3W9G6INg.
Sosialisasi dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 serta Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan (5M) pada Mahasiswa Sektor Petra dan Elim Jemaat GPM Rehoboth Monike Hukubun; Yesintha Tahalele; Rikarson Tasidjwa; Risty A. Hattu; Madelin Koljaan; Maria A. Beruat; Indah Gracelia Tamtelahitu; Santy Leslesy
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku690

Abstract

Jemaat Rehoboth Klasis Pulau Ambon merupakan salah satu jemaat terbesar yang berada di wilayah pelayanan Gereja Protestan Maluku (GPM). Karena memiliki lokasi yang luas sehingga pegabdian kepada masyarakat dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata difokuskan kepada dua sektor pelayanan yaitu Sektor Elim dan Sektor Petra yang secara administratif berada di Kelurahan Wainitu tepatnya di kompleks Talake. Dalam konteks mitra ditemukan sejumlah mahasiswa perantauan yang menetap sebagai warga kos-kosan belum mengikuti vaksinasi dan dalam kesehariannya tidak menerapkan disiplin protokoler kesehatan. Penyabab utamanya adalah pihak mitra tidak terdaftar secara resmi pada RT/RW setempat dan tidak terdaftar secara resmi sebagai anggota Jemaat GPM Rehoboth sehingga tidak dilibatkan pada kegiatan-kegiatan jemaat. Berdasarkan persoalan mitra kelompok berinisyatif untuk membuka jejaring kerjasama dengan majelis jemaat agar melibatkan mahasiswa kos-kosan dalam kegitan vaksinasi yang nantinya akan berlangung. Serta kelompok melakukan sosialisasi dan pelaksanaan vaksinasi dan disiplin protokoler kesehatan kepada mitra. Sebagai langkah menciptakan kekebalan imunitas kelompok dan menciptakan masyarakat yang cerdas dalam menerapkan disiplin protokoler kesehatan, yang berguna dalam rangka mencegah penyebaran pandemi COVID-19.
Edukasi Vaksin dan Prokes 5M bagi Remaja-Pemuda Sebagai Gerakan Spiritualitas Pro Hidup Hadapi Pandemi COVID-19 di Jemaat Bethania dan Menara Kasih, Klasis GPM Kota Ambon Adam Lakarang; Lidya Parera; Bernhard Marantika; Charles Maloky; Febry Walaia; Marco Wedilen; Iluy Noija; Carollus de Queljoe; Eklefina Pattinama
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku692

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada pemuda-remaja untuk mengikuti vaksin dan mematuhi protokol kesehatan 5M, serta melakukan gerakkan spiritualitas pro hidup dengan aksi bersih lingkungan, mengajak teman sebaya disiplin menggunakan protokol kesehatan 5M. Berbagai cara digunakan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona. Cara ini dalam masa Pandemi COVID-19 digunakan untuk mewujudkan gerakan spiritualitas pro hidup kepada pemuda dan remaja, juga dengan cara, memberi penjelasan tentang Vaksin, mematuhi protokol kesehatan 5M dan disiplin melakukan gerakan spiritualitas pro hidup dengan merawat diri dan juga merawat teman/orang lain. Ada pun metode pembinaan dimulai dari rencana, pelaksanaan, membangun kerja sama dengan mitra dan pelaksanaan kegiatan. Model gerakan spiritualitas pro hidup yang digunakan adalah mendampingi dan mendorong pemuda remaja mengambil keputusan untuk vaksin dan tetap mematuhi protokkol kesehatan agar pemuda remaja dapat menggerakkan teman sebaya untuk displin protokol kesehatan 5M dan mengikuti vaksin dalam merawat hidup di masa Pandemik COVID-19. Gerakan spiritualitas pro hidup bagi pemuda dan remaja sangat penting bagi masa depan mereka untuk menumbuhkan iman mereka sebagai karya Allah yang menyelamatkan pemuda dan remaja gereja di masa pandemik.

Page 1 of 2 | Total Record : 13